Cinta itu tidak pernah padam, walau sudah beberapa tahun berlalu
~•~
Haura masih terdiam hampir tidak percaya. Dia benar-benar syok mengetahui kebenaran tentang bosnya yang ternyata adalah temannya semasa sekolah menengah atas dulu. Ini semua sungguh tidak sebanding dengan apa yang Haura lakukan di masa lalu. Apartemen mewah yang memiliki lima puluh lantai ini, digadang-gadang menjadi hunian impian bagi semua orang di kota besar seperti tadpole ini. Banyak publik figur, pejabat, dan bahkan selingkuhan para petinggi negara ini juga di simpan di apartemen ini. Bermimpi saja Haura tidak berani, tapi kini dia harus menerima inventaris dengan harga yang mu mungkin tidak bisa Haura bayangkan sebelumnya.
Haura harus mengembalikan mengembalikan ini semua. Access Card dan Control Card System. meskipun tempat ini memiliki kunci dengan sidik jari, akan tetapi control card juga di gunakan untuk pengamanan kunci ganda bahkan kartu ini juga dibuat terbatas saja, hanya beberapa penghuni VVIP yang bisa menggunakannya.
Haura menyisir tempat ini, memindai dan memeriksa beberapa furnitur yang bukan lagi memiliki kualitas nomor wahid di kelasnya.
Tiba-tiba sekelebat pikiran menggelayuti otak Haura. Bagaimana jika wanita yang menampar Haura tadi tahu--jika dirinya berada di sini? Dan mungkin dia akan menganggap Haura sebagai wanita penggoda. Bahkan Haura akan sangat malu jika wanita kemarin tahu jika Haura hanyalah seorang janda.
Memikirkan hal itu saja membuat Haura merinding, merasakan sergapan hawa dingin menusuk tulangnya dan membuatnya seolah membeku.
Haura memutuskan untuk malam ini dirinya akan menginap di tempat ini. Namun, besok dia pastikan akan angkat kaki dari tempat ini.
**
Haura berjalan tergesa-gesa karena bangun sangat kesiangan, ia merasa jika tidurnya semalam benar-benar nyaman karena ia istirahat di sebuah kasur empuk yang memiliki selimut yang luar biasa nyaman, dan bahkan sialnya lagi dia harus pergi ke kantor dengan menaiki kendaraan umum, yang tentunya amat langka di kota ini.
Haura setengah berlari menuju lift, dia akan menuju ruangan bosnya untuk membicarakan perihal apartemen yang Alden berikan untuk dirinya.
Haura bertemu Josep di depan pintu ruangan Alden. Pria itu menatap Haura dengan tatapan yang aneh.
"Ada perlu apa Anda ke mari Nona?" tanyanya tanpa basa-basi.
"Saya ingin bertemu dengan bos. Ada masalah penting yang harus saya bicarakan dengan beliau," tandas Haura menghela napas kemudian karena merasa gugup.
"Maaf... Tuan Alden sedang ada tamu, beliau tengah bersama kakeknya di dalam, sedang membicarakan sesuatu yang penting."
Mata Haura terus menatap pintu ruangan Alden yang tertutup--dia pasrah dan harus menunda keinginannya untuk bertemu dengan bosnya itu.
"Lebih baik, Anda mengurangi interaksi Anda dengan Tuan Alden, Nona. Karena beliau sebentar lagi akan menikah," jelas Josep menyiratkan ketidak kesukaannya dengan Haura.
"Oh... maaf. Bukan seperti itu, Tuan. Anda sangat salah sangka dengan saya." Haura menyangkal pikiran Josep yang dengan mudah terbaca di benak Haura, jika pria ini berpikir Haura akan merayu bosnya. "Kalau begitu saya akan kembali ke maja kerja saya," imbuh Haura meninggalkan Josep.
