Rencana tiga partai dijalankan (S1)

Dua orang yang kemarin ingin menculik Jing Zishu kini sudah berada di ruangan di sebuah tempat yang letaknya tidak bisa dideskrespsikan. Dua orang itu menggigil ketakutan saat telapak tangan besar mendarat diwajah mereka.

“Dasar tidak berguna, memang kalian tidak bisa diandalkan. Hanya melawan satu orang pemuda saja kalian tidak bisa? Apa kalian ingin mempermalukanku hah?” gretak Ryu Bai (ayahnya Ryu Shi), ketua partai/kelompok pedang iblis.

“Maaf ketua, kami tidak berani. Jangan bunuh kami, hokum kami saja setua! Hukum kami!!” ucap mereka yang masih bergetar sambil berlutut.

“Sudahlah ayah, kali ini aku yang salah karena tidak benar-benar meneliti desa itu dengan benar.” Ucap Ryu Shi mengaku salah, ia juga merasa kasihan melihat anak buahnya.

“Kali ini jika tidak ada putraku aku tak akan memaafkan kalian, pergi sekarang dan panggil orang-orang dari partai gerbang neraka dan partai beracun untuk melakukan pertemuan!” bentaknya pada dua orang itu hingga membuat keduanya dengan cepat memberi hormat dan berjalan cepat keluar ruangan.

Memang benar di wilayah kekaisaran ini memiliki tiga kelompok yang beraliran hitam/sesat. Diantaranya adalah Partai Pedang Iblis, Gerbang Neraka, dan Partai Beracun.

Yang terbesar dari tiga partai tersebut adalah pedang iblis yang dipimpin oleh Ryu Bai, si pedang patah. Lalu setelahnya ada partai gerbang neraka yang berada di bawah kekuasaan Seoji Kun(ayahnya Jian Kun), si petir neraka. Dan terakhir ada partai beracun yang dipimpin oleh Yi Hao (ayahnya Ming Hao), si dewa racun.

Ketiga partai ini memiliki markas yang jaraknya terbilang dekat, dan mereka juga cukup akrab dan bersahabat. Itulah mengapa mereka memiliki rencana bersama untuk menghancurkan para aliran putih dan menguasai dunia seni beladiri.

Dan dalam rencana awal mereka adalah mengambil alih satu persatu desa dari yang terkecil sampai kota-kota besar yang ada di kekaisaran han.

Di markas partai pedang iblis, Petir neraka, dewa racun, serta pedang patah itu sendiri kini tengah melakukan pertemuan tertutup bersama anak-anak mereka Ryu Shi, Jian Kun, dan Ming Hao.

“Apa yang membuatmu memanggil kami kemari?” tanya dewa racun.

“Pertemuan ini demi kebaikkan anak-anak kita dalam menjalankan tugasnya, apa kalian tahu di desa itu ada ahli seni beladiri yang tangguh?” ucapan pedang patah justru membuat mereka ingin tertawa namun tidak berani.

“Tapi paman, kami sudah melihat sendiri bagaimana situasi disana.” Ucap Jian Kun mewakili dua kawannya yang juga ikut serta menengok desa itu.

“Ya paman, aku dan Shi’er juga ikut dengan Jian Ge untuk melihat desa itu.” Sahut Ming Hao membenarkan perkataan kawannya.

“Benar ayah” sahut Ryu Shi.

“Kalau begitu kenapa bisa dua orang pendekar setingkat langit dikalahkan begitu saja jika orang itu tidak tangguh? Itu artinya kalian tidak benar-benar melihatnya dengan jelas. Tidak perlu membantah, karena bisa saja orang itu juga baru sampai didesa itu atau bahkan hanya lewat.” Ucap pedang patah.

“Baik paman, kalau begitu apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Bukankah malam ini adalah waktu kita untuk menyerang desa itu? Apa kita perlu merubah rencana?” tanya Jian Kun, sedangkan yang lain hanya diam turut menanti jawabban.

