Mau jadi temanku?

.

.

Senyuman lebar tidak berhenti tersungging di wajah Fano, bagaimana tidak? Hadiah motor dan mobil dari sistem benar-benar datang, ada di parkiran khusus yang memang disediakan apartemen untuknya.

Motornya warna hitam dengan aksen merah sedangkan mobilnya berwarna merah, Fano merasa puas karena hadiahnya sesuai keinginannya malah melebihi ekspektasi.

Mana dia tau jika hadiahnya sungguhan begini? Mungkin dia terlalu meremehkan sistem.

[Untuk surat ijin dan keahlian mengemudi bisa kau dapatkan juga]

“Oh sungguh? Kalau begitu aku mau” sahut Fano antusias

[150 koin dikeluarkan untuk membeli surat-surat ijin mengemudi dan keahlian mengemudi]

[Sekarang sisa koinmu ada 1100 koin]

“150 banyak banget!”

[Kau bilang kau mau tadi]

Fano berdecak malas, lalu dia berbalik untuk kembali ke apartemennya, sistemnya sangat menyebalkan, sudah seperti ibu tiri.

[Hah?]

‘Jangan intip pikiranku juga!’

[Hmm]

Fano keluar dari lift, dia tinggal berjalan beberapa langkah lagi untuk menuju apartemennya, tapi perhatiannya teralihkan pada seorang wanita yang sedang bertengkar hebat dengan seorang pria.

Bukan urusannya sih, Fano tidak peduli juga.

[Hei]

‘Tidak tidak! Jangan beri aku misi lagi’

[Hanya membantu wanita itu saja kok, aku akan memberi 400 koin, jadi koinmu nanti akan jadi 1500 bagaimana?]

‘Gak mau’

[Hukumannya adalah membebaskan diri dari kolam penuh buaya]

Fano berhenti berjalan, kemudian menoleh pada pria dan wanita yang bertengkar itu. Mau tidak mau dia harus ikut campur urusan orang dan membantu wanita itu.

Entah apa yang mereka pertengkarkan, tapi saat Fano sudah dekat pria itu mengangkat tangannya hendak memukul kepala wanita itu. Dengan sigap Fano menangkapnya lalu menahan lengan pria itu sambil mencengkramnya kuat.

“Siapa kau kenapa ikut campur hah?!” teriak pria itu

“Aku penghuni apartemen sini dan aku terganggu dengan kelakuanmu, kau ini pria macam apa mau memukul wanita?!” kata Fano sekenanya.

“Kau tidak tau apa-apa!” sahut pria itu, dia ingin melepaskan tangannya dari cengkraman Fano tapi dia tidak bisa, Fano sangat kuat saat ini.

“Mantan suamiku ingin membawa putraku pergi bersamanya.. aku tidak sudi anakku diasuh oleh wanita jal*ng itu!” sahut si wanita.

“KAU! Hei! Lepaskan aku!” pria itu masih berusaha melepaskan diri tapi Fano tetap lebih kuat tak tergoyahkan.

“Siapa yang memenangkan hak mengasuh anak, nyonya?” tanya Fano

“Tentu saja aku, kita saja cerai karena dia selingkuh!” kata wanita itu

“Dimana anak anda?” tanya Fano “Kita harus menghargai pendapat anak juga”  lanjut Fano

[Oh, kau boleh juga]

‘Ssstt!’

Fano melepas tangan pria itu, lalu si wanita pergi ke dalam untuk menemui putranya.

Fano pikir putra yang dimaksud itu masih kecil, paling bear SMP lah.. eh, ternyata sudah besar. Fano yakin pernah melihat wajahnya itu di sekolah, dia juga masih mengenakan seragam yang sama dengan yang Fano kenakan.

Tapi, anak itu adalah tipe-tipe anak manis polos dan culun.

Iya, ada ingatan Fano asli tentang anak ini... mereka pernah dibully secara bersamaan. Anak itu juga terkejut melihat Fano ada disana.

“Kau memilih ibumu atau ayahmu” tanya Fano to the point

“Eh? It.. itu... mama..” ucap anak itu.

“Kau harus ikut denganku Yoshi!” sambar si pria.

“Hak asuh dimenangkan nyonya ini, dan putra anda juga tidak ingin mengikuti anda, sebaiknya anda menyerah dan pergi dari sini sebelum saya laporkan pad –”

BUGH

“PAPA HENTIKAN!!”

