Bermain menjadi korban

.

.

Pak kepala sekolah menatap murid-murid bandel sok preman di depannya ini dengan gusar, pasalnya mereka baru saja melapor jika salah satu murid beasiswa yang terkenal pendiam dan tidak pernah berbuat aneh telah memukuli mereka hingga babak belur.

Masalahnya, penampilan mereka juga cukup mendukung, beberapa bagian seragam terdapat darah seolah seperti telah dicambuk menggunakan ikat pinggang, persis seperti tuduhan mereka.

“Kalian yakin kalian tidak berbohong kan? aku sudah menelfon orangtua kalian ini” kata pak kepala sekolah lagi, untuk yang kedua kalinya sekarang.

“Yakin pak, Farelino memukuli kami lalu setelahnya mencambuk kami dengan ikat pinggang, bapak bisa lihat sendiri bukti nyata ini” Andy menunjukkan seragamnya yang sedikit robek dan terdapat noda merah-merah seperti darah.

“Orangtua kami harus tau ini pak, agar dia dicabut beasiswanya dan dikeluarkan dari sekolah ini” sahut Indra.

Pak kepala sekolah menghela nafas berat, sulit dipercaya pemuda baik, sopan-santun, serta pandai seperti Farelino bisa melakukan hal sekeji tuduhan bocah-bocah bandel ini.

Kemudian suara pintu terbuka terdengar nyaring, seorang guru olah raga datang membawakan siswa yang menjadi tertuduh.

Siapa lagi jika bukan Fano?

“Ada apa pak kepala sekolah memanggil saya?” tanya Fano dengan bahasanya yang santun dan enak didengar, apalagi senyuman manis yang ramah itu. Masa sih anak seperti ini bisa memukuli bocah-bocah preman? Tidak bisa dipercaya.

“Duduklah disana nak Farel, oh iya itu.. walinya nank Farel tidak bisa dihubungi kenapa ya?” tanya pak kepala sekolah

Fano memasang wajah sedihnya “Oh itu.. karena saya sudah hampir 18 tahun saya disuruh pergi agar bisa jadi mandiri” kata Fano.

Sontak pak kepsek dan guru olah raga jadi kasihan mendengarnya, bagaimana tidak? Baru saja hari ini Fano bisa sekolah setelah kejadian Fano jatuh dari atap gedung, dan hari ini pula Fano mengatakan dia telah diusir? Apa keluarga pamannya itu tidak punya belas kasih?

“Tentu saja dia diusir, dia sangat jahat seperti monster” kata Indra

“Ehem tidak ada yang menyuruhmu menyahut, ayo yang sopan ya” pak kepsek merasa ini tidak benar, pasti Fano lagi-lagi diganggu oleh mereka, tapi bukankah ini sudah keterlaluan? Pak kepsek tidak bisa terus-terusan diam membiarkan Fano yang lemah tak berdaya diperlalukan tidak adil.

Kalau kebenarannya terungkap dan Fano tidak bersalah citra kepala sekolah dan sekolah ini juga jadi buruk.

Tidak lama kemudian orangtua dari Andy, Indra, Zion dan Rano sampai di ruangan kepala sekolah. Mereka menuntut penjelasan kenapa mereka dipanggil padahal mereka sedang sibuk-sibuknya.

Kemudian keempat berandal itu menyuarakan tuduhannya pada Fano tentang mereka yang dipukuli dan juga dicambuk dengan ikat pinggang.

Ayahnya Andy terlihat sangat marah dan tidak terima.

“Berani-beraninya kau melakukan hal itu pada putraku!”

“Pak pak.. tenang dulu, kita belum mendengar ceritanya dari sudut pandang nak Farel” kata pak kepsek menengahi

“Tapi sudah jelas-jelas mereka berdarah-darah seperti ini kan!” sahut Ibu dari Zion.

“Mohon tenang ya bapak dan ibu, kita juga ingin masalah ini cepat terselesaikan” pak guru olah raga tampan ikut menengahi, jadi ibunya Zion kembali tenang.

“Ayo nak Farel bisa bercerita” kata pak kepsek

“Saya.. saya minta maaf” kata Fano

Keempat berandal tersebut menyeringai merasa sudah menang.

“Berarti kamu memang memukul anakku!” Ayahnya Indra yang merupakan manager di sebuah perusahaan besar mulai tersulut emosi.

