Biaya Ganti Kerusakan Mobil

Rena baru saja mendaratkan kaki kedalam ruangan apartemen setelah Austin mengantarkannya pulang dari makan siang mereka, saat telepon genggamnya berdering, di lihatnya tidak ada identitas atau pun nomor telepon si penelepon. Tertulis 'Unknown.'

Rena mengerutkan dahinya, tidak tahu siapa yang meneleponnya, perlahan di gesernya bulatan hijau di layar handphone itu.

"Halo?" ucap Rena sambil menunggu jawaban dari lawan bicaranya.

"Selamat sore Mbak Rena. Perkenalkan saya Alvin, Asistennya Pak Alexander David Mahendra." ujar Alvin memperkenalkan diri.

"Ya Pak Alvin. Apa yang bisa saya bantu?" tanya Rena, ia tidak merasa heran lagi begitu mengetahui nomor teleponnya tanpa ia memberitahukannya.

"Mbak Rena, tagihan perbaikan mobil sudah saya kirim ke email Mbak Rena. Tolong untuk segera di lunasi. Kami tunggu pembayarannya paling lambat hari senin ini," ujar Alvin dengan nada formal, seperti mereka berbicara urusan pekerjaan.

"Pak Alvin, berapa biaya yang harus saya bayar kan?" tanya Rena, ingin segera mengetahui biaya perbaikan mobil mewah itu.

"Semua perinciannya sudah saya kirimkan lewat email, Mbak Rena silahkan di baca terlebih dahulu. Jika ada yang ingin di tanyakan lebih lanjut bisa telepon saya kembali," ujar Alvin.

"Kalau tidak ada yang lainnya, silahkan di baca dahulu emailnya. Selamat sore Mbak Rena," ujar Alvin kemudian menutup sambungan teleponnya.

"Pak Al..." suara Rena terhenti oleh bunyi tut..tut..tut di telepon genggamnya.

"Baiklah aku akan periksa emailnya," gerutu Rena.

Rena kesal karena Alvin tidak langsung saja mengatakan berapa biaya perbaikannya, 'kenapa ia harus mengeceknya lewat email? Kecuali.... Jika harganya sangat mahal!' Batin Rena sambil memekik di pikirannya yang terakhir.

Segera Rena membuka email yang ada di handphonenya dan menemukan email dari Alvin. Di bacanya email tersebut dengan takjub melihat angka - angka yang tertera di sana.

Biaya lampu original, perbaikan penyok di dua part mobil, cat original, biaya service dan biaya yang lain. Yang Rena sendiri kurang paham, akhirnya matanya turun ke tabel paling bawah dengan angka yang menakjubkan untuk memperbaiki penyok sebuah mobil! 75 juta rupiah.

Tabungannya saja tidak ada sebanyak itu!

Rena merasa tenggorokannya tercekat dan ia segera mengambil sebotol air di dalam kulkas dan meneguknya langsung dari kepala botol itu.

"Apa seseorang seperti Alexander David Mahendra memerasnya? Harga perbaikan mobil seharga itu tampak tidak masuk akal!

Tentu saja Rena tidak akan membayar semudah itu, ia berpikir untuk berunding dan menawar harga perbaikan mobil yang di rasanya tidak masuk akal!

Rena pun menelepon Alvin setelah menemukan kartu nama Alvin yang di berikannya tadi pagi.

Alvin yang sudah mengira Rena akan meneleponnya segera setelah ia membaca email itu, menjawab panggilan telepon Rena dengan santai.

"Selamat sore, Mbak Rena. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Alvin langsung.

"Ya Pak Alvin, mengenai biaya perbaikan mobil itu..." ujar Rena.

"Ya, saya harap tidak ada masalah, Mbak Rena?" ujar Alvin.

"Apakah tidak bisa di kurangi biayanya, Pak? Maksud saya biaya perbaikan mobil seharga itu sangatlah mahal! Ujar Rena berusaha menawar.