Ucapan Fano tidak selesai karena pria itu tiba-tiba memukul Fano dengan keras hingga Fano yang tidak siap terhuyung ke belakang.

‘Sial! Ijinkan aku memukul balik!’

[Satu pukulan untuk satu pukulan]

Fano menyeringai, sistem yang pengertian.

Fano tanpa pikir panjang memukul balik tepat diperutnya hingga pria itu tidak berkutik.

“Maaf telah memukul ayah dan mantan suami anda, cepat lapor satpam untuk mengusirnya” kata Fano

“Baik.. tapi, kamu gak apa-apa nak?”

Fano mencoba untuk tersenyum “Tidak apa nyonya, saya baik-baik saja”

***

Menurut Fano berbuat baik itu akan berdampak, seperti jika kau berbuat buruk.. itu akan mengantar kita pada perbuatan buruk yang lainnya.

Berbuat baik juga begitu, akan mengantar kita pada perbuatan baik berikutnya, juga akan membuat orang yang ditolong jadi beralih baik pada kita.

Tapi.. bukankah itu bagus?

Bagi orang lain mungkin bagus, tapi berbuat baik dan beramah-tamah dengan orang lain sejujurnya mengganggu bagi Fano. Itu hanya... eum – merepotkan?

Tidak apa jika itu dengan orang yang sekali-kali Fano lihat.. tapi ini tetangganya, satu gedung apartemen pula.

Apalagi, Fano tidak bisa berbuat seenaknya, dia harus baik, ramah, sopan santun, berbicara dengan baik, murah senyum... itu adalah hal paling merepotkan bagi Fano.

Iya, dia memang tidak tulus melakukan semua ini.

Kenapa?

Kalian mau protes?

“Apa makanannya tidak enak?” tanya wanita yang Fano tolong, namanya Nia. Nia sangat berterima kasih karena Fano membantunya mengusir mantan suaminya. Setelah satpam datang untuk mengusir pria keturunan Jepang itu, Nia mengundang Fano untuk makan malam dengan mereka.

Apalagi.. Yoshi, anak dari Nia yang seumuran dengan Fano, mengenal Fano. Nia sudah berpikir mereka berdua teman. Nia senang sekali karena putranya punya teman.

Fano? Dia hanya senyum-senyum saja padahal dalam hati dia sudah berteriak kesal.

Sudahlah Fano, terima takdirmu.. kau harus menjadi baik demi ibumu, ingat itu! Jadilah anak baik dan berteman dengan anak baik seperti Yoshi.

[Haha]

‘Diam kau!’

“Bukan begitu bu Nia, saya baru kali ini memakan masakan Jepang, ternyata enak sekali” kata Fano asal, tapi dia memang tidak pernah memakan masakan Jepang.

“Yoshi sangat menyukai masakan Jepang, karena kami dulunya tinggal di Jepang sampai Yoshi berumur 13 tahun, tapi kemudian mantan suamiku selingkuh, kami pun bercerai dan kami pindah ke tempat asalku.. disini” cerita Nia.

Di atas meja makan terdapat banyak sekali makanan khas Jepang, seperti nabe, udang goreng tepung, lalu... sashimi? Fano tidak tau itu daging ikan apa, yang pasti itu sashimi dan rasanya enak.

“Pasti berat ya harus berpisah” kata Fano, lagi-lagi asal, tapi karena Fano yang asli pandai berbicara jadi ya nyambung saja.

“Iya sebenarnya, tapi mau bagaimana lagi... kebahagiaan putraku lebih utama”

Fano menoleh pada Yoshi yang hanya makan sambil diam, dia tidak banyak bicara, dia sesekali juga menoleh pada Fano seakan ada yang ingin dia bicarakan tapi tidak berani.

“Apa kalian teman baik di sekolah?” tanya Nia lagi.

Fano menggeleng pelan “Tidak juga bu, saya anak yang pendiam dan penyendiri jadi ya... tidak bisa akrab dengan teman lain” kata Fano

“Sama kalau begitu dengan Yoshi, kalian berteman dengan baik ya” pinta Nia.

[Kalau kau berteman dengan Yoshi –]

‘Apalagi?’

[Aku hanya ingin bilang dia anak yang baik, kau mungkin bisa ketularan baik jika bersama orang baik juga!]

