"Eh, apa yang terjadi? Ada sesuatu yang keluar dari pusaran hitam ini."
Pusaran hitam di tubuh Lie Mei tampak mengeluarkan Energi Spiritual yang luar biasa besar, energi tersebut menjalar ke seluruh tubuh Lie Mei melalui meridiannya.
Setelah itu berkumpul di titik pusat Dantian miliknya. Lie Mei sadar jika pusaran hitam tersebut menyerap Energi Spiritual dari Batu Spritual kemudian menambah energi nya berkali-kali lipat,
Lalu mengembalikan Energi Spiritual tersebut ke tubuhnya. Lie Mei tersenyum ia senang karena sepertinya dia mendapatkan sesuatu yang menakjubkan di tubuh nya.
"Dengan adanya pusaran hitam ini, kultivasiku mungkin akan berjalan lebih cepat dari pada orang biasa. Aku sungguh beruntung memilikinya." Ucap Lie Mei dengan tersenyum senang.
Tanpa membuang waktu lagi, Lie Mei kembali melanjutkan latihan kultivasi nya. Ia mengambil lebih banyak Batu Spritual dari Ruang Dimensi kemudian memejamkan kedua matanya dan mulai menyerap energi dari Batu Spritual.
Waktu berlalu dengan cepat, tidak terasa jika hari sudah berganti sore. Lie Mei sudah menghabiskan 500 Batu Spritual selama berkultivasi.
Secercah cahaya hijau terlihat muncul mengitari tubuh Lie Mei. Merasakan sesuatu hal yang berbeda dari tubuh nya ia membuka matanya dan melihat bahwa dirinya sudah mengalami kenaikan.
'Bagus! Aku berhasil menerobos pada tingkat awal dari tingkatan kultivasi yaitu ranah Prajurit Bumi tahap Awal.' Batin Lie Mei dengan girang.
Tingkatan kultivasi pada dunia bela diri terdiri dari beberapa tingkatan kekuatan yang berbeda-beda. Dari paling rendah dimulai dari Ranah Prajurit Bumi, Prajurit Perang, Prajurit Surga, Jenderal Perang, dan Kaisar Perang.
Semua tingkatan ranah ini masih dibagi lagi menjadi beberapa tahapan yaitu tahap awal, menengah, akhir, dan puncak.
Setelah itu dilanjutkan kembali pada Ranah Master Agung, Hewan Surgawi, Kaisar Abadi, Dewa Suci, dan Dewa Iblis. Pada 5 tingkat lanjutan ini dibagi lagi menjadi 9 tingkat yaitu Tingkat 1 sampai Tingkat 9.
'Karena aku sudah berhasil menerobos tingkat awal sekarang aku bisa menggunakan Energi Spiritual milikku dan siap untuk melakukan balas dendam. Sudah saatnya tahap pertama dari balas dendam ini dimulai,'
'Aku tidak akan memberikan pengampunan pada orang-orang tidak berguna yang sudah melukai ku baik mental maupun fisik secara sengaja maupun tidak sengaja.'
'Permaisuri Ying! Aku pasti akan membayar dua kali lipat atas apa yang sudah kamu lakukan padaku.' Batin Lie Mei menyeringai menyeramkan.
Merasa hari sudah mulai gelap Lie Mei memutuskan untuk kembali ke kediamannya. Tetapi sebelum kembali ia ingat untuk pergi mencari bahan herbal Pil XinJing.
Karena itu ia berniat untuk pergi ke Paviliun Obat FengLian di Ibukota FengLian. Lie Mei mengerakkan jarinya menggambar Array Perpindahan untuk pergi ke Paviliun Obat FengLian.
★Di Depan Paviliun Obat FengLian★
Sesampainya di sana Lie Mei sudah berdiri di depan Paviliun Obat FengLian. Terlihat dua orang penjaga di pintu Paviliun Obat FengLian terkejut melihat kehadiran Lie Mei yang muncul tiba-tiba.
"Mengagetkan saja! jantungku hampir saja copot..." Gumam pelan Penjaga 1.
"Non.., ah apa sebaiknya saya memanggil anda Tuan Putri?" Tanya Penjaga 2.
"Kamu bisa memanggilku Nona saja, aku tidak ingin orang tahu tentang identitasku. Tolong kalian rahasia ini." Jawab Lie Mei.
"Baik, itu tentu saja." Ucap Penjaga 2.
"Sebelumnya saya minta maaf tetapi hari ini toko kami sudah tutup lebih awal, karena Pak Kepala saat ini sedang menerima tamu terhormat, jadi mohon anda kembali lagi esok hari." Ucap Pengawal 2 menundukkan kepalanya.
"Ah, begitu ya. Sepertinya aku datang diwaktu yang tidak tepat. Kalau begitu aku akan kembali besok."
Lie Mei berbalik badan dan pergi meninggalkan Paviliun Obat FengLian, tetapi ia menengok kebelakang sekali karena ia merasakan jika anda kehadiran sosok berbahaya di dalam Paviliun Obat FengLian.