~•~
Haura menarik napas panjang, dia merasa lelah dengan hidupnya yang terasa aneh. Tiba-tiba kepala bagian meminta Haura dan beberapa tim untuk pergi ke lapangan untuk mengecek beberapa event di pusat perbelanjaan di mana Theo bekerja. Meskipun Haura malas, dia tetap harus memenuhi perintah atasannya.
Haura dan beberapa tim pergi menuju pusat perbelanjaan Tadpole, dia mendapat tugas perdananya sebagai tenaga marketing. Beruntung penampilan Haura sudah berubah dan membuatnya lebih percaya diri untuk bertemu dengan para customer, Haura menganggap inilah cara dia belajar dan menyerap ilmu dari para teman-temannya yang lebih senior.
Dari kejauhan seorang pria memerhatikan Haura seolah sosok itu mengenali wanita itu yang telah berubah cantik. Tapi lelaki itu seolah tidak yakin jika yang dilihatnya adalah wanita yang ia kenal. Lalu orang itu memilih pergi meninggalkan Haura yang masih sibuk dengan tim Beauty Advisor yang bekerja di lapangan. Mengarahkan cara marketing yang baik agar kosmetik mereka mencapai target omzet tinggi, dan mereka bisa mendapat bonus besar.
~•~
Haura kembali berjalan menuju ruang kerja Alden, tapi di sana ia tidak melihat Josep yang biasanya berada di meja kerjanya. Lelaki tampan itu entah di mana sekarang. Haura memilih mengindahkan itu, dan fokus kepada pintu yang terbuka sedikit. Ada pembicaraan serius antara Alden dan seorang pria. Sebenarnya Haura tidak ingin mendengar, akan tetapi suara keduanya cukup jelas terdengar jika ia tengah menyebut nama Haura, mau tidak mau rasa ingin tahu Haura menyeruak dan ia mencuri dengar.
"Kau memberi dia apartemen yang kau tempati?" tanya lelaki itu pada Alden.
"Aku hanya tidak bisa melihatnya, dia sangat malang dan menderita." Alden menjawab dengan bijak.
"Tapi bagaimana jika kakek dan nenekmu tahu kau membantu seorang janda, apakah mereka akan bisa menerima itu semua?"
Haura mengintip di cela pintu yang sedikit menganga. Tanpa di duga dirinya melihat Josep tengah berdiri di depan Alden dengan ekspresi tidak suka.
"Aku akan mengurus ini semua, kau tidak perlu khawatir!" Kini suara Alden berubah, dia benar-benar tidak suka diintervensi. Tapi Josep seolah ingin menyelami apa pun yang Alden lakukan.
"Kau sangat berlebihan Alden. Bisa saja dia manipumu!" tandas Josep.
Mendengar hal itu membuat Hati Haura berdesir dan merasakan tikaman kuat di ulu hatinya. Josep berpikir dia tengah menipu Alden dengan penampilannya. Padahal sama sekali Haura tidak ada niatan seperti itu. Dengan langkah gontai, Haura pergi meninggalkan ruangan Alden dan tidak ingin mendengar apa pun lagi.
"Aku mencintainya!" seru Alden dengan lantang. "Aku mencintai wanita itu sejak saat bertemu pertama di Sekolah Menengah Atas, kau puas!" imbuh Alden, membuat Josep terdiam tidak percaya.
To be continue~
Hai bestie aku mau adakan give away untuk para pembaca, syarat-syarat ada di banner di bawah ini 👇
Keputusan final diambil dari nilai vote lima besar seperti contoh di atas.
Pengumuman pemenang akan di umumkan di Instagram Novi_wu01.
Terima kasih.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
💕febhy ajah💕
mampir setelah sekian purnama difavoritkan
2023-05-11
0
ReD
Uuu diam” yaaa
2022-10-17
0
Ida Lailamajenun
sayang kata" mencintaimu dari Alden buat Haura udh gk didengar lagi ma Haura Krn udh berlalu dari tmpt itu.kalau gk naruh rasa gk mgkn la Alden baik bgt ma Haura wlpn sikap nya dingin" sedep gitu😂😂
2022-10-11
0