ABD~16

Setelah pekerjaan yang memaksanya untuk pergi keluar negeri, Zion akhirnya kembali dan sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Dinda.

Saat Dinda di sibukkan dengan pekerjaannya yang berkutat dengan layar monitor, tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Zion.

"Kejutan..." Ucap Zion sambil membawa buket bunga dan juga paper bag di hadapan Dinda, "Ini untukmu, aku harap kamu suka dengan hadiahnya." Zion memberikannya pada Dinda.

"Terimakasih." Dinda mengambil pemberian Zion.

"Sekarang ikut, aku kangen sama kamu, aku mau menghabiskan waktu hari ini bersamamu." Ajak Zion.

"Tapi, aku masih banyak pekerjaan."

"Eeemmm, Zion tidak bisakah kamu melihat waktu, ini masih jam kerja, dan Dinda harus bekerja. Tunggu jam kerja selesai baru kamu bisa pergi bersamanya." Ucap Zack, yang tiba-tiba muncul di sela pembicaraan Zion dan Dinda.

"Baiklah Zack, kamu benar, aku tidak boleh egois. Baiklah Dinda, kalau begitu setelah pulang kerja, kita pergi bersama." Ucap Zion sebelum pergi.

Zack melirik Dinda yang sedang menatap dirinya, "Kau milikku, jangan sembarang pergi bersama laki-laki lain termasuk Zion." Zack pun ikut pergi meninggalkan Dinda.

"Eh lo Dora, pakai susuk apa si Lo, sampai pak Zion dan pak Zack bisa tertarik sama Lo." Ucap salah satu karyawan yang merasa iri dan sedari tadi memperhatikan Dinda.

"Apa maksud kamu, gak mungkin aku melakukan hal seperti itu, kalau kamu penasaran coba saja tanya pada bos, kenapa mendekati aku." Saut Dinda yang sudah mulai berani melawan siapapun yang merendahkannya.

****

Setelah jam kerja selesai, Zion sudah menunggu di parkiran sampai Dinda keluar dari kantor.

"Kau membuang waktuku untuk menunggu selama dua puluh menit. Ngapain aja sih?" ucap Zion yang bete karena harus menunggu lebih lama.

"Maafkan aku, pak Zack tadi menambah sedikit pekerjaan dan aku harus menyelesaikannya terlebih dahulu sebelum pulang." Jawab Dinda.

Zion segera membawa Dinda pergi ke salah satu restoran untuk menemani makan malam. Zion mengaku jika dirinya belum ada makan sejak tadi siang saat gagal mengajak Dinda pergi keluar.

Selama makan malam berlalu, Zion tak henti-hentinya mengatakan jika dirinya sangat merindukan Dinda dan terus menyalahkan Zack karena telah mengirimnya ke luar negeri untuk menangani cabang di sana.

"Dinda, bolehkah aku meminta satu hal padamu." Ucap Zion yang mulai bicara serius. Dinda hanya tersenyum dan mengangguk.

Zion menggegam tangan Dinda yang berada di atas meja, "Aku tahu kamu saat ini sedang berusaha untuk merubah penampilan agar orang lain bisa merubah cara pandangnya padamu, dan aku sangat mendukung, bahkan aku juga ikut senang atas perubahan yang telah kamu capai, dan kini kamu terlihat lebih cantik, tapi aku mohon padamu, sikapmu jangan pernah berubah, aku ingin kamu tetap menjadi Dinda yang memiliki hati yang baik dan selalu rendah diri."

"Iya Zion, aku tidak akan pernah berubah, aku tetaplah Dinda yang dulu, percayalah padaku." Jawab Dinda, membuat Zion benar-benar sangat senang. Sebenarnya Zion mulai jatuh cinta dengan Dinda, namun mulutnya tak mampu untuk mengutarakan isi hatinya pada Dinda.

Saat sedang asik ngobrol berdua, seseorang tiba-tiba memanggil nama Dinda dan membuat Dinda langsung menoleh ke arah sumber suara.

"Dinda..." panggilannya lagi. Dan ternyata itu Gavin.

