Bagian 14 • Penawaran

Sebuah kebaikan akan dibalas setimpal~

•~•~•

Sepanjang hari Haura tidak konsen dalam bekerja, terlebih lagi saat semua orang memandangi dirinya dengan tatapan aneh, membuat dia tidak nyaman dan bertanya-tanya di dalam hati, apakah mereka membicarakan dirinya dan Alden di belakang.

Bahkan atasannya di divisi marketing pun nampak tidak bersahabat dengannya, padahal sebelum mereka tahu jika Alden dan Haura dekat, ia nampak ramah. Bahkan tatapan tidak suka ia perlihatkan untuk Haura.

Haura berpikir jika dia harus menyelesaikan kesalahpahaman ini, agar semua orang tidak menganggap dirinya sebagai penggoda bosnya sendiri.

Sebagai seorang marketing Haura diberikan tugas mengenal produk knowledge dari semua kosmetik yang diproduksi di perusahaan De Beauty. Karena selama ini dia tidak pernah mempercantik diri, Haura baru tahu ada banyak jenis kosmetik di dunia ini, Haura hanya tahu bedak, lipstik, atau foundation saja, hingga membuatnya terheran-heran memindai satu persatu produk itu, bahkan semua itu dibandrol dengan harga yang lumayan mahal, membuat Haura sekali lagi menelan ludah.

Ada juga skin care yang diklaim sebagai produk anti aging. Anti aging sendiri adalah produk yang bertujuan untuk memperlambat atau mengurangi tanda-tanda penuaan yang muncul di permukaan kulit, bahkan benda ini digadang-gadang terbuat dari bahan-bahan alami seperti buttermilk, oatmeal, dan minyak zaitun.

~•~•~

Setelah mengerjakan pekerjaannya, dan sudah waktunya Haura pulang, saat wanita itu akan bersiap-siap untuk pergi, tiba-tiba atasannya memberi Haura pekerjaan tambahan, dan mengharuskan Haura bekerja lembur.

"Haura, kau bisa memeriksa ini semua? Aku meminta kau untuk lembur hari ini," titah sang atasan yang sejak tadi menaruh rasa tidak suka pada Haura.

Tidak ada pilihan lain, selain menerima pekerjaan itu, karena ini semua sudah tugas Haura sebagai karyawan biasa.

Haura memutuskan untuk menghubungi Alden jika dia akan datang terlambat, tidak sesuai janji karena ada pekerjaan tambahan.

Setelah mendapat telepon dari Haura, Alden nampak kesal, mengapa tiba-tiba wanita itu bekerja lembur, padahal Alden sebagai CEO tidak pernah menerapkan istilah lembur pada para karyawannya, dengan perasaan marah—Alden pergi menuju ruangan divisi marketing untuk melihat Haura, para karyawan yang tidak pernah melihat Alden sampai ke ruangan mereka nampak gelagapan dan langsung membungkuk memberi hormat. Dari kejauhan Alden melihat Haura tengah berkonsentrasi dengan setumpuk map di atas meja kerjanya.

"Haura... Siapa yang memintamu lembur?" Suara Alden membuyarkan pikiran Haura, mata wanita itu langsung menyambar pria tampan dengan stelan tiga potong yang membuatnya memesona itu.

"Atasan saya, Pak." Karena di dalam kantor, Haura sebisa mungkin menggunakan bahasa formal demi menjaga agar semua orang tahu jika Haura hanyalah karyawan yang tidak spesial untuk Alden.

Tapi tindakan Alden kali ini membuat Haura ternganga, bagaimana tidak—bosnya ini meninggikan suara dan membuat kegaduhan di divisi marketing. Setiap hari Haura selalu dibuat berdebar atas perilaku Alden yang menurutnya berlebihan pada Haura.

"Siapa kepala divisi marketing?!" Teriakan Alden, membuat pekerja yang belum pulang langsung merasa bergidik ngeri, karena CEO yang selalu terlihat dingin itu, kini telah murka.

Dari sebuah ruangan, seorang wanita cantik keluar, dengan berlari terseok-seok karena heels yang ia kenakan, dan tentu saja gugup karena Alden memanggil dirinya dengan cara seperti itu.

