"Hei! Phoenix Biru master Lie Yao Shan yang kamu bicarakan itu siapa dia?" Tanya Lie Mei.
"Bagaimana bisa kamu tidak mengetahui orang hebat sepertinya?!" Ucap Phoenix Biru terkejut.
"Ingatlah baik-baik, Master Lie Yao Shan adalah seorang Cultivator dan Pendekar pedang terhebat di dunia ini. Tidak ada seorangpun yang bisa menandingi kekuatan miliknya." Jelas Phoenix Biru sangat menyanjung kehebatan Lie Yao Shan.
'Hee... Sehebat itukah master Lie Yao Shan itu.' Pikir Lie Mei.
'Master Lie Yao Shan memiliki marga Lie milik anggota keluarga Kekaisaran Yan. Apa dia juga merupakan anggota keluarga Kekaisaran Yan?' Batinnya bertanya-tanya.
'Seorang Master terkuat di dunia ini juga memiliki darah keluarga Kekaisaran Yan yang sama dengan ku. Aku jadi ingin bertemu dengan nya.' Batin Lie Mei.
"Phoenix Biru apa kamu butuh bantuan dengan segel penghenti itu?" Tanya Lie Mei, melirik kearah segel yang ada di bawah tubuh Phoenix Biru.
"Ah, ini? Tentu saja aku membutuhkan bantuan, tapi apa kamu bisa menghancurkan segel Penghenti tingkat 5?" Ucap Phoenix Biru ragu.
"Hemp, serahkan saja pada ku!"
Lie Mei berjalan mendekati Phoenix Biru, ia kemudian menyalurkan kekuatan jiwa milik nya ke dalam Segel Penghenti di bawah tubuh Phoenix Biru.
Segel Penghenti itu seketika langsung hancur dan menghilang dalam waktu singkat. Tubuh Phoenix Biru sudah bisa digerakkan kembali setelah segel tersebut dihancurkan oleh Lie Mei.
'Gadis manusia ini dengan mudah menghancurkan segel Penghenti tingkat 5, kekuatan jiwanya sungguh luar biasa kuat.' Batin Phoenix Biru terkagum-kagum.
"Gadis Manusia! Terima kasih atas bantuan mu!" Phoenix Biru menundukkan kepalanya pada Lie Mei.
"Ini hanya masalah kecil tidak perlu berterima kasih pada ku." Ucap Lie Mei.
Guorrr....!!!
Tiba-tiba terdengar suara raungan yang menggelegar dari dalam goa. Suara nya sangat mengerikan sampai membuat angin besar mengamuk hebat.
Diluar goa angin tiba-tiba menjadi tidak beraturan, mereka membuat pusaran besar menjadi badai angin yang kencang, pohon-pohon yang ada disana seketika langsung ditumbangkan oleh hembusan badai angin.
Lie Mei dan Phoenix Biru terlihat berusaha berdiri tegak di tengah badai angin yang berputar di depan mereka.
"Apa yang terjadi?! Mengapa angin tiba-tiba mengamuk?!" Tanya Lie Mei masih berusaha bertahan.
'Raungan itu apa jangan-jangan...?!' Pikir Phoenix Biru.
Di tengah badai angin yang berhembus hebat itu Phoenix Biru memaksakan dirinya untuk berjalan memasuki goa.
"Hei Phoenix Biru kamu ingin pergi kemana?!" Lie Mei yang melihat Phoenix Biru pergi menuju goa, juga pergi mengikuti nya dari belakang.
Mereka berdua akhirnya berlari memasuki goa, untuk melihat apa yang terjadi di dalam sana. Entah mengapa Lie Mei tiba-tiba mendapat firasat yang buruk.
'Ugh... Sepertinya pemimpin pasukan Kekaisaran Bei Han itu melakukan hal buruk. Aku merasa nasibnya sudah berakhir hari ini!' Batin Lie Mei sembari berlari.
★Di Dalam goa bagian dalam★
Lie Mei dan Phoenix Biru berlari melewati lorong goa yang dipenuhi Batu Spritual. Di seluruh dinding goa terlihat banyak Batu Spritual yang menempel di sana, sangat banyak sampai Lie Mei bahkan tidak mengetahui jumlah nya.
