19. Melarikan Diri

"Adam kita mau pergi kemana." Tanya Intan. "kita harus keluar dari lingkungan kompleks, dan mencari rumah untuk bersembunyi." Adam mengusap keringat di dahinya, kemudian berlari ke depan dan membunuh satu zombie yang tiba-tiba keluar dari rumah.

5 menit kemudian Adam berhenti di depan rumah kemudian memecahkan kaca dengan pedangnya. "Centaarr." Adam kemudian masuk lewat jendela dan membuka pintu. "Pak Edi periksa rumah." Adam memberikan pedang ke Edi. "Baik." Edi kemudian mulai memeriksa setiap ruangan.

"Adam aku takut." Bunga menangis dan memeluk Adam. "Tenanglah, ada aku disampingmu." Adam menenangkan Bunga. Intan melihat Adam yang memeluk Bunga kemudian menghela nafas.

Tidak lama kemudian Edi kembali. "Semua ruangan aman, sepertinya rumah baru ditinggalkan." Kata Edi. "Jadi begitu." Balas Adam. "Adam apakah zombie itu akan mengejar kita." Tanya Edi. Mendengar kata Edi ekspresi Bunga dan Intan menjadi jelek. "Aku menebak zombie evolusi berkulit putih hanya mengincar manusia yang berevolusi." Balas Adam menebak.

"Mengapa kamu berpikir seperti itu." Tanya Intan. "Zombie berkulit putih itu meremehkan kita, Bukankah dia tersenyum mengejek kepada kita sebelumnya." Balas Adam. Bunga dan Intan merinding mengingat senyum zombie berkulit putih.

"Kruukk." Adam mendengar sebuah suara. "Adam aku lapar." Kata Bunga tersipu malu. "Pak Edi, apakah ada makanan tersisa disini." Tanya Adam. "Oh, aku tadi menemukan dua bungkus mie instan." Balas Edi. "Baiklah, kamu makan saja dulu mie instan. Nanti aku akan mencari makanan." Kata Adam mengelus rambut Bunga. "Oke." Bunga tersenyum.

Sementara itu di suatu tempat Ratih yang tangannya berlumuran darah menangis. "Kak Doni aku akan membalaskan dendammu. Suatu saat aku akan membunuh para zombie itu." Ratih menggertakan giginya kemudian berlari dengan sangat cepat.

1 jam kemudian Adam yang sedang duduk berdiri. "Kamu mau kemana." Tanya Bunga. "Aku akan kembali ke rumahku dan mengambil makanan." Balas Adam kemudian mengambil pedang di sebelahnya. "Ahh, itu bahaya Adam." Bunga terkejut.

"Tenanglah, aku akan baik-baik saja." Adam tersenyum dan mengelus kepala Bunga kemudian pergi. Melihat Adam pergi Edi berkata. "Kamu tidak perlu khawatir, jika hanya zombie biasa Adam akan mudah mengalahkan mereka." "Aku tahu, tapi aku tetap khawatir." Balas Bunga.

Adam saat ini sedang berlari dan menebas setiap zombie yang dia temui. "Aku pasti level up setelah membunuh puluhan zombie hari ini." Kata Adam tersenyum dan terus berlari. Tidak lama kemudian Adam tiba di depan rumahnya, dan melihat tidak ada zombie sama sekali. "Seperti dugaanku, zombie itu pasti mengincar manusia evolusi." Gumam Adam. "Aku tidak tahu, apakah tidak menjadi manusia evolusi nasib baik atau buruk." Adam menghela nafas kemudian masuk ke dalam rumahnya.

Adam mengambil semua makanan dan menaruhnya ke dalam ransel besar. "Benar, kenapa aku tidak memeriksa rumah Doni. Mungkin disana juga ada makanan." Adam kemudian membawa ransel dan berjalan menuju rumah Doni di depan rumahnya.

"Pasti mereka tidak ada yang selamat." Kata Adam saat masuk ke dalam rumah yang hancur, dan melihat bercak darah di lantai. "Apa mereka juga menjadi zombie." Adam bergumam. Adam mulai berkeliling ruangan dan akhirnya menemukan beberapa mie instan. "Sayang sekali, aku hanya menemukan 5 mie instan." Adam menghela nafas namun tetap mengambil mie instan dan menaruhnya di ranselnya.

"Benar, mengapa aku tidak melihat statusku terlebih dulu." Kata Adam kemudian melihat statusnya di aplikasi smartphone special.

