ABD~ 5

Gavin, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara, yang terlahir di dalam keluarga Swiper.

Ayah Gavin yang bernama Guftaf pemilik perusahaan GF perusahaan besar yang berada di urutan dua puluh lima.

Sebuah koran pagi yang baru saja di baca Guftaf, diletakkan di depan Gavin dengan kasar.

"Baca itu... " perintah Guftaf pada Gavin yang sedang menikmati kopinya.

"Apa ini pa?" Gavin pun mengambil surat kabar itu, lalu membaca kabar tentang keluarga Scorpio pemilik perusahaan SC yang berada di urutan pertama.

Ternyata Adi, sebagai orang kepercayaan keluarga Scorpio untuk memegang kendali selama sang pewaris belum mengambil alih, dengan sengaja telah menyebarkan kabar kembalinya nona muda keluarga Scorpio, namun Adi masih merahasiakan identitas dan juga wajah nona mudanya itu, entah apa tujuannya, tentunya hanya Adi yang tahu.

"Pewaris Scorpio telah kembali dan saat ini mungkin usianya sudah dewasa, itu berarti sudah waktunya dia untuk menikah, segera cari informasi tentang putri Scorpio, dan dekati dia, bahkan kalau bisa nikahi dia agar kedudukan kita bisa terangkat." Perintah Guftaf kepada putra bungsunya.

"Tapi pa aku sudah punya Amora." sanggah Gavin.

"Amora... Amora lagi... Apa lebihnya Amora, hanya modal cantik saja kamu sudah tergila-gila padanya sampai kamu menggagalkan pertunangan yang sudah papa siapkan untukmu dengan Dinda, walaupun Dinda jelek tapi setidaknya bisa kita manfaatkan dirinya." Saut Guftaf, laki-laki yang selalu berambisi untuk bisa menyaingi perusahaan besar di atasnya.

"Mau ditaruh dimana mukaku pa, kalau sampai aku menikah dengan Dinda, papa lihat sendiri penampilannya sudah mirip dengan animasi Dora dan papa bisa lihat juga wajahnya yang diselimuti jerawat, melihatnya saja aku sudah jijik pa, apa lagi menikahinya." Setelah perdebatan Gavin pun setuju dan akan melepaskan Amora jika nona muda itu lebih cantik ketimbang Amora.

Tak hanya keluarga Swiper yang heboh dengan kembalinya nona muda keluarga Scorpio, Zack yang mendengar hal itu pun menjadi gelisah dan tak menentu perasaannya, Bagaimana tidak, nona muda itu merupakan calon istrinya. Orang tua Zack sudah menjodohkan Zack dengan putri keluarga Scorpio. Hal tersebut terus mengganggu pikiran Zack Sampai berjalan pun tak fokus dan menabrak dinding kaca yang dikiranya pintu.

"Aaaauuuhhhh..." Dinda mengaduh... secara spontan saat melihat bosnya menabrak dinding kaca.

Zack yang merasa sakit di dahinya langsung mengusapnya dan berhenti saat melihat Dinda ada di belakangnya. Zack langsung menurunkan tangannya dan merapikan jasnya dan pura-pura tidak terjadi apa-apa, padahal terlihat jelas dahinya nampak merah.

"Apa yang kamu lakukan di sini? dan kenapa kamu mengaduh." tanya Zack dengan tergagap.

"Bapak tidak papa..., maaf saya reflek tadi." jawab Dinda sambil menunduk.

"Aneh, aku yang nabrak, kamu yang kesakitan." Zack berbalik dan ingin membuka pintu, tanpa dia ingat jika pintu ruangannya bekerja akan secara otomatis terbuka, karena ada sensor infra yang bisa mendeteksi jika ada orang di depan pintu.

Zack tersungkur, saat posisi tubuhnya belum siap. Lagi-lagi Dinda mengaduh menyaksikan kesialan yang sedang di alami bosnya itu.

Kali ini Dinda menghampiri dan membantu Zack yang tidak bisa bangun sendiri karena pinggangnya terasa sakit. Dengan susah payah Dinda membantu Zack dan membawanya duduk di sofa.

