Semakin Terperangkap

Alvin memencet tombol lift VIP dan David melirik ke arah Rena, melihat Rena yang terlihat gelisah.

"Rena, kamu sekarang tidak usah khawatir, karena sekarang kamu adalah asisten saya, sudah sewajarnya kamu terlihat bersama dengan saya," ujar David di telinga Rena.

"Yah, mau bagiamana lagi. Mudah - mudahan saja tidak ada yang memperhatikanku!" Batin Rena.

Rena melirik wajah tampan David sekilas, dalam hati ia mengakui ketampanan David, tetapi hatinya pun masih kesal dengan kesewenang - wenangan David padanya.

David melangkah masuk kedalam lift, di ikuti oleh Alvin dan Rena.

Sesampainya di lantai dasar mereka segera menuju ke lobby. Seperti langkah kaki mereka di ikuti oleh tatapan kagum perempuan - perempuan yang ada di lobby itu akan ketampanan CEO mereka.

Mau tak mau Rena harus berusaha mensejajari langkah Alvin yang berjalan di belakang David, dan tak banyak orang yang memperhatikan dirinya.

Kemudian David masuk ke dalam mobil.

"Mbak Rena, kamu ikut dengan Pak David duduk di belakang, saya duduk dengan Eddy di depan," perintah Alvin padanya. Rena mengangguk dan ikut masuk kedalam mobil bersama David.

David tampak sibuk membuka beberapa lembar berkas di tangannya sambil sesekali menscroll layar handphone seperti mencari sesuatu.

"Rena, kamu perhatikan tugas - tugasmu. Dan yang lebih penting kamu harus selalu ada saat saya membutuhkan kamu. Jangan terlambat, saya sangat tepat waktu!" Ujar David.

Alvin dan Eddy, melirik dari arah kaca spion, sehingga mau tak mau Rena harus menjawab dan menjaga kelakuannya di depan bawahan David yang lainnya.

"Baik Pak," jawab Rena sopan.

'Apes banget gara - gara nabrak mobil si songong ini, sekarang aku semakin terperangakp!' Batin Rena.

Rena melihat jadwal David, yang di share oleh Alvin ke handphone barunya. Barulah Rena mengetahui jika saat ini mereka sedang menuju ke stasiun televisi, untuk Business Figur Talkshow. Sebuah Talkshow yang mengundang pengusaha - pengusaha sukses. Dan Alexandedr David Mahendra adalah salah satu bintang tamu di acara tersebut. Setelah itu, masih ada acara amal yang akan di hadiri oleh David di sebuah ballroom hotel mewah.

Sesampainya di stasiun televisi, mereka sudah di sambut oleh Direktur program dan Produksi televisi tersebut, dan mereka di arahkan untuk masuk ke ruang tunggu VIP. Rena dan Alvin berdiri tak jauh dari David dan Direktur TV, menunggu jika David memerlukan bantuan mereka.

"Selamat Sore, Pak David saya Diva, yang akan mewawancarai anda di Talkshow nanti. Apa kabar Pak David?" ujar seorang wanita yang sangat cantik, yang memasuki ruangan VIP tersebut. Wanita itu menggunakan rok span hitam di atas lutut dan blouse cantik berwarna biru dongker. Ia adalah Adiva Nara, host dari Business Top Figure Talkshow yang akan di hadiri oleh David. Jelas terlihat bahwa Diva sangat mengagumi David dari caranya memandang David ketika memasuki ruangan itu.

David pun tersenyum dan berdiri serta menyambut uluran tangan Diva.

"Baik Mbak Diva, senang bertemu anda," jawab David dengan sikap formal. Terlihat sikap kharismatik dan wibawa yang melekat di diri David.

Mereka kemudian duduk dan Diva mengambil tempat duduk yang cukup dekat dengan David.

Diam - diam Rena memperhatikan sikap David yang sedang mengobrol dengan Adiva Nara. Mereka membicarakan tentang materi Talkshow. David tersenyum sekali dua kali mencoba untuk bersikap ramah namun tetap bersikap formal, tetapi Diva justru tidak segan untuk menyentuh lengan dan tangan David saat David bercerita tentang sesuatu dan Diva tertawa kecil.

"Sungguh membosankan sekali pekerjaanku menjadi Asisten! Apa pekerjaanku hanya memandangi David beraktifitas, haha...hihi dengan wanita cantik! " Batin Rena kesal sambil mengetuk - ngetukan jarinya di lututnya.

Tak lama seorang make up artis datang, untuk memberikan sedikit touch up di wajah David tetapi David menolaknya. Ia tidak terbiasa memakai hal - hal yang seperti itu, walaupun sekedar untuk tampil di acara televisi. Tapi hal itu, tak masalah buatnya, karena tanpa make up pun, wajah David sudah menarik banyak perhatian.

