Pertarungan dimulai (S1)

Kelompok Ryu Shi dan dua kawannya pun tiba di depan gerbang, mereka menatap sinis Jing Zishu sambil berkata.

“Kau berani menghadang kami sendirian? Kau bodoh atau mau bunuh diri?” ejek Ryu Shi diiringi tawa remeh dari kelompoknya.

“Aku tidak takut dan aku tidak akan membiarkan orang sesat masuk ke desa ini!” jawab Jing Zishu dengan berani, membuat musuhnya semakin menertawakannya.

“Pria itu bodohkah?”

“Dasar buta, tidak lihatkah perbedaan kekuatan dan jumlah?”

“Sok-sokan jadi jagoan, dibantai nangis! Hahaha..”

Ocehan-ocehan itu tak berlaku bagi Jing Zishu, membuat sang musuh merasa terprovokasi.

Di samping itu ada Zhou Shiyue memerhatikan percakapan mereka.

“Terlalu banyak basa-basi!” ucapnya dengan suara dalam, ia berjalalan dan berdiri di samping Jing Zishu.

Beberapa orang cukup terkejut melihat kehadiran Zhou Shiyue, bahkan perubahan di wajah dua orang yang kemarin ingin menculik Jing Zishu pun terlihat menahan rasa takut. Tetapi hari ini ia tidak begitu khawatir karena ia bersama dengan tiga putra ketua partai. Mereka menang jumlah dan tak akan kalah, pikirnya.

“Tunggu apalagi? Ayo maju!” antang Zhou Shiyue membuat Ryu Shi dankawan-kawan menggertakkan giginya.

“Sungguh berani! Hey kalian, serang dia!” teriak Ryu Shi kearah pasukkan yang ia bawa.

90 pendekar itupun menyerang Zhou Shiyue dengan nafsy membunuh, dan mencoba menerobos masuk ke dalam desa. Sedangkan Ryu Shi sendiri mendekati Jing Zishu yang sepertinya memasang raut wajah waspada.

“Ini adalah pertarungan pertamaku, aku harus memanfaatkannya untuk menguji kemampuanku.” Ucap Zhou Shiyue tersenyum, tapi musuhnya merasa aneh ketika melihat Zhou Shiyue tersenyum saat berhadapan dengan 90 orang.

Zhou Shiyue dengan kipas ditangannya, ia hanya menggunakan jurus angin untuk mengendalikan kipas tersebut. Membunuh satu persatu musuh yang berdatangan.

Satu persatu pendekar bumi berhasil dijatuhkan, hal itu membuat pendekar bumi lainnya merasa ragu tetapi tidak dengan pendekar langit, mereka terlihat sangat ingin membunuh pemuda tampan itu.

Serangan yang diberikan musuh padanya memang tidak cukup untuk melumpuhkannya, tetapi entah mengapa ia merasa seperti ada yang salah, tubuhnya melemah setiap ia mengeluarkan kekuatannya.

Zhou Shiyue merasa ada yang menggelitik di tengkukknya, karena merasa geli ia mengambil benda yang ada di tengkuknya tersebut yang ternyata itu adalah laba-laba berwarna merah darah.

“Kenapa laba-laba ini berwarna merah?” gumamnya.

Karena para pendekar bumi dan langit masih mengeroyoknya jadi ia tak bisa memikirkan hal lain. Namun entah mengapa ia merasa pusing dan ada perasaan tidak nyaman yang ia rasakan. Sampai akhirnya ia sadar bahwa ia terkena racun. Sayang ia terlambat menyadarinya dan membuatnya jatuh ketanah.

Melihat itu, Jing Zishu merasa panik, ingin menghampiri pemuda tersebut tetapi ia ditahan oleh tiga sekawan dari partai sesat itu.

Beruntung dengan tepat waktu, orang-orang dari gunung bunga persik sampai disana. Melihat kekacauan yang sudah terjadi mereka dengan cepat mengincar musuh mereka dan membunuh mereka bergiliran.

Sun juga turut serta menghabisi para pendekar bumi dan langit di pihak musuh. Sedangkan Mye Ai sendiri berjalan mendekati Jing Zishu karena melihat pemuda itu tengah di sandera oleh tiga orang pemuda.