Mereka terus berlari memasuki goa lebih dalam lagi. Sampai akhirnya mereka berhenti pada sebuah pintu masuk yang sangat besar.
Phoenix Biru tanpa ragu membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam, ia berlari menghampiri makhluk hitam yang di ikat oleh 4 rantai besi di kedua tangan dan kakinya.
Disamping mahluk hitam itu juga terlihat tubuh pemimpin pasukan Kekaisaran Bei Han yang sudah tidak bernyawa tergeletak di atas tanah.
Lie Mei yang ada di sana terlihat sedikit terkejut karena tidak menyangka jika makhluk hitam yang ada di depannya sekarang adalah Hewan Suci.
Makhluk hitam tersebut berwujud seekor Singa berwarna hitam gelap dengan sepasang sayap besar berwarna hitam di punggungnya. Tubuhnya dua kali lipat lebih besar daripada Phoenix Biru.
'Singa Kegelapan?! Mengapa sosok yang dikatakan hanya ada di Dunia Dewa bisa berada di tempat ini?!' Batin Lie Mei.
'Ini kedua kalinya aku bertemu dengan Hewan Suci selain Naga Merah. Tetapi Singa Kegelapan ini memiliki kekuatan yang lebih mengerikan dari pada Naga Merah saat itu.'
'Aku harus berhati-hati! Kekuatanku saat ini masih belum bisa menandingi kekuatan seekor Hewan Suci!'
"Tuan!! Saya mohon redahkan amarah anda...! Jika anda terus seperti ini hutan ini akan musnah karena anda!" Ucap Phoenix Biru.
Grrrrrr...!
"Phoenix Biru!! Kamu beraninya membiarkan seorang manusia rendahan memasuki goa!! Apa kamu sadar apa kesalahan mu?!!"
Singa Kegelapan menatap dengan wajah yang sangat marah kepada Phoenix Biru, ia juga mengeluarkan energi spiritual yang mengerikan membuat Phoenix Biru dan Lie Mei yang ada di sana sangat tertekan.
"T..Tuan mohon maafkan saya! Saya mengakui kesalahan saya karena tidak bisa menahan manusia itu masuk!"
Tubuh Phoenix Biru seketika gemetar hebat ia menundukkan badan nya tidak berani menatap mata Singa Kegelapan.
"Ini adalah terakhir kalinya kamu melakukan kesalahan jika kamu berani melakukan nya lagi...! Aku akan langsung memakan jiwamu!!"
"B..Baik Tuan! Saya tidak akan melakukan nya lagi!" Ucap Phoenix Biru.
"Lalu siapa makhluk kecil yang kamu bawa ini? Aku merasakan aura aneh berada di tubuhnya!" Tanya Singa Kegelapan melirik kearah Lie Mei.
"Tuan! Gadis manusia ini adalah orang yang menolong saya barusan dari Segel Penghenti." Jawab Phoenix Biru.
"Manusia..? Auranya bahkan tidak seperti manusia apa benar dia seorang manusia?" Ucap Singa Kegelapan.
"Mohon perkenalkan saya Lie Mei Putri Kedua dari Kekaisaran Yan! Anda bisa memanggil saya Lie Mei, Tuan." Ucap Lie Mei menundukkan kepalanya sedikit untuk memperkenalkan diri.
'Marga Lie dari Kekaisaran Yan..? Pantas saja gadis ini memiliki aura yang berbeda dari manusia biasa, pastinya dia adalah keturunan dari orang itu.' Pikir Singa Kegelapan.
"Hm, Lie Mei! Beritahu aku siapa nama ayahmu?' Tanya Singa Kegelapan.
"Ayahku? Dia adalah Kaisar Lie Xian dari Kekaisaran Yan. Untuk apa anda menanyakan itu?"
Singa Kegelapan tampak berpikir sejenak ia tidak berpikir jika Kaisar Lie Xian adalah ayah Lie Mei.
"Aku mengerti sekarang, Lie Mei aku akan memperingatkan sesuatu pada mu ingatlah bahwa kamu harus selalu waspada dimana pun itu,"
"Karena suatu hari nanti akan muncul musuh berbahaya yang mengincar nyawa mu." Ucap Singa Kegelapan pada Lie Mei.
