13. Terluka Parah

"Adam kita akan pergi kemana." Tanya Jessica dengan panik setelah keluar dari pintu belakang. Adam mengabaikan pertanyaan Jessica dan terus berlari. "Boom." "Boom." "Adam Gorila itu mengikuti kita." Jessica mulai menangis melihat gorila bermutasi yang mengikuti dia dan Adam. Adam mengigit bibirnya kemudian berteriak. "Jessica cepat kabur, aku akan melawan gorila ini."

"Ahhh, jangan Adam. Lebih baik kita berlari saja." Jessica menangis dan menarik pakaian Adam. "Kita tidak mungkin bisa lolos dari kejaran gorila ini." Balas Adam dengan ekspresi buruk. "Tapi." "Diam, cepat lari atau aku yang akan meninggalkanmu." Teriak Adam. "Adam kumohon jangan mati." Jessica menangis kemudian berlari.

Adam yang melihat Gorila sudah berjarak 10 meter darinya meneteskan keringat. "Hehe, keberuntunganku begitu buruk." Adam mengambil pedang katana dipunggungnya, kemudian memasang kuda-kuda bertarung.

"Huu huu." Gorila memukul-mukul dadanya seakan mengerti provokasi Adam untuk mengajak bertarung. Gorila kemudian meloncat ke arah Adam. "Oh tidak." Melihat Gorila melompat ke arahnya, Adam berlari mundur.

"Huu Huu." Adam melihat Gorila melompat ke arahnya. "Karna aku tidak bisa menghindar, aku akan menyerangnya juga" Adam kemudian menghunus pedang ke arah Gorila. "Buukk." "Slasshh." "Ahhh." Adam terpukul mundur sejauh 5 meter.

Melihat luka goresan di dadanya Gorila marah dan berlari ke arah Adam "Huu huu, Huu huu." Melihat Gorila berlari ke arahnya Adam bergumam. "Apa aku akan mati." Adam ketakutan kemudian meludahkan darah dan mencoba berdiri. "Buukk." "Aghhh." Gorila memukul perut Adam. Adam terpukul mundur dan menabrak mobil.

"Tulang rusukku sepertinya patah." Adam berkata kemudian meludahkan darah. "Jika aku akan mati, setidaknya kamu juga harus mati." Adam kemudian mulai membuka aplikasi shop di smartphone specialnya dan membeli Bazoka seharga 20 poin.

"Huu huu, Huu huu ." Gorila yang melihat Adam tidak bisa melawan memukul-mukul dadanya. Gorila seakan memberitahu bahwa salah untuk menantangnya bertarung.

"Jangan senang terlebih dulu." Adam menyeringai kemudian melihat sebuah Bazoka muncul di depannya. "Huu huu." Seakan tahu bahwa dirinya dalam bahaya Gorila kemudian melarikan diri. "Mencoba melarikan diri ya." Adam tersenyum melihat Gorila melarikan diri kemudian membidiknya.

"Buusshh." Adam menarik platuk Bazoka. "Boomm!!." Bazoka menghantam gorilla dan meledak. "Hehe, kamu pasti mati." Adam tertawa kemudian batuk darah. "Uhuk, uhuk." Adam mengusap darah di mulutnya.

"Apa aku akan mati." Adam mulai kehilangan kesadaran kemudian pingsan. Tidak lama setelah Renji pingsan seorang pria paruh baya berbadan kekar tiba di samping Adam. "Kamu adalah pemuda yang pemberani, semoga kamu masih bisa bertahan." Pria paruh baya mulai menggendong Adam.

Tidak lama kemudian Pria paruh baya tiba di sebuah rumah. "Kakek, siapa dia." Kata seorang perempuan berkulit putih dan berambut hitam panjang. "Dia pemuda yang aku selamatkan di jalan, sepertinya dia terluka parah dan tulang rusuknya patah." Balas pria paruh baya.

"Ahh, lalu mengapa kakek membawanya seperti itu, bukankah lukanya akan semakin parah." Perempuan terkejut melihat cara kakenya membawa Adam. "Aku Tergesa-gesa karna zombie, dan hewan mutasi bisa muncul kapan saja." Balas pria paruh baya kemudian berjalan ke sebuah kamar.