"Bapak tidak papa?" tanya Dinda lagi.

"Bapak tidak papa? bapak tidak papa? dari tadi yang ditanya, apa matamu buta, kamu lihat sendiri aku bagaimana." Saut Zack yang kesal karena pertanyaan yang dilontarkan Dinda.

" Saya kan hanya bertanya pak."

"Aaaauuuhhhh..." Zack mengaduh karena pinggangnya terasa sakit saat di gerakan.

Dinda terasa ngilu, melihat ekspresi Zack saat merasakan sakit.

"Sakit ya pak, apa perlu saya panggilkan dokter, atau siapa gitu, buat bantu bapak?" tanya Dinda lagi dan lagi, membuat Zack semakin marah saja.

"Lebih baik kamu keluar, kamu disini membuatku menjadi pusing." usir Zack dengan kasar.

Tanpa sepatah katapun, Dinda keluar, bentakan Zack barusan sangat menyakitkan. Padahal tujuan awal Dinda menemui Zack hanya untuk mengantarkan dokumen, atas perintah dari manager, sedangkan pertanyaan itu hanya karena Dinda merasa kuatir pada Zack.

Zack merasa bersalah telah membentak Dinda, padahal Dinda sudah membantunya. Zack ingin memanggilnya kembali namun Dinda sudah pergi.

Dinda kembali ke meja kerjanya dan mendapati koran harian tergeletak di atas meja. Dinda duduk di kursi lalu mengamati berita halaman depan koran, sebuah kabar yang menarik perhatian Dinda untuk membacanya.

"Nona muda Scorpio.... Scorpio... Rasanya aku tak asing dengan nama ini, dimana ya aku pernah mendengarnya." gumam Dinda lalu mengingat-ingat kembali.

"Ya... laki-laki paruh baya itu pernah bilang tentang nona muda Scorpio. Dan ternyata dia salah orang kan, untung saja aku tidak percaya, kalau sampai aku tergiur dengannya, bisa malu aku kalau nona muda yang asli kembali. Dinda... apa yang kamu khayalkan, jelas-jelas kamu itu anak yatim piatu dan sekarang kamu hidup sebatang kara, lebih baik kamu bekerja untuk menghasilkan uang dan patahkan hinaan mereka dengan penampilan barumu." gumam Dinda saat menasehati diri sendiri sambil menyandarkan punggungnya di sandaran kursi.

Zion yang baru datang ke kantor, selalu menghampiri Dinda terlebih dahulu sebelum ke ruangannya.

"Pagi Dora..." Sapa Zion, yang masih saja memanggil Dinda dengan Dora, padahal hari ini Dinda sudah melepas wig yang selama ini di kenakannya , dan menunjukkan rambut aslinya yang panjang dan hitam lebat yang diikat rapi.

"Pagi pak." Sapa balik Dinda. Zion melirik dari atas sampai kebawah.

"Kamu hari ini terlihat berbeda? tapi apa ya?" ucap Zion sambil memegang dagu.

Dinda menggoyangkan rambutnya memberi petunjuk.

"Iya, aku baru tahu. Dimana rambut Dora yang pendek? kenapa baru aku sadari?" ucap Zion.

"Sudah aku lepas pak, aku lebih nyaman dengan rambut asliku yang sekarang." Jawab Dinda.

"Kamu terlihat lebih cantik, tanpa wig." puji Zion.

"Oya pak aku hampir lupa, pak Zack... itu pak Zack..."

"Kenapa dengan Zack?"

"Pinggangnya sakit, habis tersungkur di depan pintu." jelas Dinda membuat Zion terkejut.

"Yang benar kamu Ra." Zion pun bergegas pergi dan menghampiri saudaranya yang sedang kena musibah itu."

Sesampainya di ruangan Zack, Zion melihat Zack baik-baik saja, dan sepertinya tidak terjadi sesuatu padanya.

"Zack, kamu tidak papa?" tanya Zion ragu-ragu.