"Saya, bos," ucapnya dengan nada lirih, kepalanya menunduk karena benar-benar takut.

"Siapa yang menyuruh Haura bekerja lembur?!" tanyanya.

"Maaf... Bos, tapi pekerjaan kami sedang banyak-banyaknya, jadi kami meminta para tim marketing lembur."

Alden langsung memindai seluruh ruangan, akan tetapi dia hanya melihat beberapa orang saja yang masih berada di meja kerjanya, dan sepertinya mereka sedang tidak melakukan pekerjaan apa pun.

"Aku melihat tidak ada lembur di sini, yang ada aku hanya melihat Haura saja! Apakah kau sudah lupa, jika di perusahaan ini tidak ada istilah lembur?!" Alden nampak semakin tersulut emosi.

"Bos... Saya juga tidak keberatan mendapat tugas lembur dari Miss Luna," sela Haura menghentikan amarah Alden.

"Ya, kau memang tidak keberatan, karena kau masih baru, Haura! Tapi aku perlu meluruskan pikiran atasanmu ini, bahwa yang dia lakukan melanggar peraturan perusahaan!"

Haura terdiam jika ini semua sudah menjadi aturan perusahaan.

"Maafkan saya, bos." Suara lirih kembali keluar dari mulut Luna, atasan Haura itu.

"Jika kau melakukan hal di luar batas lagi, maka aku aku akan memecatmu!" desis Alden menatap tajam ke arah Luna yang berdiri mematung. "Ayo Haura! Kita pulang!" Alden menyeret tangan Haura, yang dengan cepat menyambar tasnya dan mengikuti langkah Alden yang berjalan cepat.

~•~

Alden yang merasa resah karena Haura tidak pernah tegas, padahal di surat kontrak kerja sudah tertulis jelas jika perusahaannya tidak akan mengadakan lembur kecuali urusan urgent, tapi nyatanya Haura malah menerima saja tugas yang tidak masuk akal itu, dan membuat Alden kesal.

"Apakah kau selalu begini?!"

"Apa maksudmu?"

"Kau selalu menerima apa pun perbuatan tidak baik orang—terhadapmu," erang pria itu tidak suka.

"Dia atasanku, jadi aku harus menuruti perintahnya."

"Tapi aku bosnya! Mengapa kau tidak menurut padaku?!"

Haura menelan ludahnya sendiri. "Maksudmu?"

"Sudah... Lupakan!"

Alden masuk ke dalam mobil, sementara Haura malah berhenti di luar dan tidak ikut bersama dengan Alden.

"Halo... apakah kau sudah melupakan janjimu?! Aku ingin bicara penting kepadamu! Apakah kau tidak ingin masuk?" Alden yang tadinya akan masuk, kembali keluar karena melihat Haura yang linglung.

Alden menarik napas panjang melihat kepolosan Haura, yang benar-benar membuatnya tidak habis pikir.

Mobil Alden pergi menuju restoran mewah di pusat kota, tempat makan yang menyajikan hidangan mewah seperti spicy tuna dengan kaviar, yang harganya luar biasa mahal. Haura memindai seisi restoran tersebut, yang terparkir di sana hanyalah deretan mobil mewah saja.

Haura berjalan masuk mengikuti bosnya, mereka duduk di sebuah balkon utama yang nampak privat. Haura merasa aneh karena di area mejanya tidak ada meja lain selain mereka berdua.

Haura ingin membuka suara, dengan mempertanyakan perihal tempat ini, tapi buru-buru Alden berkata menjelaskan, seolah dia tahu jika Haura akan bertanya.

"Aku menyewa balkon ini, untuk kita berdua," kelakar pria itu.

Haura hanya bisa mengatupkan bibir, karena tidak jadi bertanya, dan memilih diam dan tidak berkomentar.

Setelah semua hidangan yang mereka pesan datang, dengan suasana senja yang menyuguhkan pemandangan kota Tadpole, Alden membuka percakapan keduanya.

"Haura, kau tahu wanita yang menamparmu tempo hari?" ekspresi Alden nampak serius.

Haura mengangguk sembari menyendok spicy tuna dengan kaviar di hadapannya.