“Pak tolong dengarkan nak Farel dulu... lihat dia ketakutan sekarang” kata pak guru plah raga tampan, ayahnya Indra pun kembali tenang meski masih emosi.

Fano yang gemetaran terlihat susah untuk bicara, pak kepala sekolah dan pak guru menenangkannya agar bisa bicara dengan baik.

“Saya.. maaf – ini semua salah saya, saya tidak tau apa salah saya selama ini tapi mereka selalu menganggu saya dan teman-teman yang lain, lalu tiba-tiba kemarin salah satu dari mereka mendorong saya hingga saya hampir sekarat.. hiks maafkan saya, karena saya selamat mereka jadi takut saya akan mengadu dan membuat-buat tuduhan ini untuk mengeluarkan saya... hiks” pak guru olah raga menenangkan Fano yang terlihat begitu sedih.

Mendengar pengakuan Fano yang sangat dramatis terlihat sangat alami tidak dibuat-buat membuat para orangtua shock.

“Tidak.. tidak mungkin anakku melakukan semua itu” kata ayahnya Andy tidak percaya.

“Ini semua catatan kenakalan anak kalian” pak kepala sekolah memperlihatkan daftar kenakalan yang seperti tidak ada habisnya.

Tidak hanya orangtua yang shock, keempat berandal itu juga shock, mereka tau setelah ini mereka akan habis oleh orangtua mereka.

Terutama Andy, dia sangat ketakutan.. ayahnya sangat seram saat marah dan ayahnya selalu menjaga reputasi keluarga mereka.

“Tapi.. dia tidak terlihat habis jatuh” kata Ibu dari Rano

“Kalian ingin melihat hasil pemeriksaan dari rumah sakit?” tanya pak kepsek.

“Ini bisa selesai dengan damai kan?” tanya ayahnya Andy, dia terlihat sudah tenang, padahal dia sangat panik “Anak saya tidak akan dikeluarkan bukan?” tambahnya.

“Kalau nak Farel mau berdamai mereka hanya akan siskors, ya kan nak Farel?” tanya pak kepala sekolah.

Tiba-tiba Fano menangis lagi, membuat seisi ruangan kembali panik.

“Mereka akan diskors.. gara-gara aku.. hiks aku.. aku jahat sekali.. hiks” Fano terus menangis sambil memeluk lengan pak guru olah raga.

“Aduh, kasihan nak Farel... tolong bawa dia ke UKS” pinta pak kepsek

“Saya akan membawanya ke UKS, ayo Farel..”

Pak guru olah raga membawa Fano pergi dari sana, tapi sebelum benar-benar pergi Fano sempat melirik pada Andy, Indra dan yang lain sambil menyeringai.

Kini mereka tau mereka tidak bisa berkutik, Fano terlalu licik dan bermain playing victim! Padahal jelas-jelas dia telah memukuli mereka dan mencambuk... oh?

“Dia berbohong ayah! Lihat ini badanku penuh bekas luka” kata Andy

“Oh benar! Itu bisa jadi bukti jika anakku tidak bersalah, sekarang tunjukkan lukanya Andy”

Kemudian Andy dan yang lain melepas kemeja mereka untuk memperlihatkan memar yang ada di punggung mereka agar semuanya tau mereka tidak berbohong.

PLAK

Ayahnya Andy memukul punggung putranya kesal

“Ayah kenapa – ”

“Masih tanya kenapa?! Punggungmu baik-baik saja dan mulus apanya yang habis dicambuk hah?! Sampai rumah ayah akan menghukummu Andy”

“Ayah..”

“DIAM!”

Andy tidak mengerti, bagaimana bisa bekas luka mereka menghilang begitu saja?

***

Fano dan pak guru sudah sampai di UKS.

“Bu guru penjaga UKSnya sedang membeli beberapa obat, tidak apa kamu istirahat disini sendiri?” tanya pak guru.

Fano mengangguk pelan “Tidak apa, saya bisa sendiri”

“Harusnya jika kamu diganggu, kamu lapor pada guru atau yang lain jangan diam saja.. kau tau ayahnya Andy memiliki banyak uang, dia bisa saja melakukan sesuatu jika yang lain tidak tau” kata pak guru

“Saya mengerti pak, tapi saya terlalu takut dan tidak berani, mereka mengancam saya”

“Kasihan sekali kamu, mana pamanmu tidak peduli padamu lagi... eh? Tapi kau tinggal dimana jika tidak bersama mereka?”

