Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)

Setelah memberikan aura jiwa pada Zhou Shiyue, Ling Xifeng menyuruh muridnya itu untuk masuk hutan dan berburu hewan roh untuk mengumpulkan sebanyak mungkin inti Kristal.

Tentu saja itu tidak semudah yang Zhou Shiyue bayangkan. Gurunya menyuruhnya untuk berburu selama seminggu di dalam hutan. Tak membawa bekal apapun termasuk alat bertarung.

Karena ia sudah memiliki aura jiwa jadi ia sudah bisa mendeteksi kekuatannya. Namun ia tak bisa mendeteksi kekuatan gurunya, mungkin itu karena jauhnya jarak kekuatan mereka. Pikirnya.

Ia masuk ke dalam hutan, berjalan perlahan sambil melihat sekelilingnya. Dalam hati ia hanya berharap agar ia bisa pulang dengan anggota tubuh yang lengkap. Membayangkan bagian tubuhnya di makan bianatang roh, ia jadi bergidik ngeri.

Kuukkk. Kuukkk..Grrrr…

Suara itu terdengar cukup mengganggu pikirannya.

Apa itu harimau? Atau singa?...

Ia menepis pikiran buruknya. Ia berharap itu hanya tikus liar, namun ia terkekeh memikirkan pikiran konyolnya. Mana ada bunyi tikus seperti itu. Pikiranya.

Namun ia kembali dikagetkan dengan binatang yang sangat sangat besar tiba-tiba muncul dihadapannya.

Glekk..

Ia menelan salivanya dengan susah payah.

“I-tu benar-benar tikus??” gumamnya melihat tikus roh raksasa dihadapannya.

Dengan pikiran sempit ia berpikir untuk kabur, namun ia kembali mengingat tujuannya masuk hutan adalah berburu untuk mendapatkan banyak inti Kristal binatang roh.

Ia tersenyum sinis menatap tikus tersebut sambil berkata dengan keras;

“Hei tikus jelek, aku tak takut denganmu! Ayo kita beradu kekuatan!” tantangnya membuat tikus itu terlihat geram dengan mata merahnya.

‘sialan, aku memancing emosinya!’ ia merutukki diri sendiri karena kekonyolannya sambil menghindari setiap serangan tikus itu.

“Kuuukkk Kukk kuk Kuu kuk” decit tikus itu dengan mata memerahnya sambil berusaha untuk menendang Zhou Shiyue.

“Apa apaan ini, kenapa tikus bunyinya Kuuk kuukkk..” ia mencontohkan bunyi tikus raksasa itu memembuat tikus tersebut semakin geram terhadapnya.

Dengan lincahnya Zhou Shiyue melompat naik ke atas pohon, ia tak ingin tersudut hanya karena diserang oleh seekor tikus. Ia pun memberi serangan balik, melemparkan energi petir yang baru ia pelajari tadi malam.

DWARRR…

Naas serangan itu berhasil di hindari oleh tikus raksasa hingga membuat pohon dibelakang tikus itu menjadi korbannya.

Zhou Shiyue terus berusaha untuk memberikan serangan-serangan lainnya, hingga tanpa sadar memancing hewan roh lainnya untuk datang ketempat pertarungan mereka.

“Ini gawat, aku bisa mati jika hewan-hewan itu mengeroyokku.” Pikirnya saaat melihat kucing raksasa, harimau dan binatang raksasa lainnya.

Namun tiba-tiba ia dikejutkan oleh suatu hal yang berada diluar dugaannya. Ia pikir hewan-hewan itu akan bekerjasama membunuhnya. Ternyata hewan-hewan itu saling serang satu sama lain.

Harimau menyerang kucing yang tengah asik memburu tikus, tak hanya itu tikus raksasa yang cukup sulit dikalahkan olehnya bahkan seketika ciut dihadapan kucing raksasa itu.

Ia juga melihat srigala dan singa beradu pukulan, dapat ia lihat kedua hewan itu bertarung imbang. Sama-sama memiliki keunggulan masing-masing.

“Wahh ini tontonan yang seru, tidak bisa dilewatkan. Aku harus mengamatinya agar tau siapa yang menang.” Ide gilanya itu pun muncul, ia mengambil posisi duduk yang nyaman diatas dahan pohon yang cukup besar hanya untuk menikmati pertarungan yang terjadi di hadapannya.

