Chapter 11 (S1): Hewan Suci di dalam Goa

"Hei! Phoenix Biru master Lie Yao Shan yang kamu bicarakan itu siapa dia?" Tanya Lie Mei.

"Bagaimana bisa kamu tidak mengetahui orang hebat sepertinya?!" Ucap Phoenix Biru terkejut.

"Ingatlah baik-baik, Master Lie Yao Shan adalah seorang Cultivator dan Pendekar pedang terhebat di dunia ini. Tidak ada seorangpun yang bisa menandingi kekuatan miliknya." Jelas Phoenix Biru sangat menyanjung kehebatan Lie Yao Shan.

'Hee... Sehebat itukah master Lie Yao Shan itu.' Pikir Lie Mei.

'Master Lie Yao Shan memiliki marga Lie milik anggota keluarga Kekaisaran Yan. Apa dia juga merupakan anggota keluarga Kekaisaran Yan?' Batinnya bertanya-tanya.

'Seorang Master terkuat di dunia ini juga memiliki darah keluarga Kekaisaran Yan yang sama dengan ku. Aku jadi ingin bertemu dengan nya.' Batin Lie Mei.

"Phoenix Biru apa kamu butuh bantuan dengan segel penghenti itu?" Tanya Lie Mei, melirik kearah segel yang ada di bawah tubuh Phoenix Biru.

"Ah, ini? Tentu saja aku membutuhkan bantuan, tapi apa kamu bisa menghancurkan segel Penghenti tingkat 5?" Ucap Phoenix Biru ragu.

"Hemp, serahkan saja pada ku!"

Lie Mei berjalan mendekati Phoenix Biru, ia kemudian menyalurkan kekuatan jiwa milik nya ke dalam Segel Penghenti di bawah tubuh Phoenix Biru.

Segel Penghenti itu seketika langsung hancur dan menghilang dalam waktu singkat. Tubuh Phoenix Biru sudah bisa digerakkan kembali setelah segel tersebut dihancurkan oleh Lie Mei.

'Gadis manusia ini dengan mudah menghancurkan segel Penghenti tingkat 5, kekuatan jiwanya sungguh luar biasa kuat.' Batin Phoenix Biru terkagum-kagum.

"Gadis Manusia! Terima kasih atas bantuan mu!" Phoenix Biru menundukkan kepalanya pada Lie Mei.

"Ini hanya masalah kecil tidak perlu berterima kasih pada ku." Ucap Lie Mei.

Guorrr....!!!

Tiba-tiba terdengar suara raungan yang menggelegar dari dalam goa. Suara nya sangat mengerikan sampai membuat angin besar mengamuk hebat.

Diluar goa angin tiba-tiba menjadi tidak beraturan, mereka membuat pusaran besar menjadi badai angin yang kencang, pohon-pohon yang ada disana seketika langsung ditumbangkan oleh hembusan badai angin.

Lie Mei dan Phoenix Biru terlihat berusaha berdiri tegak di tengah badai angin yang berputar di depan mereka.

"Apa yang terjadi?! Mengapa angin tiba-tiba mengamuk?!" Tanya Lie Mei masih berusaha bertahan.

'Raungan itu apa jangan-jangan...?!' Pikir Phoenix Biru.

Di tengah badai angin yang berhembus hebat itu Phoenix Biru memaksakan dirinya untuk berjalan memasuki goa.

"Hei Phoenix Biru kamu ingin pergi kemana?!" Lie Mei yang melihat Phoenix Biru pergi menuju goa, juga pergi mengikuti nya dari belakang.

Mereka berdua akhirnya berlari memasuki goa, untuk melihat apa yang terjadi di dalam sana. Entah mengapa Lie Mei tiba-tiba mendapat firasat yang buruk.

'Ugh... Sepertinya pemimpin pasukan Kekaisaran Bei Han itu melakukan hal buruk. Aku merasa nasibnya sudah berakhir hari ini!' Batin Lie Mei sembari berlari.

★Di Dalam goa bagian dalam★

Lie Mei dan Phoenix Biru berlari melewati lorong goa yang dipenuhi Batu Spritual. Di seluruh dinding goa terlihat banyak Batu Spritual yang menempel di sana, sangat banyak sampai Lie Mei bahkan tidak mengetahui jumlah nya.