"Saya hanya melakukan tugas saya, Mbak. Kalau Mbak Rena mau meminta pengurangan biaya, Mbak Rena harus memintanya sendiri pada Pak David. Saya tidak punya wewenang untuk itu," ujar Alvin.

"Pak Alvin kan asistennya Pak David. Apa Bapak tidak bisa menanyakan hal itu kepada Pak David?" tanya Rena. Ia merasa enggan jika harus bertemu dengan David, apalagi Abang Austin telah mengingatkannya untuk tidak berhubungan langsung dengan David.

"Baiklah Mbak. Saya akan membantu Mbak Rena untuk menanyakan hal itu pada Pak David. Tetapi semua keputusan tetap berada di tangan Pak David," ujar Alvin.

"Baik Pak Alvin. Saya tunggu kabar dari Bapak. Terima kasih," ujar Rena.

********

Di kediaman rumah Alexander David Mahendra, baru saja pulang dari acara amal yang di hadirinya atas permintaan Omanya, Kahyang Mahendra. Ia harus datang untuk menyumbangkan sejumlah uang dan belakangan ini di manfaatkan oleh Omanya untuk memperkenalkan dengan cucu perempuan dari teman - temannya. Hal ini sudah sering di lakukan oleh sang Oma dan tidak pernah membuahkan hasil, tampaknya hati David telah tertutup untuk membiarkan seorang perempuan masuk ke dalam hatinya. Sang Oma pun sudah hampir putus asa di buatnya. Bagaimana tidak, di usia David yang ke 30 tahun, ia belum mempunyai seseorang pendamping atau berhubungan dengan seorang wanita. Padahal ia adalah pewaris keluarga Mahendra, anak laki - laki satu - satunya Almarhum Mahendra Adiyasa dan Kamila Mahendra.

David sendiri sebenarnya tidak betah berlama - lama di acara amal itu, karena ia merasa jengah dengan sikap para wanita yang ada di sana yang berusaha untuk mendekatinya dan bertingkah genit di hadapannya. Ia bertahan di sana karena sangat menghargai Omanya yang telah membesarkannya sejak kecil, menggantikan peran Ibu yang telah meninggalkannya.

David sedang memperhatikan pergerakan saham perusahaan - perusahaannya di layar televisi besar di ruang kerjanya di rumah saat seseorang mengetuk pintu.

"Masuk," jawab David, membiarkan siapa pun yang mengetuk pintu masuk untuk menemui dirinya. Karena siapa pun orang itu, ia adalah orang yang memiliki akses ke dalam rumah yang super besar dan mewahnya.

Alvin membuka pintu dan berjalan masuk ke ruang kerja David.

"Ada apa?" tanya David hanya melirik sekilas pada Alvin kemudian kembali fokus pada layar televisi besarnya, sambil sesekali membuat catatan di bukunya.

"Pak David, ini laporan dari manager yang Bapak minta kemarin," ujar Alvin sambil menyerahkan beberapa berkas dari manager di perusahaan David.

"Ok," jawab David pendek. Tetap fokus pada fluktuasi nilai tukar dan beberapa saham perusahaannya.

Alvin tidak beranjak dari tempatnya berdiri. Ia tampak ragu - ragu untuk menyampaikan sesuatu.

"Ada yang lain?" tanya David yang melihat Alvin tidak segera beranjak dari tempatnya berdiri.

"Saya sudah memberitahu Mbak Rena, perihal ganti rugi biaya kerusakan mobil," ujar Alvin. Ia memutuskan untuk menanyakan apa yang Rena minta lakukan.

"Hmmm... lalu?" tanya David datar.

"Mbak Rena meminta keringanan," ujar Alvin dengan hati - hati,"

"Keringanan? Berapa biaya yang kau bebankan?" tanya David. Ia lupa berapa biaya yang tadi sempat di sebutkan sebelumnya oleh Alvin, saat mereka dalam perjalanan pulang dari amal.

"75 juta rupiah," jawab Alvin. Alvin merasa apa yang ia lakukan untuk membantu gadis itu mendapatkan keringanan akan sia - sia saja. David tidak pernah memberikan keringanan apapun, pada siapapun, kecuali keluarganya dan orang - orang yang di kenalnya dekat. Dan gadis itu? dia adalah orang yang tak di kenal.

