Belajar Silat dari Om Juna

"Perlu kamu ketahui Cinta, ada enam macam kuda-kuda dalam pencak silat,

1.) Kuda-kuda tengah

2.) Kuda-kuda depan

3.) Kuda-kuda samping

4.) Kuda-kuda belakang

5.) Kuda-kuda depan belakang

6.) Kuda-kuda silang

Sejauh ini sudah mengerti?" tanya Arjuna.

"Sedikit sih!" jawab Cinta yang mencoba mengingatnya.

"Baiklah nanti setelah dapat memasang posisi kuda-kuda dengan benar dan bai, akan om ajari cara teknik pasang. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik kuda-kuda, posisi kaki, dan posisi tangan." jelas Arjuna.

"Ok, praktek yuk Om! seru Cinta.

"Kemudian Arjuna mempraktekkan gerakan kuda-kuda itu dan Cinta mengikutinya.

"Teknik ini memungkinkan posisi tubuh kamu lebih fleksibel untuk menyerang maupun bertahan." jelas Arjuna saat memeberi contoh gerakan kuda-kuda.

"Selanjutnya bagaimana?" tanya Cinta yang ingin tahu.

"Yaitu teknik pola langkah berguna agar pergerakan kita tidak mudah untuk ditebak oleh lawan. Teknik ini dilakukan dengan cara merubah injakan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya dengan pola yang kita susun sendiri yang membutuhkan koordinasi antara sikap badan, sikap tangan, pola lantai, dan pola kaki dalam melangkah." jelas Arjuna.

"Kemudian Teknik Arah atau Delapan Penjuru Mata Angin, kamu tentu akan memerlukan arah  agar dapat menyerang dengan baik. Begitu pula untuk mempertahankan diri dari serangan lawan." lanjut Arjuna seraya membenarkan posisi gerakan Cinta.

"Titik tumpu kamu ada di tengah ya! tujuannya agar bisa melangkah ke beberapa arah sebagaimana delapan arah mata angin, yakni timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, barat laut, utara, timur laut. Atau untuk mudahnya, belakang, serong kiri belakang, samping kiri, serong kiri depan, depan, serong kanan depan, samping kanan, serong kanan belakang." kata Arjuna yang menjelaskan lagi.

"Setelah ini apa Om?" tanya Cinta yang penasaran.

"Selanjutnya teknik pukulan merupakan suatu upaya untuk menyerang lawan dengan menggunakan tangan. Tapi kamu harus paham, jangan niatnya mau menyerang tapi malah diri kamu yang cidera! he..he...!" jawab Arjuna seraya tersenyum.

"Iya Om, tolong contohkan ya! he..he..!" kata Cinta yang juga tersenyum.

"Ada beberapa macam teknik pukulan, yaitu satu Teknik Pukulan Depan.

Teknik ini merupakan pukulan yang lintasannya lurus ke depan. Pukulan ini dapat dilakukan dengan dua macam sikap yang berbeda. Pertama posisi kaki di depan, namun tangan sejajar. Kedua, posisi kaki di depan, namun tangan tidak sejajar. Om minta badan kamu jangan kaku, kekuatan kaki kurang, tangan kurang mengepal, pukulan kurang kuat, dan badan tidak seimbang." jelas Arjuna seraya mempraktekan gerakan-gerakan pukulan depan.

Dan Cinta mengikutinya dengan seksama.

"Sejauh ini sudah paham?" tanya Arjuna sembari memperhatikan gerakan-gerakan cinta.

"Iya Om!" jawab Cinta yang terus berkonsentrasi.

"Bagus, lanjut yang kedua, yaitu pukulan bandul. Pukulan ini yakni pukulan yang gerakan tangannya dari bawah ke atas. Siku ditekuk 90 derajat dengan kaki yang sejajar dengan maupun tidak sejajar yang artinya bebas." kata Arjuna.

"Cara melakukan pukulan bandul adalah dengan memasang kuda-kuda yang tengah. Kemudian silangkan kedua tangan di depan dada. Telungkupkan kepala dan ayunkan salah satu tangan ke depan untuk memukul. Pertahankan tangan lainnya di posisi awal untuk melindungi tubuh dari serangan lawan. Begitu pukulan pertama selesai, susul pukulan berikutnya dengan menggunakan tangan yang lain. Jangan lupa ya, tangan yang awalnya digunakan untuk memukul digunakan untuk bertahan." lanjut penjelasan Arjuna.