Fano tersenyum kecil “Sebenarnya selama ini saya menabung pak, jadi bapak tidak perlu khawatir, saya sudah punya tempat tinggal”

“Jika mengalami kesusahan coba berceritalah mungkin kami bisa membantu, bapak tinggal dulu ya, kamu istirahat”

Setelah itu pak guru pun pergi meninggalkan Fano sendirian di UKS.

Fano terkekeh mengingat kejadian konyol di ruang kepala sekolah tadi “Ahahaha aktingku bagus sekali.. ahaha mereka terlihat pucat! Ahahaha aku puas seka – tidak! Aku tidak puas”

[Apa lagi rencanamu?]

Fano menyeringai “Tentu saja ada, jangan khawatir sudah dulu, aku akan pura-pura tidur”

[Oh?]

Fano pun berbaring di ranjang UKS, ternyata cukup empuk... cukup, sebenarnya tergolong keras jika dibandingkan ranjang di apartemen Fano, tapi tergolong empuk jika dibandingkan dengan ranjang Fano di rumah pamannya.

[Memang siapa yang akan datang?]

‘Serius kau tidak tau? Padahal sistem’

[Kau ini –]

‘Ssshh’

Benar saja, pintu UKS terbuka, Ayahnya Andy dan Andy datang pada Fano, Fano pura-pura terpaksa bangun.

“Ada apa Andy dan ayahnya kemari?” tanya Fano kembali pura-pura seperti bocah polos tanpa dosa.

“Kamu Farelino kan? saya sebagai ayahnya Andy minta maaf dengan kejadian ini, mohon jangan memperpanjang tentang yang kamu jatuh itu – maksud saya.. kan kamu tidak kenapa-napa sekarang, mohon pengertiannya nak Farel” kata ayahnya Andy dengan nada memelas, meski Fano tau itu tidak terlalu tulus tapi Fano tidak peduli.

Yang Fano pedulikan, orang itu harus menjalankan apa yang ia inginkan.

Fano tersenyum “Tidak apa paman, saya memaafkan Andy kok”

Ayahnya Andy terlihat senang, beda dengan Andy yang tidak percaya dengan perubahan sikap Fano. Dia tidak seperti Fano yang sebelumnya... yang ini adalah iblis, tidak mungkin Fano seperti ini.

Andy mulai menyesali perbuatannya, sepertinya benar karma itu berlaku, kini dia ada di bawah Fano dan harus memohon-mohon untuk meminta belas kasihannya, bahkan ayahnya saja memohon pada Fano.

Miris sekali..

“Nak Farelino yakin?”

Fano masih tetap tersenyum “Yakin.. kan yang mendorongku bukan Andy, tapi Indra”

.

.

