Buku cerita fiksi, horor, novel-novel yang entah berapa banyak yang sudah ku baca semuanya hanya ku anggap hiburan untuk diriku yang sempat dijuluki si kutu buku ini.
Tapi pria di depanku berkata dia adalah salah satu tokoh yang sempat membuatku mempercayai keberadaannya.
" Apa kau sedang mengerjaiku?."
Kataku dengan menjauhkan tubuhnya dariku.
" Kau benar tidak mengingatku? bagaimana kalau seperti ini?."
Tubuhku kembali ia tarik hingga berputar dan membelakanginya.
" Aku masih ingat jelas saat pertama aku menemukanmu, Luna-ku."
Ingatan beberapa tahun kebelakang mulai berputar di kepalaku. Aku menoleh untuk melihat wajahnya dari samping. Samar-samar aku melihat kemiripan itu. Seseorang yang dulu menggigit leherku saat di hutan. Garis wajah yang sama tatapan yang sama hanya model rambutnya yang berbeda. Tapi bagaimana mungkin itu benar semua orang mengatakan aku hanya delusi.
" Tidak mungkin." gumamku. Kepalaku mendadak pusing dan kakiku tidak sanggup lagi menopang tubuhku. Aku ambruk namun tubuhku terasa melayang. Sebelum benar-benar tak sadarkan diri sekilas aku melihat matanya lagi dan benar itu adalah dia.
Aku ada dimana. Sekelilingku sangatlah asing dan suara-suara itu bergantian memanggil namaku. Siapa mereka? beberapa orang menghampiri dan mengepungku dari berbagai arah. Wajah sebagian dari mereka sangat asing namun ada beberapa juga yang kukenal . Mereka adalah Dean, Joe dan ibuku yang berada tepat didepanku.
Aku tersentak oleh mimpi itu. Beberapa kali aku mengerjapkan mata dan tersadar aku sedang berada di kamarku.
Setelah mengumpulkan kesadaran ku. Aku beranjak keluar dari kamar dan hendak mencari Dean. Betapa terkejutnya saat aku melihat banyak orang di dalam rumah Dean seperti sedang menungguku. Semua mata tertuju padaku yang berhenti sebelum tangga terakhir.
Wajah-wajah asing itu menatapku dengan mata tajam mereka namun beberapa diantaranya seperti melihatku takjub.
Aku ingat mereka adalah yang muncul dimimpiku barusan. Miranda muncul entah darimana ia menghampiri dan memelukku seolah mengerti kebingunganku.
"Aku tahu kau pasti terkejut jadi biarkan aku yang menjelaskan semuanya padamu." ucapnya berusaha menenangkanku.
" Baiklah Aluna, sekarang saatnya kau mengetahui semuanya. Tentang kau dan tuan Ivailo. Tentang aku, orang tuamu dan orang-orang yang kau lihat dibawah."
Kami hanya berdua di kamarku. Aku memasang telinga dengan baik karena ingin segera mengetahui semua teka-teki ini.
" Orang-orang dibawah sana adalah kelompok werewolf yang dipimpin oleh Dean sebagai Alpha. Dan kau Aluna kau adalah jodoh yang sudah ditetapkan untuknya."
Miranda merapikan rambut berantakan milikku saat mengatakan itu.
" Aku sudah mendengarnya semalam."
" Iya kami tahu. Karena itulah Dean merasa sangat bersalah padamu."
" Aku kesulitan untuk mencerna semua ini. Miranda, apa kau juga seorang werewolf?."
" Bukan, aku manusia tapi aku menikah dengan seorang werewolf. Maka dari itu aku terlihat awet muda. Hahaha..."
Miranda berusaha keras menghiburku.
" Aku sudah banyak membaca tentang mereka yang berumur panjang jika berjodoh dengan werewolf. Sedikit banyak aku tahu tapi tetap saja ini sulit dipercaya."
" Tapi yang jelas kaum mereka ada diantara kita meskipun tidak banyak. Dan diantara mereka ada yang berjodoh dengan manusia sepertiku atau berdarah campuran sepertimu."
" Aku berdarah campuran? apa maksudnya?."
" Artinya salah satu dari orang tuamu adalah werewolf."
" Apa? apa mungkin itu ayahku? aku tidak pernah bertemu dengannya ibuku bilang dia meninggal saat ibuku baru mengandungku."
" Jika sisi manusiamu lebih dominan aku berani jamin bahwa werewolf itu adalah ibumu. Karena gen jantan lebih dominan. Dan aku yakin kelahiranmu adalah sesuatu yang menentang takdir karena werewolf dan manusia tidak ditakdirkan untuk memiliki anak. Kau adalah satu dari berjuta kelahiran yang akan menjadi penengah kaum manusia dan werewolf."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments