Cinta membuka chat dari panitia perpisahan. Namanya Yuskal, yang juga ketua OSIS di sekolah Cinta.
📩" Assalamu'alaikum.. Cinta, apa kabar?"
📩" Sebelumnya saya turut berduka-cita atas musibah yang menimpa kamu."
📩"Cin, ma'af sekali lagi. Kamu di keluarkan dari daftar pemain drama.
Mohon ma'af, hal ini di karenakan pemeran utamakan harus benar-benar cantik."
📩" Jadi peran kamu di gantikan oleh Septy Suryani."
📩"Sekali lagi atas nama seluruh panitia kami minta ma'af"🙏🏻
Cinta menghela nafasnya, dan kemudian memberi balasan.
^^^📩"Wa'alaikumsalam....^^^
^^^Iya, saya tidak apa-apa. Dan mohon ma'af karena musibah kan tidak pernah kita duga atau prediksikan. Dan semoga acaranya sukses. Terima kasih.🙏🏻😉^^^
Cinta kemudian membuka chat teman-teman lainya, yang intinya mereka minta ma'af dan turut berbela sungkawa.
"Ternyata perubahannya sangat besar sekali ya, apakah aku bisa meminta wajahku seperti dulu lagi. Dan kedua orang tuaku masih hidup?" gumam dalam hati Cinta.
Kemudian Cinta membuka chat dari kekasihnya Brandon Madava.
📩"Assalamu'alaikum... Cinta, ma'af saya tidak bisa hadir dalam pemakaman kedua orang tua kamu."
📩"Cinta, setelah lulus ini saya mau sekolah ke Amerika. Sebaiknya hubungan kita sampai di sini ya, kalau ada jodoh semoga kita bersama lagi.🙏🏻"
Tangan Cinta tak sanggup memegang ponselnya lagi. Airmatanya berderai, dan handpone Cinta jatuh diatas karpet.
"Blugh..!"
"Astaghfirullah..!"
Cinta tersadar dan mengambil ponselnya.
"Alhamdulillah tidak rusak!" seru Cinta yang memeluk ponselnya.
Kemudian Cinta membalas chat dari Brandon mantan kekasihnya itu.
^^^📩"Wa'alaikumsalam.. Kalau itu keputusan kamu, aku terima walau sakit rasanya. Kamu tahu Brandon, betapa sedihnya kehilangan kedua orang tua sekaligus di depan mata ku. Dan kini aku harus kehilangan wajah cantikku, di tambah lagi kamu yang memutuskan hubungan kita! Aku merasa dunia tak berpihak padaku!"^^^
^^^📩"Semoga saja kamu sukses dan tercapailah cita-cita kamu."^^^
^^^📩"Terima kasih telah menjadi bagian dari hidupku."^^^
Cinta menarik nafasnya panjang dan menghembuskannya secara pelan-pelan.
"Tokk....tokk....tokk...!!"
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar Cinta.
"Siapa?" tanya Cinta yang kemudian bangkit dari duduknya dan membukakan pintu kamarnya.
"Klek...ceklek...!"
"Eh Bibi Neni, ada apa bi?" tanya Cinta yang penasaran dengan kedatangan Istri dari kakak papanya itu.
"Cinta! kalau kamu masih mau tinggal di sini, kamu harus menggantikan mang Joni, sebagai tukang kebun!" seru Neni dengan mulutnya yang sedikit di miringkan.
"Terus mang Joninya kemana?" tanya Cinta yang penasaran.
"Kami tak sanggup membayari upah mang Joni. Jadi, kalau kamu mau makan dan tidur enak, ya harus kerja!" seru Neni sedikit mencibir.
"Lho, uang papa kan masih banyak bi?" tanya Cinta yang sangat yakin papanya punya uang banyak.
"Hei, sejak kedua orang tua kamu tiada, Kamilah yang mengatur semua keuangan. Mengingat papa kamu punya hutang banyak sama paman kamu!" seru Neni dengan kebohongannya.
"Papa punya hutang? setahuku malah papa menang Tender Bi? maka dari itu kemarin kita piknik!" kata Cinta.
"Ah..! kau anak kecil mana tahu urusan orang dewasa!" ucap Neni yang sedikit gelagapan.
"Oh, ja..jadi papa punya hutang?" tanya Cinta yang belum percaya.
"Ah sudahlah! lakukan tugas kami!"ucap bibi Neni.
Dan Cinta pun turun dari lantai kamarnya dan melangkahkan kakinya menuju ke taman.
Cinta mencabut rumput dan
menyapu di sekitar taman dan juga menyirami bunga-bunga yang ada.
"Papa...mama...! apa benar kalian meninggalkan hutang yang banyak?" tanya dalam hati Cinta yang tak habis pikir.
Setelah selesai mengerjakan tugasnya, Cinta segera membersihkan diri dan menunaikan sholat Dhuhur.
"Cintaaaaaaaa...!!" teriak Neni dari lantai bawah.
"I..iya Bi!" sahut Cinta dari lantai kamarnya yang terletak lantai atas.
Cinta kemudian turun dari kamarnya dan menghampiri Neni.
"Ada apa bi?" tanya cinta yang sedikit terengah-engah.
"Sapu dan kamu pel ruang tamu dan ruang makan, malam ini akan datang tamu penting!" seru Neni seraya menunjuk tempat yang harus di bersihkan Cinta.
"I..iya Bi." Ucap Cinta yang kemudian dia melakukan tugas yang di perintahkan Neni.
Cinta menyapu dan mengepel ruang tamu dan ruang makan dengan sisa tenaganya.
"Huaahaaheeemm..!"
"Hiks, biasanya jam segini aku tidur siang, tapi sekarang harus menyapu dan mengepel?" gumam dalam hati Cinta, namun tetap dia laksanakan.
Jam dinding menunjukkan angka tiga sore. Cinta telah selesai dengan tugasnya, dia melangkahkan kakinya hendak menuju ke kamarnya.
Dan terdengar kembali suara yang memanggilnya.
"Cintaaaaaaa..!"
"Astaghfirullah, apalagi sih nenek lampir itu?" gerutu Cinta yang kesal.
Cinta kemudian menghampiri yang memanggilnya yaitu bibi Neni.
"Ada apa bi?" tanya Cinta sedikit malas.
"Hei, belum-belum sudah malas ya! cepat bantu para pembantu memasak di dapur!" seru Neni dengan berkacak pinggang.
"Tapi bi, Cinta mau istirahat sebentar!" ucap Cinta yang memang sudah letih.
"Apa? mau melawan ya! tak ada jatah makan malam untukmu!' seru neni yang geram.
"Tidak ada jatah makan malam untukku?" tanya Cinta yang terkejut.
"Iya, karena kamu tak melakukan tugas kamu dengan baik. Jadi tak ada makan malam untukmu!" seru Neni seraya menunjuk bahu Cinta.
"Ba..baik Bi, Cinta mau bantu memasak" kata Cinta yang kemudian melangkahkan kaki menuju ke dapur.
Sesampainya di dapur, dua pembantu keluarga Cinta tengah sibuk memasak.
"Bibi, ada yang bisa Cinta bantu?" tanya Cinta.
"Lho Non, Non Cinta istirahat saja. Tadi kan sudah mengerjakan tugasnya mang Joni, dan mengerjakan tugas kita. Menyapu dan mengepel, Non Cinta istirahat saja" ucap salah satu pembantu itu.
"Tidak apa-apa bi, biar Cinta nggak larut dalam kesedihan." kata Cinta yang sedikit berbohong.
"Oh kalau begitu, bantu bibi buat puding ya!" ucap bibi pembantu yang menyiapkan semua bahan agar-agarnya.
"Tamunya kan malam hari, jadi buat puding kopi saja ya bi!" ucap Cinta dengan mengulas senyum.
"Terserah Non Cinta saja, masakan Non Cinta kan selalu enak!' puji bibi pembantu yang menyiapkan bahan-bahan puding tadi.
"Jangan terlalu memuji saya bi! nanti kepala saya besar lho!" ucap Cinta yang membuat semuanya tertawa.
Cinta segera membuat puding kopinya.l
📝📝📝
PUDING KOPI ala Cinta
Bahan-bahan ;
1 bks agar-agar plain
1 bks kecil santan instan
35 gram kopi bubuk tanpa ampas
1 butir telur
1/2 sdt garam
75 gram gula pasir (sesuai selera)
1/2 sdt vanili bubuk (optional)
650 ml air
Langkah ;
Campur semua bahan puding, aduk hingga tercampur rata.
Kemudian masak dengan api sedang, sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Matikan kompor.
Tunggu hingga uap panasnya hilang.
Tuang puding kedalam cetakan, biarkan dingin.
Lalu masukkan ke dalam kulkas.
📝📝📝
"Selesai...! nanti kalau tamunya datang, tinggal mengeluarkannya" ucap Cinta yang kemudian membantu kegiatan memasak lainnya.
...~¥~...
...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments
🔵◡̈⃝︎☀MENTARY⃟🌻
Hwaiting Kk
My Bestie mampir
2022-08-22
1
Yen Lamour
Hai kak, silence mampir jg nih ke karya baru kakak
Ceritanya gak kalah seru jg nih😍semangat terus ya kak💪🥰
2022-03-22
5
Ryoka2
Semangat Thor💪
2022-03-22
5