Nama : Adam Javier

Usia : 23 tahun

Level : 8 next level (10/80) exp

Kekuatan : 7

Agility : 7

Vitalitas : 17

Stamina : 4/7

Reflek : 7

Poin : 4

"Bagus, aku level up." Adam tersenyum melihat dirinya level up. "Aku akan menambahkan 1 poin di kekuatan, 1 poin di agility, 1 poin di vitalitas, dan 1 poin di reflek." Kata Adam kemudian menambahkan poin.

"Aahh." Adam berteriak saat merasakan aliran listrik dari smartphone specialnya. "Aku merasa jauh lebih kuat, mungkin aku setara dengan para petarung mma." Adam tersenyum merasakan perubahan dirinya. "Baiklah, aku akan kembali. Aku takut Bunga dan yang lain khawatir." Kata Adam kemudian pergi.

Beberapa menit kemudian Adam kembali. "Aku kembali." Kata Adam menaruh ransel yang dia bawa di lantai. "Adam syukurlah kamu baik-baik saja." Bunga tersenyum dan memeluk Adam. "Uhuk." Intan terbatuk. Mendengar Intan yang terbatuk Bunga tersipu dan melepas pelukannya.

"Ada yang ingin aku sampaikan kepada kalian." Kata Adam melihat Bunga, Edi dan Intan. "Bicaralah nak." Balas Edi. "Mungkin mereka semua telah menjadi zombie. Aku baru saja masuk ke dalam rumah Doni, dan tidak menemukan siapapun bahkan mayat mereka." Kata Adam. Mendengar kata Adam Bunga, Edi dan Intan menghela nafas.

"Aku ingin meninggalkan kota Jember, apa kalian ingin ikut." Kata Adam melihat Bunga, Edi dan Intan. "Pasti aku ikut." Bunga mengangguk. "Mengapa kamu ingin pergi, situasi di kota-kota pastilah sama. Tidak ada yang aman." balas Intan. "Aku tahu, tapi setelah melihat zombie tadi. Aku punya firasat kota Jember tidak akan bertahan melawan para zombie." Kata Adam. "Ahh." Bunga terkejut.

"Baiklah nak, aku dan cucuku ikut pergi denganmu." Kata Edi tersenyum. "Baiklah, besok pagi kita akan berangkat. Saat ini kita beristirahat lebih dulu." Balas Adam.

Beberapa jam kemudian Adam melihat langit mulai gelap dan berjalan menuju sebuah ruangan. Saat masuk ke dalam ruangan, Adam melihat Bunga yang sedang berhias di depan kaca. "Oh, apa setiap mau tidur kamu selalu berhias." Tanya Adam.

"Tidak, aku hanya ingin berhias saja." Balas Bunga tersenyum dan menaruh semua make upnya. "Meski tidak berhias kamu tetap cantik menurutku." Adam tersenyum dan mencium bibir Bunga. Bunga tersenyum bahagia dan memeluk Adam.

Keesokan harinya Adam terbangun dan melihat Bunga tidak ada di sampingnya. "Oh, kamu sudah bangun. Aku selesai membuat sarapan untukmu." Kata Bunga saat masuk ke dalam kamar dan melihat Adam terbangun. "Oh, apa Edi dan Intan sudah bangun." Balas Adam. "Sudah, mereka berdua menunggumu untuk sarapan bersama." Kata Bunga.

Terpopuler

Comments

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

... Hufftt

2023-01-29

1

Oschar Migerz

Oschar Migerz

mc mata keranjang dan buaya darat. lihat cewek cantik langsung hijau matanya. tingkatkan dulu kekuatanmu