Terpopuler

Comments

The Scorpion's

The Scorpion's

ngakak cukk wkwkwkkwk

2025-02-02

0

Mamat Stone

Mamat Stone

luar biasa 👍👍👍

2024-10-25

0

Harman Loke

Harman Loke

mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp

2024-09-21

0

lihat semua
Episodes
1 Kesempatan kedua dan hukuman
2 Diawasi oleh sistem
3 Memulai kehidupan baru
4 Siapa gadis ini?
5 Pergi belanja seragam baru
6 Membeli ponsel 15 juta
7 Memberi pelajaran pada pembully
8 Sebuah rencana
9 Bermain menjadi korban
10 Memanfaatkan kelemahan
11 Mau jadi temanku?
12 Sistem naik level 2
13 Asal kau tersenyum bahagia
14 Bermain bola
15 Cara untuk membalas
16 Bathbomb ajaib
17 Tantangan pertandingan game
18 Alfredo Maverick
19 Berubah menjadi bidadari
20 Misi selesai, bisnis lancar
21 Membeli desserts
22 Malam minggu bersama teman
23 Kostum maid untuk Angel
24 Memenangkan pertandingan game
25 Berusaha menahan diri
26 Skill baru yang unik
27 Merawat rambut rusak
28 Ahli waris Verdinand
29 Penghianat dari masa lalu
30 Tawaran The Royal Group
31 Merawat anak kecil demam
32 Melihat gedung baru
33 Kamu cemburu?
34 Percayalah padaku
35 Menghadiri rapat pemegang saham
36 Bertemu keluarga Queenza
37 Rumah pohon dan burger
38 Penggemar Fano
39 Menjadi babysitter
40 Bocah yang sangat aktif
41 Bermain di kebun buah
42 Pria dengan rantai di leher
43 Sore yang indah di villa
44 Villa di tepi pantai
45 Deline Jewelry
46 Hukuman pertama: Hunter Game
47 Mencari informasi dengan skill baru
48 Tidak memiliki pilihan lain
49 Apa ini hanya prank?
50 Dia mencurigakan, tapi..
51 Ichigo daifuku
52 Ruangan aneh dan bola kristal
53 Dimanakah Alfred?
54 Razia obat terlarang
55 Terjebak tuduhan palsu
56 Penyamaran yang berbahaya
57 Karyawan baru
58 Secangkir teh pagi
59 Penghianatan seorang teman
60 Kenapa pergi begitu saja?
61 Merenungkan berbagai hal
62 Berpikir sebelum bertindak
63 Keluarga tapi bukan keluarga
64 Pemikiran yang aneh
65 Di tepi pantai
66 Bertemu utusan Deline
67 Afredo Maverick yang asli
68 Tidak sesuai harapan
69 Berbeda dengan yang dulu
70 Membawa kabur Alfred
71 Menolong Kucing kecil
72 Mendapat kesepakatan
73 Kenapa percaya reinkarnasi?
74 Ada yang tidak beres
75 Rencana dimulai
76 Membantu dengan tulus
77 Tidak mendapat restu?
78 Hadiah naik level
79 One year later
80 Meet Felix and Cris
81 Fakta yang mengejutkan
82 Pesan ancaman
83 Berangkat ke Korea
84 Aku merindukanmu
85 Tidur di sofa
86 Papa, mama dan baby
87 Mengusir dengan 'halus'
88 Fano versi imut, Noa
89 Keluarga yang harmonis
90 Cerita tentang Noa
91 Gadis mirip boneka
92 Ada aku, kau tidak sendirian
93 Memberi kesempatan kedua
94 Namsan tower
95 Mimpi buruk dan penyesalan
96 Seseorang untuk bersandar
97 Menjebak dan dijebak
98 Hadiah kotak misterius
99 Teror masa lalu
100 Jangan terlalu serius
101 Mansion paling mewah
102 Kita gak mirip!