"Gadis ini akan mengingatnya, Tuan." Lie Mei tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Singa Kegelapan tetapi ia hanya tersenyum menanggapi nya.
Setelah itu Lie Mei memutuskan untuk keluar dari goa, sebelum keluar Singa Kegelapan memberikan nya hadiah berupa 1 juta Batu Spritual kepada Lie Mei karena sudah membantu Phoenix Biru.
"Kalau begitu saya akan pergi sekarang, terima kasih atas hadiah pemberian anda, Tuan." Lie Mei menundukkan kepalanya untuk terakhir kali setelah itu pergi meninggalkan goa.
"Tuan, saya tidak pernah melihat anda sesenang ini apa yang membuat anda tertarik kepada gadis manusia bernama Lie Mei itu?" Tanya Phoenix Biru.
"Kamu hanyalah burung yang hidup selama 300 tahun, jadi tentu saja kamu tidak mengetahui tentang Ramalan Bintang." Ucap Singa Kegelapan terlihat berwajah sangat senang.
"Ramalan Bintang? Apa isi dari ramalan itu? Tolong beritahu saya Tuan." Ucap Phoenix Biru sangat penasaran.
"Ketika kehancuran datang melanda dunia dan membuat kekacauan, akan ada saatnya dimana sang fajar datang membawa keadilan bagi dunia,"
"Bunga Teratai Surgawi akan mekar disertai kemunculan Naga Keberuntungan di langit malam, kedua fajar akan bersatu melawan takdir dunia dan memberikan kedamaian yang tiada akhir,"
"Mereka akan menantang hukum alam dan menjadi yang terkuat di alam semesta, kedua sosok yang dikagumi dan juga diberkati oleh langit, tidak akan ada seorangpun yang dapat menentang kehendak nya."
"Itulah yang dikatakan di Ramalan Bintang tersebut, dan kini sudah ribuan tahun berlalu semenjak Ramalan Bintang dibacakan di khalayak umum saat kemenangan dunia di Era Kehancuran." Ucap Singa Kegelapan.
"Sampai saat ini kami selalu menunggu kehadiran kedua sosok fajar yang disebut dalam ramalan tersebut. Dan seperti nya hari dimana sosok fajar tersebut muncul sudah tidak akan lama lagi." Ucap Singa Kegelapan.
"Ramalan itu apa benar akan terjadi? Jika benar bukankah dunia ini akan mengalami kehancuran lagi setelah Era Kehancuran berlalu?" Tanya Phoenix Biru.
"Ya, itu mungkin saja. Kita sebaiknya bersiap untuk kemungkinan terburuk yang akan terjadi nanti."
"Anda benar, Tuan."
"Jadi sebenarnya apa hubungan gadis Lie Mei itu dengan Ramalan Bintang ini?" Tanya Phoenix Biru tidak mengerti.
"Hm.. Sebenarnya aku tidak terlalu yakin dengan ini, tetapi didalam tubuh gadis manusia itu aku merasakan sedikit energi mengerikan dan berbahaya di dalam tubuh nya, jadi mungkin saja dia adalah fajar yang di katakan dalam ramalan."
"Tuan itu pasti salah, tidak mungkin bukan seorang gadis manusia seperti nya adalah orang yang diramalkan itu." Ucap Phoenix Biru meragukan perkataan Tuannya.
"Ya mungkin saja kamu benar, ini hanya tebakan ku saja jadi lupakan itu." Ucap Singa Kegelapan.
Sementara itu diluar goa terlihat badai angin yang sebelumnya ada disana sudah tidak terlihat lagi. Lie Mei yang ada disana mengaktifkan kemampuan Mata Dewa untuk memeriksa kondisi 3 wilayah lainnya.
Ia lega karena sepertinya hewan penjaga yang ada di wilayah barat, selatan dan utara berhasil mengalahkan pasukan Kekaisaran Bei Han yang ada di sana.
"Baguslah semuanya baik-baik saja! Rencana pemberontak Kekaisaran Bei Han yang diam-diam mengirim pasukan ke Kekaisaran Yan serta merebut tambang Batu Spritual ini tidak berhasil dijalankan."
