Bagian 7 • Tidak Tentu Arah

Sebuah rahasia besar tengah disembunyikan!

***

Setelah mendapatkan sebuah tamparan keras dari seorang wanita cantik yang entah dari mana datangnya, membuat Haura membeku. Dia benar-benar tidak tahu apa salahnya sehingga membuat dirinya bisa diperlakukan seperti ini. Pipinya seketika memerah bekas tangan dari wanita di hadapannya ini, yang menatap dirinya dengan tatapan nyalang penuh kebencian.

"Siapa dia, Alden?" tanyanya mencecar bos Haura, seolah dia adalah istri dari atasan Haura tersebut.

"Mengapa kau ke mari? Dan apa wewenangmu menampar karyawanku?!" Alden menjawab pertanyaan wanita cantik berambut hitam itu dengan nada dingin.

"Aku—aku berdiri di sini, sebagai calon tunanganmu! Kau tidak bisa seperti ini pada—" Suara wanita itu tersendat, menanyakan perihal tentang Haura yang tiba-tiba muncul di hadapan Alden. Melihat Angeline yang selalu mengekor Alden saja membuatnya gerah, kini dia harus kembali melihat wanita lain di sekitar calon tunangannya itu. Bahkan ia sempat melihat Alden begitu terpesona dengan kecantikan Haura.

"Lancang sekali kau!" desis Alden, dengan tatapan tidak sukanya. Alden melempar isyarat mata pada Angeline, pria itu meminta Angeline membawa wanita pengganggu itu keluar dari ruangannya meninggalkan dirinya dan Haura. Angeline mengangguk mengerti dan membawa wanita tadi pergi keluar dari sana.

"Mari Nona Iris. Saya antarkan Anda keluar dari ruangan ini!" Angeline berkata sopan pada wanita bernama Iris tersebut. Ya, dia adalah wanita cantik yang rencananya akan dijodohkan dengan Alden, belum juga pertunangan itu diselenggarakan, akan tetapi Iris selalu berlagak seolah-olah dia adalah kekasih Alden yang selalu ingin mengikuti bos Haura ke manapun pria tampan itu pergi, padahal kehadiran Iris sangat membuat Alden jengah.

"Ingat Alden, aku akan melaporkan pada kakek dan nenek tentang penghinaan ini!" ancam wanita itu, dengan berlalu pergi meninggalkan ruangan Alden. Pria itu menolak berkomentar, dan memasang ekspresi kelam dan menakutkan karena marah.

Haura benar-benar berdiri mematung, tidak berani berbuat apa pun. Bahkan pipinya yang memerah karena bekas tamparan wanita bernama Iris tadi masih terasa panas, dan membuatnya benar-benar tidak nyaman dibuatnya, secara impulsif Haura menyentuh pipinya dengan jari-jemari lentik, yang kuku-kukunya sudah di cat berwarna merah menyala.

"Apakah itu sakit?" Suara Alden membuyarkan lamunan Haura, pria itu menatap pipi Haura yang memerah, wajahnya menyiratkan kekhawatiran di matanya yang berwarna pasir.

"Tidak... Sama sekali tidak sakit, Bos," jawab Haura, kemudian wanita itu menyodorkan kartu kredit yang tadi Alden berikan. "Saya ingin ini semua dihitung sebagai hutang, dan bisa dipotong dengan gaji saya setiap bulan," lanjut Haura lagi.

"Tentu saja. Ini adalah fasilitas kantor, dan kau harus tetap membayarnya. Mungkin butuh waktu tiga tahun hingga semua ini lunas," jawab Alden, berjalan menuju kursi hitamnya, lalu duduk dengan santai menatap Haura masih dengan ekspresi yang tidak bisa Haura gambarkan.

'Apa tiga tahun? Apakah semua ini semahal itu, hingga seperti seolah aku sedang mencicil sebuah mobil'

Batin Haura berkecamuk saat mendengar ucapan Alden. Dia tidak tahu jika semua yang diberikan Alden adalah kualitas nomor satu, di mana para artis dan istri pejabat menghabiskan waktu untuk berbelanja dan menghabiskan uang di tempat tadi.