“Lepaskan dia!” ucap Mye Ai.

“Ambil saja, itu kalau kau mampu!” jawab Jian Ku dengan tawa mengejek, ia tak mengenal siapa yang ada di depannya itu.

“Baik, jangan salahkan aku kalau jahat!” jawab Mye Ai dengan sinis

Mye Ai tau bahwa pemuda itu berada di tingkat raja, walau tak berada jauh dibawahnya akan tetapi kemampuannya jelas diatas ketiga pemuda itu.

Hanya menggunakan beberapa jurus pedang, ia behasil membuat mundur ketiga pemuda ia. Ia juga membawa Jing Zishu menjauh dari sana dan menaruhnya di bawah pohon.

“Nona tolong bantu teman saya, ia tak sadarkan diri disana!” ucap Jing Zishu menahan Mye Ai yang ingin bertarung melawan tiga pemuda tadi.

Melihat arah tunjuk Jing Zishu, Mye Ai pun mengangguk saat melihat pemuda terbaring disana. Ia mendekati pemuda itu dan mencek kondisinya.

“Seluruh tubuhnya pucat, badannya juga dingin. Sepertinya ia terkena racun.” Gumam Mye ai saat memeriksa kondisi Zhou Shiyue.

Dengan ilmu meringankan tubuh, ia membawa Zhou Shiyue dan menaruhnya disebelah Jing Zishu berada.

“Shuyue!! Shiyue Bangunn!!!” ucap Jing Zishu dengan cemas, ia mencoba menyentuk Zhou Shiyue dan membangunkannya.

“Dia tidak akan sadar jika tidak diobati, sekarang aku hanya ingin kau menjaga tubuhnya. Aku akan segera menyelesaikan pertarungan.” Ucap Mye Ai datar, ia sendiri mendarat didepan Ryu Shi, Jian Kun, dan Ming Hou.

“Hati-hati, dia tidak semudah yang kita pikirkan!” ucap Jian Kun pada temannya.

“Ya, aku tahu.” Sahut Ming Hao dan dianggukki oleh Ryu Shi.

“Siapa yang memerintah kalian untuk menyerang desa?” tanya Mye Ai, ia tak akan melepaskan mereka begitu saja jika tak mendapat informasi penting.

“Kau tak berhak untuk tau.” Ucap Jian Kun dengan seutas senyum sinis.

“Baik, aku akan membuat kalian mengatakannya sendiri.” Jawab Mye Ai dengan tenang dan datar.

Mereka pun beradu jurus, Mye Ai menggunakan pedangnya begitu juga dengan Ryu Shi. Sedangkan Jian Kun menggunakan jurus bayangan neraka, dan Ming Hao dengan racun yang mematikan.

Mye Ai tidak merasa tertekan sama sekali walaupun ia berhadapan dengan tiga pendekar raja sekaligus. Akan tetapi beberapa kali ia hampir terkena pedang Ryu Shi karena di bantu oleh dua orang temannya yang membuatnya bingung.

Bayangan-bayangan yang di buat Jian Kun sering kali membuat Mye Ai tidak fokus das hampir terkena racun-racun yang dilemparkan Ming Hao.

Berpikir pertarungan lama tidaklah baik untuknya, ia pun memutuskan melumpuhkan satu persatu pemuda itu.

Lain dengan Ryu Shi dkk(dan kawan-kawan), mereka merasa kewalahan bahkan diam-diam berpikir untuk kabur.

Ming Hao terutama ia berhenti melemparkan racunnya dan berlari mencoba untuk kabur, karena tenaganya juga sudah cukup terkuras.

Akan tetapi sayang sekali Mye Ai meleset tepat di hadapan pemuda itu dan menghantamkan sebuah kepalan tinju kearah jantung membuat Ming Hao nyaris naik ke neraka.

Pemuda yang tidak bersiap itupun akhirnya roboh tak sadarkan diri. Sedangkan dua kawannya yang lain merutuk Ming Hao habis-habisan karena telah berpikir untuk mengorbankan mereka.