Dan akhirnya saat live show pun tiba, Diva terlebih dahulu keluar ruangan itu, untuk memulai Talkshownya. Alvin menghampiri David untuk memegang telepon genggamnya dan David terlihat sedang merapikan jasnya.

Rena yang berdiri di sebelah David melihat lipatan di kerah David yang memperlihatkan dasinya di antara kerah bajunya.

"Sebentar Pak," ujar Rena, dengan refleks ia pun berdiri di depan David, segera membenahi kerahnya dan merapikan dasi yang di pakainya. Tangannya dengan cepat membenahi pakaian David agar lebih rapi.

David tersenyum mendapat perlakuan seperti itu Rena.

"Tidak sia - sia aku mengangkatnya menjadi asisten pribadi," batin David sambil memandangi wajah Rena yang tak jauh dari wajahnya.

"Sudah Pak," ujar Rena yang sudah selesai merapaikan pakaian David.

David tersenyum dan berlalu menaiki panggung tempat live talkshow itu berlangsung.

Rena memperhatikan David dari bawah panggung. David tampil begitu percaya diri, ia benar - benar membuat orang - orang kagum melihatnya. Ruangan Talkshow itu cukup di penuhi oleh karyawati televisi yang menyempatkan diri untuk menonton acara itu, hanya demi melihat Alexander David Mahendra dari dekat.

"Mereka tidak tahu seperti apa dia sebenarnya," gerutu Rena di dalam hati, berusaha untuk tidak ikut kagum dengan Alexander David Mahendra.

Sementara di Albatros Kety bersama dengan Fany sedang menemani dua orang pemuda tampan dan Kaya, dengan arloji mahal dan handphone keluaran terbaru.

Kety terlihat tersenyum. Suasana hatinya sedang senang karena mendengar kabar jika Rena telah mengundurksn diri. Sehingga ia tidak perlu menerangkan kepada para tamunya mengenai Rena yang selalu menarik perhatian tamu - tamu di Albatros.

Ia mengira jika Rena kapok, setelah ia mengompori salah satu tamunya yang merupakan laki - laki hidung belang dan meyakinkannya bahwa Rena adalah salah satu waiter yang bisa di ajak untuk mengamar dengan uang yang sesuai. Tentu saja laki - laki itu tidak bisa menolak seseorang seperti Rena yang sangat cantik dan berkulit putih mulus. Apalagi rok yang di kenakan Rena malam itu, sangatlah pendek dan mengundang hasratnya.

Dan malam ini Kety bertambah sangat senang saat ia mendapatkan tamu yang juga sangat tampan dan Kaya, yang saat ini tengah di dampinginya.

"Kety, mau pergi ke tempat lain?" bisik Gilang laki - laki tampan itu.

"Sudah mau pergi sekarang?" tanya Kety dengan mengerlingkan matanya menggoda Gilang.

"Aku sudah bosan di sini? Bagaimana kalau kita melakukan aktifitas yang lain yang lebih menarik?" tanya Gilang dengan berbisik di telinga Kety, membuat Kety bertambah senang.

"Hmmm... laki - laki ini begitu menggemaskan, tentu saja aku mau!" Batin Kety yang memang sudah mengincar laki - laki itu sejak ia melihatnya masuk Pub.

Bersambung..

Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.

Jangan lupa untuk like, komen, vote dan hadiahnya.

Terpopuler

Comments

Widia Aja

Widia Aja

Apa Gilang disuruh ama David utk "menghukum" Ketty ya?

2023-01-30

1

Jasmine

Jasmine

lanjut thor...
cemungut....

2022-03-11

1

Jasmine

Jasmine

gilang kan anak buahnya David yg membantu Devan mencari Kanaya yg lari dari Elvano habis memperkosa Kanaya..