“Bagus, dengan begini aku bisa mendapatkan inti kristal mereka jika salah satu dari mereka mati dalam pertempuran.” Senyum senang terbit di bibirnya.

“Jika tikus mati oleh kucing, kucing mati oleh harimau, bahkan jika singa atau srigala itu mati maka aku hanya perlu menghadapi dua diantaranya untuk mendapatkan seluruh inti kristal.” Pikirnya, memang Zhou Shiyue mengambil kesempatan yang bagus.

Namun ia juga harus memikirkan cara untuk menghadapi Harimau dan juga singa atau srigala. Karena dalam logikanya ia berpikir bahwa tikus dan kucing otomatis akan mati jika melawan harimau. Itu adalah fakta yang jelas.

“Lebih baik aku mengamati pertarungan agar mengetahui titik lemah hewan-hewan itu.” Pikirnya.

Ia menguap diatas pohon itu, ia cukup merasa bosan melihat hewan-hewan itu bertarung. Hampir saja ia berniat tidur, namun matanya membulat saat melihat tikus telah tumbang dan mati dibunuh oleh kucing. Tak hanya itu, baru saja kucing raksasa merasa senang eh ia malah di buat kewalahan harus menghadapi harimau yang sejak tadi mengincarnya.

Harimau dan kucing itu saling tatap sambil berputar mengelilingi. Jelas tatapan keduanya penuh permusuhan. Menandakan bahwa mereka memang musuh bebuyutan sejak zaman dulu.

Disisi lain singa yang bertarung melawan srigala juga terlihat sama-sama lelah. Nampaknya tenaga kedua binatang itu memang telah banyak terkuras. Hingga tak lama kemudian srigala iitu tumbang dan nampak seringai kemenangan dari wajah singa yang gagah berani itu.

Lagi-lagi hal yang tak terduga terjadi, Singa itu malah menyerang harimau yang sudah berhasil menumbangkan kucing si musuh bebuyutannya.

“Wah ini adalah puncak pertarungan!!” serunya, ia mengamatinya dengan tatapan fokus dan rasa penasaran. Siapakan yang akan menang diantara keduanya. Pikirnya.

Grrrrrrr….

Mereka sama-sama mengeluarkan suara khas mereka. Siapakah yang akan menang? Harimau sang pemberanikah atau singa si raja hutan?

Kedua hewan itu pun beradu pukulan, kadang harimau akan terlempar dan terkadang singa gagah itu juga yang terlempar. Pertarungan yang imbang.

Hingga harimau itu seolah mengetahui titik lemah sang singa, ia menyerangnya tepat dibagian ubun-ubun singa hingga membuat singa itu terpental cukup jauh.

Melihat singa yang gagah tidak bangun dari jatuhnya, membuat harimau berjalan menghampiri singa yang terkapar. Namun siapa sangka serangan tiba-tiba mendarat di wajah tampan harimau.

“AARGGGG!!!” Harimau itu menjerit sambil mengeluarkan darah di hidungnya. Ia terkapar sangat jauh dari hadapan singa sang raja hutan.

Harimau itu mencoba bangun, namun naas saat ia bangun singa tak memberikannya kesempatan dan menyerangnya dengan sekali serang membuat sang harimau pemberani itupun mati.

Sang singa mengibaskan jenggot lebatnya menandakan bahwa ia adalah sang pemenang di akhir pertarungan. Sayangnya ia tidak tau bahwa ada remaja 16 tahun yang nampak seperti pemuda 20 tahunan itu sedang menyeringai penuh makna di atas pohon.

‘titik lemahmu ada di ubun-ubun kepalamu, aku pasti akan mengalahkanmu dengan mudah.’ Batinnya.

Zhou Shiyue melompat dan mendarat di hadapan singa gagah itu dengan berani. Tak ada rasa takutpun tersirat di wajahnya.

“Pertarungan belum berakhir, masih ada yang belum melawanmu!” ucap Zhou Shiyue dengan sinis menatap singa gagah itu.

RRRRR!!!

Singa itu menatap tajam Zhou Shiyue sambil mengelilingi bocah itu. Tentu saja taring-taringnya yang lancip itu tidak sabar melahapnya.

Tanpa basa-basi Zhou Shiyue berteriak

HAAAAAA!!!!

