ABD~ 4

Setelah mendapatkan uang tunai dari menjual kalung yang ia miliki, Dinda segera mencari tempat kost untuk dirinya tinggal, mencari tempat dengan bulanan yang tidak menguras kantong. Dinda harus putar otak untuk bisa hidup mandiri karena sudah tak memiliki keluarga lagi dan masalah lelaki paruh baya yang mengatakan jika dirinya adalah keturunan keluarga Scorpio Dinda sama sekali tak percaya.

Setelah seharian mencari tempat kost yang sesuai akhirnya Dinda menemukannya dan letakkan tak terlalu jauh dari tempatnya bekerja, hingga dirinya bisa berjalan kaki sambil berolahraga untuk menurunkan berat badan yang masih dibilang diatas berat badan normal dan butuh usaha untuk bisa menurunkan berat badan sekitar lima belas kilo agar bisa terlihat langsing.

Hanya dengan mie instan dan telur rebus Dinda menikmati makan malam yang terasa sangat nikmat untuk pertama kalinya, jauh berbeda saat satu rumah dengan kedua orang tua angkatnya, walaupun makanan yang tersaji lengkap tapi terasa hambar saat menyantapnya disertai air mata.

"Aahhhh, setelah hari ini apa yang harus aku lakukan. Ya sepertinya aku harus cari infomasi tempat perawatan yang terjangkau, setidaknya itu bisa membuat wajahku yang kusam dan penuh dengan mutiara putih ini bisa berkurang." Seperti biasa setiap merenung Dinda akan meletakkan kepalanya di atas meja dengan lengannya menjadi tumpuan kepala lalu tertidur.

****

Keesokan harinya, Dinda masih belum terlihat masuk bekerja. Zion sedari tadi hanya mondar-mandir menunggu kedatangan Dinda hingga kelakuannya ditegur Zack yang memperhatikan dirinya sejak sampai halaman kantor.

"Zion apa yang kamu lakukan, mondar-mandir seperti tidak ada pekerjaan, kembali keruangan banyak pekerjaan yang sudah menunggumu." Tergiur Zack yang baru datang, lalu melanjutkan langkahnya menuju lift. Zion membuntuti Zack sampai ke ruangnya, ia ingin bertanya mengenai Dinda.

"Zack apa kamu memecat Dora, apa dia melakukan Kesalahan, kenapa kamu tak memberitahu? kinerja dia bagus Zack, bahkan dia lebih baik dari rekan kerjanya yang lain." tanya Zion penasaran.

"Aku gak ada waktu ngurus perempuan aneh seperti dia dan aku belum memecatnya. Aku gak habis pikir dengan otakmu, apa yang istimewa dari Dora itu, yang ada selalu membuat masalah saja." ucap zack sambil berjalan. Zack memiliki watak yang sangat berbeda dengan Zion walaupun mereka berdua bersaudara. Zack sikapnya lebih dingin, Berbeda dengan Zion yang lebih humoris, santai, dan suka tantangan.

"Zack, Dora itu berbeda, dia unik tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, sekali kamu mengenalnya kamu pasti tak akan bisa melupakannya. Coba saja kamu ngobrol dengannya pasti kamu bisa menilainya sendiri."

Zack melipat kedua tangannya di dada sambil menyandarkan punggungnya di sandaran kursi, saat mendengarkan ucapan Zion barusan. "Terlalu memuji, hati-hati nanti kamu jatuh cinta dengannya."

"Jika aku jatuh cinta padanya mungkin wajar, karena aku sudah terpesona sejak pandangan pertama, tapi kalau sampai kamu yang tiba-tiba jatuh cinta padanya itu baru namanya bencana." Zion pun tertawa lalu pergi meninggalkan ruangan Zack untuk mencari keberadaan Dinda.

Zion pun mencari nomor ponsel Dinda dari data karyawan yang dimiliki perusahaan. Setelah dapat Zion pun segera menghubungi Dinda untuk menanyakan alasannya tidak bekerja dan ingin bertemu dengannya.