"Kalau begitu, karena kau sudah berdandan layaknya seorang karyawan di bagian marketing, maka silakan kau mulai bekerja saat ini juga. Josep akan mengantarkan dirimu di meja kerjamu!" Alden berucap sembari membuka map putih yang ada di meja kerjanya. Sementara Haura sedikit membungkuk dan memberi hormat pada bosnya yang nampak dingin dan misterius itu.

Seorang Alden menyimpan rahasia yang cukup besar dan di balik semua kebaikannya pada sosok wanita malang seperti Haura.

**

Malam itu benar-benar malam yang dingin, hujan turun dengan lebatnya, membuat mobil Haura berputar tak tentu arah. Dia akan pergi ke mana kali ini, dia benar-benar tidak memiliki tempat berpulang, dan Haura tidak tahu harus berbuat apa.

Di tengah rasa gundahnya air mata Haura tanpa sadar mengalir membasahi kedua pipinya, cobaan ini benar-benar begitu berat untuk Haura, yang sudah hidup sebatang kara sekarang.

Tanpa sadar ia kembali mengarahkan mobilnya ke arah basemen gedung perusahaan De Beauty milik Alden, Haura berpikir inilah tempat yang nyaman, memarkirkan mobilnya dan tinggal di sini untuk beberapa waktu, terbebas dari dinginnya hujan yang menusuk tulang. Bahkan di dalam mobil Haura tidak ada selimut yang akan membungkus kulitnya di kala dingin, ia hanya menutupi tubuhnya saat tidur dengan baju seadanya.

Malam ini benar-benar terasa membeku dan membuat Haura tidak tahan, mengapa hidupnya harus setragis ini—suaminya diambil oleh wanita lain, dan dia harus benar-benar menjadi gelandangan yang tidak memiliki tempat berteduh.

Dari kegelapan malam, muncul siluet bayangan hitam yang membuat Haura terkesiap. Bayangan itu terus mendekat, hingga membuat napas Haura seolah berhenti karena takut. Siapa pria itu? Apakah dia penjahat? Atau apa? Mungkin dia sekuriti yang siap mengusir Haura untuk segera pergi dari basemen ini. Tanpa pikir panjang Haura hendak menyalakan mesin mobil. Namun, entah mengapa kendaraannya ini seolah tidak bisa diajak kompromi, dan tidak mau menyala. Napas Haura nampak terengah, jantungnya dua kali berdetak lebih kencang. Oh... Tuhan apakah ini? Haura benar-benar ketakutan.

Akan tetapi ketika melihat siapa di balik bayangan itu, membuat geleyar waspada yang sejak tadi Haura nyalakan dalam dirinya seketika sirna. Pria itu adalah Alden yang entah mengapa dia seolah tahu Haura sedang berada di sini.

Pria itu bahkan menatap Haura dengan tatapan dingin tidak suka. "Untuk apa kau masih di sini? Bukankah seharusnya kau sudah pulang?" tanya Alden sedikit mencecar Haura.

"Saya... saya... tidak memiliki tempat tinggal, Bos," jawab Haura terbata, bahkan ia menunduk malu saat mengucapkan kalimat jika dia adalah wanita terlunta-lunta yang tidak memiliki tempat tinggal.

"Sudah berapa lama kau seperti ini?" tanya pria itu dengan wajah datar.

"Rencananya baru hari ini saya akan tinggal di basemen ini."

"Bukan itu yang aku maksud. Sejak kapan kau tidak memiliki tempat tinggal?"

"Sejak suami saya menceraikan saya," jawab Haura seadanya. Jika pun ini salah karena Haura tanpa izin akan tinggal dan menggunakan fasilitas untuk memudahkannya menjalani hidup, Haura berharap Alden tidak memecat dirinya.

"Ikut aku!" Alden membuka pintu mobilnya, yang ternyata terparkir tepat di sebelah mobil Haura, wanita itu hanya bisa terpana saat mendengar bosnya meminta dirinya untuk ikut padanya. Haura tidak bisa menolak itu, karena lelaki ini yang sudah membantu Haura dan menyediakan pekerjaan untuk dirinya.

