Bagian 20 • Tidak Ada Ampun

Mengapa kalian selalu membuat diriku terluka

~•~•~

Theo tersentak kaget, saat ibunya sudah berada di depan matanya dengan ekspresi seolah ingin menguliti anak kandungnya yang ia anggap benar-benar tidak berguna itu.

"Apa yang telah kau lakukan, 'ha?!"

Delarosa sudah tidak bisa mentolerir perbuatan Theo yang dengan sengaja menemui mantan istrinya yang dianggapnya mandul itu.

"Apa kau mau kembali dengan wanita mandul itu?!"

"Ma... bukan wanita itu yang mandul, tapi anakmu yang bermasalah!" sela Alila, melepaskan tangannya yang sejak tadi bersedekap.

"Apa maksudmu?" Delarosa mengerang tidak suka mendengar ucapan menantunya.

"Ya, Haura berkata jika Theo tidak pernah mau memeriksakan diri ke dokter," jawab Alila, tentu saja dengan nada tidak suka. Bagaimana bisa dia menerima kenyataan jika dia menikahi pria mandul.

"Pembohong! Kau mau saja dibodohi oleh penyihir itu! Dia hanya sakit hati dengan kalian, karena Theo telah meninggalkan dirinya, dan memilih wanita sempurna seperti dirimu!" elak Delarosa, ia hanya tidak bisa menerima kenyataan, anaknya yang tidak berguna ini—akan ditinggalkan istrinya, jika dia tidak segera bertindak. "Di mana kau menemui wanita itu, Theo?!" Kini mata Delarosa kembali mengintimidasi sang buah hati, yang masih terlihat berantakan, dengan wajah kusut dan basah.

"Untuk apa aku memberitahunya? Mama akan menemui Haura, dan membuat dia sedih lagi?!" Theo mencoba menghentikan sang ibu untuk menemui mantan istrinya yang menyedihkan itu.

"Tentu tidak, aku hanya ingin memperingatkan dia, agar tidak mendekatimu lagi."

"Bukan!" Theo memegang kepalanya yang terasa berat. "Bukan dia yang mengejarku, tapi aku yang mengejar dia!" tandasnya lagi, menjelaskan semua pada Delarosa dan Alila.

"Apakah kau tidak waras, 'ha?!" Ibunya kembali murka mendengar pengakuan anaknya yang meruntuhkan harga dirinya. Pasti sekarang Haura tengah menari-nari di atas awan, karena Theo masih menginginkan dirinya.

"Dia sudah bahagia, Ma. Dia hidup dengan layak di sebuah apartemen mewah, dan perlu Mama tahu, Haura sudah memiliki kekasih," jawab Theo, beranjak berdiri berjalan mendekati meja makan dan menuangkan air putih ke gelas dan meminumnya.

"Mana ada lelaki yang mau dengan wanita berantakan seperti dirinya! Wanita kumal dan bau dapur!" Delarosa membayangkan keadaan terakhir kali ketika ia melihat mantan menantunya yang pergi dari rumah ini dalam keadaan seperti gelandangan.

"Tidak ... dia suka berubah, Ma. Haura sudah tidak seperti perempuan bodoh lagi. " Alila kembali mengeluarkan suara, meskipun dengan nada tidak suka, dia menjawab kalimat Delarosa.

"Maksudmu?"

"Dia tinggal di apartemen pusat kota, yang menyatu dengan pusat perbelanjaan tempatku bekerja," timpal Theo, berjalan pergi menuju kamar berniat untuk kembali tidur.

"Apa?!" Kedua wanita itu memekik secara bersamaan. Tidak main-main, Theo menyebutkan salah satu hunian mewah di pusat kota Tadpole. Harga sewa perbulannya saja lebih dari sepuluh ribu dollar, dan dengan uang siapa Haura bisa tinggal di sana? Hal itulah yang membuat sepasang mertua dan menantu itu terkejut bukan main.

"Unit nomor berapa?" Delarosa mencegah anak kandungnya itu masuk ke dalam kamar, sebelum menjawab pertanyaannya, wanita paruh baya itu tidak akan melepaskannya.

"Ma... aku lupa, tapi kalau tidak salah 310, coba saja cari satu persatu!" Theo menghempaskan tangan ibunya, dan masuk ke kamar untuk kembali tidur.

Alila dan Delarosa saling menatap satu sama lain, seolah keduanya memiliki pemikiran yang sama, mereka akan menemui Haura di sana.

~•~•~

"Terima kasih sudah mau berbohong untukku." Alden berhenti di depan pintu Unit apartemen Haura.

"Terima kasih untuk semuanya juga, kau telah benar-benar mengubah hidupku," pungkas Haura tidak mau kalah.

Alden berbalik badan, akan masuk ke dalam apartemennya, tapi cepat-cepat Haura menghentikan langkah pria itu.

"Bos...."

"Ya?" Pria itu menoleh.

"Apakah kau bersedia mampir ke apartemenku? Aku akan membuatkan camilan untukmu jika kau mau."