"Begini ya Om?" tanya Cinta yang mengulangi lagi gerakannya.

"Ya, bagus! sudah lebih baik!" jawab Arjuna.

"Kemudian yang ketiga adalah pukulan tegak. Sasaran dari pukulan tegak adalah bahu atau sendi bahu. Pertama, pasang kuda-kuda tengah. Kemudian letakkan kedua tangan di depan dada (bukan menyilang). Kepalkan jari-jari tangan yang digunakan untuk memukul. Pukulkan salah satu tangan dengan tegak. Satu tangan lain tetap di posisi awal untuk melindungi tubuh. Lakukan bergantian antara tangan kanan dan kiri." penjelasan dari Om-nya Cinta.

"Sejauh ini apa sudah bisa?" tanya Arjuna.

"In syaa Allah Om!" jawab Cinta.

"Lanjut pukulan yang ke empat adalah Pukulan Melingkar. Sasaran pukulan melingkar biasanya pinggang lawan, pukulan ini dilakukan dengan menggerakkan tangan secara melingkar. Pergerakan bahu dan pinggang yang searah dengan pukulan dapat mempengaruhi kualitas pukulan." jelas Arjuna yang seraya mempraktekannya.

"Ok Om Cinta mengerti!" seru Cinta yang kemudian mengikuti gerakan Arjuna.

"Dan tehnik Pukulan yang ke lima, adalah Pukulan Samping. Pukulan ini mengarah ke samping tubuh dengan menggunakan punggung tangan. Arah pukulan dapat dilakukan ke samping atau depan namun dimulai dari arah samping. Apa sudah jelas?" tanya Arjuna.

"Iya om!" jawab Cinta seraya menganggukan kepalanya.

"Baiklah ulangi dari awal ya!" perintah Arjuna.

"Baik Om!" balas Cinta dengan semangat.

Dan Cinta mengulangi dari awal dan Arjuna memperhatikan dengan seksama.

"Nah gerakan kamu masih kurang sempurna sedikit! ulangi lagi ya" ucap Arjuna dan membenahi gerakan-gerakan pukulan Cinta.

"Om istirahat sebentar ya!" pinta Cinta yang sedang mengatur pernafasannya yang mulai tak beraturan.

Dan mereka berdua duduk di lantai.

"Baiklah, tapi kamu harus janji pada Om kalau bela diri ini jangan di gunakan untuk kejahatan ya!" ucap Arjuna yang mengingatkan.

"Iya Om, Cinta tahu kok!" balas Cinta.

"Selanjutnya adalah tehnik tendangan, tapi kamu kuasai dulu tehnik Pukulan tadi ya!" ucap Arjuna berharap.

"Iya Om!" jawab Cinta dengan semangat.

"Ayo lanjut lagi, karena waktu kita cuma singkat!" kata Arjuna yang bangkit dari duduknya.

"Siap Om!" respon semangat dari Cinta.

"Selanjutnya kita berlatih teknik tendangan. Tehnik tendangan merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk menyerang lawan dengan menggunakan kaki. Namun demikian, tidak jarang tendangan digunakan untuk bertahan dari serangan musuh." kata Arjuna.

"Seperti tehnik Pukulan, tehnik tendangan juga terdiri dari beberapa jenis yaitu satu tendangan lurus. Teknik tendangan lurus ini dilakukan ke arah depan menuju sasaran yang menggunakan ujung kaki. Oh ya, pastikan tungkai kaki kamu lurus dan badan juga tegak seperti ini ya. Badan menghadap ke lawan dan kaki yang digunakan mengenai lawan adalah bagian pangkal jari kaki" kata Arjuna dengan memprkatekkan gerakan tendangan lurusnya.

"Seperti ini ya Om!" kata Cinta yang memperagakannya.

"Iya, benar. Pertahankan gerakan seperti itu" ucap Arjuna.

"Lanjut tendangan melingkar, jika melakukan tendangan melingkar ini menggunakan hentakan punggung kaki. Kamu harus melakukan tendangan menggunakan kaki kanan, kaki kiri digunakan untuk kuda-kuda kiri. Kemudian kaki kanan ditendangkan ke arah samping. Bagian tubuh lawan yang ditendang bersentuhan dengan punggung kaki kamu. Agar tubuh kamu seimbang, posisikan kedua tangan di depan dada. Jangan lupa untuk memastikan adanya hentakan kaki ya!" ucap Arjuna yang menjelaskan.