"Ke mana?"

"Ikut saja! Bawa mobilmu bersama dirimu!" ucap Alden tegas.

To be Continue ~

Hai... Bestie, aku mau sedikit promo tentang novel temen aku dengan Pena Neneng Susanti.

Samudera ErRainly Rahardian Wijaya.

Pria berusia dua puluh lima tahun tahun yang terpaksa menikahi calon istri dari pria yang ia tabrak tanpa sengaja sampai harus meregang nyawa di rumah sakit.

Untuk mempertanggung jawab kan kesalahannya dan menuruti permintaan terakhir si korban, Sam akhirnya mengadakan ijab kabul secara mendadak sebelum menghembuskan napas terakhir.

Akankah wanita itu mau menerima Sam sebagai suaminya untuk menggantikan kekasihnya yang telah tiada?

Dan Apakah San mau mengorbankan hubungannya yang sudah terjalin tujuh tahun demi pernikahannya itu?

~•~

Terpopuler

Comments

ReD

ReD

Tampar balik kek diem baeee

2022-10-17

0

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

perjuangan Upik abu jadi Cinderella jika ingin ketemu pangerannya harus menderita dulu..

2022-10-11

0

mama yuhu

mama yuhu

ehhemmmmmm.. cinta lama yg belum kelar k bossss😁😁😁

2022-06-04

1

lihat semua
Episodes
1 Bagian 1 • Prahara
2 Bagian 2 • Mengakhiri Hidup
3 Bagian 3 • Bertemu Kembali
4 Bagian 4 • Diusir
5 Bagian 5 • Bekerja
6 Bagian 6 • Berubah
7 Bagian 7 • Tidak Tentu Arah
8 Bagian 8 • Rahasia
9 Bagian 9 • Pengakuan
10 Bagian 10 • Bertemu
11 Bagian 11 • Mengikuti
12 Bagian 12 • Tangan Hangat itu Lagi
13 Bagian 13 • Bak Wanita istimewa
14 Bagian 14 • Penawaran
15 Bagian 15 • Bak Malaikat
16 Bagian 16 • Memprovokasi
17 Bagian 17 • Kejutan
18 Bagian 18 • Haura Vs Alden
19 Bagian 19 • Orang Kaya
20 Bagian 20 • Tidak Ada Ampun
21 Bagian 21 • Mantan Mama Mertua
22 Bagian 22 • Pria Berpengaruh
23 Bagian 23 • Aku Mencintaimu
24 Bagian 24 • Pemecatan
25 Bagian 25 • Terusik
26 Bagian 26 • Cemburu
27 Bagian 27 • Percaya Padaku
28 Bagian 28 • Panik
29 Bagian 29 • Seolah Seperti Sepasang Sejoli
30 Bagian 30 • Kau Milikku
31 Bagian 31 • Memaafkan
32 Bagian 32 • Tidak Peka
33 Bagian 33 • Aku Merindukanmu
34 Bagian 34 • Mencintai Setulus Hati
35 Bagian 35 • Tidak Percaya Diri
36 Bagian 36 • Will You Marry Me, Haura?
37 Bagian 37 • Tertangkap Basah
38 Bagian 38 • Karena Kau Bukan Haura!
39 Bagian 39 • Kesalahan
40 Bagian 40 • Penyakit Angeline
41 Bagian 41 • Perasaan Aneh
42 Bagian 42 • Kemarahan Alden
43 Bagian 43 • Menyatu
44 Bagian 44 • Kali Pertama
45 Bagian 45 • Pria Pengganggu
46 Bagian 46 • Terprovokasi
47 Bagian 47 • Membeku
48 Bagian 48 • Terpojok
49 Bagian 49 • Permintaan Maaf
50 Pengumuman
51 Bagian 50 • Intervensi Josep
52 Bagian 51 • Rencana Haura
53 Bagian 52 • Pulang ke Tempat Ternyaman
54 Bagian 53 • Pengakuan Mencengangkan