‘Oh, aku pikir kau akan memberiku koin jika mau berteman dengannya’

[Tidak mau!]

‘Pelit!’

[Tapi kau bisa cepat naik level jika berteman dengannya]

‘Oh, level sistem?’

[Iya]

‘Hehe’

[Dasar!]

‘Apa?’

Yoshi mengernyitkan dahi melihat Fano yang diam saja tapi terlihat sedang membayangkan sesuatu yang aneh.

Fano jadi sangat aneh sejak jatuh dari atap gedung.. tapi lebih aneh lagi karena dia bisa selamat seperti itu dan tidak mati.

Kemudian Fano juga menatap Yoshi, melihat Yoshi yang menatapnya dengan tatapan aneh Fano jadi merasa... aneh?

Oh iya, Yoshi laki-laki ya, kalian jangan berpikiran aneh.

Setelah makan malam, Nia meminta Yoshi untuk menemani Fano.

Jadilah mereka berdua bersama mengerjakan PR, tapi di apartemen Fano kali ini.

Rasa canggung mendadak terasa memenuhi seluruh apartemen ini.

Fano tidak suka ini.

Baiklah dia akan berteman dengan Yoshi.. ini akan jadi sangat sulit, karena Yoshi sangat pendiam.

“Hei.. Yo.. Yoshi?” panggil Fano

Yoshi menoleh pada Fano, menatap Fano dengan mata bulat kecilnya yang lucu. Sebenarnya Yoshi ini tampan, tapi lebih dominan manis dan imut.. seperti adik laki-laki yang menggemaskan dan manja tapi juga merepotkan. Hanya saja Yoshi sangat pendiam.

Menurut Fano, Yoshi mirip anak kucing.

Fano tidak suka sesuatu yang terlihat baik seperti ini, ingin ia hancurkan dan rusak...

Tapi tentu saja dia tidak bisa, apalagi Yoshi bukan boneka tapi makhluk hidup. Kalau boneka mungkin sudah dari tadi Fano pukuli hingga puas.

“Kenapa?” tanya Yoshi, dia terlihat agak was-was dan sedikit menjaga jarak dengan Fano.

“Tidak, itu.. mau jadi temanku?”

“Hah?”

.

.