BOOMMMM!!!

Serangan petir yang ia andalkan hanya mendarat di pohon yang ada di belakang singa itu. Yang mana artinya sang singa cukup pandai menghindari serangan.

Akan tetapi serangan itu hanyalah pengalihan, karena sebenarnya Zhou Shiyue telah berlari secepat kilat dan melompat dengan tinggi mengarahkan serangan yang sesungguhnya kearah kepala singa itu.

Dan benar saja, sang singa itu tumbang dengan mudahnya.

“Menghadapi hewan roh ternyata mudah asal tau kelemahannya.” Gumamnya.

Dengan santai ia pun mengambil satu persatu inti kristal dari masing-masing binatang roh. Ada yang berwarna jingga, biru, merah, abu-abu, dan kuning keemasan.

Beruntungnya ia sudah diberi catatan oleh gurunya sebelumnya yang berisi cara menyerap inti kristal untuk berkultivasi.

Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!

Terpopuler

Comments

Nurul Pky

Nurul Pky

mantap

2024-09-30

0

Heryala Hery

Heryala Hery

Semangat... 💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼

2024-07-19

1

Harman LokeST

Harman LokeST

fresh fresh fresh fresh fresh fresh fresh

2023-09-17

0

lihat semua
Episodes
1 Di usir dari keluarga (S1)
2 Bertemu sesepuh (S1)
3 Pergi ke Puncak Gunung Xuanjun (S1)
4 Perubahan dalam satu waktu (S1)
5 Kembali berlatih (S1)
6 Melatih teknik seni bela diri (S1)
7 Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)
8 Berkultivasi (S1)
9 Bertemu gadis aneh (S1)
10 Batu Jiwa (S1)
11 Bertemu seorang tuan muda (S1)
12 Jing Zishu (S1)
13 Rencana tiga partai dijalankan (S1)
14 Pertarungan dimulai (S1)
15 Racun laba-laba darah (S1)
16 Takdir langit (S1)
17 Festival bulan merah? (S1)
18 Tamu khusus restoran syurga (S1)
19 Ling Xifeng dan Tuan Rain (S1)
20 Wanita pencuri ciuman pertamaku (S1)
21 Xiao Ai (S1)
22 Pria berjubah abu-abu (S1)
23 Kisah tiga saudara seperguruan (S1)
24 Permandiam air panas (S1)
25 VISUAL TOKOH-TOKOH PENDEKAR LEGENDA
26 Persiapan festival bulan merah (S1)
27 Festival bulan merah I (S1)
28 Festival bulan merah II (S1)
29 Festival bulan merah III (S1)
30 Festival bulan merah IV (S1)
31 Festival bulan merah V (S1)
32 Festival bulan merah VI (S1)
33 2 minggu setelah festival bulan merah (S1)
34 Mengetahui kebenaran (S1)
35 Teknik pedang naga (S1)
36 Pedang Api (S1)
37 Roh jahat di desa Jongnam I (S1)
38 Roh jahat di desa Jongnam II (S1)
39 Masalah di desa Jongnam selesai (S1)
40 Rencana besar aliran putih (S1)
41 Racun dingin Huang Ran (S1)
42 Ular roh suci (S1)
43 Melawan rubah roh suci (S1)
44 Naga Hijau (S1)
45 Melanjutkan perjalanan (S1)
46 Patuah naga putih (S1)
47 Gunung Api (S1)
48 Rahasia ras naga (S1)
49 Tujuh pendekar wudang (S1)
50 Mencari bukti (S1)
51 Desakkan Sakte Wudang & Emei (S1)
52 Perubahan Rencana (S1)
53 Akhir tiga partai sesat (S1)
54 Marahnya Kaisar (S1)
55 Keluarga kecil Yun Yunzhi (S1)
56 Menyelamatkan Yun Yunzhi (S1)
57 Pertemuan kembali guru dan murid (S1)
58 Dahsyatnya pedang naga (S1)
59 Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)
60 Putri Song Jixi (S1)
61 Gejolak Ibukota I (S1)