Mereka terus berlari memasuki goa lebih dalam lagi. Sampai akhirnya mereka berhenti pada sebuah pintu masuk yang sangat besar.

Phoenix Biru tanpa ragu membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam, ia berlari menghampiri makhluk hitam yang di ikat oleh 4 rantai besi di kedua tangan dan kakinya.

Disamping mahluk hitam itu juga terlihat tubuh pemimpin pasukan Kekaisaran Bei Han yang sudah tidak bernyawa tergeletak di atas tanah.

Lie Mei yang ada di sana terlihat sedikit terkejut karena tidak menyangka jika makhluk hitam yang ada di depannya sekarang adalah Hewan Suci.

Makhluk hitam tersebut berwujud seekor Singa berwarna hitam gelap dengan sepasang sayap besar berwarna hitam di punggungnya. Tubuhnya dua kali lipat lebih besar daripada Phoenix Biru.

'Singa Kegelapan?! Mengapa sosok yang dikatakan hanya ada di Dunia Dewa bisa berada di tempat ini?!' Batin Lie Mei.

'Ini kedua kalinya aku bertemu dengan Hewan Suci selain Naga Merah. Tetapi Singa Kegelapan ini memiliki kekuatan yang lebih mengerikan dari pada Naga Merah saat itu.'

'Aku harus berhati-hati! Kekuatanku saat ini masih belum bisa menandingi kekuatan seekor Hewan Suci!'

"Tuan!! Saya mohon redahkan amarah anda...! Jika anda terus seperti ini hutan ini akan musnah karena anda!" Ucap Phoenix Biru.

Grrrrrr...!

"Phoenix Biru!! Kamu beraninya membiarkan seorang manusia rendahan memasuki goa!! Apa kamu sadar apa kesalahan mu?!!"

Singa Kegelapan menatap dengan wajah yang sangat marah kepada Phoenix Biru, ia juga mengeluarkan energi spiritual yang mengerikan membuat Phoenix Biru dan Lie Mei yang ada di sana sangat tertekan.

"T..Tuan mohon maafkan saya! Saya mengakui kesalahan saya karena tidak bisa menahan manusia itu masuk!"

Tubuh Phoenix Biru seketika gemetar hebat ia menundukkan badan nya tidak berani menatap mata Singa Kegelapan.

"Ini adalah terakhir kalinya kamu melakukan kesalahan jika kamu berani melakukan nya lagi...! Aku akan langsung memakan jiwamu!!"

"B..Baik Tuan! Saya tidak akan melakukan nya lagi!" Ucap Phoenix Biru.

"Lalu siapa makhluk kecil yang kamu bawa ini? Aku merasakan aura aneh berada di tubuhnya!" Tanya Singa Kegelapan melirik kearah Lie Mei.

"Tuan! Gadis manusia ini adalah orang yang menolong saya barusan dari Segel Penghenti." Jawab Phoenix Biru.

"Manusia..? Auranya bahkan tidak seperti manusia apa benar dia seorang manusia?" Ucap Singa Kegelapan.

"Mohon perkenalkan saya Lie Mei Putri Kedua dari Kekaisaran Yan! Anda bisa memanggil saya Lie Mei, Tuan." Ucap Lie Mei menundukkan kepalanya sedikit untuk memperkenalkan diri.

'Marga Lie dari Kekaisaran Yan..? Pantas saja gadis ini memiliki aura yang berbeda dari manusia biasa, pastinya dia adalah keturunan dari orang itu.' Pikir Singa Kegelapan.

"Hm, Lie Mei! Beritahu aku siapa nama ayahmu?' Tanya Singa Kegelapan.

"Ayahku? Dia adalah Kaisar Lie Xian dari Kekaisaran Yan. Untuk apa anda menanyakan itu?"

Singa Kegelapan tampak berpikir sejenak ia tidak berpikir jika Kaisar Lie Xian adalah ayah Lie Mei.

"Aku mengerti sekarang, Lie Mei aku akan memperingatkan sesuatu pada mu ingatlah bahwa kamu harus selalu waspada dimana pun itu,"

"Karena suatu hari nanti akan muncul musuh berbahaya yang mengincar nyawa mu." Ucap Singa Kegelapan pada Lie Mei.