Alden mengangguk ragu, tapi malah dia berbalik badan dan berjalan mendekat ke arah pintu Unit Haura, dan masuk begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun.

Wanita itu menutup pintu, kemudian berjalan ke arah dapur. Ia melihat Alden sudah duduk di atas sofa depan televisi, dan duduk seolah sedang berada di dalam rumahnya sendiri.

Haura mengambil menuangkan jus cranberry yang ia ambil dari dalam lemari pendingin. Jus yang dibuat dari cranberry mengandung proanthocyanidins yang telah terbukti dapat membantu menghentikan bakteri dengan cara mengikat diri ke dinding kandung kemih. Hal tersebut juga dapat menghentikan berkembang biaknya bakteri dan mengeluarkannya dari dalam tubuh.

"Kau suka cranberry?" tanya Haura, sebelum ia menuangkan ke gelas kedua, yang akan dia peruntukkan untuk Alden.

"Ya, aku suka. Cranberry sangat bagus untuk kesehatan kandung kemih, " jawabnya sembari memilih chanel televisi.

Setelah menuangkannya Haura membawa minuman itu pada bosnya. Tiba-tiba terdengar suara gedoran pintu yang membuat keduanya menoleh secara bersamaan.

"Siapa itu? Mengapa tidak sopan?" dengus Alden, melirik ke arah pintu.

Haura meletakkan nampan tadi di meja dekat sofa televisi kemudian berjalan kasar menuju pintu untuk membukanya.

Saat Haura membuka pintu, tanpa aba-aba rambut Haura di tarik, hingga membuat Haura berteriak kesakitan.

"Dasar wanita pengganggu suami orang!" teriak Delarosa tanpa ampun, dia benar-benar menghakimi Haura, tanpa mendengar penjelasan anaknya tadi—berkata dialah yang mengejar Haura.

Dari dalam Alden mendengar teriakan Haura, langsung keluar dengan gusar. Matanya terbelalak saat rambut Haura ditarik dengan brutal membuat Haura tersungkur di lantai, memegangi sisa surai yang tidak tertarik.

"Hentikan!" teriak Alden dari dalam. Pria itu menampik tangan wanita paruh baya tersebut dengan begitu kasar agar melepaskan rambut Haura. "Apakah kalian mau saya laporkan ke pihak berwajib?!" imbuh Alden, saat Delarosa melepaskan tarikannya pada Haura.

"Tu–tuan Alden?" gumam Alila, lidahnya terasa kelu saat melihat Alden yang keluar dari dalam apartemen Haura, dan menolong wanita itu.

Terpopuler

Comments

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

dasar mantan mertua laknat dari dulu nyari masalah trus ma haura.heran deh punya sifat kayak delarosa nih padahal anaknya yg salah malah nyalahin org lain emg hati dan otak nya sempit.jadi klu pas mo mikir lama connect nya..

2022-10-12

1

Kiki Sulandari

Kiki Sulandari

Ny Delarossa & Alila..Pasti kalian tak menyangka jika Haura sedang bersama Alden...
Kalian jangan macam macam dengan Haura,ya,....