Zack menatap Zion dengan tajam, "Pasti si Dora yang memberitahu Zion." gumam Zack menebak.

"Aku baik-baik saja, memangnya kenapa?" tanya balik Zack.

"Tidak, tidak papa cuma tanya saja." Zion salah tingkah sendiri, dan segera kembali keruangan setelah memastikan Zack baik-baik saja.

Setelah Zion pergi. Zack meletakkan kepalanya di atas meja, sedangkan tangannya menurut pinggangnya sendiri untuk mengurangi rasa sakit.

✔️ jangan lupa tinggalkan jejak

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

kamu salah faham dinda krn yg dimaksud itu adalah kamu 🤦‍♀️🤦‍♀️

2024-10-07

0

galaxi

galaxi

udh kuduga klu jodoh dora bukan zion tp zack 😂

2024-09-23

0

Ria Lita

Ria Lita

semangat dinda hancur kan mereka buat mereka terpukau

2024-09-07

0

lihat semua
Episodes
1 ABD~1
2 ABD~ 2
3 ABD~ 3
4 ABD~ 4
5 ABD~ 5
6 ABD~6
7 ABD ~ 7
8 ABD ~ 8
9 ABD ~ 9
10 ABD ~10
11 ABD ~ 11
12 ABD~ 12
13 ABD ~13
14 ABD ~14
15 ABD ~ 15
16 ABD~16
17 ABD ~17
18 ABD ~ 18
19 ABD~19
20 ABD ~ 20
21 ABD ~ 21
22 ABD ~22
23 ABD ~23
24 ABD~24
25 ABD ~25
26 ABD~26
27 ABD ~27
28 ABD~28
29 ABD~29
30 ABD~30
31 ABD~31
32 ABD ~32
33 ABD~33
34 ABD~34
35 ABD~ 35
36 HWB
37 ABD~36
38 ABD~37
39 ABD~38
40 ABD ~ 39
41 ABD ~ 40
42 ABD~41
43 ABD~42
44 ABD~43
45 ABD~44
46 ABD~45
47 ABD~46
48 ABD~47
49 ABD~48
50 ABD~49 Diare
51 ABD~50 Kedatangan Malik
52 Bab khusus 51
53 ABD~51 Flashback Dinda/Cristal kecil
54 ABD~ 52 Jangan pergi Akak
55 ABD~53 Ingin liburan.
56 ABD~ 54 Ternyata Mantan
57 ABD~ 55 cemburu
58 ABD~56 Berharap Maaf
59 ABD~ 57 Ada yang janggal
60 ABD~58 Lahir
61 BDPM
62 ABD ~59 Rindu sikap yang dulu
63 ABD~60 Mengurus baby Za
64 ABD~61
65 ABD~62
66 ABD~63
67 ABD~64
68 ABD~65
69 ABD~66
70 ABD~67
71 ABD~68 pelayan
72 ABD~69 Andai
73 ABD~70 Jangan Ketahuan
74 ABD ~ 71 Membayangkan
75 ABD~72 Hampir celaka
76 ABD 73
77 ABD -74
78 ABD ~ 75
79 ABD~76
80 ABD~77
81 ABD~78
82 ABD~79
83 ABD~ 80
84 ABD~81
85 ABD-82
86 ABD~ 83
87 ABD~S2 Hari pertama.
88 ABD~S2. Gak Boleh Bohong
89 ABD~S2
90 ABD-S2. Berhati busuk
91 ABD-S2 mainan cewek
92 ABD-S2 teror
93 ABD-S2 Nanny buat Za
94 ABD-S2 permintaan Cerai
95 ABD~S2, Sikapi dengan dewasa
96 ABD-S2 Peringatan
97 numpang lewat
98 ABD-S2 itulah sebabnya
99 ABD-S2 Ingin bicara
100 ABD-S2, terima konsekuensinya.
101 ABD~2 Kontrak palsu
102 ABD-S2 tidak ada perceraian
103 ABD~S2 Penyesalan
104 Giveaway
105 ABD-S2 Cerai
106 ABD-S2 Pulang kembali
107 ABD-S2 Mulai terkuak
108 ABD~S2 hilang dari ingatan
109 ABD-S2 mengenakan baju orange
110 ABD-S2 Hukuman
111 ABD-S2 Bertemu kembali
112 ABD-S2 Tolong Jawab
113 ABD-S2 ingin melamar
114 ABD-S2 Memulai dari awal ( End )
115 Terimakasih
116 Promo SMUB
117 Karya baru
Episodes