Pria paruh baya kemudian meletakan Adam ke ranjang. "Apa dia masih bisa hidup." Tanya perempuan heran saat melihat Adam yang tidak sadarkan diri. "Aku tidak tahu, kita berdua bukan dokter yang bisa mengobatinya. Aku hanya berharap pemuda ini seorang evolusi." Balas pria tua. "Semoga saja pria ini manusia evolusi." Perempuan mengangguk.

Hari demi hari berganti saat ini Adam yang terbaring di kasur membuka matanya. "Dimana aku ini." Adam melihat dirinya ada di kamar. "Ahhh." Adam berteriak kesakitan saat mencoba bergerak.

"Oh, rupanya kamu bangun juga." Pria paruh baya masuk ke dalam ruangan. "Apa kamu yang menyelamatkanku." Kata Adam dengan wajah pucat melihat pria tua. "Benar, aku yang menyelamatkanmu nak." Balas pria paruh baya. "Terimakasih sudah menyelamatkanku." Adam tersenyum kemudian jatuh pingsan kembali.

"Kek, apa dia sudah bangun." Seorang perempuan memasuki ruangan. "Dia baru saja bangun, kemudian pingsan kembali." Balas pria paruh baya. "Dia sudah 3 hari tidak sadarkan diri, dan setelah sadar. Dia pingsan lagi." Perempuan menghela nafas kemudian mulai membersihkan muka Adam dengan kain.

Beberapa jam kemudian Adam terbangun. "Uuhh, sepertinya aku masih hidup." Adam terengah-engah. "Rasa sakit ini sangat menyiksa." Adam mengigit bibirnya saat merasakan rasa sakit yang luar biasa. Adam kemudian membuka smartphone specialnya dan melihat status dirinya.

Nama : Adam Javier

Usia : 23 tahun

Level : 6 next level (20/60) exp

Kekuatan : 7

Agility : 6

Vitalitas : 6

Stamina : 1/7

Reflek : 6

Poin : 8

"Aku level up dua kali." Adam terengah-engah kemudian menambahkan 8 poin di vitalitas. "Ahh." Adam mengigit bibirnya saat merasakan aliran listrik dari smartphone specialnya. "Tubuhku rasanya berbeda, dan rasa sakitnya berkurang." Wajah Adam yang awalnya pucat kembali normal dan memiliki beberapa warna.

"Krek." Pintu terbuka dan seorang pria paruh baya memasuki ruangan. Adam melihat pria paruh baya yang berbadan kekar dan berkata. "Sekali lagi terimakasih sudah menyelamatkanku, jika boleh tau siapa nama anda pak." "Namaku Edi." Pria paruh baya tersenyum. "Pak Edi kalau boleh tau berapa lama aku tidak sadarkan diri." Tanya Adam. "Kamu tidak sadarkan diri selama 3 hari." balas Edi.

Terpopuler

Comments

Reza Aditiya

Reza Aditiya

di shop banyak senjata api yg mempan terhadap hewan mutasi udah di permuda malah ga beli atau seenggaknya belajar menembak gitu hadeh sia sia punya smartphone canggih

