Nama : Adam Javier
Usia : 23 tahun
Level : 4 next level (10/40) exp
Kekuatan : 6
Agility : 6
Vitalitas : 5
Stamina : 2/6
Reflek : 5
Poin : 4
"Aku level up." Adam tersenyum melihat dirinya level up. "Aku akan menambahkan 1 di kekuatan, 1 vitalitas, 1 stamina dan 1 di reflek. Reflek sangat penting saat bertarung." "Ahhh." Adam tiba-tiba menjerit.
"Meski hanya sebentar. Tersengat listrik sangat menyakitkan." Adam cemberut melihat smartphone special di tangannya. "Tidak masalah kesetrum, yang terpenting aku merasa jauh lebih kuat" Adam meloncat-loncat.
"Aku akan pulang terlebih dulu, setelah membunuh zombie aku merasa lapar." Adam memegangi perutnya, dan berjalan menuju rumahnya. Tidak lama kemudian Adam tiba di rumahnya dan duduk di ruang tamu.
Adam melihat smartphone special kemudian membuka aplikasi shop. Saat melihat berbagai makanan di aplikasi shop Adam bergumam. "1 Porsi Pizza seharga 10 coin, lebih mahal dari pada granat, dan 1kg daging sapi mentah yang seharga 1 coin. Sangat tidak masuk akal."
Adam melihat dia mempunyai 1080 coin dan berkata. "Hanya 10 coin, tidak masalah mencoba." Adam menekan Buy kemudian smartphone mengeluarkan cahaya putih. Beberapa detik kemudian sebuah kotak pizza muncul di depan Adam.
"Jika tidak enak aku akan rugi." Adam membuka kotak dan terkejut melihat pizza di dalamnya. "Baunya menggoda." Adam mengigit pizza. "Enak." Kata Adam kemudian mulai memakan pizza.
Beberapa menit kemudian Adam memegangi perutnya. "Tidak rugi aku membeli pizza seharga 10 coin. Pizza yang di jual di smartphone special, setara pizza kelas atas di dunia ini." Adam melihat kotak pizza dan berkata. "Aku akan membuang kotak ini, aku takut semut datang lagi."
Adam teringat kejadian tadi malam, kemudian membuang kotak pizza di tempat sampah di depan rumahnya. Adam melihat rumah Doni dan bergumam. "Aku akan melihat Ratih." Adam mengkunci rumahnya kemudian menuju rumah Doni.
Sebelum mengetuk pintu, Adam melihat pintu terbuka. Adam melihat Bastian membuka pintu. "Masuk kak." Kata Bastian. "Oke." Balas Adam kemudian masuk di dalam rumah.
"Apa Ratih sudah sembuh." Tanya Adam. "Lihat saja sendiri kak." Bastian tersenyum kecut. Adam merasa ada yang aneh kemudian berjalan ke arah kamar Ratih. "Ahh, Adam." Adam terkejut melihat Ratih manyapa dan berjalan ke arahnya.
"Ehh, bukannya kamu sakit Ratih." Adam melihat Ratih baik-baik saja. "Hehe, aku baik-baik saja, justru aku merasa lebih cepat." Ratih tertawa. "Maksudmu." Adam heran. "Lihatlah." Ratih tersenyum kemudian muncul di samping Adam. "Sangat cepat." Adam berkeringat melihat Ratih tiba-tiba disampingnya. "Haha, kamu berkeringat kak Adam." Ratih tertawa melihat Adam berkeringat.
Adam kemudian melihat Doni dan semua orang muncul. "Pasti kamu terkejut dengan perubahan Ratih." Doni tersenyum berjalan menuju Adam. "Siapa yang tidak terkejut jika Ratih secepat super hero flash." Balas Adam. "Hehe, sekarang aku adalah manusia evolusi kak Adam." Ratih tertawa.