"75 juta? Dan ia meminta keringanan?" gumam David. Bagi David uang sejumlah itu tidak adalah artinya. Tetapi ia tahu, itu adalah harga yang cukup mahal untuk perbaikan sebuah mobil bagi orang biasa seperti Rena.

Biasanya ia tidak memperdulikan pendapat orang lain dan tidak akan memberikan keringanan, apalagi ini kali kedua Rena mengesalkannya karena kecerobohannya sendiri. Namun, ia teringat pada sorot mata Rena yang lagi - lagi mengingatkannya akan sesuatu.

"Suruh ia menghadapku hari senin di kantor," ujar David.

Alvin mendongak hampir tidak percaya menatap ekspresi wajah datar Bosnya yang fokus menatap layar televisi.

"Ada lagi?" tanya David yang memecah ketertegunan Alvin.

"Tidak Pak. Baik akan saya minta, Mbak Rena untuk datang senin siang nanti," ujar Alvin.

"Kau boleh pulang Alvin," ujar David tanpa menoleh pada Alvin. Alvin mengangguk dan mundur dari ruang kerja David.

Bersambung...

Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.

Jangan lupa like, komen dan vote.

Terpopuler

Comments

Jasmine

Jasmine

semoga pergantian kerusakan mobil Alex yaitu meminta Rena menjadi istrinya meskipun awalnya hanya nikah kontrak...