"Iya Om, Cinta paham!" balas Cinta dengan semangat mengulangi lagi gerakkan tehnik tendangan yang baru di pelajarinya.

...~¥~...

...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel CHEF CINTA ini....

...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....

...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

...Terima kasih...

...BERSAMBUNG...

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

tehnik arah., delapan penjuru angin.

2022-10-12

0

Julianso

Julianso

membaca sekaligus belajar 👍🏻

2022-08-29

0

zhA_ yUy𝓪∆𝚛z

zhA_ yUy𝓪∆𝚛z

chef yang jago silat😁👍👍

2022-08-29

2

lihat semua
Episodes
1 Awal Kisah
2 Minta Bantuan Om Juna
3 Pemakaman Orang tua Cinta
4 Belajar Silat dari Om Juna
5 Lanjut Bersama Om Juna
6 Omlet Semangat
7 Mulai di Kucilkan
8 Cinta di Fitnah
9 Cinta Di Asingkan
10 Mendadak Potong Rambut
11 Tetangga Kos Duda anak Satu
12 Mendapat Pekerjaan
13 Mulai Bekerja
14 Ugly Girl dan Tuan Galak
15 Keinginan Gala
16 Pacar Palsu
17 Untuk Balas Dendam
18 Penampilan Cinta
19 Bukan Pianis Hanya Sekedar Bisa
20 Kesepakatan Riska dan Cinta
21 Berpapasan Dengan Teguh
22 Sebuah Tantangan Dari Gala
23 Belanja di pasar tradisional
24 Kesibukan di Restoran Bali Ndeso
25 Mendaftar ke Kampus Gala
26 Mulai Ada Rasa
27 Keputusan Chef Alleno
28 Tanggung Jawab Pada Pekerjaan
29 Gala Yang Penasaran
30 Melawan Tiga Orang Bertopeng
31 Berdua di Restoran
32 Fokus apa Modus?
33 Menyesal dan Khawatir
34 Ketahuan deh!
35 Gala yang Jealous
36 Ujian Kemampuan Cinta
37 Dari Makanan Turun ke Hati
38 Gala Mengantar Cinta
39 Kedatangan Fransisca
40 Mendengar Yang Seharusnya Tak Didengar
41 Rahasia Hati
42 Mr. Galak
43 Chef Alleno Comeback
44 Belajar membuat Garnish
45 Perseteruan Cinta Dan Fransiska
46 Cinta Resign dari Restoran Bali Ndeso
47 Jalan-jalan Bersama Teguh
48 Curhat di Pantai Kenjeran
49 Mencari Informasi
50 Mimpi Kejadian Kemarin
51 Restoran Mirama
52 Diterima Bekerja, Mencari tempat Kontrakan Rumah
53 Cinta Pindahan
54 Kenangan di Tempat kos
55 Terbayang-Bayang Wajah Gala
56 Pertama kali memasak di Rumah nenek Asih
57 Gala yang Galau
58 Gala yang makin Galau
59 Gala Mengikuti Teguh
60 Sarapan Nasi Goreng
61 Awal kerja di tempat baru
62 Rekan Kerja yang tak menyenangkan
63 Persamaan menu barat dan menu Negara kita
64 Mempelajari menu tugas Cinta
65 Mendaftar lomba memasak 17an
66 Mengikuti Lomba Memasak
67 Mengenal Sushi
68 Cara membuat Sushi
69 Kekalutan Cinta
70 Satu lomba dengan Gala
71 Babak final
72 Memenangkan Lomba
73 Sambutan atas kemenangan lomba
74 Lomba ditingkat Kelurahan
75 Perjalanan Pulang
76 Bertemu Gala dan Teguh
77 Asisten Baru Untuk Cinta
78 Kesibukan di Restoran Mirama
79 Gaji Pertama
80 Momen Perpisahan dengan Tanaka
81 Kedatangan Nila dan Risky
82 Undangan Buat Cinta
83 Memenuhi Undangan
84 Masuk ke acara Pesta
85 Pulang dari acara keluarga Hutomo
86 Bermimpi
87 Masih Bermimpi
88 Kenangan Bersama Arjuna
89 Arti Mimpi Cinta
90 Sarapan dengan menu sambal
91 Bertemu Cak Teguh dan Fransiska
92 Iwan adalah tunangan Cucu nenek Asih
93 Bertemu Chef Alleno