'Aku akan menunggu saat yang tepat untuk memberitahukan kabar ini pada Baginda Kaisar Lie Xian.' Batin Lie Mei tersenyum licik.
"Sekarang lebih baik aku melanjutkan tujuanku yang belum selesai untuk berkultivasi, setelah itu mencari bahan tanaman herbal untuk membuat Pil XinJing terlebih dahulu."
Lie Mei kemudian menggambar Array Perpindahan dan pergi ke tengah hutan, saat tiba di sana ia langsung duduk bersila di bawah sebuah pohon yang ada disana.
Untuk berkultivasi seseorang membutuhkan energi spiritual yang besar, energi spiritual bisa didapatkan dari Batu Spritual yang didalamnya tersimpan sejumlah energi spiritual yang cukup banyak.
Energi spiritual bukan hanya bisa didapatkan dari Batu Spritual tetapi juga bisa didapatkan dari pepohonan yang menyimpan energi spiritual, walaupun energi spiritual yang ada di pohon tidak sebanyak 1 Batu Spritual.
Lie Mei mengambil 10 Batu Spritual dari Ruang Dimensi dan meletakkannya di depan nya. Kemudian ia memejamkan mata nya dan menyerap energi spiritual yang ada di dalam Batu Spritual.
Dengan perlahan aura cahaya putih keluar dari 10 Batu Spritual dan terbang menyelimuti seluruh tubuh Lie Mei kemudian terserap masuk kedalam tubuh nya.
Lie Mei dapat merasakan tubuhnya perlahan mendapatkan Energi Spiritual. Namun baru 10 detik berlalu,10 Batu Spritual langsung habis diserap oleh Lie Mei.
Normal jika Lie Mei terkejut karena menyerap 1 Batu Spritual bagi Cultivator biasa membutuhkan waktu 1 hari penuh, tetapi Lie Mei bisa menyerap 10 Batu Spritual dalam waktu 10 detik saja.
Kecepatan yang luar biasa itu mungkin hanya Lie Mei di dunia ini yang bisa melakukan nya.
Lie Mei membuka matanya ia tiba-tiba merasa kesal karena keanehan yang terjadi kepada nya, yaitu karena Energi Spiritual yang diserap oleh tubuh nya tadi mendadak menghilang dan tidak tersimpan di dalam tubuhnya.
"Ini?! Ada masalah apalagi?! Mengapa aku selalu dipersulit saat ingin berkultivasi? Apa dewa memang tidak berpihak padaku?" Lie Mei menarik sebelah ujung bibirnya dengan tatapan sangat kesal.
"Haa... Tenanglah Lie Mei mari kita coba melakukannya lagi."
Lie Mei mengambil 10 Batu Spritual lagi dari Ruang Dimensi nya. Kemudian menaruhnya kembali di hadapan nya.
Ia menutup kedua matanya dan langsung menyerap energi dari Batu Spritual. Namun setelah berhasil menyerapnya hal yang sama kembali terjadi, Energi Spiritual yang diserap olehnya tiba-tiba menghilang entah kemana.
Lie Mei mengerutkan alisnya ia tahu jika ada sesuatu yang salah di dalam tubuhnya. Dengan mengaktifkan kemampuan Mata Dewa nya ia kemudian melihat ke dalam tubuhnya.
Sesuatu yang tidak terduga terlihat di sana, ia melihat sebuah pusaran hitam yang tampak nya telah memakan semua Energi Spiritual yang diserap oleh Lie Mei.
'I..ini sejak kapan ditubuh ku ada sesuatu seperti pusaran hitam ini. Sebelumnya saat aku memeriksa tubuhku aku hanya melihat gumpalan racun disana mengapa tiba-tiba pusaran hitam ini muncul?' Pikir Lie Mei dengan terkejut.
------•••××{∆∆^\=^}×ו••------
Terima kasih sudah membaca.
Jangan lupa untuk memberikan like, komentar, dan vote jika kalian suka dengan novel ini.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
kasmawati
visualnya mana thor
2022-03-21
0
Ida Blado
ribet amat mau pindah tempat hrs gambar dulu,lah kalau dlm keadaan genting apa gk langsung keburu matek
2021-11-18
0
Acedia
gua kira ad ujian esainya juga🤣🤣😌
2021-05-25
2