2022-03-11

2

lihat semua
Episodes
1 Alexander David Mahendra
2 Adrena Clarissa Putri
3 Terjadi Lagi
4 Ganti Rugi
5 Austin Leonard Alfaro
6 Biaya Ganti Kerusakan Mobil
7 Terkenang Ayah
8 Menjadi Karyawan Sementara
9 Lelah Bekerja
10 Merepotkan Saja!
11 Di Jebak David.
12 Ciuman Pertama
13 Makan Malam
14 Rencana Kety
15 Tidak Seperti Biasanya
16 Sidak
17 Hanya Bisa Mengancam
18 Makan Siang Bersama
19 Menjadi Asisten Pribadi.
20 Semakin Terperangkap
21 Kety mendapatkan Getahnya!
22 Membuat Keributan
23 Perlakuan David
24 Memanfaatkan Kesempatan
25 Berada di Rumah David
26 Bubur Ayam
27 Kedatangan Malvin Dirgantara.
28 Hasil Penyelidikan Alvin
29 Make Over
30 Tawaran Menjadi Pacar Satu malam
31 Sikap David
32 Balas Ciumanku
33 Masa Lalu Rena
34 Belum Bisa Melupakan Renatta
35 Hukuman Untuk Mira
36 Kecupan Selamat Malam
37 Temani Aku Sarapan
38 Gara - Gara Foto
39 Austin Dan David
40 Informasi Tentang Rena
41 Rahasia Masa Lalu
42 Menenangkan Hati David
43 Pilihan Yang Sulit (Ganti Rugi Lamborgini)
44 Hukuman David
45 Mira Di rawat
46 Alexa dan Austin
47 Rumah Pantai
48 Kamu Yang Pertama
49 Rejeki Minggu Pagi
50 Memberitahu pada Alvin
51 Arka dan Gilang
52 Pagi Bersama Austin
53 Belum Sempat Berkenalan
54 Kesirikan Manda
55 Abian Syahlendra
56 Abian Dan David
57 Penyelidikan Arka Part 1
58 Penyelidikan Arka Part 2
59 Mie Goreng
60 Cocok Jadi Istri
61 Latihan Bersama
62 Kedatangan Audrey
63 Aku Tidak Bisa Menerimanya
64 Masa Lalu David
65 Mau Kawin
66 Sebuah File
67 Pendapat Gilang
68 Keselamatan Rena
69 Menjaga Rena
70 Pelaku Pemukulan
71 Wajah Baru Mira
72 David dan Aleta
73 Aku Tidak Mau Bicara
74 Pengakuan David
75 Kesedihan Rena
76 Menolak Tawaran
77 Tes DNA
78 Menerima Masa Lalu David
79 Teringat Sesuatu
80 Kenangan Bersamamu
81 Hanya Masalah Waktu
82 Pembahasan Tentang Pernikahan
83 Pengumuman
84 22 Tahun Lalu
85 Seberkas Kerinduan
86 Aku Telat
87 Ada apa Gilang?
88 Kata - Kata Manda
89 Bertemu Ibu Andini
90 Menggoda Gilang
91 Ketahuan
92 Sepucuk Surat
93 Identitas Pelaku
94 Kemarahan Austin
95 Kedatangan Austin
96 Biarkan Kami Lewat
97 Kegelisahan Mira
98 Para Pencari Berita
99 Peresmian Hotel
100 Interogasi Rena
101 Biarkan Saja Dia Terus Menunggu
102 Terpisah Oleh Pagar Rumah
103 Rencana Austin
104 Menunggu Rena
105 Penantian David
106 Reservasi Restoran
107 Restoran
108 Dua Hal
109 Lampu Hijau
110 Memberikan Ijin
111 Austin VS Malvin
112 Taman Bermain
113 Jagalah Adikku
114 Acara Amal
115 Kamu jahat!
116 Mobil Baru
117 Menemui Malvin
118 Sangat Frustasi
119 Berita Online
120 Gilang Dan Austin
121 Ke Tempatmu Saja
122 Kedatangan Milan Dirgantara dan Alexa
123 Ijin Pulang
124 Tempat Istimewa
125 Tertangkap Basah
126 Ijin Orang Terkasih
127 Seperti Rencana
128 Hari Pernikahan
129 Udah Halal
130 Pulau
131 Menginginkanmu ( Malam Pertama)
132 Menjelajahi Pulau
133 Hasil Tes DNA
134 Kemarahan Aleta
135 Buku Kasih Sayang
136 Kedatangan Aleta
137 Malvin Dan Aleta
138 Hadiah Kejutan
139 Pemecatan Manda
140 Rencana Penculikan Rena
141 Arka Beraksi
142 Mencari Rena
143 Keberadaan Rena
144 Hasil Investigasi
145 Penyesalan
146 Penyerangan
147 Pengkhianat
148 Pencarian Rena Part 1
149 Pencarian Rena Part 2
150 Menemukan Rena
151 Usaha David
152 Sebuah Kenangan
153 Kondisi David
154 Pengumuman
155 Melahirkan
156 Extra Part 01 Baby Brayen Adams Mahendra
157 Extra Part 02 Devan Permana
158 Extra Part 03 Menggoda Suami
159 Extra Part 4 Club House
160 Extra Part Ke 5 Kejutan Untuk Rena.
161 Pengumuman
Episodes