Dinda langsung bangkit berdiri saat Gavin menghampiri dirinya, "Kak Gavin..." Ucap Dinda lirih.

"Akhirnya aku bisa menemukanmu disini. Din aku benar-benar minta maaf, aku benar-benar khilaf, maafkan sikapku Din, aku ingin kita balikan lagi dan melanjutkan pertunangan kita yang tertunda." Ucap Gavin berusaha membujuk Dinda.

Plaaakkk...

Tamparan mendarat tepat di wajah kanan Gavin dan pelakunya adalah Dinda sendiri.

"Kak Gavin ingat, saat menampar wajahku tepat di depan wanita lain yang menjadi pilihanmu, kau memutuskan hubungan kita secara sepihak, kau menghinaku bahkan merendahkan aku, kau bilang malu dan jijik saat aku bersamamu dan bahkan kak Gavin bersumpah tidak akan pernah menyesal memutuskan hubungan kita. Dan di situ aku juga bersumpah sampai kapanpun tak akan pernah memaafkan kak Gavin." Ucap Dinda dengan tegas, berusaha kuat menahan rasa sakit hati yang masih teramat sakit.

"Tampar lagi din, tampar aku sampai kamu puas, Aku tidak akan melawan. Aku ingin kita balikan lagi, aku akan berubah, aku akan menuruti semua kamauanmu. Please kita balikan ya." Gavin berusaha membujuk Dinda di depan Zion, membuat Zion benar-benar marah dan geram atas sikap Gavin pada Dinda

Di sisi lain, Zion yang sudah terbawa suasana, tiba-tiba melayangkan tinjunya tepat di wajah Gavin hingga tersungkur. Zion tak perduli lagi semua orang di restoran sedang menonton perbuatannya.

"Dasar baji*Ngan, jadi selama ini yang sudah membuat Dinda menangis dan putus asa itu ternyata karena ulahmu, Sampai kapanpun aku tak rela melihat Dinda bersamamu dan tak akan aku membiarkan kamu mendekati Dinda lagi." ucap Zion sambil mencekam kerah kemeja Gavin.

"Sudah Zion, jangan bikin kekacauan di sini." Dinda berusaha melerai.

"Biarkan aku Dinda, aku benar-benar ingin menghajarnya sampai babak belur, aku ingin membantumu membalaskan rasa sakit hatimu padanya." Saut Zion yang masih geram dengan Gavin.

Gavin hanya tersenyum menyeringai, "Ayo pukul, pukul aku lagi sampai kamu puas. Aku yakin kalau Dinda juga masih mencintaiku, aku hanya perlu berjuang sedikit lagi." Ucap Gavin.

Zion melepaskan cengkeramannya dan melepaskan Gavin, bukan karena kalah tapi karena Zion menjaga nama baik keluarga, jika mommynya tahu telah berkelahi mommynya pasti akan marah besar.

"Kali ini aku lepaskan kamu, tapi jika aku melihat kamu berani mendekati Dinda lagi, akan ku hajar kamu sampai mampus." Ancam Zion dan segera membawa Dinda pergi meninggalkan restoran dan juga laki-laki yang sudah membuat kekacauan.

"Zion... berhenti..." Ucap Dinda meminta Zion menghentikan langkahnya.

"Apa lagi Dinda, apa kamu akan menyalahkanku dan memaafkan dia begitu saja. Aku tidak terima Dinda, aku tidak ingin kamu di sakiti, aku tidak ingin kamu menangis lagi hanya karena laki-laki gila itu." Ucap Zion tak memberi Dinda kesempatan untuk bicara dan langsung membawa dinda pergi meninggalkan restoran.

Zion ingin mengantarkan Dinda namun Dinda menolaknya. Karena sebuah alasan, Dinda tak ingin Zion mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya.

"Zion terimakasih banyak sudah menjagaku, Aku tak akan pernah melupakan kebaikan kamu padaku dan selalu ada untukku. Sekarang aku harus pergi, lebih baik kamu pulang saja, aku bisa pulang sendiri." Dinda segera melangkahkan kakinya dan pergi meninggalkan Zion.