2024-11-11

0

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

Renji? kan aku memang sepertinya pernah membaca cerita ini tp buka Adam namanya

2024-06-29

0

Reza

Reza

🆙🆙🆙🆙🆙

2022-04-12

2

lihat semua
Episodes
1 1. Mendapatkan Smartphone Canggih
2 2. Kecoa Mutasi
3 3. Zombie
4 4. Zombie II
5 5. Permintaan
6 6. Bertemu Ratih
7 7. Kembali
8 8. Godaan
9 9. Serangan Semut
10 10. Membulatkan Tekad
11 11. Evolusi
12 12. Gorila Mutasi
13 13. Terluka Parah
14 14. Steak Hewan Bermutasi
15 15. Tawaran
16 16. Melawan Zombie Evolusi
17 17. Konflik
18 18. Serangan Zombie
19 19. Melarikan Diri
20 20. Bertemu Guru Sekolah
21 21. Bertemu Penjahat
22 22. Pertempuran
23 23. Kematian Bunga Dan Intan
24 24. Mimpi Buruk
25 25. Pelampiasan
26 26. Melawan Anjing Bermutasi
27 27. Pergi Ke Kota Lain
28 28. Berpisah
29 29. Merry Agustina
30 30. Kehilangan Kendali
31 31. Bertemu Kenalan
32 32. Hari Yang Sial
33 33. Melawan Zombie Saat Terluka
34 34. Saudara Kembar
35 35. Melawan Musang
36 36. Tiba Di Kota Probolinggo
37 37. Istirahat
38 38. Bertemu Ratih
39 39. Tiba Di Kota Pasuruan
40 40. Kalajengking
41 41. Berburu Zombie Dalam Perjalanan
42 42. Ular
43 43. Invasi Zombie
44 44. Asal Mula Kejadian
45 45. Hal Baru
46 46. Reuni
47 47. Bercerita
48 48. Melawan Samsuri Dan Kelompoknya
49 49. Akhir Dari Pertempuran
50 50. Tiba Di Surabaya Volume 1 END
51 51. Regu Pembunuh Zombie
52 52. Zombie Kekuatan Tipe 2
53 53. Membunuh Ratusan Zombie
54 54. Evolusi Fase Ke 2
55 55. Evolusi Fase Ke 2 II
56 56. Curiga
57 57. Melarikan Diri
58 58. Apakah God Itu Ada
59 59. Zombie Tipe Daya Tahan
60 60. Santy
61 61. Melawan Puluhan Kucing
62 62. Serangan Burung Gagak
63 63. Istirahat
64 64. Meninggalkan Kota Malang
65 65. Melawan Ribuan Tikus
66 66. Upragade Smartphone Versi 3.0
67 67. Serum Super Soldier
68 68. Melepaskan Hawa Nafsu
69 69. Kembali Ke Surabaya
70 70. Bertemu Kembali Dengan Zombie Tipe Kecerdasan Volume II END
Episodes

Updated 70 Episodes

1
1. Mendapatkan Smartphone Canggih
2
2. Kecoa Mutasi
3
3. Zombie
4
4. Zombie II
5
5. Permintaan
6
6. Bertemu Ratih
7
7. Kembali
8
8. Godaan
9
9. Serangan Semut
10
10. Membulatkan Tekad
11
11. Evolusi
12
12. Gorila Mutasi
13
13. Terluka Parah
14
14. Steak Hewan Bermutasi
15
15. Tawaran
16
16. Melawan Zombie Evolusi
17
17. Konflik
18
18. Serangan Zombie
19
19. Melarikan Diri
20
20. Bertemu Guru Sekolah
21
21. Bertemu Penjahat
22
22. Pertempuran
23
23. Kematian Bunga Dan Intan
24
24. Mimpi Buruk
25
25. Pelampiasan
26
26. Melawan Anjing Bermutasi
27
27. Pergi Ke Kota Lain
28
28. Berpisah
29
29. Merry Agustina
30
30. Kehilangan Kendali
31
31. Bertemu Kenalan
32
32. Hari Yang Sial
33
33. Melawan Zombie Saat Terluka
34
34. Saudara Kembar
35
35. Melawan Musang
36
36. Tiba Di Kota Probolinggo
37
37. Istirahat
38
38. Bertemu Ratih
39
39. Tiba Di Kota Pasuruan
40
40. Kalajengking
41
41. Berburu Zombie Dalam Perjalanan
42
42. Ular
43
43. Invasi Zombie
44
44. Asal Mula Kejadian
45
45. Hal Baru
46
46. Reuni
47
47. Bercerita
48
48. Melawan Samsuri Dan Kelompoknya
49
49. Akhir Dari Pertempuran
50
50. Tiba Di Surabaya Volume 1 END
51
51. Regu Pembunuh Zombie
52
52. Zombie Kekuatan Tipe 2
53
53. Membunuh Ratusan Zombie
54
54. Evolusi Fase Ke 2
55
55. Evolusi Fase Ke 2 II
56
56. Curiga
57
57. Melarikan Diri
58
58. Apakah God Itu Ada
59
59. Zombie Tipe Daya Tahan
60
60. Santy
61
61. Melawan Puluhan Kucing
62
62. Serangan Burung Gagak
63
63. Istirahat
64
64. Meninggalkan Kota Malang
65
65. Melawan Ribuan Tikus
66
66. Upragade Smartphone Versi 3.0
67
67. Serum Super Soldier
68
68. Melepaskan Hawa Nafsu
69
69. Kembali Ke Surabaya
70
70. Bertemu Kembali Dengan Zombie Tipe Kecerdasan Volume II END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!