Keduanya berjanji untuk bertemu di sebuah cafe terdekat dari tempat kost Dinda.

"Pak Zion ada apa ingin bertemu dengan saya?" tanya Dinda membuka percakapan.

"Aku tidak akan katakan apapun jika kamu masih memanggilku pak, aku ini sekarang sahabatmu jadi panggil aku Zion tapi jika kamu sungkan panggil aku boots, dengan senang hati aku akan menjawab."

"Pak. uupppsss Zion, terimakasih sudah mau menjadi temanku tanpa memperdulikan penampilanku yang seperti ini, padahal di luar sana semua orang memandang rendah aku, Meraka memandangku sebelah mata. Zion aku benar-benar kagum dan membuatku semakin yakin jikalau masih ada orang di luar sana yang masih menghargai ku." ucap Dinda di barengi senyuman yang jarang sekali ia tampakkan.

"Tak usah perdulikan mereka, orang yang suka menghina dan tidak menghargai kamu, itu tandanya mereka iri, yang membuat mereka sibuk mencari Kesalahan pada dirimu. Jangan balas mereka dengan perkataan, itu percuma saja mereka akan terus menghinamu, balas mereka dengan perubahan dan bungkam mulut mereka dengan perubahanmu." Ucapan Zion benar-benar memberi suntikan Semangat.

"Apakah aku bisa melakukan itu? aku ingin membuktikan pada kak Gavin, kalau dia telah salah menilai diriku, Aku ingin dia datang padaku untuk minta maaf dan menyesali semua kata-katanya yang begitu kejam." setiap mengingat Gavin, air mata lolos begitu saja. Dinda masih belum bisa terima jika dirinya di hina oleh calon tunangannya sendiri.

Setelah ngobrol panjang lebar, Dinda semakin akrab dengan Zion bahwa menceritakan permasalahannya kenapa dirinya berpenampilan seperti Dora, selain itu karena tak bisa memakai makeup yang benar. Zion dengan antusias mendengarkan cerita Dinda bahkan Zion menawarkan diri untuk membantu Dinda merubah penampilannya.

Setelah cukup lama ngobrol, Zion dan Dinda terpaksa harus memutuskan obrolan karena Zack sudah mencari Zion untuk ikut serta dalam rapat.

"Aku harus kembali ke kantor, dan kamu besok juga harus masuk kantor, kalau tidak aku yang akan menjemputmu secara paksa, oke."

"Baiklah, besok aku akan kembali bekerja sebelum dapat surat peringatan dari kantor." mereka pun berpisah dan kembali pada tujuannya masing-masing.

Dinda yang seharusnya sudah pergi ke klinik kecantikan, walaupun hanya sekedar konsultasi untuk meyakinkan dirinya jika masih ada kemungkinan wajahnya bisa membaik dari mutiara-mutiara yang memenuhi wajahnya.

Saat keluar dari klinik tak sengaja Dinda bertemu dengan Amora yang hendak melakukan perawatan.

"Dinda, ngapain kamu disini? apa kamu mau melakukan perawatan juga ya, biar Gavin bisa kembali lagi padamu. Jangan mimpi kamu Din, sampai kapanpun kamu tak akan bisa mengalahkan kecantikanku dan jangan berharap kamu bisa mendapatkan pujian dari Gavin." Celetuk Amora.

"Benarkah?" Dinda menyeringai sambil mengerutkan keningnya, " Amora, aku benar-benar telah salah menilai kamu. Aku kira kamu berbeda dengan yang lain, tulus menjalin persahabatan dan tak memandang fisik dan penampilan tapi ternyata aku salah, Aku yang bodoh yang tak bisa membedakan mana sahabat yang tulus dan sahabat yang busuk seperti kamu. Ingat Amora, suatu hari nanti akan aku pastikan kamu mengemis kebaikan dariku." Dinda pun melenggang pergi meninggalkan Amora yang masih diselimuti kemarahan, atas perkataan Dinda.

