***Hutan Tengkorak***
Tubuh Yang Ruo Li melayang ke atas dalam posisi telentang dan dikelilingi oleh cahaya putih yang berasal dari cincin lotus. Yang Ruo Li tidak merasa takut dengan kejadian yang dialaminya saat ini.
Cahaya putih itu membuat tubuh Yang Ruo Li terasa hangat dan mengurangi rasa sakit di tubuhnya. Yang Ruo Li yakin cahaya putih itu tidak akan melukainya.
"Kamu berjodoh denganku!"
Terdengar suara lembut dari seorang wanita. Yang Ruo Li berfirasat suara itu berasal dari cahaya putih yang menyelimutinya.
"Aku adalah Master Beracun. Cincin lotus sudah memilihmu sebagai pemilik baru sehingga kamu akan mewarisi semua ilmuku. Jadilah Master Beracun yang hebat!"
Suara wanita itu menghilang dan muncul di dalam pandangan mata Yang Ruo suasana di dalam Hutan Tengkorak. Padahal posisi tubuh Yang Ruo Li masih melayang di atas dan seharusnya langit biru yang terlihat saat ini.
Yang Ruo Li melihat seorang wanita berusia sekitar empat puluh tahun duduk di tengah Hutan Tengkorak dan tangannya sedang merancang satu formasi.
Ternyata formasi rancangannya tidak sempurna dan meledak. Wanita itu meninggal dalam ledakan setelah berhasil memindahkan semua keahliannya tentang ilmu racun dan kultivasi ke dalam cincin lotus yang merupakan pusaka berharganya.
"Ternyata wanita itu adalah Master Beracun," kata hati Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li tahu kejadian yang muncul di pandangan matanya adalah kilas balik kejadian yang dialami oleh Master Beracun, pemilik asli cincin lotus.
Master Beracun telah meninggal karena ledakan dari formasi belum sempurna yang dibuat olehnya dan berhasil memindahkan semua ilmunya ke dalam cincin lotus dengan harapan ada orang berjodoh yang akan menemukan cincin lotus itu. Tentu saja orang itu adalah Yang Ruo Li.
Cahaya putih itu menurunkan tubuh Yang Ruo Li secara perlahan ke bawah. Secara ajaib ilmu tentang racun dan cara kultivasi yang benar dari Master Beracun sudah terpatri didalam pikiran Yang Ruo Li.
"Guru! Aku pasti akan menjadi Master Beracun yang hebat dan tidak akan mengecewakanmu," janji Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li menganggap Master Beracun sebagai gurunya karena dirinya menguasai semua ilmu yang diberikan oleh Master Beracun melalui cincin lotus.
Dengan ilmu racun yang diwariskan oleh Master Beracun, Yang Ruo Li yakin dirinya akan menjadi alchemist yang hebat walaupun tubuhnya tidak bisa berlatih kultivasi.
"Aku harus mengeluarkan racun yang terkumpul di dalam tubuhku!" kata Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li menekan jari tengah dan jari telunjuk tangan kanannya secara bersamaan ke pergelangan tangan kiri untuk memeriksa urat nadinya sehingga bisa mengetahui kandungan racun yang berada di dalam tubuhnya.
"Aku bisa mengeluarkan racun di dalam tubuhku!" ucap Yang Ruo Li sambil tersenyum lebar.
Yang Ruo Li melihat cincin lotus di jari kelingking kirinya. Cincin lotus itu sudah berubah menjadi benang halus yang mengelilingi jari kelingkingnya sehingga bentuk asli cincin lotus tidak akan terlihat di dalam pandangan mata orang lain.
Master Beracun lah yang menyembunyikan bentuk fisik cincin lotus itu karena di dalam cincin itu ada ruang dimensi lain dan pastinya akan menjadi incaran banyak orang. Hanya pemilik cincin lotus yang bisa masuk ke dalam ruang dimensi lain tersebut.
Ruang dimensi itu bisa membesar, mengikuti tingkat keahlian pemiliknya. Master beracun sering berlatih di dalam ruang dimensi karena lima jam di ruang dimensi sama dengan lima menit di dunia sebenarnya.
Ruang dimensi milik Master Beracun sebelumnya sangat besar dan penuh dengan beraneka ragam tanaman yang bisa dijadikan obat maupun racun sehingga Master Beracun lebih banyak menghabiskan waktunya di sana.
Hutan Tengkorak sangat berbahaya dan setiap saat bisa muncul monster yang tinggal di sana. Ruang dimensi adalah tempat yang paling tepat untuk mengeluarkan racun dari tubuh Yang Ruo Li sehingga dirinya ingin masuk ke sana.
Yang Ruo Li mencoba memusatkan pikirannya ke cincin lotus karena itu adalah cara untuk masuk ke dalam ruang dimensi, tetapi secara tiba-tiba tubuhnya mengeluarkan aroma yang sangat harum dan manis.
Yang Ruo Li merasakan tubuhnya sangat panas dan membara. Dari ilmu racun yang dikuasainya saat ini, Yang Ruo Li tahu racun pemikat di dalam tubuhnya sedang beraksi.
"Yang Rong Xian! Peng Xiao Ran!" teriak Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li mengingat dengan jelas ketika berada di Kediaman Keluarga Yang, Yang Rong Xian memaksanya meneguk satu botol racun sambil tersenyum sinis. Yang Rong Xian memberitahukannya bahwa racun itu adalah pemberian dari Peng Xiao Ran.