"Dia adalah gadis yang akan bertunangan denganku, tapi—" Alden nampak berhenti berucap.

"Tapi apa?" Haura semakin penasaran tentang apa yang sebenarnya Alden mau dari dirinya.

"Tapi, aku tidak suka dengannya karena dia wanita manja, dan susah diatur, terlebih lagi semua tindakannya terkesan penuh emosi dan tidak berkelas."

Lalu jika dia wanita manja, apa hubungannya dengan Haura, wanita itu sangat bingung dengan pemikiran para orang kaya, jika dia mau ya, seharusnya nikahi. Jika tidak suka ya, tolak saja. Haura masih santai mendengar kalimat demi kali yang terucap dari bibir Alden.

"Kakek dan Nenekku berkata, jika aku menolak pertunangan ini, aku harus setidaknya memiliki kekasih. Karena aku belum memilikinya, aku memintamu untuk menjadi kekasih kontrak, sampai kakek dan nenekku melepaskanku untuk tidak menjodohkanku dengan Iris," pungkas Alden santai.

Haura terbatuk-batuk mendengar ucapan Alden yang membuatnya tersedak.

To be continue~

Terpopuler

Comments

Mari Anah

Mari Anah

di geber trooooss alden😁😂

2023-01-19

0

Ardaa Almddn

Ardaa Almddn

cara jitu menjebak gebetan🤣

2022-10-12

0

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

awal kontrak setelah aman lgsg sah 😂😂😂

2022-10-11

0

lihat semua
Episodes
1 Bagian 1 • Prahara
2 Bagian 2 • Mengakhiri Hidup
3 Bagian 3 • Bertemu Kembali
4 Bagian 4 • Diusir
5 Bagian 5 • Bekerja
6 Bagian 6 • Berubah
7 Bagian 7 • Tidak Tentu Arah
8 Bagian 8 • Rahasia
9 Bagian 9 • Pengakuan
10 Bagian 10 • Bertemu
11 Bagian 11 • Mengikuti
12 Bagian 12 • Tangan Hangat itu Lagi
13 Bagian 13 • Bak Wanita istimewa
14 Bagian 14 • Penawaran
15 Bagian 15 • Bak Malaikat
16 Bagian 16 • Memprovokasi
17 Bagian 17 • Kejutan
18 Bagian 18 • Haura Vs Alden
19 Bagian 19 • Orang Kaya
20 Bagian 20 • Tidak Ada Ampun
21 Bagian 21 • Mantan Mama Mertua
22 Bagian 22 • Pria Berpengaruh
23 Bagian 23 • Aku Mencintaimu
24 Bagian 24 • Pemecatan
25 Bagian 25 • Terusik
26 Bagian 26 • Cemburu
27 Bagian 27 • Percaya Padaku
28 Bagian 28 • Panik
29 Bagian 29 • Seolah Seperti Sepasang Sejoli
30 Bagian 30 • Kau Milikku
31 Bagian 31 • Memaafkan
32 Bagian 32 • Tidak Peka
33 Bagian 33 • Aku Merindukanmu
34 Bagian 34 • Mencintai Setulus Hati
35 Bagian 35 • Tidak Percaya Diri
36 Bagian 36 • Will You Marry Me, Haura?
37 Bagian 37 • Tertangkap Basah
38 Bagian 38 • Karena Kau Bukan Haura!
39 Bagian 39 • Kesalahan
40 Bagian 40 • Penyakit Angeline
41 Bagian 41 • Perasaan Aneh
42 Bagian 42 • Kemarahan Alden
43 Bagian 43 • Menyatu
44 Bagian 44 • Kali Pertama
45 Bagian 45 • Pria Pengganggu
46 Bagian 46 • Terprovokasi
47 Bagian 47 • Membeku
48 Bagian 48 • Terpojok
49 Bagian 49 • Permintaan Maaf
50 Pengumuman
51 Bagian 50 • Intervensi Josep
52 Bagian 51 • Rencana Haura