Updated 117 Episodes

1
ABD~1
2
ABD~ 2
3
ABD~ 3
4
ABD~ 4
5
ABD~ 5
6
ABD~6
7
ABD ~ 7
8
ABD ~ 8
9
ABD ~ 9
10
ABD ~10
11
ABD ~ 11
12
ABD~ 12
13
ABD ~13
14
ABD ~14
15
ABD ~ 15
16
ABD~16
17
ABD ~17
18
ABD ~ 18
19
ABD~19
20
ABD ~ 20
21
ABD ~ 21
22
ABD ~22
23
ABD ~23
24
ABD~24
25
ABD ~25
26
ABD~26
27
ABD ~27
28
ABD~28
29
ABD~29
30
ABD~30
31
ABD~31
32
ABD ~32
33
ABD~33
34
ABD~34
35
ABD~ 35
36
HWB
37
ABD~36
38
ABD~37
39
ABD~38
40
ABD ~ 39
41
ABD ~ 40
42
ABD~41
43
ABD~42
44
ABD~43
45
ABD~44
46
ABD~45
47
ABD~46
48
ABD~47
49
ABD~48
50
ABD~49 Diare
51
ABD~50 Kedatangan Malik
52
Bab khusus 51
53
ABD~51 Flashback Dinda/Cristal kecil
54
ABD~ 52 Jangan pergi Akak
55
ABD~53 Ingin liburan.
56
ABD~ 54 Ternyata Mantan
57
ABD~ 55 cemburu
58
ABD~56 Berharap Maaf
59
ABD~ 57 Ada yang janggal
60
ABD~58 Lahir
61
BDPM
62
ABD ~59 Rindu sikap yang dulu
63
ABD~60 Mengurus baby Za
64
ABD~61
65
ABD~62
66
ABD~63
67
ABD~64
68
ABD~65
69
ABD~66
70
ABD~67
71
ABD~68 pelayan
72
ABD~69 Andai
73
ABD~70 Jangan Ketahuan
74
ABD ~ 71 Membayangkan
75
ABD~72 Hampir celaka
76
ABD 73
77
ABD -74
78
ABD ~ 75
79
ABD~76
80
ABD~77
81
ABD~78
82
ABD~79
83
ABD~ 80
84
ABD~81
85
ABD-82
86
ABD~ 83
87
ABD~S2 Hari pertama.
88
ABD~S2. Gak Boleh Bohong
89
ABD~S2
90
ABD-S2. Berhati busuk
91
ABD-S2 mainan cewek
92
ABD-S2 teror
93
ABD-S2 Nanny buat Za
94
ABD-S2 permintaan Cerai
95
ABD~S2, Sikapi dengan dewasa
96
ABD-S2 Peringatan
97
numpang lewat
98
ABD-S2 itulah sebabnya
99
ABD-S2 Ingin bicara
100
ABD-S2, terima konsekuensinya.
101
ABD~2 Kontrak palsu
102
ABD-S2 tidak ada perceraian
103
ABD~S2 Penyesalan
104
Giveaway
105
ABD-S2 Cerai
106
ABD-S2 Pulang kembali
107
ABD-S2 Mulai terkuak
108
ABD~S2 hilang dari ingatan
109
ABD-S2 mengenakan baju orange
110
ABD-S2 Hukuman
111
ABD-S2 Bertemu kembali
112
ABD-S2 Tolong Jawab
113
ABD-S2 ingin melamar
114
ABD-S2 Memulai dari awal ( End )
115
Terimakasih
116
Promo SMUB
117
Karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!