"Gadis ini akan mengingatnya, Tuan." Lie Mei tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Singa Kegelapan tetapi ia hanya tersenyum menanggapi nya.

Setelah itu Lie Mei memutuskan untuk keluar dari goa, sebelum keluar Singa Kegelapan memberikan nya hadiah berupa 1 juta Batu Spritual kepada Lie Mei karena sudah membantu Phoenix Biru.

"Kalau begitu saya akan pergi sekarang, terima kasih atas hadiah pemberian anda, Tuan." Lie Mei menundukkan kepalanya untuk terakhir kali setelah itu pergi meninggalkan goa.

"Tuan, saya tidak pernah melihat anda sesenang ini apa yang membuat anda tertarik kepada gadis manusia bernama Lie Mei itu?" Tanya Phoenix Biru.

"Kamu hanyalah burung yang hidup selama 300 tahun, jadi tentu saja kamu tidak mengetahui tentang Ramalan Bintang." Ucap Singa Kegelapan terlihat berwajah sangat senang.

"Ramalan Bintang? Apa isi dari ramalan itu? Tolong beritahu saya Tuan." Ucap Phoenix Biru sangat penasaran.

"Ketika kehancuran datang melanda dunia dan membuat kekacauan, akan ada saatnya dimana sang fajar datang membawa keadilan bagi dunia,"

"Bunga Teratai Surgawi akan mekar disertai kemunculan Naga Keberuntungan di langit malam, kedua fajar akan bersatu melawan takdir dunia dan memberikan kedamaian yang tiada akhir,"

"Mereka akan menantang hukum alam dan menjadi yang terkuat di alam semesta, kedua sosok yang dikagumi dan juga diberkati oleh langit, tidak akan ada seorangpun yang dapat menentang kehendak nya."

"Itulah yang dikatakan di Ramalan Bintang tersebut, dan kini sudah ribuan tahun berlalu semenjak Ramalan Bintang dibacakan di khalayak umum saat kemenangan dunia di Era Kehancuran." Ucap Singa Kegelapan.

"Sampai saat ini kami selalu menunggu kehadiran kedua sosok fajar yang disebut dalam ramalan tersebut. Dan seperti nya hari dimana sosok fajar tersebut muncul sudah tidak akan lama lagi." Ucap Singa Kegelapan.

"Ramalan itu apa benar akan terjadi? Jika benar bukankah dunia ini akan mengalami kehancuran lagi setelah Era Kehancuran berlalu?" Tanya Phoenix Biru.

"Ya, itu mungkin saja. Kita sebaiknya bersiap untuk kemungkinan terburuk yang akan terjadi nanti."

"Anda benar, Tuan."

"Jadi sebenarnya apa hubungan gadis Lie Mei itu dengan Ramalan Bintang ini?" Tanya Phoenix Biru tidak mengerti.

"Hm.. Sebenarnya aku tidak terlalu yakin dengan ini, tetapi didalam tubuh gadis manusia itu aku merasakan sedikit energi mengerikan dan berbahaya di dalam tubuh nya, jadi mungkin saja dia adalah fajar yang di katakan dalam ramalan."

"Tuan itu pasti salah, tidak mungkin bukan seorang gadis manusia seperti nya adalah orang yang diramalkan itu." Ucap Phoenix Biru meragukan perkataan Tuannya.

"Ya mungkin saja kamu benar, ini hanya tebakan ku saja jadi lupakan itu." Ucap Singa Kegelapan.

Sementara itu diluar goa terlihat badai angin yang sebelumnya ada disana sudah tidak terlihat lagi. Lie Mei yang ada disana mengaktifkan kemampuan Mata Dewa untuk memeriksa kondisi 3 wilayah lainnya.

Ia lega karena sepertinya hewan penjaga yang ada di wilayah barat, selatan dan utara berhasil mengalahkan pasukan Kekaisaran Bei Han yang ada di sana.

"Baguslah semuanya baik-baik saja! Rencana pemberontak Kekaisaran Bei Han yang diam-diam mengirim pasukan ke Kekaisaran Yan serta merebut tambang Batu Spritual ini tidak berhasil dijalankan."

'Aku akan menunggu saat yang tepat untuk memberitahukan kabar ini pada Baginda Kaisar Lie Xian.' Batin Lie Mei tersenyum licik.