"Awas kamu Dinda, tak akan aku biarkan kamu bisa mengambil Gavin dariku lagi." Teriak Amora dengan penuh kemarahan, namun Dinda sudah tak mendengar apa yang sedang di katakan Amora kerena jarak yang jauh.

✔️ jangan lupa tinggalkan jejak ☺️☺️

Terpopuler

Comments

Ferinah Jurumi

Ferinah Jurumi

semangat dinda

2024-09-05

0

Erni Kusumawati

Erni Kusumawati

semangat Dinda.. tunjukan pada dunia kalo kamu bisa merubah semuanya.. 💪💪💪

2024-06-16

4

Princess Ren

Princess Ren

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-05-11

0

lihat semua
Episodes
1 ABD~1
2 ABD~ 2
3 ABD~ 3
4 ABD~ 4
5 ABD~ 5
6 ABD~6
7 ABD ~ 7
8 ABD ~ 8
9 ABD ~ 9
10 ABD ~10
11 ABD ~ 11
12 ABD~ 12
13 ABD ~13
14 ABD ~14
15 ABD ~ 15
16 ABD~16
17 ABD ~17
18 ABD ~ 18
19 ABD~19
20 ABD ~ 20
21 ABD ~ 21
22 ABD ~22
23 ABD ~23
24 ABD~24
25 ABD ~25
26 ABD~26
27 ABD ~27
28 ABD~28
29 ABD~29
30 ABD~30
31 ABD~31
32 ABD ~32
33 ABD~33
34 ABD~34
35 ABD~ 35
36 HWB
37 ABD~36
38 ABD~37
39 ABD~38
40 ABD ~ 39
41 ABD ~ 40
42 ABD~41
43 ABD~42
44 ABD~43
45 ABD~44
46 ABD~45
47 ABD~46
48 ABD~47
49 ABD~48
50 ABD~49 Diare
51 ABD~50 Kedatangan Malik
52 Bab khusus 51
53 ABD~51 Flashback Dinda/Cristal kecil
54 ABD~ 52 Jangan pergi Akak
55 ABD~53 Ingin liburan.
56 ABD~ 54 Ternyata Mantan
57 ABD~ 55 cemburu
58 ABD~56 Berharap Maaf
59 ABD~ 57 Ada yang janggal
60 ABD~58 Lahir
61 BDPM
62 ABD ~59 Rindu sikap yang dulu
63 ABD~60 Mengurus baby Za
64 ABD~61
65 ABD~62
66 ABD~63
67 ABD~64
68 ABD~65
69 ABD~66
70 ABD~67
71 ABD~68 pelayan
72 ABD~69 Andai
73 ABD~70 Jangan Ketahuan
74 ABD ~ 71 Membayangkan
75 ABD~72 Hampir celaka
76 ABD 73
77 ABD -74
78 ABD ~ 75
79 ABD~76
80 ABD~77
81 ABD~78
82 ABD~79
83 ABD~ 80
84 ABD~81
85 ABD-82
86 ABD~ 83
87 ABD~S2 Hari pertama.
88 ABD~S2. Gak Boleh Bohong
89 ABD~S2
90 ABD-S2. Berhati busuk
91 ABD-S2 mainan cewek
92 ABD-S2 teror
93 ABD-S2 Nanny buat Za
94 ABD-S2 permintaan Cerai
95 ABD~S2, Sikapi dengan dewasa
96 ABD-S2 Peringatan
97 numpang lewat
98 ABD-S2 itulah sebabnya
99 ABD-S2 Ingin bicara
100 ABD-S2, terima konsekuensinya.
101 ABD~2 Kontrak palsu
102 ABD-S2 tidak ada perceraian
103 ABD~S2 Penyesalan
104 Giveaway
105 ABD-S2 Cerai
106 ABD-S2 Pulang kembali
107 ABD-S2 Mulai terkuak
108 ABD~S2 hilang dari ingatan
109 ABD-S2 mengenakan baju orange
110 ABD-S2 Hukuman
111 ABD-S2 Bertemu kembali
112 ABD-S2 Tolong Jawab
113 ABD-S2 ingin melamar
114 ABD-S2 Memulai dari awal ( End )
115 Terimakasih
116 Promo SMUB
117 Karya baru
Episodes