“Aku pikir satu pertarung yang setidaknya setingkat raja itu bisa kalian hadapi bersama kan? Apalagi kalian sudah berada di tahap raja tingkat akhir. Aku rasa kami bertiga tidak perlu ikut campur dengan tugas kecil ini kan?” jawab dewa racun.

“Aku pikir juga begitu, sekalian untuk melatih kemampuan kalian.” sahut si petir neraka menyetujui.

“Hmm, aku aku akan menyumbangkan 20 pendekar bumi dan 10 pendekar langit untuk menemani kalian.” ucap pedang pata kepada tiga pemuda gagah itu.

“Aku juga akan menyumbangkan petarung dengan jumlah yang sama.” Sahut petir neraka.

“Aku juga!” sahut dewa racun.

Akhirnya pertemuan itupun selesai dengan keputusan bahwa rencana tetap dijalankan malam nanti dengan 60 pendekar bumi dan 30 pendekar langit.

Ketiga sekawan itulah yang akan memimpinnya.

Di tempat lain, Sun baru sampai di sakte gunung bunga persik. Jaraknya memang cukup jauh tetapi untungnya Sun adalah petarung setingkat raja jadi ia bisa lebih cepat untuk sampai disana.

Ia pun saat ini tengah berada di aula sakte gunung bunga persik, berkumpul dengan para tetua sakte tersebut. Tanpa basa-basi ia membahas keperluannya yang meminta bantuan.

“Desa yulu tidak bisa diganggu oleh mereka karena ada kita yang melindunginya, kau jangan khawatir kami tidak akan membiarkan pengacau itu masuk ke desa yulu.” Ucap Mye Jing Chen(Tetua sakte).

“Ya, kami akan membantu. Kapan kelompok itu akan datang?” tanya Yi Heng(Tetua sakte.)

“Hari ini, dan mungkin bahkan sekarang!” jawabban Sun sontak membuat mereka terkejut.

“Kenapa kau baru datang sekarang?” tanya Mye Jing Chen dengan ekspresi kaget.

“Kami juga baru tau tiga hari yang lalu, sedangkan saya bertugas untuk melindungi tuan muda. Jadi bagaimana kami bisa lebih cepat memberitahu anda.” Ucap Sun dengan sopan dan jelas.

“Baiklah kalau begitu kau boleh kembali sekarang, Mye Ai akan ikut denganmu.” Ucap Mye Jing Chen melirik Mye Aei, adik perempuannya yang merupakan tetua sakte baru.

“Hmm, aku akan ikut dan membawa 20 orang pendekar langit.” Ucap wanita yang berusia 22 tahun itu.

Setelahnya Mye Ai pun pergi dan bersiap. Beberapa saat kemudian ia kembali bersama 20 orang pendekar langit di belakangnya. Sun tidak meragukan Mye Ai sama sekali karena ia tau bahwa perempuan yang mampu menduduki gelar tetua sudah pasti memiliki kekuatan minimal di tingkat kaisar.

Dengan ilmu meringankan tubuh mereka sudah mencapai seperempat perjalanan, tetapi mengingat serangan itu akan datang hari ini juga mereka memiliki wajah cemas takut kedatangan mereka akan terlambat.

Di sisi lain Jing Jicheng, kakaknya Jing Zishu atau putra kedua walikota. Sekarang sedang berkuda menuju desa Yulu. Ia membawa 30 orang pendekar bumi dan satu orang pendekar raja yang ia sewa.

“Berapa lama lagi kita akan sampai?” tanya Jing Jicheng kepada pendekar raja yang memimpin jalan.

“Mungkin kita akan sampai saat matahari terbenam tuan muda.” Jawab pendekar raja.

“Sekarang matahari tepat di atas kepala, berarti kita akan sampai 6 jam lagi? Itu lama sekali, aku takut adikku tidak bisa bertahan disana.” Ucap Jing Jicheng denga wajah cemas, betapa ia sangat mengkhawatirkan adik kesayangannya itu.

Waktu terus berlalu. Kelompok Ryu Shi, Jian Kun, dan Ming Hao kini sudah dekt dengan gerbang desa. Matahari belum tenggelam sepenuhnya tetapi tidak ada tanda-tanda bantuan akan tiba, membuat Jing Zishu merasa cemas tetapi tidak takut.