"Manusia Evolusi." Adam bingung. "Aku membaca di internet banyak orang yang tiba-tiba demam. 1 jam kemudian mereka terbangun dan memiliki kemampuan seperti super hero. Seperti bisa berlari sangat cepat, bisa mengangkat mobil dengan satu tangan. Semua orang yang terbangun dan tiba-tiba memiliki kemampuan superhero di juluki manusia Evolusi" Doni menjelaskan.
Adam terkejut mendengar kata Doni kemudian melihat Ratih. "Kamu sangat beruntung, karna kamu baik-baik saja aku akan pergi." Adam berjalan pergi. "Kak Adam kenapa tidak duduk dan mengobrol dengan kita." Kata Ratih. Adam melambaikan tangannya dan terus pergi.
Tidak lama kemudian Adam tiba di rumahnya kemudian memukul dinding. "Buk." "Kenapa gadis lemah seperti dia yang berevolusi. Bukan pria sepertiku." Adam mencengkram tangannya kemudian menghela nafas. "Aku memiliki smartphone special, jadi aku tidak boleh iri. Tapi kecepatan Adam sangat luar biasa."
Adam mengingat Ratih yang dalam jarak 5 meter bisa muncul disampingnya tidak lebih dari 2 detik. "Berapa agility yang kubutuhkan untuk secepat Ratih." Adam menghela nafas kemudian duduk di sofa.
Adam mengambil smartphone pribadinya kemudian melihat beberapa pesan dari orang tuanya. Adam tersenyum kemudian membalas pesan. "Aku baik-baik saja. Mom dan Dad tidak perlu khawatir." Adam kemudian melihat berbagai berita di internet. "Seorang pria berevolusi mengangkat mobil dengan satu tangan dan melemparkannya ke arah zombie." Adam melihat berita dan tersenyum kecut. "Jika aku bertarung dengan manusia berevolusi. Aku pasti kalah dengan mudah."
Adam juga menemukan sebuah berita. "Jika tergigit zombie, 1 menit kemudian anda akan berubah menjadi zombie." "1 menit itu waktu yang singkat." Adam termenung kemudian mendengar suara ketukan pintu. "Tok, tok."
Adam mengambil katana dan berjalan menuju pintu. Adam melihat bahwa Jessica yang mengetuk pintu. "Ada apa." Kata Adam membuka pintu. "Bisakah kamu mengantarku pulang." Kata Jessica dengan malu. "Terlalu bahaya untuk bepergian jauh. Memangnya kenapa kamu ingin pulang." Adam heran.
"Apa aku harus mengatakan alasanku ingin pulang kepadamu." Jessica malu. "Harus, karna kamu minta bantuanku." Balas Adam. "Aku ingin mengganti ****** *****." Jessica tersipu malu. Adam terkejut kemudian berkata. "Mengapa tidak memakai pakaian pembantuku terlebih dahulu, besok aku akan mengantarmu pulang." "Ahh, apa kamu berjanji mengantarku pulang." Jessica bersemangat.
"Aku janji, tapi kamu harus mempersiapkan mental. Jika suatu hal buruk terjadi padamu." Kata Adam dengan serius. "Aku tahu, aku sudah siap." Jessica mengangguk. Adam mengabaikan Jessica kemudian menyuruhnya masuk ke dalam rumah.
"Apa tahu kamu pasti iri dengan Ratih." Kata Jessica melihat Adam. "Aku tidak iri." Balas Adam berbohong. "Jangan berbohong, buktinya kamu langsung pergi saat mendengar Ratih berevolusi." Balas Jessica. "Bisakah kau diam." Adam mulai kesal terhadap Jessica.
"Jangan mudah marah. Apa warna rambut kuningmu alami." Tanya Jessica. Adam mengabaikan Jessica kemudian masuk ke dalam kamarnya." Jessica yang melihat dirinya di abaikan tersenyum kecut. "Dia pasti kesal karna gadis lemah yang diselamatkannya kemarin sudah berevolusi. Sedangkan dirinya tidak." Jessica menghela nafas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ
kecepatan Ratih
2024-06-27
0
🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ
iri dia 😅😅😅
2024-06-27
0
Reza
hdhancjapldnzAkd
2022-04-12
1