"mama kok lama banget ke toiletnya" tanya Arash ketika melihat sang mama.
"Tadi mama tiba-tiba pusing di toilet" jawab Arianna.
"Tapi mama gak kenapa-kenapa kan?" Tanya Arash panik.
"Seperti yang kamu liat, mama gak apa-apa berkat seorang perempuan cantik yang nolongin mama" ucap Arianna bercerita.
"Perempuan? Terus di mana perempuan itu ma?" Tanya Arash lagi.
"Ngapain kamu nanya-nanyain perempuan itu hemm tertarik ya.." goda sang mama.
"Ish.. mama apaan sih, Arash mau ngucapin makasih karena udah nolongin mama" jelas Arash.
"Oohh gitu.. mama kirain mau kenalan terus ngajakin kerumah" ucap Arianna lagi masih terus menggoda Arash.
Pasalnya setelah kepergian mantan istrinya Arash menjadi lebih tertutup soal perempuan, dan tidak pernah terlihat berhubungan dengan perempuan manapun.
Hal itu membuat Arianna takut kalau Arash tidak akan menikah lagi seumur hidupnya.
Karenanya Arianna selalu gencar melakukan kencan buta untuk Arash dengan beberapa anak teman sosialitanya, namun hingga kini belum ada satupun yang berhasil menarik perhatian seorang Arash Wijaya.
"Nah itu rash, perempuan yang udah nolongin mama, cantik loh orangnya" ujar Arianna sambil menunjuk dua orang perempuan yang berjalan keluar dari restoran tersebut.
"Ck.. mana" Arash berdecak kesal mendengar omongan sang mama yang terlalu memuji perempuan yang sudah menolongnya.
"Tuh baru aja pergi orangnya" kata Arianna.
"Yasudah lah Ma, lain kali saja ngucapin terimakasihh nya" ucap Arash.
"Udah yuk Ma, Arash masih bnyak pekerjaan di kantor"ucap Arash lagi mengajak sang mama untuk pulang.
" Ayo, kasian papa juga sendirian di rumah sakit" ucap Arianna mengiyakan.
Kedua anak dan ibu itupun bergegas untuk ketempat tujuan masing-masing, Arash kembali ke kantor sementara Arianna kembali ke rumah sakit diantar oleh supir.
______________________________________________
"John keruangan saya sekarang" perintah Arash kepada sekertarisnya melalui sambungan telepon.
Tok tok tok
"Masuk" ucap Arash singkat.
"Permisi.. tuan memanggil saya" ucap John sopan setelah sampai dihadapan Arash.
"Iya" ucap Arash lagi.
" Ada apa pak?" Tanya John.
"Bagaimana perkembangan soal penyusup yang sudah mencuri data perusahaan kita, apa sudah ada kemajuan?" Tanya Arash dengan tatapan tajam menatap sekertarisnya.
"Maaf tuan.. kami belum berhasil menemukan pelakunya" jawab John sambil menunduk tidak berani menatap mata bosnya yang kini menatap tajam kearahnya.
"Brengsek.. siapa sebenarnya yang sudah berani mencari masalah denganku" teriak Arash kesal sambil mengepalkan kedua tangannya.
John yang baru pertama kali melihat amarah tuannya jadi bergidik ngeri, tidak berani bergerak ataupun mengucapkan sepatah katapun.
Selama ini di mata para karyawan Arash adalah seorang yang agak dingin namun tenang dan tidak mudah tersulut emosi.
Arash yang sadar dengan kelakuannya segera menguasai diri.
"Kamu boleh keluar" ujar Arash setelah berhasil mengendalikan emosinya.
Setelah John keluar Arash menelpon seseorang dan terlibat pembicaraan serius. Setelah itu keluar dari ruangannya.
"John saya ada urusan di luar, tolong kamu handle perusahaan selama saya tidak ada" beritahu Arash kepada sekertarisnya.
"Baik tuan" ucap John tidak berani membantah setelah tadi melihat amarah tuannya secara langsung.
Arash mengemudikan mobilnya sendiri dengan kecepatan tinggi.
Setelah kurang lebih 1 jam Arash mengemudikan mobilnya, kini sampailah dia di depan sebuah bangunan yang terlihat ramai dengan lalu-lalang para pria dan wanita yang menggunakan pakaian serba hitam.
"Selamat datang kembali tuan" sapa seorang pria dengan perawakan yang tinggi itu sopan kepada Arash.
Arash hanya mengangguk, semetara itu semua orang yang ada disana terlihat penasaran dengan seorang Arash.
Pasalnya bos mereka yang begitu di segani karena kehebatannya yang selalu bisa mengalahkan semua musuhnya, kini justru menunduk sopan di hadapan seorang pria asing.
Namun Arash tidak ingin ambil pusing dengan pandangan heran semua orang yang ada disana.
" Silahkan masuk tuan" ucap pria itu lagi dengan sopan.
"Hemm ya" ucap Arash singkat.
Keduanya pun berlalu begitu saja menimbulkan rasa penasaran kepada orang-orang yang ada disana.
*****
Huuaaa akhirnya bisa update lagi setelah sekian purnama..
wkwk lebay yaa selamat menikmati karya author yang alurnya maju mundur gak jelas ini 😂😂
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 190 Episodes
Comments
Astuti tutik2022
Uuuh punya anggotakah si Arash
2023-12-12
1
Ita Xiaomi
Keren ceritanya kk. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
2023-06-24
2