103 Lelaki buaya darat
104 Wujud asli Lylac
105 Tidak diakui oleh anak
106 Menolong seorang nenek
107 Merombak dan memulai kembali
108 Bagaimana menghancurkan rantai?
109 Sistem bermasalah
110 Aku? aku Raja
111 Anak korban orangtua
112 Tidak bisa tidur
113 Ini sangat aneh
114 Lylac kenapa?
115 Kastil permata Floutessia
116 Teh mawar biru
117 Perasaan yang aneh
118 Camping di tepi pantai
119 Lomba memancing berhadiah
120 Di pagi hari yang ....
121 Siaran langsung 2 menit
122 Bertemu Lady Lydia
123 Hubungan yang rumit
124 Kabur dan menjadi buron
125 Pagi hari yang ribut
126 Saat bersama sahabat
127 Jumlah energi sihir
128 Peningkatan sihir
129 Pangeran bertopeng
130 Menangkan pertandingan
131 Gadis misterius dan obat mata
132 Pesta kejutan untuk Fano
133 Kecewa namun tidak terkejut
134 Ternyata bukan Kim Yena, tapi -
135 Di atas bukit perkemahan
136 Hantu di perkemahan
137 Melawan beruang iblis
138 Menghilangkan rasa bosan
139 Lylac kembali dan merusuh
140 Cantik keturunan bidadari
141 Gender anak pertama
142 Masa lalu yang kelam
143 Cerita tentang Yoshi
144 Bertemu kakeknya Yoshi
145 Musuh mulai menyerang
146 Rumah besar keluarga Doma
147 Membantu menangkap yakuza
148 Pantai pribadi dan resort
149 Mencari mutiara di dalam laut
150 Dijebak seorang mermaid
151 Biarkan Fano tidur
152 Ingatan indah menjadi pahit
153 Ruangan cermin besar
154 Meracuni pikiran bocah
155 Belanja di Shibuya
156 Penculik berbahaya
157 Menangkap pembunuh
158 Penerbangan yang ribut
159 Berhasil menahan godaan
160 Kembali ke apartemen kecil
161 Emosi di pagi hari
162 Ternyata Lily itu ...?
163 Adik yang lebih menyeramkan
164 Obrolan di villa
165 Perubahan mendadak sistem
166 Dungeon untuk berlatih sihir
167 Pagi yang sangat sibuk
168 Penelfon misterius
169 Menjinakkan sebuah bom
170 Ruang bawah tanah
171 Gua dengan hiasan berlian
172 Peri kupu-kupu
173 Tawaran bermain drama
174 Sungai susu dan berlian putih
175 Memulai siaran langsung
176 Mencari desainer perhiasan
177 Makan malam dengan lobster
178 Memilih gaun di butik
179 Pesta pernikahan di kerajaan
180 Pangeran Arthur dan tantangan
181 Seperti batu opal
182 Antara Fano dan Kaisar
183 Berburu di dalam hutan
184 Sebenarnya, Kaisar itu....
185 Cara mendekati Fano?
186 Tidak bermaksud menyakitimu
187 Mimpi buruk dan sleep walking
188 Cerita masing-masing
189 Apa kau merasa senang?
190 Dalam masa pubertas
191 Permainan yang canggung
192 Lylac ingin menyerah?
193 Seperti apa ayah Albert
194 Bukan anak kecil
195 Kenyataan yang aneh
196 mengkhawatirkan Lylac
197 Apa yang Noa pikirkan
198 Tidak boleh macam-macam
199 Berita bagus dan mimpi buruk
200 Tanda-tanda jatuh cinta
201 Meski direstui, tapi....
202 Rencana baru Fano
203 Imajinasi atau nyata?
204 Perbincangan serius
205 Roti melon di kantin
206 Apa aku egois?
207 Pada akhirnya
Episodes