2022-06-04

1

mama yuhu

mama yuhu

hmmm

2022-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Bagian 1 • Prahara
2 Bagian 2 • Mengakhiri Hidup
3 Bagian 3 • Bertemu Kembali
4 Bagian 4 • Diusir
5 Bagian 5 • Bekerja
6 Bagian 6 • Berubah
7 Bagian 7 • Tidak Tentu Arah
8 Bagian 8 • Rahasia
9 Bagian 9 • Pengakuan
10 Bagian 10 • Bertemu
11 Bagian 11 • Mengikuti
12 Bagian 12 • Tangan Hangat itu Lagi
13 Bagian 13 • Bak Wanita istimewa
14 Bagian 14 • Penawaran
15 Bagian 15 • Bak Malaikat
16 Bagian 16 • Memprovokasi
17 Bagian 17 • Kejutan
18 Bagian 18 • Haura Vs Alden
19 Bagian 19 • Orang Kaya
20 Bagian 20 • Tidak Ada Ampun
21 Bagian 21 • Mantan Mama Mertua
22 Bagian 22 • Pria Berpengaruh
23 Bagian 23 • Aku Mencintaimu
24 Bagian 24 • Pemecatan
25 Bagian 25 • Terusik
26 Bagian 26 • Cemburu
27 Bagian 27 • Percaya Padaku
28 Bagian 28 • Panik
29 Bagian 29 • Seolah Seperti Sepasang Sejoli
30 Bagian 30 • Kau Milikku
31 Bagian 31 • Memaafkan
32 Bagian 32 • Tidak Peka
33 Bagian 33 • Aku Merindukanmu
34 Bagian 34 • Mencintai Setulus Hati
35 Bagian 35 • Tidak Percaya Diri
36 Bagian 36 • Will You Marry Me, Haura?
37 Bagian 37 • Tertangkap Basah
38 Bagian 38 • Karena Kau Bukan Haura!
39 Bagian 39 • Kesalahan
40 Bagian 40 • Penyakit Angeline
41 Bagian 41 • Perasaan Aneh
42 Bagian 42 • Kemarahan Alden
43 Bagian 43 • Menyatu
44 Bagian 44 • Kali Pertama
45 Bagian 45 • Pria Pengganggu
46 Bagian 46 • Terprovokasi
47 Bagian 47 • Membeku
48 Bagian 48 • Terpojok
49 Bagian 49 • Permintaan Maaf
50 Pengumuman
51 Bagian 50 • Intervensi Josep
52 Bagian 51 • Rencana Haura
53 Bagian 52 • Pulang ke Tempat Ternyaman
54 Bagian 53 • Pengakuan Mencengangkan
55 Bagian 54 • Melamar Sekali Lagi
56 Bagian 55 • Menerima
57 Bagian 56 • Kekacauan
58 Bagian 57 • Masalah Lain
59 Bagian 58 • Pengumuman Mencengangkan
60 Bagian 59 • Angeline vs Josep
61 Bagian 60 • Keadaan Delarosa
62 Bagian 61 • Akhir Hayat
63 Bagian 62 • Pemakaman
64 Bagian 63 • Membuat Bahagia
65 Bagian 64 • Penyesalan Terdalam
66 Bagian 65 • Penyatuan
67 Bagian 66 • Terakhir Kali
68 Bagian 67 ~ Akhir Waktu
69 Novel Baru Novi Wu
70 Novel Baru, Bestie
71 Ekstra Part Kepergian Theo
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Bagian 1 • Prahara
2
Bagian 2 • Mengakhiri Hidup
3
Bagian 3 • Bertemu Kembali
4
Bagian 4 • Diusir
5
Bagian 5 • Bekerja
6
Bagian 6 • Berubah
7
Bagian 7 • Tidak Tentu Arah
8
Bagian 8 • Rahasia
9
Bagian 9 • Pengakuan
10
Bagian 10 • Bertemu
11
Bagian 11 • Mengikuti
12
Bagian 12 • Tangan Hangat itu Lagi
13
Bagian 13 • Bak Wanita istimewa
14
Bagian 14 • Penawaran
15
Bagian 15 • Bak Malaikat
16
Bagian 16 • Memprovokasi
17
Bagian 17 • Kejutan
18
Bagian 18 • Haura Vs Alden
19
Bagian 19 • Orang Kaya
20
Bagian 20 • Tidak Ada Ampun
21
Bagian 21 • Mantan Mama Mertua
22
Bagian 22 • Pria Berpengaruh
23
Bagian 23 • Aku Mencintaimu
24
Bagian 24 • Pemecatan
25
Bagian 25 • Terusik
26
Bagian 26 • Cemburu
27
Bagian 27 • Percaya Padaku
28
Bagian 28 • Panik
29
Bagian 29 • Seolah Seperti Sepasang Sejoli
30
Bagian 30 • Kau Milikku
31
Bagian 31 • Memaafkan
32
Bagian 32 • Tidak Peka
33
Bagian 33 • Aku Merindukanmu
34
Bagian 34 • Mencintai Setulus Hati
35
Bagian 35 • Tidak Percaya Diri
36
Bagian 36 • Will You Marry Me, Haura?
37
Bagian 37 • Tertangkap Basah
38
Bagian 38 • Karena Kau Bukan Haura!
39
Bagian 39 • Kesalahan
40
Bagian 40 • Penyakit Angeline
41
Bagian 41 • Perasaan Aneh
42
Bagian 42 • Kemarahan Alden
43
Bagian 43 • Menyatu
44
Bagian 44 • Kali Pertama
45
Bagian 45 • Pria Pengganggu
46
Bagian 46 • Terprovokasi
47
Bagian 47 • Membeku
48
Bagian 48 • Terpojok
49
Bagian 49 • Permintaan Maaf
50
Pengumuman
51
Bagian 50 • Intervensi Josep
52
Bagian 51 • Rencana Haura
53
Bagian 52 • Pulang ke Tempat Ternyaman
54
Bagian 53 • Pengakuan Mencengangkan
55
Bagian 54 • Melamar Sekali Lagi
56
Bagian 55 • Menerima
57
Bagian 56 • Kekacauan
58
Bagian 57 • Masalah Lain
59
Bagian 58 • Pengumuman Mencengangkan
60
Bagian 59 • Angeline vs Josep
61
Bagian 60 • Keadaan Delarosa
62
Bagian 61 • Akhir Hayat
63
Bagian 62 • Pemakaman
64
Bagian 63 • Membuat Bahagia
65
Bagian 64 • Penyesalan Terdalam
66
Bagian 65 • Penyatuan
67
Bagian 66 • Terakhir Kali
68
Bagian 67 ~ Akhir Waktu
69
Novel Baru Novi Wu
70
Novel Baru, Bestie
71
Ekstra Part Kepergian Theo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!