‘Ming Hao Sialan, dia berpikir untuk meninggalkanku dan Jian Kun? Dasar pengkhianat!’ rutuk Ryu Shi dengan kesalnya, namun ia tak bisa terus-terusan mengumpat sebab Mye Ai kini menyerangnya semakin gesit.

Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!

Oh iya, saya mau menginformasikan bahwa novel ini akan update 2 episode perhari. Di jam 09.00 - 12.00 WITA.

Dan akan crazy up setiap hari minggu dengan minimal 3 episode di hari tersebut.

Selamat beraktivitas 😊😊...

Terpopuler

Comments

I Dw Ny Manasamadhi

I Dw Ny Manasamadhi

MCnya baru turn gunung dan baru belajar bertarung jadi Ya,,Mati sebelum Berkembang😂😂😂😂

2024-08-20

1

Arjuna Singit

Arjuna Singit

MC lucu,blm apa 2 dh KO🤭🤭🤭

2023-11-06

0

Riza Beduls

Riza Beduls

ha ha baru pertama tempur dah keok......

2023-05-21

0

lihat semua
Episodes
1 Di usir dari keluarga (S1)
2 Bertemu sesepuh (S1)
3 Pergi ke Puncak Gunung Xuanjun (S1)
4 Perubahan dalam satu waktu (S1)
5 Kembali berlatih (S1)
6 Melatih teknik seni bela diri (S1)
7 Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)
8 Berkultivasi (S1)
9 Bertemu gadis aneh (S1)
10 Batu Jiwa (S1)
11 Bertemu seorang tuan muda (S1)
12 Jing Zishu (S1)
13 Rencana tiga partai dijalankan (S1)
14 Pertarungan dimulai (S1)
15 Racun laba-laba darah (S1)
16 Takdir langit (S1)
17 Festival bulan merah? (S1)
18 Tamu khusus restoran syurga (S1)
19 Ling Xifeng dan Tuan Rain (S1)
20 Wanita pencuri ciuman pertamaku (S1)
21 Xiao Ai (S1)
22 Pria berjubah abu-abu (S1)
23 Kisah tiga saudara seperguruan (S1)
24 Permandiam air panas (S1)
25 VISUAL TOKOH-TOKOH PENDEKAR LEGENDA
26 Persiapan festival bulan merah (S1)
27 Festival bulan merah I (S1)
28 Festival bulan merah II (S1)
29 Festival bulan merah III (S1)
30 Festival bulan merah IV (S1)
31 Festival bulan merah V (S1)
32 Festival bulan merah VI (S1)
33 2 minggu setelah festival bulan merah (S1)
34 Mengetahui kebenaran (S1)
35 Teknik pedang naga (S1)
36 Pedang Api (S1)
37 Roh jahat di desa Jongnam I (S1)
38 Roh jahat di desa Jongnam II (S1)
39 Masalah di desa Jongnam selesai (S1)
40 Rencana besar aliran putih (S1)
41 Racun dingin Huang Ran (S1)
42 Ular roh suci (S1)
43 Melawan rubah roh suci (S1)
44 Naga Hijau (S1)
45 Melanjutkan perjalanan (S1)
46 Patuah naga putih (S1)
47 Gunung Api (S1)
48 Rahasia ras naga (S1)
49 Tujuh pendekar wudang (S1)
50 Mencari bukti (S1)
51 Desakkan Sakte Wudang & Emei (S1)
52 Perubahan Rencana (S1)
53 Akhir tiga partai sesat (S1)
54 Marahnya Kaisar (S1)
55 Keluarga kecil Yun Yunzhi (S1)
56 Menyelamatkan Yun Yunzhi (S1)
57 Pertemuan kembali guru dan murid (S1)
58 Dahsyatnya pedang naga (S1)
59 Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)
60 Putri Song Jixi (S1)
61 Gejolak Ibukota I (S1)
62 Gejolak Ibukota II (S1)
63 Gejolak Ibukota III (S1)
64 Gejolak Ibukota IV (S1)
65 Gejolak Ibukota V (S1)
66 Gejolak Ibukota VI (S1)
67 Gejolak Ibukota Berakhir (S1)