Updated 117 Episodes

1
ABD~1
2
ABD~ 2
3
ABD~ 3
4
ABD~ 4
5
ABD~ 5
6
ABD~6
7
ABD ~ 7
8
ABD ~ 8
9
ABD ~ 9
10
ABD ~10
11
ABD ~ 11
12
ABD~ 12
13
ABD ~13
14
ABD ~14
15
ABD ~ 15
16
ABD~16
17
ABD ~17
18
ABD ~ 18
19
ABD~19
20
ABD ~ 20
21
ABD ~ 21
22
ABD ~22
23
ABD ~23
24
ABD~24
25
ABD ~25
26
ABD~26
27
ABD ~27
28
ABD~28
29
ABD~29
30
ABD~30
31
ABD~31
32
ABD ~32
33
ABD~33
34
ABD~34
35
ABD~ 35
36
HWB
37
ABD~36
38
ABD~37
39
ABD~38
40
ABD ~ 39
41
ABD ~ 40
42
ABD~41
43
ABD~42
44
ABD~43
45
ABD~44
46
ABD~45
47
ABD~46
48
ABD~47
49
ABD~48
50
ABD~49 Diare
51
ABD~50 Kedatangan Malik
52
Bab khusus 51
53
ABD~51 Flashback Dinda/Cristal kecil
54
ABD~ 52 Jangan pergi Akak
55
ABD~53 Ingin liburan.
56
ABD~ 54 Ternyata Mantan
57
ABD~ 55 cemburu
58
ABD~56 Berharap Maaf
59
ABD~ 57 Ada yang janggal
60
ABD~58 Lahir
61
BDPM
62
ABD ~59 Rindu sikap yang dulu
63
ABD~60 Mengurus baby Za
64
ABD~61
65
ABD~62
66
ABD~63
67
ABD~64
68
ABD~65
69
ABD~66
70
ABD~67
71
ABD~68 pelayan
72
ABD~69 Andai
73
ABD~70 Jangan Ketahuan
74
ABD ~ 71 Membayangkan
75
ABD~72 Hampir celaka
76
ABD 73
77
ABD -74
78
ABD ~ 75
79
ABD~76
80
ABD~77
81
ABD~78
82
ABD~79
83
ABD~ 80
84
ABD~81
85
ABD-82
86
ABD~ 83
87
ABD~S2 Hari pertama.
88
ABD~S2. Gak Boleh Bohong
89
ABD~S2
90
ABD-S2. Berhati busuk
91
ABD-S2 mainan cewek
92
ABD-S2 teror
93
ABD-S2 Nanny buat Za
94
ABD-S2 permintaan Cerai
95
ABD~S2, Sikapi dengan dewasa
96
ABD-S2 Peringatan
97
numpang lewat
98
ABD-S2 itulah sebabnya
99
ABD-S2 Ingin bicara
100
ABD-S2, terima konsekuensinya.
101
ABD~2 Kontrak palsu
102
ABD-S2 tidak ada perceraian
103
ABD~S2 Penyesalan
104
Giveaway
105
ABD-S2 Cerai
106
ABD-S2 Pulang kembali
107
ABD-S2 Mulai terkuak
108
ABD~S2 hilang dari ingatan
109
ABD-S2 mengenakan baju orange
110
ABD-S2 Hukuman
111
ABD-S2 Bertemu kembali
112
ABD-S2 Tolong Jawab
113
ABD-S2 ingin melamar
114
ABD-S2 Memulai dari awal ( End )
115
Terimakasih
116
Promo SMUB
117
Karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!