"Sekarang lebih baik aku melanjutkan tujuanku yang belum selesai untuk berkultivasi, setelah itu mencari bahan tanaman herbal untuk membuat Pil XinJing terlebih dahulu."

Lie Mei kemudian menggambar Array Perpindahan dan pergi ke tengah hutan, saat tiba di sana ia langsung duduk bersila di bawah sebuah pohon yang ada disana.

Untuk berkultivasi seseorang membutuhkan energi spiritual yang besar, energi spiritual bisa didapatkan dari Batu Spritual yang didalamnya tersimpan sejumlah energi spiritual yang cukup banyak.

Energi spiritual bukan hanya bisa didapatkan dari Batu Spritual tetapi juga bisa didapatkan dari pepohonan yang menyimpan energi spiritual, walaupun energi spiritual yang ada di pohon tidak sebanyak 1 Batu Spritual.

Lie Mei mengambil 10 Batu Spritual dari Ruang Dimensi dan meletakkannya di depan nya. Kemudian ia memejamkan mata nya dan menyerap energi spiritual yang ada di dalam Batu Spritual.

Dengan perlahan aura cahaya putih keluar dari 10 Batu Spritual dan terbang menyelimuti seluruh tubuh Lie Mei kemudian terserap masuk kedalam tubuh nya.

Lie Mei dapat merasakan tubuhnya perlahan mendapatkan Energi Spiritual. Namun baru 10 detik berlalu,10 Batu Spritual langsung habis diserap oleh Lie Mei.

Normal jika Lie Mei terkejut karena menyerap 1 Batu Spritual bagi Cultivator biasa membutuhkan waktu 1 hari penuh, tetapi Lie Mei bisa menyerap 10 Batu Spritual dalam waktu 10 detik saja.

Kecepatan yang luar biasa itu mungkin hanya Lie Mei di dunia ini yang bisa melakukan nya.

Lie Mei membuka matanya ia tiba-tiba merasa kesal karena keanehan yang terjadi kepada nya, yaitu karena Energi Spiritual yang diserap oleh tubuh nya tadi mendadak menghilang dan tidak tersimpan di dalam tubuhnya.

"Ini?! Ada masalah apalagi?! Mengapa aku selalu dipersulit saat ingin berkultivasi? Apa dewa memang tidak berpihak padaku?" Lie Mei menarik sebelah ujung bibirnya dengan tatapan sangat kesal.

"Haa... Tenanglah Lie Mei mari kita coba melakukannya lagi."

Lie Mei mengambil 10 Batu Spritual lagi dari Ruang Dimensi nya. Kemudian menaruhnya kembali di hadapan nya.

Ia menutup kedua matanya dan langsung menyerap energi dari Batu Spritual. Namun setelah berhasil menyerapnya hal yang sama kembali terjadi, Energi Spiritual yang diserap olehnya tiba-tiba menghilang entah kemana.

Lie Mei mengerutkan alisnya ia tahu jika ada sesuatu yang salah di dalam tubuhnya. Dengan mengaktifkan kemampuan Mata Dewa nya ia kemudian melihat ke dalam tubuhnya.

Sesuatu yang tidak terduga terlihat di sana, ia melihat sebuah pusaran hitam yang tampak nya telah memakan semua Energi Spiritual yang diserap oleh Lie Mei.

'I..ini sejak kapan ditubuh ku ada sesuatu seperti pusaran hitam ini. Sebelumnya saat aku memeriksa tubuhku aku hanya melihat gumpalan racun disana mengapa tiba-tiba pusaran hitam ini muncul?' Pikir Lie Mei dengan terkejut.

------•••××{∆∆^\=^}×ו••------

Terima kasih sudah membaca.

Jangan lupa untuk memberikan like, komentar, dan vote jika kalian suka dengan novel ini.

Sampai jumpa di episode selanjutnya.