Zion tidak bisa memaksa lagi, jika Dinda sudah memilih untuk pergi. "Aku benar-benar menyukai sikapmu Dinda, jika waktunya tiba akan aku perkenalkan kamu dengan orang tuaku, aku kan buktikan pada mommy dan Daddy juga pada zack jika aku bisa mendapatkan calon pendamping sendiri tanpa perlu perjodohan.

_TBC...

✔️ jangan lupa tinggalkan jejak ☺️☺️☺️☺️

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

apakah zion yg tdinya dijodohin sm dinda trus gk mau dn di gantiin sm zack ya 🤔

2024-10-07

0

Ria Lita

Ria Lita

waduh zion emang mau di jodohin Ama siapa ya

2024-09-07

0

Taty Hartaty

Taty Hartaty

kasihan dgn zion , kan yang pertama zion tuh yg baik walaupun Dinda gendut

2024-09-01

0

lihat semua
Episodes
1 ABD~1
2 ABD~ 2
3 ABD~ 3
4 ABD~ 4
5 ABD~ 5
6 ABD~6
7 ABD ~ 7
8 ABD ~ 8
9 ABD ~ 9
10 ABD ~10
11 ABD ~ 11
12 ABD~ 12
13 ABD ~13
14 ABD ~14
15 ABD ~ 15
16 ABD~16
17 ABD ~17
18 ABD ~ 18
19 ABD~19
20 ABD ~ 20
21 ABD ~ 21
22 ABD ~22
23 ABD ~23
24 ABD~24
25 ABD ~25
26 ABD~26
27 ABD ~27
28 ABD~28
29 ABD~29
30 ABD~30
31 ABD~31
32 ABD ~32
33 ABD~33
34 ABD~34
35 ABD~ 35
36 HWB
37 ABD~36
38 ABD~37
39 ABD~38
40 ABD ~ 39
41 ABD ~ 40
42 ABD~41
43 ABD~42
44 ABD~43
45 ABD~44
46 ABD~45
47 ABD~46
48 ABD~47
49 ABD~48
50 ABD~49 Diare
51 ABD~50 Kedatangan Malik
52 Bab khusus 51
53 ABD~51 Flashback Dinda/Cristal kecil
54 ABD~ 52 Jangan pergi Akak
55 ABD~53 Ingin liburan.
56 ABD~ 54 Ternyata Mantan
57 ABD~ 55 cemburu
58 ABD~56 Berharap Maaf
59 ABD~ 57 Ada yang janggal
60 ABD~58 Lahir
61 BDPM
62 ABD ~59 Rindu sikap yang dulu
63 ABD~60 Mengurus baby Za
64 ABD~61
65 ABD~62
66 ABD~63
67 ABD~64
68 ABD~65
69 ABD~66
70 ABD~67
71 ABD~68 pelayan
72 ABD~69 Andai
73 ABD~70 Jangan Ketahuan
74 ABD ~ 71 Membayangkan
75 ABD~72 Hampir celaka
76 ABD 73
77 ABD -74
78 ABD ~ 75
79 ABD~76
80 ABD~77
81 ABD~78
82 ABD~79
83 ABD~ 80
84 ABD~81
85 ABD-82
86 ABD~ 83
87 ABD~S2 Hari pertama.
88 ABD~S2. Gak Boleh Bohong
89 ABD~S2
90 ABD-S2. Berhati busuk
91 ABD-S2 mainan cewek
92 ABD-S2 teror
93 ABD-S2 Nanny buat Za
94 ABD-S2 permintaan Cerai
95 ABD~S2, Sikapi dengan dewasa
96 ABD-S2 Peringatan
97 numpang lewat
98 ABD-S2 itulah sebabnya
99 ABD-S2 Ingin bicara
100 ABD-S2, terima konsekuensinya.
101 ABD~2 Kontrak palsu
102 ABD-S2 tidak ada perceraian
103 ABD~S2 Penyesalan
104 Giveaway
105 ABD-S2 Cerai
106 ABD-S2 Pulang kembali
107 ABD-S2 Mulai terkuak
108 ABD~S2 hilang dari ingatan
109 ABD-S2 mengenakan baju orange
110 ABD-S2 Hukuman
111 ABD-S2 Bertemu kembali
112 ABD-S2 Tolong Jawab
113 ABD-S2 ingin melamar
114 ABD-S2 Memulai dari awal ( End )
115 Terimakasih
116 Promo SMUB
117 Karya baru
Episodes