2022-03-11

1

lihat semua
Episodes
1 Alexander David Mahendra
2 Adrena Clarissa Putri
3 Terjadi Lagi
4 Ganti Rugi
5 Austin Leonard Alfaro
6 Biaya Ganti Kerusakan Mobil
7 Terkenang Ayah
8 Menjadi Karyawan Sementara
9 Lelah Bekerja
10 Merepotkan Saja!
11 Di Jebak David.
12 Ciuman Pertama
13 Makan Malam
14 Rencana Kety
15 Tidak Seperti Biasanya
16 Sidak
17 Hanya Bisa Mengancam
18 Makan Siang Bersama
19 Menjadi Asisten Pribadi.
20 Semakin Terperangkap
21 Kety mendapatkan Getahnya!
22 Membuat Keributan
23 Perlakuan David
24 Memanfaatkan Kesempatan
25 Berada di Rumah David
26 Bubur Ayam
27 Kedatangan Malvin Dirgantara.
28 Hasil Penyelidikan Alvin
29 Make Over
30 Tawaran Menjadi Pacar Satu malam
31 Sikap David
32 Balas Ciumanku
33 Masa Lalu Rena
34 Belum Bisa Melupakan Renatta
35 Hukuman Untuk Mira
36 Kecupan Selamat Malam
37 Temani Aku Sarapan
38 Gara - Gara Foto
39 Austin Dan David
40 Informasi Tentang Rena
41 Rahasia Masa Lalu
42 Menenangkan Hati David
43 Pilihan Yang Sulit (Ganti Rugi Lamborgini)
44 Hukuman David
45 Mira Di rawat
46 Alexa dan Austin
47 Rumah Pantai
48 Kamu Yang Pertama
49 Rejeki Minggu Pagi
50 Memberitahu pada Alvin
51 Arka dan Gilang
52 Pagi Bersama Austin
53 Belum Sempat Berkenalan
54 Kesirikan Manda
55 Abian Syahlendra
56 Abian Dan David
57 Penyelidikan Arka Part 1
58 Penyelidikan Arka Part 2
59 Mie Goreng
60 Cocok Jadi Istri
61 Latihan Bersama
62 Kedatangan Audrey
63 Aku Tidak Bisa Menerimanya
64 Masa Lalu David
65 Mau Kawin
66 Sebuah File
67 Pendapat Gilang
68 Keselamatan Rena
69 Menjaga Rena
70 Pelaku Pemukulan
71 Wajah Baru Mira
72 David dan Aleta
73 Aku Tidak Mau Bicara
74 Pengakuan David
75 Kesedihan Rena
76 Menolak Tawaran
77 Tes DNA
78 Menerima Masa Lalu David
79 Teringat Sesuatu
80 Kenangan Bersamamu
81 Hanya Masalah Waktu
82 Pembahasan Tentang Pernikahan
83 Pengumuman
84 22 Tahun Lalu
85 Seberkas Kerinduan
86 Aku Telat
87 Ada apa Gilang?
88 Kata - Kata Manda
89 Bertemu Ibu Andini
90 Menggoda Gilang
91 Ketahuan
92 Sepucuk Surat
93 Identitas Pelaku
94 Kemarahan Austin
95 Kedatangan Austin
96 Biarkan Kami Lewat
97 Kegelisahan Mira
98 Para Pencari Berita
99 Peresmian Hotel
100 Interogasi Rena
101 Biarkan Saja Dia Terus Menunggu
102 Terpisah Oleh Pagar Rumah
103 Rencana Austin
104 Menunggu Rena
105 Penantian David
106 Reservasi Restoran
107 Restoran
108 Dua Hal
109 Lampu Hijau
110 Memberikan Ijin
111 Austin VS Malvin
112 Taman Bermain
113 Jagalah Adikku
114 Acara Amal
115 Kamu jahat!
116 Mobil Baru
117 Menemui Malvin
118 Sangat Frustasi
119 Berita Online
120 Gilang Dan Austin
121 Ke Tempatmu Saja
122 Kedatangan Milan Dirgantara dan Alexa
123 Ijin Pulang
124 Tempat Istimewa
125 Tertangkap Basah
126 Ijin Orang Terkasih
127 Seperti Rencana
128 Hari Pernikahan
129 Udah Halal
130 Pulau
131 Menginginkanmu ( Malam Pertama)
132 Menjelajahi Pulau
133 Hasil Tes DNA
134 Kemarahan Aleta
135 Buku Kasih Sayang
136 Kedatangan Aleta
137 Malvin Dan Aleta
138 Hadiah Kejutan
139 Pemecatan Manda
140 Rencana Penculikan Rena
141 Arka Beraksi
142 Mencari Rena
143 Keberadaan Rena
144 Hasil Investigasi
145 Penyesalan
146 Penyerangan
147 Pengkhianat
148 Pencarian Rena Part 1
149 Pencarian Rena Part 2
150 Menemukan Rena
151 Usaha David
152 Sebuah Kenangan
153 Kondisi David
154 Pengumuman
155 Melahirkan
156 Extra Part 01 Baby Brayen Adams Mahendra
157 Extra Part 02 Devan Permana
158 Extra Part 03 Menggoda Suami
159 Extra Part 4 Club House
160 Extra Part Ke 5 Kejutan Untuk Rena.
161 Pengumuman
Episodes