Terpopuler

Comments

Mamat Stone

Mamat Stone

semoga aja MCX Menjadi Mafia Budiman 🤭

2024-10-25

0

Harman Loke

Harman Loke

Fano jangan selalu bertengkar dengan sistem

2024-09-21

0

Inyoman Raka

Inyoman Raka

berbuat baik itu susah,tapi pano bebuat baik dibayarrrr kan bisa jadi ya

2024-05-30

3

lihat semua
Episodes
1 Kesempatan kedua dan hukuman
2 Diawasi oleh sistem
3 Memulai kehidupan baru
4 Siapa gadis ini?
5 Pergi belanja seragam baru
6 Membeli ponsel 15 juta
7 Memberi pelajaran pada pembully
8 Sebuah rencana
9 Bermain menjadi korban
10 Memanfaatkan kelemahan
11 Mau jadi temanku?
12 Sistem naik level 2
13 Asal kau tersenyum bahagia
14 Bermain bola
15 Cara untuk membalas
16 Bathbomb ajaib
17 Tantangan pertandingan game
18 Alfredo Maverick
19 Berubah menjadi bidadari
20 Misi selesai, bisnis lancar
21 Membeli desserts
22 Malam minggu bersama teman
23 Kostum maid untuk Angel
24 Memenangkan pertandingan game
25 Berusaha menahan diri
26 Skill baru yang unik
27 Merawat rambut rusak
28 Ahli waris Verdinand
29 Penghianat dari masa lalu
30 Tawaran The Royal Group
31 Merawat anak kecil demam
32 Melihat gedung baru
33 Kamu cemburu?
34 Percayalah padaku
35 Menghadiri rapat pemegang saham
36 Bertemu keluarga Queenza
37 Rumah pohon dan burger
38 Penggemar Fano
39 Menjadi babysitter
40 Bocah yang sangat aktif
41 Bermain di kebun buah
42 Pria dengan rantai di leher
43 Sore yang indah di villa
44 Villa di tepi pantai
45 Deline Jewelry
46 Hukuman pertama: Hunter Game
47 Mencari informasi dengan skill baru
48 Tidak memiliki pilihan lain
49 Apa ini hanya prank?
50 Dia mencurigakan, tapi..
51 Ichigo daifuku
52 Ruangan aneh dan bola kristal
53 Dimanakah Alfred?
54 Razia obat terlarang
55 Terjebak tuduhan palsu
56 Penyamaran yang berbahaya
57 Karyawan baru
58 Secangkir teh pagi
59 Penghianatan seorang teman
60 Kenapa pergi begitu saja?
61 Merenungkan berbagai hal
62 Berpikir sebelum bertindak
63 Keluarga tapi bukan keluarga
64 Pemikiran yang aneh
65 Di tepi pantai
66 Bertemu utusan Deline
67 Afredo Maverick yang asli
68 Tidak sesuai harapan
69 Berbeda dengan yang dulu
70 Membawa kabur Alfred
71 Menolong Kucing kecil
72 Mendapat kesepakatan
73 Kenapa percaya reinkarnasi?
74 Ada yang tidak beres
75 Rencana dimulai
76 Membantu dengan tulus
77 Tidak mendapat restu?
78 Hadiah naik level
79 One year later
80 Meet Felix and Cris
81 Fakta yang mengejutkan
82 Pesan ancaman
83 Berangkat ke Korea
84 Aku merindukanmu
85 Tidur di sofa
86 Papa, mama dan baby
87 Mengusir dengan 'halus'
88 Fano versi imut, Noa
89 Keluarga yang harmonis
90 Cerita tentang Noa
91 Gadis mirip boneka
92 Ada aku, kau tidak sendirian
93 Memberi kesempatan kedua
94 Namsan tower
95 Mimpi buruk dan penyesalan
96 Seseorang untuk bersandar
97 Menjebak dan dijebak
98 Hadiah kotak misterius
99 Teror masa lalu
100 Jangan terlalu serius