Jing Zishu sedang berada beberapa meter dari gerbang desa, ia berdiri di samping Zhou Shiyue yang terlihat sangat santai duduk diatas kayu. Melihat pemuda itu membuat Jing Zishu hanya bisa menggelengkan kepala. Sampai teriakan-teriakan penuh nafsu membunuh mendekat kearah merela.

“Mereka sudah datang!” ucap Zhou Shiyue membuat Jing Zishu bertambah panik.

Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!

Terpopuler

Comments

Alamsyah

Alamsyah

lnjut bosq....

2022-05-25

1

Gatot Suharyono

Gatot Suharyono

penjahat yang sudah dilumpuhkan kok dilepas !?
jadinya musuh kan tahu kekuatan nya & lebih bersiaga, aneh . . .strategi apaan tuch !?

2022-04-24

0

vanessa

vanessa

waktunya bertempur

2022-03-18

1

lihat semua
Episodes
1 Di usir dari keluarga (S1)
2 Bertemu sesepuh (S1)
3 Pergi ke Puncak Gunung Xuanjun (S1)
4 Perubahan dalam satu waktu (S1)
5 Kembali berlatih (S1)
6 Melatih teknik seni bela diri (S1)
7 Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)
8 Berkultivasi (S1)
9 Bertemu gadis aneh (S1)
10 Batu Jiwa (S1)
11 Bertemu seorang tuan muda (S1)
12 Jing Zishu (S1)
13 Rencana tiga partai dijalankan (S1)
14 Pertarungan dimulai (S1)
15 Racun laba-laba darah (S1)
16 Takdir langit (S1)
17 Festival bulan merah? (S1)
18 Tamu khusus restoran syurga (S1)
19 Ling Xifeng dan Tuan Rain (S1)
20 Wanita pencuri ciuman pertamaku (S1)
21 Xiao Ai (S1)
22 Pria berjubah abu-abu (S1)
23 Kisah tiga saudara seperguruan (S1)
24 Permandiam air panas (S1)
25 VISUAL TOKOH-TOKOH PENDEKAR LEGENDA
26 Persiapan festival bulan merah (S1)
27 Festival bulan merah I (S1)
28 Festival bulan merah II (S1)
29 Festival bulan merah III (S1)
30 Festival bulan merah IV (S1)
31 Festival bulan merah V (S1)
32 Festival bulan merah VI (S1)
33 2 minggu setelah festival bulan merah (S1)
34 Mengetahui kebenaran (S1)
35 Teknik pedang naga (S1)
36 Pedang Api (S1)
37 Roh jahat di desa Jongnam I (S1)
38 Roh jahat di desa Jongnam II (S1)
39 Masalah di desa Jongnam selesai (S1)
40 Rencana besar aliran putih (S1)
41 Racun dingin Huang Ran (S1)
42 Ular roh suci (S1)
43 Melawan rubah roh suci (S1)
44 Naga Hijau (S1)
45 Melanjutkan perjalanan (S1)
46 Patuah naga putih (S1)
47 Gunung Api (S1)
48 Rahasia ras naga (S1)
49 Tujuh pendekar wudang (S1)
50 Mencari bukti (S1)
51 Desakkan Sakte Wudang & Emei (S1)
52 Perubahan Rencana (S1)
53 Akhir tiga partai sesat (S1)
54 Marahnya Kaisar (S1)
55 Keluarga kecil Yun Yunzhi (S1)
56 Menyelamatkan Yun Yunzhi (S1)
57 Pertemuan kembali guru dan murid (S1)
58 Dahsyatnya pedang naga (S1)
59 Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)
60 Putri Song Jixi (S1)
61 Gejolak Ibukota I (S1)
62 Gejolak Ibukota II (S1)
63 Gejolak Ibukota III (S1)
64 Gejolak Ibukota IV (S1)
65 Gejolak Ibukota V (S1)
66 Gejolak Ibukota VI (S1)
67 Gejolak Ibukota Berakhir (S1)
68 2 minggu setelah akhir perang (S1)