Updated 161 Episodes

1
Alexander David Mahendra
2
Adrena Clarissa Putri
3
Terjadi Lagi
4
Ganti Rugi
5
Austin Leonard Alfaro
6
Biaya Ganti Kerusakan Mobil
7
Terkenang Ayah
8
Menjadi Karyawan Sementara
9
Lelah Bekerja
10
Merepotkan Saja!
11
Di Jebak David.
12
Ciuman Pertama
13
Makan Malam
14
Rencana Kety
15
Tidak Seperti Biasanya
16
Sidak
17
Hanya Bisa Mengancam
18
Makan Siang Bersama
19
Menjadi Asisten Pribadi.
20
Semakin Terperangkap
21
Kety mendapatkan Getahnya!
22
Membuat Keributan
23
Perlakuan David
24
Memanfaatkan Kesempatan
25
Berada di Rumah David
26
Bubur Ayam
27
Kedatangan Malvin Dirgantara.
28
Hasil Penyelidikan Alvin
29
Make Over
30
Tawaran Menjadi Pacar Satu malam
31
Sikap David
32
Balas Ciumanku
33
Masa Lalu Rena
34
Belum Bisa Melupakan Renatta
35
Hukuman Untuk Mira
36
Kecupan Selamat Malam
37
Temani Aku Sarapan
38
Gara - Gara Foto
39
Austin Dan David
40
Informasi Tentang Rena
41
Rahasia Masa Lalu
42
Menenangkan Hati David
43
Pilihan Yang Sulit (Ganti Rugi Lamborgini)
44
Hukuman David
45
Mira Di rawat
46
Alexa dan Austin
47
Rumah Pantai
48
Kamu Yang Pertama
49
Rejeki Minggu Pagi
50
Memberitahu pada Alvin
51
Arka dan Gilang
52
Pagi Bersama Austin
53
Belum Sempat Berkenalan
54
Kesirikan Manda
55
Abian Syahlendra
56
Abian Dan David
57
Penyelidikan Arka Part 1
58
Penyelidikan Arka Part 2
59
Mie Goreng
60
Cocok Jadi Istri
61
Latihan Bersama
62
Kedatangan Audrey
63
Aku Tidak Bisa Menerimanya
64
Masa Lalu David
65
Mau Kawin
66
Sebuah File
67
Pendapat Gilang
68
Keselamatan Rena
69
Menjaga Rena
70
Pelaku Pemukulan
71
Wajah Baru Mira
72
David dan Aleta
73
Aku Tidak Mau Bicara
74
Pengakuan David
75
Kesedihan Rena
76
Menolak Tawaran
77
Tes DNA
78
Menerima Masa Lalu David
79
Teringat Sesuatu
80
Kenangan Bersamamu
81
Hanya Masalah Waktu
82
Pembahasan Tentang Pernikahan
83
Pengumuman
84
22 Tahun Lalu
85
Seberkas Kerinduan
86
Aku Telat
87
Ada apa Gilang?
88
Kata - Kata Manda
89
Bertemu Ibu Andini
90
Menggoda Gilang
91
Ketahuan
92
Sepucuk Surat
93
Identitas Pelaku
94
Kemarahan Austin
95
Kedatangan Austin
96
Biarkan Kami Lewat
97
Kegelisahan Mira
98
Para Pencari Berita
99
Peresmian Hotel
100
Interogasi Rena
101
Biarkan Saja Dia Terus Menunggu
102
Terpisah Oleh Pagar Rumah
103
Rencana Austin
104
Menunggu Rena
105
Penantian David
106
Reservasi Restoran
107
Restoran
108
Dua Hal
109
Lampu Hijau
110
Memberikan Ijin
111
Austin VS Malvin
112
Taman Bermain
113
Jagalah Adikku
114
Acara Amal
115
Kamu jahat!
116
Mobil Baru
117
Menemui Malvin
118
Sangat Frustasi
119
Berita Online
120
Gilang Dan Austin
121
Ke Tempatmu Saja
122
Kedatangan Milan Dirgantara dan Alexa
123
Ijin Pulang
124
Tempat Istimewa
125
Tertangkap Basah
126
Ijin Orang Terkasih
127
Seperti Rencana
128
Hari Pernikahan
129
Udah Halal
130
Pulau
131
Menginginkanmu ( Malam Pertama)
132
Menjelajahi Pulau
133
Hasil Tes DNA
134
Kemarahan Aleta
135
Buku Kasih Sayang
136
Kedatangan Aleta
137
Malvin Dan Aleta
138
Hadiah Kejutan
139
Pemecatan Manda
140
Rencana Penculikan Rena
141
Arka Beraksi
142
Mencari Rena
143
Keberadaan Rena
144
Hasil Investigasi
145
Penyesalan
146
Penyerangan
147
Pengkhianat
148
Pencarian Rena Part 1
149
Pencarian Rena Part 2
150
Menemukan Rena
151
Usaha David
152
Sebuah Kenangan
153
Kondisi David
154
Pengumuman
155
Melahirkan
156
Extra Part 01 Baby Brayen Adams Mahendra
157
Extra Part 02 Devan Permana
158
Extra Part 03 Menggoda Suami
159
Extra Part 4 Club House
160
Extra Part Ke 5 Kejutan Untuk Rena.
161
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!