101 Mansion paling mewah
102 Kita gak mirip!
103 Lelaki buaya darat
104 Wujud asli Lylac
105 Tidak diakui oleh anak
106 Menolong seorang nenek
107 Merombak dan memulai kembali
108 Bagaimana menghancurkan rantai?
109 Sistem bermasalah
110 Aku? aku Raja
111 Anak korban orangtua
112 Tidak bisa tidur
113 Ini sangat aneh
114 Lylac kenapa?
115 Kastil permata Floutessia
116 Teh mawar biru
117 Perasaan yang aneh
118 Camping di tepi pantai
119 Lomba memancing berhadiah
120 Di pagi hari yang ....
121 Siaran langsung 2 menit
122 Bertemu Lady Lydia
123 Hubungan yang rumit
124 Kabur dan menjadi buron
125 Pagi hari yang ribut
126 Saat bersama sahabat
127 Jumlah energi sihir
128 Peningkatan sihir
129 Pangeran bertopeng
130 Menangkan pertandingan
131 Gadis misterius dan obat mata
132 Pesta kejutan untuk Fano
133 Kecewa namun tidak terkejut
134 Ternyata bukan Kim Yena, tapi -
135 Di atas bukit perkemahan
136 Hantu di perkemahan
137 Melawan beruang iblis
138 Menghilangkan rasa bosan
139 Lylac kembali dan merusuh
140 Cantik keturunan bidadari
141 Gender anak pertama
142 Masa lalu yang kelam
143 Cerita tentang Yoshi
144 Bertemu kakeknya Yoshi
145 Musuh mulai menyerang
146 Rumah besar keluarga Doma
147 Membantu menangkap yakuza
148 Pantai pribadi dan resort
149 Mencari mutiara di dalam laut
150 Dijebak seorang mermaid
151 Biarkan Fano tidur
152 Ingatan indah menjadi pahit
153 Ruangan cermin besar
154 Meracuni pikiran bocah
155 Belanja di Shibuya
156 Penculik berbahaya
157 Menangkap pembunuh
158 Penerbangan yang ribut
159 Berhasil menahan godaan
160 Kembali ke apartemen kecil
161 Emosi di pagi hari
162 Ternyata Lily itu ...?
163 Adik yang lebih menyeramkan
164 Obrolan di villa
165 Perubahan mendadak sistem
166 Dungeon untuk berlatih sihir
167 Pagi yang sangat sibuk
168 Penelfon misterius
169 Menjinakkan sebuah bom
170 Ruang bawah tanah
171 Gua dengan hiasan berlian
172 Peri kupu-kupu
173 Tawaran bermain drama
174 Sungai susu dan berlian putih
175 Memulai siaran langsung
176 Mencari desainer perhiasan
177 Makan malam dengan lobster
178 Memilih gaun di butik
179 Pesta pernikahan di kerajaan
180 Pangeran Arthur dan tantangan
181 Seperti batu opal
182 Antara Fano dan Kaisar
183 Berburu di dalam hutan
184 Sebenarnya, Kaisar itu....
185 Cara mendekati Fano?
186 Tidak bermaksud menyakitimu
187 Mimpi buruk dan sleep walking
188 Cerita masing-masing
189 Apa kau merasa senang?
190 Dalam masa pubertas
191 Permainan yang canggung
192 Lylac ingin menyerah?
193 Seperti apa ayah Albert
194 Bukan anak kecil
195 Kenyataan yang aneh
196 mengkhawatirkan Lylac
197 Apa yang Noa pikirkan
198 Tidak boleh macam-macam
199 Berita bagus dan mimpi buruk
200 Tanda-tanda jatuh cinta
201 Meski direstui, tapi....
202 Rencana baru Fano
203 Imajinasi atau nyata?
204 Perbincangan serius
205 Roti melon di kantin
206 Apa aku egois?
207 Pada akhirnya
Episodes