53 Bagian 52 • Pulang ke Tempat Ternyaman
54 Bagian 53 • Pengakuan Mencengangkan
55 Bagian 54 • Melamar Sekali Lagi
56 Bagian 55 • Menerima
57 Bagian 56 • Kekacauan
58 Bagian 57 • Masalah Lain
59 Bagian 58 • Pengumuman Mencengangkan
60 Bagian 59 • Angeline vs Josep
61 Bagian 60 • Keadaan Delarosa
62 Bagian 61 • Akhir Hayat
63 Bagian 62 • Pemakaman
64 Bagian 63 • Membuat Bahagia
65 Bagian 64 • Penyesalan Terdalam
66 Bagian 65 • Penyatuan
67 Bagian 66 • Terakhir Kali
68 Bagian 67 ~ Akhir Waktu
69 Novel Baru Novi Wu
70 Novel Baru, Bestie
71 Ekstra Part Kepergian Theo
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Bagian 1 • Prahara
2
Bagian 2 • Mengakhiri Hidup
3
Bagian 3 • Bertemu Kembali
4
Bagian 4 • Diusir
5
Bagian 5 • Bekerja
6
Bagian 6 • Berubah
7
Bagian 7 • Tidak Tentu Arah
8
Bagian 8 • Rahasia
9
Bagian 9 • Pengakuan
10
Bagian 10 • Bertemu
11
Bagian 11 • Mengikuti
12
Bagian 12 • Tangan Hangat itu Lagi
13
Bagian 13 • Bak Wanita istimewa
14
Bagian 14 • Penawaran
15
Bagian 15 • Bak Malaikat
16
Bagian 16 • Memprovokasi
17
Bagian 17 • Kejutan
18
Bagian 18 • Haura Vs Alden
19
Bagian 19 • Orang Kaya
20
Bagian 20 • Tidak Ada Ampun
21
Bagian 21 • Mantan Mama Mertua
22
Bagian 22 • Pria Berpengaruh
23
Bagian 23 • Aku Mencintaimu
24
Bagian 24 • Pemecatan
25
Bagian 25 • Terusik
26
Bagian 26 • Cemburu
27
Bagian 27 • Percaya Padaku
28
Bagian 28 • Panik
29
Bagian 29 • Seolah Seperti Sepasang Sejoli
30
Bagian 30 • Kau Milikku
31
Bagian 31 • Memaafkan
32
Bagian 32 • Tidak Peka
33
Bagian 33 • Aku Merindukanmu
34
Bagian 34 • Mencintai Setulus Hati
35
Bagian 35 • Tidak Percaya Diri
36
Bagian 36 • Will You Marry Me, Haura?
37
Bagian 37 • Tertangkap Basah
38
Bagian 38 • Karena Kau Bukan Haura!
39
Bagian 39 • Kesalahan
40
Bagian 40 • Penyakit Angeline
41
Bagian 41 • Perasaan Aneh
42
Bagian 42 • Kemarahan Alden
43
Bagian 43 • Menyatu
44
Bagian 44 • Kali Pertama
45
Bagian 45 • Pria Pengganggu
46
Bagian 46 • Terprovokasi
47
Bagian 47 • Membeku
48
Bagian 48 • Terpojok
49
Bagian 49 • Permintaan Maaf
50
Pengumuman
51
Bagian 50 • Intervensi Josep
52
Bagian 51 • Rencana Haura
53
Bagian 52 • Pulang ke Tempat Ternyaman
54
Bagian 53 • Pengakuan Mencengangkan
55
Bagian 54 • Melamar Sekali Lagi
56
Bagian 55 • Menerima
57
Bagian 56 • Kekacauan
58
Bagian 57 • Masalah Lain
59
Bagian 58 • Pengumuman Mencengangkan
60
Bagian 59 • Angeline vs Josep
61
Bagian 60 • Keadaan Delarosa
62
Bagian 61 • Akhir Hayat
63
Bagian 62 • Pemakaman
64
Bagian 63 • Membuat Bahagia
65
Bagian 64 • Penyesalan Terdalam
66
Bagian 65 • Penyatuan
67
Bagian 66 • Terakhir Kali
68
Bagian 67 ~ Akhir Waktu
69
Novel Baru Novi Wu
70
Novel Baru, Bestie
71
Ekstra Part Kepergian Theo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!