62 Gejolak Ibukota II (S1)
63 Gejolak Ibukota III (S1)
64 Gejolak Ibukota IV (S1)
65 Gejolak Ibukota V (S1)
66 Gejolak Ibukota VI (S1)
67 Gejolak Ibukota Berakhir (S1)
68 2 minggu setelah akhir perang (S1)
69 Mencari bukti (S1)
70 Aku kembali, apa kamu menginginkan hadiah? (S1)
71 Wang Min Ji (S1)
72 Pesta Pelantikan Zhou Lan( (S1)
73 Hukuman keluarga Zhou (S1)
74 "Aku tidak akan pernah menyesal" (Ending S1)
75 Hidup kembali (S2)
76 Flashback (S2)
77 Sedih (S2)
78 Ingin Pulang (S2)
79 Gunung Perbatasan (S2)
80 Sad End
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Di usir dari keluarga (S1)
2
Bertemu sesepuh (S1)
3
Pergi ke Puncak Gunung Xuanjun (S1)
4
Perubahan dalam satu waktu (S1)
5
Kembali berlatih (S1)
6
Melatih teknik seni bela diri (S1)
7
Masuk ke hutan dan bertemu hewan roh (S1)
8
Berkultivasi (S1)
9
Bertemu gadis aneh (S1)
10
Batu Jiwa (S1)
11
Bertemu seorang tuan muda (S1)
12
Jing Zishu (S1)
13
Rencana tiga partai dijalankan (S1)
14
Pertarungan dimulai (S1)
15
Racun laba-laba darah (S1)
16
Takdir langit (S1)
17
Festival bulan merah? (S1)
18
Tamu khusus restoran syurga (S1)
19
Ling Xifeng dan Tuan Rain (S1)
20
Wanita pencuri ciuman pertamaku (S1)
21
Xiao Ai (S1)
22
Pria berjubah abu-abu (S1)
23
Kisah tiga saudara seperguruan (S1)
24
Permandiam air panas (S1)
25
VISUAL TOKOH-TOKOH PENDEKAR LEGENDA
26
Persiapan festival bulan merah (S1)
27
Festival bulan merah I (S1)
28
Festival bulan merah II (S1)
29
Festival bulan merah III (S1)
30
Festival bulan merah IV (S1)
31
Festival bulan merah V (S1)
32
Festival bulan merah VI (S1)
33
2 minggu setelah festival bulan merah (S1)
34
Mengetahui kebenaran (S1)
35
Teknik pedang naga (S1)
36
Pedang Api (S1)
37
Roh jahat di desa Jongnam I (S1)
38
Roh jahat di desa Jongnam II (S1)
39
Masalah di desa Jongnam selesai (S1)
40
Rencana besar aliran putih (S1)
41
Racun dingin Huang Ran (S1)
42
Ular roh suci (S1)
43
Melawan rubah roh suci (S1)
44
Naga Hijau (S1)
45
Melanjutkan perjalanan (S1)
46
Patuah naga putih (S1)
47
Gunung Api (S1)
48
Rahasia ras naga (S1)
49
Tujuh pendekar wudang (S1)
50
Mencari bukti (S1)
51
Desakkan Sakte Wudang & Emei (S1)
52
Perubahan Rencana (S1)
53
Akhir tiga partai sesat (S1)
54
Marahnya Kaisar (S1)
55
Keluarga kecil Yun Yunzhi (S1)
56
Menyelamatkan Yun Yunzhi (S1)
57
Pertemuan kembali guru dan murid (S1)
58
Dahsyatnya pedang naga (S1)
59
Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)
60
Putri Song Jixi (S1)
61
Gejolak Ibukota I (S1)
62
Gejolak Ibukota II (S1)
63
Gejolak Ibukota III (S1)
64
Gejolak Ibukota IV (S1)
65
Gejolak Ibukota V (S1)
66
Gejolak Ibukota VI (S1)
67
Gejolak Ibukota Berakhir (S1)
68
2 minggu setelah akhir perang (S1)
69
Mencari bukti (S1)
70
Aku kembali, apa kamu menginginkan hadiah? (S1)
71
Wang Min Ji (S1)
72
Pesta Pelantikan Zhou Lan( (S1)
73
Hukuman keluarga Zhou (S1)
74
"Aku tidak akan pernah menyesal" (Ending S1)
75
Hidup kembali (S2)
76
Flashback (S2)
77
Sedih (S2)
78
Ingin Pulang (S2)
79
Gunung Perbatasan (S2)
80
Sad End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!