Updated 207 Episodes

1
Kesempatan kedua dan hukuman
2
Diawasi oleh sistem
3
Memulai kehidupan baru
4
Siapa gadis ini?
5
Pergi belanja seragam baru
6
Membeli ponsel 15 juta
7
Memberi pelajaran pada pembully
8
Sebuah rencana
9
Bermain menjadi korban
10
Memanfaatkan kelemahan
11
Mau jadi temanku?
12
Sistem naik level 2
13
Asal kau tersenyum bahagia
14
Bermain bola
15
Cara untuk membalas
16
Bathbomb ajaib
17
Tantangan pertandingan game
18
Alfredo Maverick
19
Berubah menjadi bidadari
20
Misi selesai, bisnis lancar
21
Membeli desserts
22
Malam minggu bersama teman
23
Kostum maid untuk Angel
24
Memenangkan pertandingan game
25
Berusaha menahan diri
26
Skill baru yang unik
27
Merawat rambut rusak
28
Ahli waris Verdinand
29
Penghianat dari masa lalu
30
Tawaran The Royal Group
31
Merawat anak kecil demam
32
Melihat gedung baru
33
Kamu cemburu?
34
Percayalah padaku
35
Menghadiri rapat pemegang saham
36
Bertemu keluarga Queenza
37
Rumah pohon dan burger
38
Penggemar Fano
39
Menjadi babysitter
40
Bocah yang sangat aktif
41
Bermain di kebun buah
42
Pria dengan rantai di leher
43
Sore yang indah di villa
44
Villa di tepi pantai
45
Deline Jewelry
46
Hukuman pertama: Hunter Game
47
Mencari informasi dengan skill baru
48
Tidak memiliki pilihan lain
49
Apa ini hanya prank?
50
Dia mencurigakan, tapi..
51
Ichigo daifuku
52
Ruangan aneh dan bola kristal
53
Dimanakah Alfred?
54
Razia obat terlarang
55
Terjebak tuduhan palsu
56
Penyamaran yang berbahaya
57
Karyawan baru
58
Secangkir teh pagi
59
Penghianatan seorang teman
60
Kenapa pergi begitu saja?
61
Merenungkan berbagai hal
62
Berpikir sebelum bertindak
63
Keluarga tapi bukan keluarga
64
Pemikiran yang aneh
65
Di tepi pantai
66
Bertemu utusan Deline
67
Afredo Maverick yang asli
68
Tidak sesuai harapan
69
Berbeda dengan yang dulu
70
Membawa kabur Alfred
71
Menolong Kucing kecil
72
Mendapat kesepakatan
73
Kenapa percaya reinkarnasi?
74
Ada yang tidak beres
75
Rencana dimulai
76
Membantu dengan tulus
77
Tidak mendapat restu?
78
Hadiah naik level
79
One year later
80
Meet Felix and Cris
81
Fakta yang mengejutkan
82
Pesan ancaman
83
Berangkat ke Korea
84
Aku merindukanmu
85
Tidur di sofa
86
Papa, mama dan baby
87
Mengusir dengan 'halus'
88
Fano versi imut, Noa
89
Keluarga yang harmonis
90
Cerita tentang Noa
91
Gadis mirip boneka
92
Ada aku, kau tidak sendirian
93
Memberi kesempatan kedua
94
Namsan tower
95
Mimpi buruk dan penyesalan
96
Seseorang untuk bersandar
97
Menjebak dan dijebak
98
Hadiah kotak misterius
99
Teror masa lalu
100
Jangan terlalu serius
101
Mansion paling mewah
102
Kita gak mirip!
103
Lelaki buaya darat
104
Wujud asli Lylac
105
Tidak diakui oleh anak
106
Menolong seorang nenek
107
Merombak dan memulai kembali
108
Bagaimana menghancurkan rantai?
109
Sistem bermasalah
110
Aku? aku Raja
111
Anak korban orangtua
112
Tidak bisa tidur
113
Ini sangat aneh
114
Lylac kenapa?
115
Kastil permata Floutessia
116
Teh mawar biru
117
Perasaan yang aneh
118
Camping di tepi pantai
119
Lomba memancing berhadiah
120
Di pagi hari yang ....
121
Siaran langsung 2 menit
122
Bertemu Lady Lydia
123
Hubungan yang rumit
124
Kabur dan menjadi buron
125
Pagi hari yang ribut
126
Saat bersama sahabat
127
Jumlah energi sihir
128
Peningkatan sihir
129
Pangeran bertopeng
130
Menangkan pertandingan
131
Gadis misterius dan obat mata
132
Pesta kejutan untuk Fano
133
Kecewa namun tidak terkejut
134
Ternyata bukan Kim Yena, tapi -
135
Di atas bukit perkemahan
136
Hantu di perkemahan
137
Melawan beruang iblis
138
Menghilangkan rasa bosan
139
Lylac kembali dan merusuh
140
Cantik keturunan bidadari
141
Gender anak pertama
142
Masa lalu yang kelam
143
Cerita tentang Yoshi
144
Bertemu kakeknya Yoshi
145
Musuh mulai menyerang
146
Rumah besar keluarga Doma
147
Membantu menangkap yakuza
148
Pantai pribadi dan resort
149
Mencari mutiara di dalam laut
150
Dijebak seorang mermaid
151
Biarkan Fano tidur
152
Ingatan indah menjadi pahit
153
Ruangan cermin besar
154
Meracuni pikiran bocah
155
Belanja di Shibuya
156
Penculik berbahaya
157
Menangkap pembunuh
158
Penerbangan yang ribut
159
Berhasil menahan godaan
160
Kembali ke apartemen kecil
161
Emosi di pagi hari
162
Ternyata Lily itu ...?
163
Adik yang lebih menyeramkan
164
Obrolan di villa
165
Perubahan mendadak sistem
166
Dungeon untuk berlatih sihir
167
Pagi yang sangat sibuk
168
Penelfon misterius
169
Menjinakkan sebuah bom
170
Ruang bawah tanah
171
Gua dengan hiasan berlian
172
Peri kupu-kupu
173
Tawaran bermain drama
174
Sungai susu dan berlian putih
175
Memulai siaran langsung
176
Mencari desainer perhiasan
177
Makan malam dengan lobster
178
Memilih gaun di butik
179
Pesta pernikahan di kerajaan
180
Pangeran Arthur dan tantangan
181
Seperti batu opal
182
Antara Fano dan Kaisar
183
Berburu di dalam hutan
184
Sebenarnya, Kaisar itu....
185
Cara mendekati Fano?
186
Tidak bermaksud menyakitimu
187
Mimpi buruk dan sleep walking
188
Cerita masing-masing
189
Apa kau merasa senang?
190
Dalam masa pubertas
191
Permainan yang canggung
192
Lylac ingin menyerah?
193
Seperti apa ayah Albert
194
Bukan anak kecil
195
Kenyataan yang aneh
196
mengkhawatirkan Lylac
197
Apa yang Noa pikirkan
198
Tidak boleh macam-macam
199
Berita bagus dan mimpi buruk
200
Tanda-tanda jatuh cinta
201
Meski direstui, tapi....
202
Rencana baru Fano
203
Imajinasi atau nyata?
204
Perbincangan serius
205
Roti melon di kantin
206
Apa aku egois?
207
Pada akhirnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!