Terpopuler

Comments

kasmawati

kasmawati

visualnya mana thor

2022-03-21

0

Ida Blado

Ida Blado

ribet amat mau pindah tempat hrs gambar dulu,lah kalau dlm keadaan genting apa gk langsung keburu matek

2021-11-18

0

Acedia

Acedia

gua kira ad ujian esainya juga🤣🤣😌

2021-05-25

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 (S1): Aku Seorang Putri Kaisar
2 Chapter 2 (S1): Pernikahan?
3 Chapter 3 (S1): Kemampuan Lie Mei
4 Chapter 4 (S1): Anak Naga Merah
5 Chapter 5 (S1): Pergi ke Paviliun Obat
6 Chapter 6 (S1): Immortal Dragon
7 Chapter 7 (S1): Naga Emas
8 Chapter 8 (S1): Kepulangan Pangeran dan Putri
9 Chapter 9 (S1): Akademi TianJin
10 Chapter 10 (S1): 4 Hewan Penjaga Goa
11 Chapter 11 (S1): Hewan Suci di dalam Goa
12 Chapter 12 (S1): Lamaran?
13 Chapter 13 (S1): Perang antara Kekaisaran
14 chapter 14: membuat obat peningkat
15 chapter 15: mempelajari buku kematian
16 chapter 16: pelelangan
17 chapter 17: pelelangan obat peningkat
18 chapter 18: mendapatkan pedang
19 chapter 19: membeli rumah sakit
20 chapter 20: masuk sekolah beladiri
21 chapter 21: ujian murid dalam
22 chapter 22: kemenangan yang cepat
23 chapter 23: babak kedua dimulai
24 chapter 24: asrama
25 chapter 25: makanan yang sangat enak
26 chapter 26: ujian babak final
27 chapter 27: berburu
28 chapter 28: ular air
29 chapter 29: buku jurus beladiri
30 chapter 30: aura hitam
31 chapter 31: pertarungan
32 chapter 32: juara 1
33 chapter 33: pedang iblis
34 chapter 34: lantai 100
35 chapter 35: berubah
36 chapter 36: penghianat kerajaan
37 chapter 37: bayi iblis
38 chapter 38: hutan kekaisaran meng
39 chapter 39: kekaisaran meng
40 chapter 40: 3 jenderal besar
41 chapter 41: eksekusi kaisar Shing
42 chapter 42: lie Jiao dan lie Chen
43 chapter 43: kabar buruk
44 chapter 44: masa kedewasaan
45 chapter 45: berevolusi
46 chapter 46: pertengkaran
47 chapter 47: penerus
48 chapter 48: pangeran ke dua
49 chapter 49: kedatangan 4 kerajaan
50 chapter 50: kerja sama
51 chapter 51: wabah aneh
52 chapter 52: hadiah
53 chapter 53: busur panah tingkat dewa
54 chapter 54: pria di dunia dewa
55 chapter 55: sampai di kerajaan Liao
56 chapter 56: siluman ular
57 chapter 57: menyelamatkan kerajaan Liao
58 chapter 58: mata elang emas
59 chapter 59: kunci dan token
60 chapter 60: masalah kota badai angin
61 chapter 61: masalah
62 chapter 62: festival Yuan Jian
63 chapter 63: permainan Xiang qi
64 chapter 64: ruang dimensi hitam
65 chapter 65: kembang api
66 chapter 66: bermain Xiang qi