68 2 minggu setelah akhir perang (S1)
69 Mencari bukti (S1)
70 Aku kembali, apa kamu menginginkan hadiah? (S1)
71 Wang Min Ji (S1)
72 Pesta Pelantikan Zhou Lan( (S1)
73 Hukuman keluarga Zhou (S1)
74 "Aku tidak akan pernah menyesal" (Ending S1)
75 Hidup kembali (S2)
76 Flashback (S2)
77 Sedih (S2)
78 Ingin Pulang (S2)
79 Gunung Perbatasan (S2)
80 Sad End
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Di usir dari keluarga (S1)
2
Bertemu sesepuh (S1)
3
Pergi ke Puncak Gunung Xuanjun (S1)
4
Perubahan dalam satu waktu (S1)
5
Kembali berlatih (S1)
6
Melatih teknik seni bela diri (S1)
7
Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)
8
Berkultivasi (S1)
9
Bertemu gadis aneh (S1)
10
Batu Jiwa (S1)
11
Bertemu seorang tuan muda (S1)
12
Jing Zishu (S1)
13
Rencana tiga partai dijalankan (S1)
14
Pertarungan dimulai (S1)
15
Racun laba-laba darah (S1)
16
Takdir langit (S1)
17
Festival bulan merah? (S1)
18
Tamu khusus restoran syurga (S1)
19
Ling Xifeng dan Tuan Rain (S1)
20
Wanita pencuri ciuman pertamaku (S1)
21
Xiao Ai (S1)
22
Pria berjubah abu-abu (S1)
23
Kisah tiga saudara seperguruan (S1)
24
Permandiam air panas (S1)
25
VISUAL TOKOH-TOKOH PENDEKAR LEGENDA
26
Persiapan festival bulan merah (S1)
27
Festival bulan merah I (S1)
28
Festival bulan merah II (S1)
29
Festival bulan merah III (S1)
30
Festival bulan merah IV (S1)
31
Festival bulan merah V (S1)
32
Festival bulan merah VI (S1)
33
2 minggu setelah festival bulan merah (S1)
34
Mengetahui kebenaran (S1)
35
Teknik pedang naga (S1)
36
Pedang Api (S1)
37
Roh jahat di desa Jongnam I (S1)
38
Roh jahat di desa Jongnam II (S1)
39
Masalah di desa Jongnam selesai (S1)
40
Rencana besar aliran putih (S1)
41
Racun dingin Huang Ran (S1)
42
Ular roh suci (S1)
43
Melawan rubah roh suci (S1)
44
Naga Hijau (S1)
45
Melanjutkan perjalanan (S1)
46
Patuah naga putih (S1)
47
Gunung Api (S1)
48
Rahasia ras naga (S1)
49
Tujuh pendekar wudang (S1)
50
Mencari bukti (S1)
51
Desakkan Sakte Wudang & Emei (S1)
52
Perubahan Rencana (S1)
53
Akhir tiga partai sesat (S1)
54
Marahnya Kaisar (S1)
55
Keluarga kecil Yun Yunzhi (S1)
56
Menyelamatkan Yun Yunzhi (S1)
57
Pertemuan kembali guru dan murid (S1)
58
Dahsyatnya pedang naga (S1)
59
Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)
60
Putri Song Jixi (S1)
61
Gejolak Ibukota I (S1)
62
Gejolak Ibukota II (S1)
63
Gejolak Ibukota III (S1)
64
Gejolak Ibukota IV (S1)
65
Gejolak Ibukota V (S1)
66
Gejolak Ibukota VI (S1)
67
Gejolak Ibukota Berakhir (S1)
68
2 minggu setelah akhir perang (S1)
69
Mencari bukti (S1)
70
Aku kembali, apa kamu menginginkan hadiah? (S1)
71
Wang Min Ji (S1)
72
Pesta Pelantikan Zhou Lan( (S1)
73
Hukuman keluarga Zhou (S1)
74
"Aku tidak akan pernah menyesal" (Ending S1)
75
Hidup kembali (S2)
76
Flashback (S2)
77
Sedih (S2)
78
Ingin Pulang (S2)
79
Gunung Perbatasan (S2)
80
Sad End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!