'Hm, sebaiknya aku tidak ikut campur dalam masalah ini.'
'Haa... Para iblis itu sungguh mengganggu ku, aku harap tidak terjadi sesuatu nanti.'
★Di Kediaman Keluarga Lie Mei★
Lie Mei menggunakan kemampuan Formasi Perpindahan dan sampai di kediaman nya. Lie Mei berjalan memasuki kediaman, di halaman ia melihat Lie Hao duduk di ayunan pohon yang ada di depan kamarnya ditemani oleh Xiao Ling.
"Nona!"
"Kakak Lie Mei!"
Xiao Ling dan Lie Hao yang melihat Lie Mei langsung berlari menghampiri nya.
"Eh? Ada apa..? Apa kalian menunggu kepulangan ku?" Lie Mei bertanya dengan bingung.
"Benar Nona kami sudah menunggu anda dari tadi."
"Kakak, kamu harus tahu ada kabar yang tidak terduga datang saat kamu pergi!"
Lie Hao terlihat ceria tapi juga sedih bercampur aduk dan menjelaskan sesuatu yang terjadi.
"Ceritakan padaku apa yang terjadi sebenarnya?"
Xiao Ling dan Lie Hao menceritakan apa yang terjadi selama Lie Mei pergi berkultivasi. Mereka mengatakan jika siang ini ada perwakilan dari Kekaisaran Bei Han datang untuk membawa gulungan surat.
Dikatakan disana jika Kekaisaran Bei Han ingin melamar salah satu putri Kekaisaran Yan untuk dinikahkan dengan pangeran ke 6 dari Kekaisaran Bei Han.
Lie Mei tersenyum misterius ia tidak menyangka jika Kekaisaran Bei Han akan bergerak secepat itu.
"Kakak, bagaimana ini! Apa kamu akan menikah dan pergi dari istana?" Lie Hao bertanya dengan cemberut karena tidak terima jika ia akan berpisah secepat itu dari kakaknya.
"Adikku kamu tenang saja. Kakak tidak akan pergi meninggalkan mu secepat itu. Lagipula aku tidak ingin menikah dan berhubungan dengan Kekaisaran penghianat itu." Senyum Lie Mei mengelus rambut hitam Lie Hao.
"Penghianat? Apa maksud perkataan anda Nona?"
"Bukan apa-apa kamu jangan memperdulikan nya. Oh ya, dimana ibu dan Kak Lie Song?" Tanya Lie Mei mencari sekeliling tetapi tidak melihat ibu dan kakak nya.
"Selir Feng dari pagi masih ada di Istana Utama sepertinya Kaisar, Permaisuri, Selir Feng dan kedua menteri sedang membahas tentang surat lamaran ini di Aula Utama." Jelas Xiao Ling.
"Kalian tidurlah lebih dulu. Aku akan pergi menemui Kaisar dan ibu dulu."
"Baik." Jawab keduanya.
Lie Mei kemudian pergi meninggalkan mereka dan segera menuju ke Aula Utama yang ada di Istana Utama Kekaisaran Yan.
"Ugh... Apa kakak Lie Mei akan baik-baik saja..." Ucap Lie Hao menghawatirkan kakaknya.
"Pangeran jangan cemas, Nona sekarang sudah jauh berbeda dari sebelumnya. Sekarang ia sangat kuat dan mampu mengatasi masalah ini. Jadi percayalah padanya." Ucap Xiao Ling.
"Em. Aku tahu itu."
'Tidak ada yang boleh membawa kakak Lie Mei dariku. Kekaisaran Bei Han akan ku ingat ini baik-baik. Jika mereka melakukan sesuatu pada kakakku aku tidak akan sungkan untuk melenyapkan mereka sampai ke akar- akar nya.'
Lie Hao mengepalkan tangannya dengan perasaan sangat marah tetapi ia tidak menunjukkan hal itu di wajahnya, dia menyembunyikannya sehingga Xiao Ling hanya melihat Lie Hao seperti biasanya.
★Aula Utama di dalam Istana Utama Kekaisaran Yan★
Saat ini di Aula Utama tampak Kaisar dan Permaisuri Ying duduk di atas singgasana. Sementara Selir Feng duduk di bawah sebelah kanan, dan dua menteri Kekaisaran Yan di sebelah kiri.
Mereka bersama membahas tentang surat lamaran dari Kekaisaran Bei Han.
"Baginda Kaisar jadi apa keputusan anda tentang ini?" Tanya Menteri Kiri.
"Saya meminta anda untuk memikirkan ini dengan baik. Mengingat Kekaisaran Bei Han selama ini selalu memperlakukan kita Kekaisaran Yan dengan sangat baik." Ucap Menteri Kanan.
"Ya, aku memang harus memikirkan ini sebaik mungkin,"
"Bagaimana menurut kalian jika aku menerima lamaran ini, siapakah putri yang akan dinikahkan dengan pangeran ke 6?" Kaisar Lie Xian meminta saran dari kedua menteri.