94 Melawan Juara Bertahan
95 Pria memakai Hoodie Hitam
96 Di Tolong Pria Misterius
97 Cinta Jadi sasaran Racun
98 Ditraktir Pria Misterius
99 Resep Sederhana pembawa Berkah
100 Arjuna Mencari Cinta
101 Mengetahui Biang Keladi
102 Ungkapan Hati Arjuna
103 Akhir yang Bahagia
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Awal Kisah
2
Minta Bantuan Om Juna
3
Pemakaman Orang tua Cinta
4
Belajar Silat dari Om Juna
5
Lanjut Bersama Om Juna
6
Omlet Semangat
7
Mulai di Kucilkan
8
Cinta di Fitnah
9
Cinta Di Asingkan
10
Mendadak Potong Rambut
11
Tetangga Kos Duda anak Satu
12
Mendapat Pekerjaan
13
Mulai Bekerja
14
Ugly Girl dan Tuan Galak
15
Keinginan Gala
16
Pacar Palsu
17
Untuk Balas Dendam
18
Penampilan Cinta
19
Bukan Pianis Hanya Sekedar Bisa
20
Kesepakatan Riska dan Cinta
21
Berpapasan Dengan Teguh
22
Sebuah Tantangan Dari Gala
23
Belanja di pasar tradisional
24
Kesibukan di Restoran Bali Ndeso
25
Mendaftar ke Kampus Gala
26
Mulai Ada Rasa
27
Keputusan Chef Alleno
28
Tanggung Jawab Pada Pekerjaan
29
Gala Yang Penasaran
30
Melawan Tiga Orang Bertopeng
31
Berdua di Restoran
32
Fokus apa Modus?
33
Menyesal dan Khawatir
34
Ketahuan deh!
35
Gala yang Jealous
36
Ujian Kemampuan Cinta
37
Dari Makanan Turun ke Hati
38
Gala Mengantar Cinta
39
Kedatangan Fransisca
40
Mendengar Yang Seharusnya Tak Didengar
41
Rahasia Hati
42
Mr. Galak
43
Chef Alleno Comeback
44
Belajar membuat Garnish
45
Perseteruan Cinta Dan Fransiska
46
Cinta Resign dari Restoran Bali Ndeso
47
Jalan-jalan Bersama Teguh
48
Curhat di Pantai Kenjeran
49
Mencari Informasi
50
Mimpi Kejadian Kemarin
51
Restoran Mirama
52
Diterima Bekerja, Mencari tempat Kontrakan Rumah
53
Cinta Pindahan
54
Kenangan di Tempat kos
55
Terbayang-Bayang Wajah Gala
56
Pertama kali memasak di Rumah nenek Asih
57
Gala yang Galau
58
Gala yang makin Galau
59
Gala Mengikuti Teguh
60
Sarapan Nasi Goreng
61
Awal kerja di tempat baru
62
Rekan Kerja yang tak menyenangkan
63
Persamaan menu barat dan menu Negara kita
64
Mempelajari menu tugas Cinta
65
Mendaftar lomba memasak 17an
66
Mengikuti Lomba Memasak
67
Mengenal Sushi
68
Cara membuat Sushi
69
Kekalutan Cinta
70
Satu lomba dengan Gala
71
Babak final
72
Memenangkan Lomba
73
Sambutan atas kemenangan lomba
74
Lomba ditingkat Kelurahan
75
Perjalanan Pulang
76
Bertemu Gala dan Teguh
77
Asisten Baru Untuk Cinta
78
Kesibukan di Restoran Mirama
79
Gaji Pertama
80
Momen Perpisahan dengan Tanaka
81
Kedatangan Nila dan Risky
82
Undangan Buat Cinta
83
Memenuhi Undangan
84
Masuk ke acara Pesta
85
Pulang dari acara keluarga Hutomo
86
Bermimpi
87
Masih Bermimpi
88
Kenangan Bersama Arjuna
89
Arti Mimpi Cinta
90
Sarapan dengan menu sambal
91
Bertemu Cak Teguh dan Fransiska
92
Iwan adalah tunangan Cucu nenek Asih
93
Bertemu Chef Alleno
94
Melawan Juara Bertahan
95
Pria memakai Hoodie Hitam
96
Di Tolong Pria Misterius
97
Cinta Jadi sasaran Racun
98
Ditraktir Pria Misterius
99
Resep Sederhana pembawa Berkah
100
Arjuna Mencari Cinta
101
Mengetahui Biang Keladi
102
Ungkapan Hati Arjuna
103
Akhir yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!