Updated 161 Episodes

1
Alexander David Mahendra
2
Adrena Clarissa Putri
3
Terjadi Lagi
4
Ganti Rugi
5
Austin Leonard Alfaro
6
Biaya Ganti Kerusakan Mobil
7
Terkenang Ayah
8
Menjadi Karyawan Sementara
9
Lelah Bekerja
10
Merepotkan Saja!
11
Di Jebak David.
12
Ciuman Pertama
13
Makan Malam
14
Rencana Kety
15
Tidak Seperti Biasanya
16
Sidak
17
Hanya Bisa Mengancam
18
Makan Siang Bersama
19
Menjadi Asisten Pribadi.
20
Semakin Terperangkap
21
Kety mendapatkan Getahnya!
22
Membuat Keributan
23
Perlakuan David
24
Memanfaatkan Kesempatan
25
Berada di Rumah David
26
Bubur Ayam
27
Kedatangan Malvin Dirgantara.
28
Hasil Penyelidikan Alvin
29
Make Over
30
Tawaran Menjadi Pacar Satu malam
31
Sikap David
32
Balas Ciumanku
33
Masa Lalu Rena
34
Belum Bisa Melupakan Renatta
35
Hukuman Untuk Mira
36
Kecupan Selamat Malam
37
Temani Aku Sarapan
38
Gara - Gara Foto
39
Austin Dan David
40
Informasi Tentang Rena
41
Rahasia Masa Lalu
42
Menenangkan Hati David
43
Pilihan Yang Sulit (Ganti Rugi Lamborgini)
44
Hukuman David
45
Mira Di rawat
46
Alexa dan Austin
47
Rumah Pantai
48
Kamu Yang Pertama
49
Rejeki Minggu Pagi
50
Memberitahu pada Alvin
51
Arka dan Gilang
52
Pagi Bersama Austin
53
Belum Sempat Berkenalan
54
Kesirikan Manda
55
Abian Syahlendra
56
Abian Dan David
57
Penyelidikan Arka Part 1
58
Penyelidikan Arka Part 2
59
Mie Goreng
60
Cocok Jadi Istri
61
Latihan Bersama
62
Kedatangan Audrey
63
Aku Tidak Bisa Menerimanya
64
Masa Lalu David
65
Mau Kawin
66
Sebuah File
67
Pendapat Gilang
68
Keselamatan Rena
69
Menjaga Rena
70
Pelaku Pemukulan
71
Wajah Baru Mira
72
David dan Aleta
73
Aku Tidak Mau Bicara
74
Pengakuan David
75
Kesedihan Rena
76
Menolak Tawaran
77
Tes DNA
78
Menerima Masa Lalu David
79
Teringat Sesuatu
80
Kenangan Bersamamu
81
Hanya Masalah Waktu
82
Pembahasan Tentang Pernikahan
83
Pengumuman
84
22 Tahun Lalu
85
Seberkas Kerinduan
86
Aku Telat
87
Ada apa Gilang?
88
Kata - Kata Manda
89
Bertemu Ibu Andini
90
Menggoda Gilang
91
Ketahuan
92
Sepucuk Surat
93
Identitas Pelaku
94
Kemarahan Austin
95
Kedatangan Austin
96
Biarkan Kami Lewat
97
Kegelisahan Mira
98
Para Pencari Berita
99
Peresmian Hotel
100
Interogasi Rena
101
Biarkan Saja Dia Terus Menunggu
102
Terpisah Oleh Pagar Rumah
103
Rencana Austin
104
Menunggu Rena
105
Penantian David
106
Reservasi Restoran
107
Restoran
108
Dua Hal
109
Lampu Hijau
110
Memberikan Ijin
111
Austin VS Malvin
112
Taman Bermain
113
Jagalah Adikku
114
Acara Amal
115
Kamu jahat!
116
Mobil Baru
117
Menemui Malvin
118
Sangat Frustasi
119
Berita Online
120
Gilang Dan Austin
121
Ke Tempatmu Saja
122
Kedatangan Milan Dirgantara dan Alexa
123
Ijin Pulang
124
Tempat Istimewa
125
Tertangkap Basah
126
Ijin Orang Terkasih
127
Seperti Rencana
128
Hari Pernikahan
129
Udah Halal
130
Pulau
131
Menginginkanmu ( Malam Pertama)
132
Menjelajahi Pulau
133
Hasil Tes DNA
134
Kemarahan Aleta
135
Buku Kasih Sayang
136
Kedatangan Aleta
137
Malvin Dan Aleta
138
Hadiah Kejutan
139
Pemecatan Manda
140
Rencana Penculikan Rena
141
Arka Beraksi
142
Mencari Rena
143
Keberadaan Rena
144
Hasil Investigasi
145
Penyesalan
146
Penyerangan
147
Pengkhianat
148
Pencarian Rena Part 1
149
Pencarian Rena Part 2
150
Menemukan Rena
151
Usaha David
152
Sebuah Kenangan
153
Kondisi David
154
Pengumuman
155
Melahirkan
156
Extra Part 01 Baby Brayen Adams Mahendra
157
Extra Part 02 Devan Permana
158
Extra Part 03 Menggoda Suami
159
Extra Part 4 Club House
160
Extra Part Ke 5 Kejutan Untuk Rena.
161
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!