67 chapter 67: jam tangan
68 chapter 68: sampai di kekaisaran Ling
69 chapter 69: bermain Xiang qi dengan kaisar Ling
70 chapter 70: pohon Yuan Jian
71 chapter 71: jiwa pohon Yuan Jian
72 chapter 72: peri elf
73 chapter 73: pergi ke kota pembuangan
74 chapter 74: mayat jiwa abadi
75 chapter 75: pembagian pasukan prajurit
76 chapter 76: gelang pelet
77 chapter 77: 5 kerajaan besar
78 chapter 78: pohon energi spiritual
79 chapter 79: latihan baru prajurit
80 chapter 80: menghancurkan segel
81 chapter 81: kekuatan langit & ruang angkasa
82 chapter 82: ikrar sumpah setia
83 chapter 83: pembunuh red fox
84 chapter 84: Jackson dan Angelica
85 chapter 85: peperangan di mulai
86 chapter 86: peperangan
87 chapter 87: bayangan hitam & monster
88 chapter 88: putra mahkota
89 chapter 89: 3 monster manusia bayangan
90 chapter 90: kemenangan
91 chapter 91 (S2): tempat rahasia
92 chapter 92 (S2): kultivasi tertutup
93 chapter 93 (S2): kasus misteri
94 chapter 94 (S2): pagoda 13 lantai
95 chapter 95 (S2): monster manusia iblis
96 chapter 96 (S2): lantai 9 yang aneh
97 chapter 97 (S2): siluman iblis
98 chapter 98 (S2): ujian tahap kedua
99 chapter 99 (S2): kekuatan Elf Lie Mei
100 chapter 100 (S2): kembalinya Jack dan Angel
101 chapter 101 (S2): seruling giok putih
102 chapter 102 (S2): ujian Elf sejati
103 chapter 103 (S2): klon Elf Lie Mei
104 chapter 104 (S2): 3 ujian Elf sejati
105 chapter 105 (S2): pertanda buruk
106 chapter 106 (S2): 3 benda pusaka
107 chapter 107 (S2): Era Kehancuran
108 chapter 108 (S2): Era Kehancuran II
109 chapter 109 (S2): Era kehancuran III
110 chapter 110 (S2): Era Kehancuran IV
111 chapter 111 (S2): Berakhir
112 chapter 112 (S2): rahasia
113 chapter 113 (S2): Raja Elf dan Manusia
114 chapter 114 (S2): Batu besar
115 chapter 115 (S2): Anak kandung
116 chapter 116 (S2): Perubahan Biao Jin
117 chapter 117 (S2): Array segitiga
118 chapter 118 (S2): Kekuatan misterius
119 chapter 119 (S2): Monster Raksasa
120 chapter 120 (S2): Racun hitam
121 chapter 121 (S2): Mimpi aneh
122 chapter 122 (S2): Sulur tanaman raksasa
123 chapter 123 (S2): Tidak terduga
124 chapter 124 (S2): Kekuatan ajaib
125 chapter 125 (S2): Perpisahan
126 chapter 126 (S2): Sekte Zhan
127 chapter 127 (S2): Cerita Era Kehancuran
128 chapter 128 (S2): Ras Iblis Neraka
129 chapter 129 (S2): Pergi
130 chapter 130 (S2): Kekaisaran Yun
131 Chapter 131 (S2): Hong Zi si Naga Merah
132 Chapter 132 (S2): Pertarungan
133 Author Back (PENGUMUMAN)
Episodes

