Adam melihat wanita berusia 30 tahunan yang menjadi pembantu rumahnya lalu bergumam pelan. "Dia adalah seorang janda, suaminya menceraikannya karena dia tidak bisa melahirkan. Kemudian dia memutuskan untuk mencari kerja di luar kota untuk melupakan mantan suaminya."
"Apa Bibi Nina tidak ingin menikah lagi. Bibi Nina masih cantik menurutku." Adam menatap Nina yang sedang menyapu. "Hehe, terimakasih pujiannya Adam. Bibi masih tidak ingin menikah." Nina tersenyum. "Itu terserah bibi." Adam menaruh makanan pokok ke dapur. "Apa dia mau mengadakan pesta makan." Gumam Nina dipikirannya melihat Adam membeli banyak makanan.
Setelah menaruh makanan pokok di dapur, Adam mulai mengkunci semua jendela dan menutup dengan kain. "Adam kenapa kamu menutup semua jendela." Nina bertanya dengan heran. "Sebentar lagi virus zombie seperti di film-film akan muncul di dunia nyata. Jadi kita harus bersiap-siap." Balas Adam dengan serius.
Nina terkejut dengan balasan Adam dan bergumam pelan. "Ini pasti akibat sering menonton film zombie." Nina tahu bahwa Adam suka menonton film zombie.
Adam melihat smartphone pribadinya berbunyi dan melihat ibunya menelvon. "Adam apa kamu masih sehat, mana ada zombie di dunia nyata. Ibu ingin kamu berhenti menonton film zombie dari sekarang, dan mulai fokus mengerjakan skripsi." Teriak ibu Adam saat panggilannya dijawab. "Uhh, tapi aku tidak berbohong mom." Adam bingung mau menjelaskan. "Ibu tidak mau tahu, kamu harus berhenti menonton film zombie." Kata Ibu Adam lalu menutup panggilan. "Hehe." Nina tertawa melihat Adam dimarahin ibunya.
Adam melihat Nina yang tertawa dan berkata. "Bibi aku ingin makan, buatkan aku telur goreng." "Tunggu sebentar." Nina tertawa melewati Adam. "Sialan, kenapa tidak ada orang yang mempercayaiku." Adam mengutuk.
Adam melihat smartphone yang dia dapatkan lalu mulai melihat aplikasi. "Ehh." Adam terkejut dengan yang dilihatnya.
Nama : Adam Javier
Usia : 23 tahun
Level : 1 next level (0/10) exp
Kekuatan : 4
Agility : 5
Vitalitas : 3
Stamina : 4/5
Reflek : 3
Poin : 0
"Apa ini statusku. Statusku terlalu buruk." Adam terkejut melihat statusnya.
"Ahhh." Adam mendengar teriakan di dapur. "Ada apa bibi." Adam berlari menuju ke dapur. Adam kemudian melihat Nina ketakutan dan berdiri di atas kursi. "Adam lihat kecoa itu." Nina menunjuk ke bawah.
Adam melihat kearah Nina menunjuk dan terkejut dengan yang dilihatnya. Adam melihat kecoa bewarna coklat yang ukurannya sebesar tangan pria dewasa. "Besar sekali." Adam merinding melihat kecoa sebesar tangan.
"Dia terbang ke arahku." Adam terkejut lalu tiarap. "Ahhh." Nina berteriak ketakutan melihat kecoa terbang. "Apa jangan-jangan perubahan dunia sudah mulai." Adam mulai gugup. "Jika kecoa bisa sebesar tangan seorang pria. Bagaimana dengan perubahan hewan lainnya." Gumam Adam.
"Adam kecoa itu terbang ke arahku." Nina berteriak ketakutan. Adam mengigit bibirnya lalu mengambil sapu dan mengayunkan ke kecoa. "Bukk." Kecoa menghantam dinding. "Adam bunuh itu cepat." Nina yang ketakutan menyuruh Adam membunuh kecoa dengan sangat cepat.
"Aku tahu." Adam mengangguk lalu memukul kecoa berkali-kali dengan sapu. "Buk, buk. Sial masih belum mati." Adam mengutuk lalu mengambil pisau dan menusuk kecoa. Badan kecoa bergetar lalu tidak lama kemudian berhenti bergerak.
"Adam, kenapa kecoa bisa sebesar itu." Nina ketakutan melihat mayat kecoa. "Sudah kubilang, perubahan dunia akan terjadi, dan sekarang kecoa adalah salah satu contohnya." Balas Adam. "Ahh, jangan bilang kamu serius." Nina tidak percaya dengan Adam. "Sudahlah bibi mau percaya atau tidak, sekarang cepat masak. Aku akan menemanimu, aku takut kecoa sebesar itu akan muncul lagi." Balas Adam. "Baik, kamu harus menemani bibi." Nina merinding melihat mayat kecoa lalu melanjutkan memasak.
"Ting." Adam melihat smartphonenya berbunyi. Renji terkejut melihat sebuah pesan masuk. (Kill Kecoa bermutasi Exp +1, coin +10.) "Ohh, aku mendapatkan exp dan coin dari membunuh kecoa." Gumam Adam dengan pelan.
"Benar, aku masih belum melihat semua aplikasi di smartphone ini." Adam mulai melihat aplikasi di smartphonenya. "Ehh, hanya ada 4 aplikasi di smartphone." Adam melihat aplikasi yang menunjukan statusnya, pesan, buku, dan kerajang.
Adam melihat aplikasi buku dan terkejut ada gambar kecoa berserta infonya. "Kecoa mutasi Periplaneta australasiae, mempunyai panjang 15-20cm. Bewarna coklat dengan garis sisi kuning pucat pada sayap." "Glek." Adam menelan ludah melihat info kecoa. "Seharusnya kecoa normal tidak sebesar ini."
Adam melihat hanya ada 1 gambar di buku, lalu melihat aplikasi keranjang. Adam terkejut di aplikasi keranjang terdapat banyak gambar makanan beserta harganya, Adam mulai mengeser ke bawah lalu melihat banyak gambar pakaian, senjata dan lain-lain. "Ini seperti system belanja online. Namun semua barang disini dijual dengan coin." Adam melihat sebuah daging sapi sebesar 1 kg dijual dengan harga 1 coin. Sedangkan Adam melihat dirinya mempunyai 10 coin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ
oke.. meskipun sepertinya aku pernah membaca yang semacam ini tp aku suka genre ini.. next
2024-06-27
0
Darken Knight
Renji siapa?
2023-10-15
0
Reza
fctvg
2022-04-12
1