Updated 117 Episodes

1
ABD~1
2
ABD~ 2
3
ABD~ 3
4
ABD~ 4
5
ABD~ 5
6
ABD~6
7
ABD ~ 7
8
ABD ~ 8
9
ABD ~ 9
10
ABD ~10
11
ABD ~ 11
12
ABD~ 12
13
ABD ~13
14
ABD ~14
15
ABD ~ 15
16
ABD~16
17
ABD ~17
18
ABD ~ 18
19
ABD~19
20
ABD ~ 20
21
ABD ~ 21
22
ABD ~22
23
ABD ~23
24
ABD~24
25
ABD ~25
26
ABD~26
27
ABD ~27
28
ABD~28
29
ABD~29
30
ABD~30
31
ABD~31
32
ABD ~32
33
ABD~33
34
ABD~34
35
ABD~ 35
36
HWB
37
ABD~36
38
ABD~37
39
ABD~38
40
ABD ~ 39
41
ABD ~ 40
42
ABD~41
43
ABD~42
44
ABD~43
45
ABD~44
46
ABD~45
47
ABD~46
48
ABD~47
49
ABD~48
50
ABD~49 Diare
51
ABD~50 Kedatangan Malik
52
Bab khusus 51
53
ABD~51 Flashback Dinda/Cristal kecil
54
ABD~ 52 Jangan pergi Akak
55
ABD~53 Ingin liburan.
56
ABD~ 54 Ternyata Mantan
57
ABD~ 55 cemburu
58
ABD~56 Berharap Maaf
59
ABD~ 57 Ada yang janggal
60
ABD~58 Lahir
61
BDPM
62
ABD ~59 Rindu sikap yang dulu
63
ABD~60 Mengurus baby Za
64
ABD~61
65
ABD~62
66
ABD~63
67
ABD~64
68
ABD~65
69
ABD~66
70
ABD~67
71
ABD~68 pelayan
72
ABD~69 Andai
73
ABD~70 Jangan Ketahuan
74
ABD ~ 71 Membayangkan
75
ABD~72 Hampir celaka
76
ABD 73
77
ABD -74
78
ABD ~ 75
79
ABD~76
80
ABD~77
81
ABD~78
82
ABD~79
83
ABD~ 80
84
ABD~81
85
ABD-82
86
ABD~ 83
87
ABD~S2 Hari pertama.
88
ABD~S2. Gak Boleh Bohong
89
ABD~S2
90
ABD-S2. Berhati busuk
91
ABD-S2 mainan cewek
92
ABD-S2 teror
93
ABD-S2 Nanny buat Za
94
ABD-S2 permintaan Cerai
95
ABD~S2, Sikapi dengan dewasa
96
ABD-S2 Peringatan
97
numpang lewat
98
ABD-S2 itulah sebabnya
99
ABD-S2 Ingin bicara
100
ABD-S2, terima konsekuensinya.
101
ABD~2 Kontrak palsu
102
ABD-S2 tidak ada perceraian
103
ABD~S2 Penyesalan
104
Giveaway
105
ABD-S2 Cerai
106
ABD-S2 Pulang kembali
107
ABD-S2 Mulai terkuak
108
ABD~S2 hilang dari ingatan
109
ABD-S2 mengenakan baju orange
110
ABD-S2 Hukuman
111
ABD-S2 Bertemu kembali
112
ABD-S2 Tolong Jawab
113
ABD-S2 ingin melamar
114
ABD-S2 Memulai dari awal ( End )
115
Terimakasih
116
Promo SMUB
117
Karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!