Updated 133 Episodes

1
Chapter 1 (S1): Aku Seorang Putri Kaisar
2
Chapter 2 (S1): Pernikahan?
3
Chapter 3 (S1): Kemampuan Lie Mei
4
Chapter 4 (S1): Anak Naga Merah
5
Chapter 5 (S1): Pergi ke Paviliun Obat
6
Chapter 6 (S1): Immortal Dragon
7
Chapter 7 (S1): Naga Emas
8
Chapter 8 (S1): Kepulangan Pangeran dan Putri
9
Chapter 9 (S1): Akademi TianJin
10
Chapter 10 (S1): 4 Hewan Penjaga Goa
11
Chapter 11 (S1): Hewan Suci di dalam Goa
12
Chapter 12 (S1): Lamaran?
13
Chapter 13 (S1): Perang antara Kekaisaran
14
chapter 14: membuat obat peningkat
15
chapter 15: mempelajari buku kematian
16
chapter 16: pelelangan
17
chapter 17: pelelangan obat peningkat
18
chapter 18: mendapatkan pedang
19
chapter 19: membeli rumah sakit
20
chapter 20: masuk sekolah beladiri
21
chapter 21: ujian murid dalam
22
chapter 22: kemenangan yang cepat
23
chapter 23: babak kedua dimulai
24
chapter 24: asrama
25
chapter 25: makanan yang sangat enak
26
chapter 26: ujian babak final
27
chapter 27: berburu
28
chapter 28: ular air
29
chapter 29: buku jurus beladiri
30
chapter 30: aura hitam
31
chapter 31: pertarungan
32
chapter 32: juara 1
33
chapter 33: pedang iblis
34
chapter 34: lantai 100
35
chapter 35: berubah
36
chapter 36: penghianat kerajaan
37
chapter 37: bayi iblis
38
chapter 38: hutan kekaisaran meng
39
chapter 39: kekaisaran meng
40
chapter 40: 3 jenderal besar
41
chapter 41: eksekusi kaisar Shing
42
chapter 42: lie Jiao dan lie Chen
43
chapter 43: kabar buruk
44
chapter 44: masa kedewasaan
45
chapter 45: berevolusi
46
chapter 46: pertengkaran
47
chapter 47: penerus
48
chapter 48: pangeran ke dua
49
chapter 49: kedatangan 4 kerajaan
50
chapter 50: kerja sama
51
chapter 51: wabah aneh
52
chapter 52: hadiah
53
chapter 53: busur panah tingkat dewa
54
chapter 54: pria di dunia dewa
55
chapter 55: sampai di kerajaan Liao
56
chapter 56: siluman ular
57
chapter 57: menyelamatkan kerajaan Liao
58
chapter 58: mata elang emas
59
chapter 59: kunci dan token
60
chapter 60: masalah kota badai angin
61
chapter 61: masalah
62
chapter 62: festival Yuan Jian
63
chapter 63: permainan Xiang qi
64
chapter 64: ruang dimensi hitam
65
chapter 65: kembang api
66
chapter 66: bermain Xiang qi
67
chapter 67: jam tangan
68
chapter 68: sampai di kekaisaran Ling
69
chapter 69: bermain Xiang qi dengan kaisar Ling
70
chapter 70: pohon Yuan Jian
71
chapter 71: jiwa pohon Yuan Jian
72
chapter 72: peri elf
73
chapter 73: pergi ke kota pembuangan
74
chapter 74: mayat jiwa abadi
75
chapter 75: pembagian pasukan prajurit
76
chapter 76: gelang pelet
77
chapter 77: 5 kerajaan besar
78
chapter 78: pohon energi spiritual
79
chapter 79: latihan baru prajurit
80
chapter 80: menghancurkan segel
81
chapter 81: kekuatan langit & ruang angkasa
82
chapter 82: ikrar sumpah setia
83
chapter 83: pembunuh red fox
84
chapter 84: Jackson dan Angelica
85
chapter 85: peperangan di mulai
86
chapter 86: peperangan
87
chapter 87: bayangan hitam & monster
88
chapter 88: putra mahkota
89
chapter 89: 3 monster manusia bayangan
90
chapter 90: kemenangan
91
chapter 91 (S2): tempat rahasia
92
chapter 92 (S2): kultivasi tertutup
93
chapter 93 (S2): kasus misteri
94
chapter 94 (S2): pagoda 13 lantai
95
chapter 95 (S2): monster manusia iblis
96
chapter 96 (S2): lantai 9 yang aneh
97
chapter 97 (S2): siluman iblis
98
chapter 98 (S2): ujian tahap kedua
99
chapter 99 (S2): kekuatan Elf Lie Mei
100
chapter 100 (S2): kembalinya Jack dan Angel
101
chapter 101 (S2): seruling giok putih
102
chapter 102 (S2): ujian Elf sejati
103
chapter 103 (S2): klon Elf Lie Mei
104
chapter 104 (S2): 3 ujian Elf sejati
105
chapter 105 (S2): pertanda buruk
106
chapter 106 (S2): 3 benda pusaka
107
chapter 107 (S2): Era Kehancuran
108
chapter 108 (S2): Era Kehancuran II
109
chapter 109 (S2): Era kehancuran III
110
chapter 110 (S2): Era Kehancuran IV
111
chapter 111 (S2): Berakhir
112
chapter 112 (S2): rahasia
113
chapter 113 (S2): Raja Elf dan Manusia
114
chapter 114 (S2): Batu besar
115
chapter 115 (S2): Anak kandung
116
chapter 116 (S2): Perubahan Biao Jin
117
chapter 117 (S2): Array segitiga
118
chapter 118 (S2): Kekuatan misterius
119
chapter 119 (S2): Monster Raksasa
120
chapter 120 (S2): Racun hitam
121
chapter 121 (S2): Mimpi aneh
122
chapter 122 (S2): Sulur tanaman raksasa
123
chapter 123 (S2): Tidak terduga
124
chapter 124 (S2): Kekuatan ajaib
125
chapter 125 (S2): Perpisahan
126
chapter 126 (S2): Sekte Zhan
127
chapter 127 (S2): Cerita Era Kehancuran
128
chapter 128 (S2): Ras Iblis Neraka
129
chapter 129 (S2): Pergi
130
chapter 130 (S2): Kekaisaran Yun
131
Chapter 131 (S2): Hong Zi si Naga Merah
132
Chapter 132 (S2): Pertarungan
133
Author Back (PENGUMUMAN)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!