69 Mencari bukti (S1)
70 Aku kembali, apa kamu menginginkan hadiah? (S1)
71 Wang Min Ji (S1)
72 Pesta Pelantikan Zhou Lan( (S1)
73 Hukuman keluarga Zhou (S1)
74 "Aku tidak akan pernah menyesal" (Ending S1)
75 Hidup kembali (S2)
76 Flashback (S2)
77 Sedih (S2)
78 Ingin Pulang (S2)
79 Gunung Perbatasan (S2)
80 Sad End
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Di usir dari keluarga (S1)
2
Bertemu sesepuh (S1)
3
Pergi ke Puncak Gunung Xuanjun (S1)
4
Perubahan dalam satu waktu (S1)
5
Kembali berlatih (S1)
6
Melatih teknik seni bela diri (S1)
7
Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)
8
Berkultivasi (S1)
9
Bertemu gadis aneh (S1)
10
Batu Jiwa (S1)
11
Bertemu seorang tuan muda (S1)
12
Jing Zishu (S1)
13
Rencana tiga partai dijalankan (S1)
14
Pertarungan dimulai (S1)
15
Racun laba-laba darah (S1)
16
Takdir langit (S1)
17
Festival bulan merah? (S1)
18
Tamu khusus restoran syurga (S1)
19
Ling Xifeng dan Tuan Rain (S1)
20
Wanita pencuri ciuman pertamaku (S1)
21
Xiao Ai (S1)
22
Pria berjubah abu-abu (S1)
23
Kisah tiga saudara seperguruan (S1)
24
Permandiam air panas (S1)
25
VISUAL TOKOH-TOKOH PENDEKAR LEGENDA
26
Persiapan festival bulan merah (S1)
27
Festival bulan merah I (S1)
28
Festival bulan merah II (S1)
29
Festival bulan merah III (S1)
30
Festival bulan merah IV (S1)
31
Festival bulan merah V (S1)
32
Festival bulan merah VI (S1)
33
2 minggu setelah festival bulan merah (S1)
34
Mengetahui kebenaran (S1)
35
Teknik pedang naga (S1)
36
Pedang Api (S1)
37
Roh jahat di desa Jongnam I (S1)
38
Roh jahat di desa Jongnam II (S1)
39
Masalah di desa Jongnam selesai (S1)
40
Rencana besar aliran putih (S1)
41
Racun dingin Huang Ran (S1)
42
Ular roh suci (S1)
43
Melawan rubah roh suci (S1)
44
Naga Hijau (S1)
45
Melanjutkan perjalanan (S1)
46
Patuah naga putih (S1)
47
Gunung Api (S1)
48
Rahasia ras naga (S1)
49
Tujuh pendekar wudang (S1)
50
Mencari bukti (S1)
51
Desakkan Sakte Wudang & Emei (S1)
52
Perubahan Rencana (S1)
53
Akhir tiga partai sesat (S1)
54
Marahnya Kaisar (S1)
55
Keluarga kecil Yun Yunzhi (S1)
56
Menyelamatkan Yun Yunzhi (S1)
57
Pertemuan kembali guru dan murid (S1)
58
Dahsyatnya pedang naga (S1)
59
Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)
60
Putri Song Jixi (S1)
61
Gejolak Ibukota I (S1)
62
Gejolak Ibukota II (S1)
63
Gejolak Ibukota III (S1)
64
Gejolak Ibukota IV (S1)
65
Gejolak Ibukota V (S1)
66
Gejolak Ibukota VI (S1)
67
Gejolak Ibukota Berakhir (S1)
68
2 minggu setelah akhir perang (S1)
69
Mencari bukti (S1)
70
Aku kembali, apa kamu menginginkan hadiah? (S1)
71
Wang Min Ji (S1)
72
Pesta Pelantikan Zhou Lan( (S1)
73
Hukuman keluarga Zhou (S1)
74
"Aku tidak akan pernah menyesal" (Ending S1)
75
Hidup kembali (S2)
76
Flashback (S2)
77
Sedih (S2)
78
Ingin Pulang (S2)
79
Gunung Perbatasan (S2)
80
Sad End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!