2022-05-16

4

Reza

Reza

yshshaa

2022-04-12

1

lihat semua
Episodes
1 1. Mendapatkan Smartphone Canggih
2 2. Kecoa Mutasi
3 3. Zombie
4 4. Zombie II
5 5. Permintaan
6 6. Bertemu Ratih
7 7. Kembali
8 8. Godaan
9 9. Serangan Semut
10 10. Membulatkan Tekad
11 11. Evolusi
12 12. Gorila Mutasi
13 13. Terluka Parah
14 14. Steak Hewan Bermutasi
15 15. Tawaran
16 16. Melawan Zombie Evolusi
17 17. Konflik
18 18. Serangan Zombie
19 19. Melarikan Diri
20 20. Bertemu Guru Sekolah
21 21. Bertemu Penjahat
22 22. Pertempuran
23 23. Kematian Bunga Dan Intan
24 24. Mimpi Buruk
25 25. Pelampiasan
26 26. Melawan Anjing Bermutasi
27 27. Pergi Ke Kota Lain
28 28. Berpisah
29 29. Merry Agustina
30 30. Kehilangan Kendali
31 31. Bertemu Kenalan
32 32. Hari Yang Sial
33 33. Melawan Zombie Saat Terluka
34 34. Saudara Kembar
35 35. Melawan Musang
36 36. Tiba Di Kota Probolinggo
37 37. Istirahat
38 38. Bertemu Ratih
39 39. Tiba Di Kota Pasuruan
40 40. Kalajengking
41 41. Berburu Zombie Dalam Perjalanan
42 42. Ular
43 43. Invasi Zombie
44 44. Asal Mula Kejadian
45 45. Hal Baru
46 46. Reuni
47 47. Bercerita
48 48. Melawan Samsuri Dan Kelompoknya
49 49. Akhir Dari Pertempuran
50 50. Tiba Di Surabaya Volume 1 END
51 51. Regu Pembunuh Zombie
52 52. Zombie Kekuatan Tipe 2
53 53. Membunuh Ratusan Zombie
54 54. Evolusi Fase Ke 2
55 55. Evolusi Fase Ke 2 II
56 56. Curiga
57 57. Melarikan Diri
58 58. Apakah God Itu Ada
59 59. Zombie Tipe Daya Tahan
60 60. Santy
61 61. Melawan Puluhan Kucing
62 62. Serangan Burung Gagak
63 63. Istirahat
64 64. Meninggalkan Kota Malang
65 65. Melawan Ribuan Tikus
66 66. Upragade Smartphone Versi 3.0
67 67. Serum Super Soldier
68 68. Melepaskan Hawa Nafsu
69 69. Kembali Ke Surabaya
70 70. Bertemu Kembali Dengan Zombie Tipe Kecerdasan Volume II END
Episodes

Updated 70 Episodes

1
1. Mendapatkan Smartphone Canggih
2
2. Kecoa Mutasi
3
3. Zombie
4
4. Zombie II
5
5. Permintaan
6
6. Bertemu Ratih
7
7. Kembali
8
8. Godaan
9
9. Serangan Semut
10
10. Membulatkan Tekad
11
11. Evolusi
12
12. Gorila Mutasi
13
13. Terluka Parah
14
14. Steak Hewan Bermutasi
15
15. Tawaran
16
16. Melawan Zombie Evolusi
17
17. Konflik
18
18. Serangan Zombie
19
19. Melarikan Diri
20
20. Bertemu Guru Sekolah
21
21. Bertemu Penjahat
22
22. Pertempuran
23
23. Kematian Bunga Dan Intan
24
24. Mimpi Buruk
25
25. Pelampiasan
26
26. Melawan Anjing Bermutasi
27
27. Pergi Ke Kota Lain
28
28. Berpisah
29
29. Merry Agustina
30
30. Kehilangan Kendali
31
31. Bertemu Kenalan
32
32. Hari Yang Sial
33
33. Melawan Zombie Saat Terluka
34
34. Saudara Kembar
35
35. Melawan Musang
36
36. Tiba Di Kota Probolinggo
37
37. Istirahat
38
38. Bertemu Ratih
39
39. Tiba Di Kota Pasuruan
40
40. Kalajengking
41
41. Berburu Zombie Dalam Perjalanan
42
42. Ular
43
43. Invasi Zombie
44
44. Asal Mula Kejadian
45
45. Hal Baru
46
46. Reuni
47
47. Bercerita
48
48. Melawan Samsuri Dan Kelompoknya
49
49. Akhir Dari Pertempuran
50
50. Tiba Di Surabaya Volume 1 END
51
51. Regu Pembunuh Zombie
52
52. Zombie Kekuatan Tipe 2
53
53. Membunuh Ratusan Zombie
54
54. Evolusi Fase Ke 2
55
55. Evolusi Fase Ke 2 II
56
56. Curiga
57
57. Melarikan Diri
58
58. Apakah God Itu Ada
59
59. Zombie Tipe Daya Tahan
60
60. Santy
61
61. Melawan Puluhan Kucing
62
62. Serangan Burung Gagak
63
63. Istirahat
64
64. Meninggalkan Kota Malang
65
65. Melawan Ribuan Tikus
66
66. Upragade Smartphone Versi 3.0
67
67. Serum Super Soldier
68
68. Melepaskan Hawa Nafsu
69
69. Kembali Ke Surabaya
70
70. Bertemu Kembali Dengan Zombie Tipe Kecerdasan Volume II END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!