Racun pemikat adalah salah satu ramuan cinta yang paling kuat di daratan Zhong Yuan. Aroma harum dan manis dari racun pemikat akan memancing lawan jenis menghampirinya. Banyak monster yang tinggal di dalam Hutan Tengkorak sehingga Yang Ruo Li sudah bisa menduga maksud dari Yang Rong Xian memberikan racun pemikat kepadanya.
Benar saja dugaan Yang Ruo Li. Sekumpulan monster Kera Bercula Satu muncul dan mengelilinginya karena terpancing oleh aroma harum dan manis dari tubuhnya.
"Aku pasti akan membalas kekejaman kalian! " kata Yang Ruo Li sambil mengepalkan kedua tangannya.
Sekumpulan monster Kera Bercula Satu itu berjalan mendekati Yang Ruo Li.
"TIDAK!" teriak Yang Ruo Li.
Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang besar dan sesosok tubuh tinggi dengan aura hitam disekelilingnya, muncul di sana.
Sekumpulan monster Kera Bercula Satu bisa merasakan ancaman yang besar sehingga mengurungkan niat untuk mendekati Yang Ruo Li dan berusaha melarikan diri.
Tindakan mereka sia-sia belaka karena tubuh sekumpulan monster Kera Bercula Satu hancur dalam sekejap mata, oleh satu kekuatan besar dan hanya menyisakan bau am*s darah yang menguap di tengah Hutan Tengkorak.
Yang Ruo Li berusaha duduk dengan susah payah dan melihat sosok tubuh tinggi aura hitam itu sudah berdiri di hadapannya.
Yang Ruo Li yakin sosok itu adalah seorang pria, tetapi wajahnya tidak kelihatan jelas karena diselimuti aura hitam.
"Dia sangat berbahaya!" kata hati Yang Ruo Li.
"Siapa kamu?" tanya Yang Ruo Li.
Pria itu tidak menjawab pertanyaan Yang Ruo Li dan hanya menatapnya dengan mata memerah seperti monster yang sedang menatap mangsanya.
"Aku….."
Belum sempat Yang Ruo Li mengucapkan perkataannya, pria itu duduk di sampingnya dan menggendongnya.
"Kamu sangat harum!" Terdengar suara serak dari mulut pria itu. Yang Ruo Li bisa merasakan napas hangat dari hidung pria itu menerpa lehernya.
Pria itu sedang menikmati aroma harum dan manis yang dipancarkan oleh tubuh Yang Ruo Li. Yang Ruo Li ingin melepaskan diri dari pelukan pria itu, tetapi tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali.
"Sangat harum! Apakah rasanya juga enak?" kata pria itu dan mencium leher jenjang Yang Ruo Li.
"Brengsek! Hidung belang!" teriak Yang Ruo Li.
Wajah Yang Ruo Li merona merah menahan amarah. Kemarahannya malahan membuat racun pemikat di dalam tubuhnya semakin bereaksi sehingga pria itu memeluk tubuh Yang Ruo Le dengan erat.
Mata Yang Ruo Li membulat besar ketika pria itu mencium bibirnya. Ciuman itu membuat rasa panas dan sakit di dalam tubuh Yang Ruo Li berkurang.
Ketika Yang Ruo Li bisa menggerakkan tubuhnya, dirinya ingin mendorong tubuh pria itu. Akan tetapi, racun pemikat di dalam tubuh membuatnya membalas pelukan dan ciuman pria itu.
Yang Ruo Li dan pria itu tidak bisa menahan efek dari racun pemikat sehingga melakukan petualangan fantasi yang mendebarkan hati.
Ketika petualangan fantasi mencapai titik kesempurnaan, muncul bayangan naga bertanduk dari punggung pria itu yang terlihat jelas ingin keluar. Akan tetapi, dalam hitungan detik bayangan naga bertanduk itu kembali masuk ke dalam punggung pria itu karena kalah dengan tekanan kekuatan dari pria itu.
Sementara itu dari tubuh Yang Ruo Li muncul bulatan energi berwarna hitam dan menuju ke tubuh pria itu. Bercak-bercak hitam di wajah kiri Yang Ruo Li memudar sedikit.
Bulatan energi berwarna hitam itu adalah sebagian dari racun yang berada di dalam tubuh Yang Ruo Li dan menyebar keluar dengan sendirinya serta mengincar tubuh pria itu.
Tubuh pria itu bagaikan magnet dan menarik bulatan energi berwarna hitam itu masuk ke punggungnya dan menghilang karena terserap ke dalam segel tempat munculnya bayangan naga bertanduk.
***
Halo Readers tercinta. Terima kasih dukungannya baik berupa favorit, like, vote, hadiah, dan komentar positifnya.
Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 244 Episodes
Comments
Erlina Ibrik
Diatas dikatakan Rou Li otomatis bisa berkultivasi??!🤔
2024-11-09
0
Erlina Ibrik
👍👍👍
2024-11-09
0
Bakulgeblek
jodoh nih, ibarat rumah tangga, bisa saling menetralisir...
dah, kawin aj bedua...
mantablah.... 👉👌😍😍😍😍🤪🤪🤪🤪
2023-07-14
0