"Menurut hamba sebaiknya Putri Kedua Lie Mei yang dinikahkan yang mulia." Jawab Menteri Kiri.
"Oh? Apa alasan nya?" Kaisar bertanya dengan raut wajah datar.
"Alasan nya tentu karena Putri Pertama Lie Song sudah menikah dengan Tuan muda Luo Shin dari keluarga Luo. Lalu Putri Ketiga Lie Hua masih berusia 9 tahun,"
"Karena itu sebaiknya Putri Kedua Lie Mei yang dinikahkan. Melihat jika Tuan Putri juga sudah hampir berusia untuk menikah." Jelas Menteri Kiri.
"Kaisar! Saya tidak menerima nya. Putri ku masih terlalu muda untuk menikah. Dan lagi saya sudah mendengar rumor buruk tentang Pangeran ke 6 dari Kekaisaran Bei Han,"
"Ia tidak pantas menjadi pasangan dari putri ku." Dengan Tegas Selir Feng menentang dan menolak saran dari Menteri Kiri.
"Rumor buruk tentang Pangeran ke 6? Katakan apa yang dibicarakan di rumor itu?" Tanya Kaisar Lie Xian sedikit penasaran.
"Saya sudah mencari tahu sebelumnya, informasi yang saya dapatkan ini sangat dapat dipercaya. Pangeran ke 6 dari Kekaisaran Bei Han dikatakan adalah pangeran terkutuk, semua orang yang berada di dekatnya akan terkena sial sampai menyebabkan kematian,"
"Bukankah jika menikahkan Lie Mei dengan pangeran terkutuk ini akan membawa ketidakberuntungan bagi Kekaisaran Yan kita. Yang Mulia mohon pertimbangkan lagi lamaran ini." Ucap Selir Feng menundukkan kepalanya.
"...." Kaisar tampak diam sejenak memikirkan kembali apa yang dikatakan oleh Selir Feng.
Di pintu masuk Aula Utama terlihat seorang penjaga memberitahu kedatangan Lie Mei pada Yang Mulia Kaisar.
Setelah mendapat izin dari kaisar, Lie Mei dipersilahkan untuk memasuki ruangan. Ia berjalan mendekati tahta Kaisar dan Permaisuri.
"Hormat saya pada Yang Mulia Kaisar dan Yang Mulia Permaisuri."
Lie Mei membungkukkan badan nya menghadap Kaisar dan Permaisuri yang duduk diatas tahta.
"Mohon maaf karena sudah mengganggu pembicaraan anda. Namun karena ada hal penting yang perlu saya bicarakan dengan Baginda."
"Bisakah saya berbicara dengan anda berdua saja?" Pinta Lie Mei.
Kaisar melambaikan tangannya memberi kode kepada semua orang disana untuk pergi meninggalkan mereka berdua.
Semua orang pergi meninggalkan Aula Utama dan hanya menyisakan Kaisar dan Lie Mei di sana.
"Semua orang sudah pergi. Jadi hal penting apa yang ingin kamu sampaikan padaku?" Kaisar bertanya dengan raut wajahnya yang datar.
"Sebelumnya saya pergi ke Hutan Kekaisaran Yan untuk berlatih kultivasi. Tetapi siapa sangka saya melihat hal yang tidak terduga."
"Hal tidak terduga apa yang kamu lihat itu?"
"Saya melihat Pasukan prajurit Kekaisaran Bei Han berada di 4 Goa yang ada di wilayah barat, timur, selatan dan, utara. Anda tahu bukan apa tujuan mereka ada disana."
Raut wajah Kaisar Lie Xian tampak berubah menjadi sangat marah karena tidak menyangka jika teman baik nya Kaisar Jing dari Kekaisaran Bei Han berkhianat kepada nya.
'Jing...! Beraninya dia melanggar perjanjian kita dan berencana merampas tambang Batu Spritual Kekaisaran Yan!!' Batin Kaisar Lie Xian mengepalkan tangannya dengan sangat kuat.
"Zi Han!" Panggil Kaisar Lie Xian.
Seorang pria berpakaian serba hitam segera muncul dihadapan kaisar.
"Katakan perintah anda, Yang Mulia." Ucap Zi Han yang merupakan pengawal bayangan milik Kaisar Lie Xian.
"Kamu mendengarnya bukan. Segera pergi dan bawa pasukan pengkhianat itu ke hadapan ku."
"Siap." Zi Han segera pergi menghilang dari hadapan Kaisar Lie Xian dan Lie Mei.
------•••××{∆∆^\=^}×ו••------
Terima kasih sudah membaca.
Jangan lupa untuk memberikan like, komentar, dan vote jika kalian suka dengan novel ini.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
Salma Cheng
💪💪💪💪
2021-12-10
0
Manimbul Lubis
hmmmm
2020-08-08
5
rya
mendapatkannya harus gak tidur malah ada orang senang-senang mahu membelinya..
2020-05-15
20