55 Bagian 54 • Melamar Sekali Lagi
56 Bagian 55 • Menerima
57 Bagian 56 • Kekacauan
58 Bagian 57 • Masalah Lain
59 Bagian 58 • Pengumuman Mencengangkan
60 Bagian 59 • Angeline vs Josep
61 Bagian 60 • Keadaan Delarosa
62 Bagian 61 • Akhir Hayat
63 Bagian 62 • Pemakaman
64 Bagian 63 • Membuat Bahagia
65 Bagian 64 • Penyesalan Terdalam
66 Bagian 65 • Penyatuan
67 Bagian 66 • Terakhir Kali
68 Bagian 67 ~ Akhir Waktu
69 Novel Baru Novi Wu
70 Novel Baru, Bestie
71 Ekstra Part Kepergian Theo
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Bagian 1 • Prahara
2
Bagian 2 • Mengakhiri Hidup
3
Bagian 3 • Bertemu Kembali
4
Bagian 4 • Diusir
5
Bagian 5 • Bekerja
6
Bagian 6 • Berubah
7
Bagian 7 • Tidak Tentu Arah
8
Bagian 8 • Rahasia
9
Bagian 9 • Pengakuan
10
Bagian 10 • Bertemu
11
Bagian 11 • Mengikuti
12
Bagian 12 • Tangan Hangat itu Lagi
13
Bagian 13 • Bak Wanita istimewa
14
Bagian 14 • Penawaran
15
Bagian 15 • Bak Malaikat
16
Bagian 16 • Memprovokasi
17
Bagian 17 • Kejutan
18
Bagian 18 • Haura Vs Alden
19
Bagian 19 • Orang Kaya
20
Bagian 20 • Tidak Ada Ampun
21
Bagian 21 • Mantan Mama Mertua
22
Bagian 22 • Pria Berpengaruh
23
Bagian 23 • Aku Mencintaimu
24
Bagian 24 • Pemecatan
25
Bagian 25 • Terusik
26
Bagian 26 • Cemburu
27
Bagian 27 • Percaya Padaku
28
Bagian 28 • Panik
29
Bagian 29 • Seolah Seperti Sepasang Sejoli
30
Bagian 30 • Kau Milikku
31
Bagian 31 • Memaafkan
32
Bagian 32 • Tidak Peka
33
Bagian 33 • Aku Merindukanmu
34
Bagian 34 • Mencintai Setulus Hati
35
Bagian 35 • Tidak Percaya Diri
36
Bagian 36 • Will You Marry Me, Haura?
37
Bagian 37 • Tertangkap Basah
38
Bagian 38 • Karena Kau Bukan Haura!
39
Bagian 39 • Kesalahan
40
Bagian 40 • Penyakit Angeline
41
Bagian 41 • Perasaan Aneh
42
Bagian 42 • Kemarahan Alden
43
Bagian 43 • Menyatu
44
Bagian 44 • Kali Pertama
45
Bagian 45 • Pria Pengganggu
46
Bagian 46 • Terprovokasi
47
Bagian 47 • Membeku
48
Bagian 48 • Terpojok
49
Bagian 49 • Permintaan Maaf
50
Pengumuman
51
Bagian 50 • Intervensi Josep
52
Bagian 51 • Rencana Haura
53
Bagian 52 • Pulang ke Tempat Ternyaman
54
Bagian 53 • Pengakuan Mencengangkan
55
Bagian 54 • Melamar Sekali Lagi
56
Bagian 55 • Menerima
57
Bagian 56 • Kekacauan
58
Bagian 57 • Masalah Lain
59
Bagian 58 • Pengumuman Mencengangkan
60
Bagian 59 • Angeline vs Josep
61
Bagian 60 • Keadaan Delarosa
62
Bagian 61 • Akhir Hayat
63
Bagian 62 • Pemakaman
64
Bagian 63 • Membuat Bahagia
65
Bagian 64 • Penyesalan Terdalam
66
Bagian 65 • Penyatuan
67
Bagian 66 • Terakhir Kali
68
Bagian 67 ~ Akhir Waktu
69
Novel Baru Novi Wu
70
Novel Baru, Bestie
71
Ekstra Part Kepergian Theo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!