Updated 207 Episodes

1
Kesempatan kedua dan hukuman
2
Diawasi oleh sistem
3
Memulai kehidupan baru
4
Siapa gadis ini?
5
Pergi belanja seragam baru
6
Membeli ponsel 15 juta
7
Memberi pelajaran pada pembully
8
Sebuah rencana
9
Bermain menjadi korban
10
Memanfaatkan kelemahan
11
Mau jadi temanku?
12
Sistem naik level 2
13
Asal kau tersenyum bahagia
14
Bermain bola
15
Cara untuk membalas
16
Bathbomb ajaib
17
Tantangan pertandingan game
18
Alfredo Maverick
19
Berubah menjadi bidadari
20
Misi selesai, bisnis lancar
21
Membeli desserts
22
Malam minggu bersama teman
23
Kostum maid untuk Angel
24
Memenangkan pertandingan game
25
Berusaha menahan diri
26
Skill baru yang unik
27
Merawat rambut rusak
28
Ahli waris Verdinand
29
Penghianat dari masa lalu
30
Tawaran The Royal Group
31
Merawat anak kecil demam
32
Melihat gedung baru
33
Kamu cemburu?
34
Percayalah padaku
35
Menghadiri rapat pemegang saham
36
Bertemu keluarga Queenza
37
Rumah pohon dan burger
38
Penggemar Fano
39
Menjadi babysitter
40
Bocah yang sangat aktif
41
Bermain di kebun buah
42
Pria dengan rantai di leher
43
Sore yang indah di villa
44
Villa di tepi pantai
45
Deline Jewelry
46
Hukuman pertama: Hunter Game
47
Mencari informasi dengan skill baru
48
Tidak memiliki pilihan lain
49
Apa ini hanya prank?
50
Dia mencurigakan, tapi..
51
Ichigo daifuku
52
Ruangan aneh dan bola kristal
53
Dimanakah Alfred?
54
Razia obat terlarang
55
Terjebak tuduhan palsu
56
Penyamaran yang berbahaya
57
Karyawan baru
58
Secangkir teh pagi
59
Penghianatan seorang teman
60
Kenapa pergi begitu saja?
61
Merenungkan berbagai hal
62
Berpikir sebelum bertindak
63
Keluarga tapi bukan keluarga
64
Pemikiran yang aneh
65
Di tepi pantai
66
Bertemu utusan Deline
67
Afredo Maverick yang asli
68
Tidak sesuai harapan
69
Berbeda dengan yang dulu
70
Membawa kabur Alfred
71
Menolong Kucing kecil
72
Mendapat kesepakatan
73
Kenapa percaya reinkarnasi?
74
Ada yang tidak beres
75
Rencana dimulai
76
Membantu dengan tulus
77
Tidak mendapat restu?
78
Hadiah naik level
79
One year later
80
Meet Felix and Cris
81
Fakta yang mengejutkan
82
Pesan ancaman
83
Berangkat ke Korea
84
Aku merindukanmu
85
Tidur di sofa
86
Papa, mama dan baby
87
Mengusir dengan 'halus'
88
Fano versi imut, Noa
89
Keluarga yang harmonis
90
Cerita tentang Noa
91
Gadis mirip boneka
92
Ada aku, kau tidak sendirian
93
Memberi kesempatan kedua
94
Namsan tower
95
Mimpi buruk dan penyesalan
96
Seseorang untuk bersandar
97
Menjebak dan dijebak
98
Hadiah kotak misterius
99
Teror masa lalu
100
Jangan terlalu serius
101
Mansion paling mewah
102
Kita gak mirip!
103
Lelaki buaya darat
104
Wujud asli Lylac
105
Tidak diakui oleh anak
106
Menolong seorang nenek
107
Merombak dan memulai kembali
108
Bagaimana menghancurkan rantai?
109
Sistem bermasalah
110
Aku? aku Raja
111
Anak korban orangtua
112
Tidak bisa tidur
113
Ini sangat aneh
114
Lylac kenapa?
115
Kastil permata Floutessia
116
Teh mawar biru
117
Perasaan yang aneh
118
Camping di tepi pantai
119
Lomba memancing berhadiah
120
Di pagi hari yang ....
121
Siaran langsung 2 menit
122
Bertemu Lady Lydia
123
Hubungan yang rumit
124
Kabur dan menjadi buron
125
Pagi hari yang ribut
126
Saat bersama sahabat
127
Jumlah energi sihir
128
Peningkatan sihir
129
Pangeran bertopeng
130
Menangkan pertandingan
131
Gadis misterius dan obat mata
132
Pesta kejutan untuk Fano
133
Kecewa namun tidak terkejut
134
Ternyata bukan Kim Yena, tapi -
135
Di atas bukit perkemahan
136
Hantu di perkemahan
137
Melawan beruang iblis
138
Menghilangkan rasa bosan
139
Lylac kembali dan merusuh
140
Cantik keturunan bidadari
141
Gender anak pertama
142
Masa lalu yang kelam
143
Cerita tentang Yoshi
144
Bertemu kakeknya Yoshi
145
Musuh mulai menyerang
146
Rumah besar keluarga Doma
147
Membantu menangkap yakuza
148
Pantai pribadi dan resort
149
Mencari mutiara di dalam laut
150
Dijebak seorang mermaid
151
Biarkan Fano tidur
152
Ingatan indah menjadi pahit
153
Ruangan cermin besar
154
Meracuni pikiran bocah
155
Belanja di Shibuya
156
Penculik berbahaya
157
Menangkap pembunuh
158
Penerbangan yang ribut
159
Berhasil menahan godaan
160
Kembali ke apartemen kecil
161
Emosi di pagi hari
162
Ternyata Lily itu ...?
163
Adik yang lebih menyeramkan
164
Obrolan di villa
165
Perubahan mendadak sistem
166
Dungeon untuk berlatih sihir
167
Pagi yang sangat sibuk
168
Penelfon misterius
169
Menjinakkan sebuah bom
170
Ruang bawah tanah
171
Gua dengan hiasan berlian
172
Peri kupu-kupu
173
Tawaran bermain drama
174
Sungai susu dan berlian putih
175
Memulai siaran langsung
176
Mencari desainer perhiasan
177
Makan malam dengan lobster
178
Memilih gaun di butik
179
Pesta pernikahan di kerajaan
180
Pangeran Arthur dan tantangan
181
Seperti batu opal
182
Antara Fano dan Kaisar
183
Berburu di dalam hutan
184
Sebenarnya, Kaisar itu....
185
Cara mendekati Fano?
186
Tidak bermaksud menyakitimu
187
Mimpi buruk dan sleep walking
188
Cerita masing-masing
189
Apa kau merasa senang?
190
Dalam masa pubertas
191
Permainan yang canggung
192
Lylac ingin menyerah?
193
Seperti apa ayah Albert
194
Bukan anak kecil
195
Kenyataan yang aneh
196
mengkhawatirkan Lylac
197
Apa yang Noa pikirkan
198
Tidak boleh macam-macam
199
Berita bagus dan mimpi buruk
200
Tanda-tanda jatuh cinta
201
Meski direstui, tapi....
202
Rencana baru Fano
203
Imajinasi atau nyata?
204
Perbincangan serius
205
Roti melon di kantin
206
Apa aku egois?
207
Pada akhirnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!