Perlakuan Istimewa

Malam pertama Aluna dan Dean tinggal bersama keduanya tidak ada yang berbicara sepatah katapun. Hanya bunyi sendok dan piring yang beradu dari mereka yang terdengar.

Aku canggung sekali..kenapa dia mengajakku makan malam bersama. Ini seperti kita pasangan pengantin baru saja. Dan juga kenapa harus ada lilin-lilin itu suasananya menjadi terlihat romantis.

Aluna yang tertunduk dan menghentikan makannya segera disadari oleh Dean. Ia menatap sejenak untuk mencari tau apa yang sedang dipikirkan Aluna.

" Apa makanannya tidak sesuai dengan seleramu?."

" Ah, tidak tuan semua ini adalah makanan kesukaan saya, terimakasih. Tapi saya hanya merasa tidak seharusnya duduk bersama anda disini."

" Ini pertama kalinya aku makan bersama seseorang. Sepertinya aku terlalu bersemangat, ya. Kau pasti sangat tidak nyaman."

Dean tidak menunggu jawaban Aluna. Ia kembali fokus pada makanan didepannya. Entah mengapa Aluna melihat gurat kesedihan dimata Dean hingga ia menjadi sedikit tersentuh. Aluna melihat sekeliling rumah Dean meskipun rumah itu sangat mewah dan nyaman namun ada kekosongan didalamnya bahkan ia tidak melihat satupun bingkai foto keluarga Dean.

Aluna teringat pada dirinya sendiri yang selalu kesepian selama tidak bersama ibunya dan ia berpikir mungkin Dean jauh lebih kesepian darinya karena tidak memiliki keluarga.

" Kalau anda tidak keberatan saya bersedia makan bersama kapanpun anda mau."

Dean tertegun oleh ucapan Aluna, meski sudah tahu kebaikan hatinya namun ia tidak menyangka Aluna sangat peka terhadap perasaannya. Dean hanya bisa menyunggingkan senyum bahagianya karena mulai hari itu ia bisa lebih dekat dengan Aluna.

MARKAS BESAR WEREWOLF

" Apa? kau menyiapkan candle light dinner untuk Aluna? HAHAHA..."

Joe tertawa terbahak-bahak sedangkan Sang Alpha hanya terdiam menyadari kebodohannya.

" Itu yang kupelajari untuk membuat wanita terkesan." ucapnya lirih.

" Apa benar kau ini Sang Alpha? Coba kau pikir memang ada seorang pekerja yang mendapat perlakuan spesial dari tuannya hingga seperti itu."

Dean tampak berpikir dan ia pun sadar dengan kesalahan.

" Dean, aku tahu sangat sulit untuk menyembunyikan jati dirimu didepan Aluna tapi aku yakin kau pasti bisa. Melihat sosoknya yang tangguh dia akan kesulitan menerima semuanya tapi kau harus berusaha membuatnya mengerti."

" Iya aku tahu, aku sedikit terburu-buru. Padahal hanya saat melihat Luna didekatku aku sudah merasa cukup. Mulai sekarang aku akan menikmati setiap detiknya bersama Luna."

Hari pertama Aluna bekerja dirumah Dean berjalan dengan baik. Sangat menyenangkan hingga Aluna tidak sabar untuk hari esok. Hari sudah petang saat ia selesai membersihkan diri. Sembari mengeringkan rambut panjangnya Aluna membuka jendela kamar yang ditempatinya dan pemandangan keluar langsung menuju green house yang sekarang ia kelola.

Dengan rambut yang masih setengah basah Aluna turun menuju dapur untuk mengambil minum namun ia mendapati seorang pria sedang memasak disana.

" Maaf anda siapa?."

Pria paruh baya yang memakai pakaian koki itu berbalik.

" Hallo nona Aluna, saya Josh chef pribadi tuan Ivailo."

Aku masih tidak menyangka bisa bekerja pada orang sekaya dia yang bahkan memiliki chef pribadi.

" Saya hanya akan mengambil minum, silahkan anda lanjutkan."

ucap Aluna yang diangguki pria itu.

" Oh ya nona, tuan bilang anda tidak perlu menunggunya karena beliau akan pulang larut malam. Makan malam anda akan segera siap jadi mohon tunggu sebentar."

" Tidak usah, anda tidak perlu repot-repot."

Aluna menolak dengan halus permintaan chef itu karena ia merasa tidak pantas memakan makanan mahal itu.

" Ini permintaan tuan, nona."

" Tidak perlu, saya sudah makan tadi."

Ggruuk.. ( suara perut Aluna).

Perut sialan, kenapa kau harus bunyi sekarang.

Aluna menunduk karena malu telah berbohong, namun dengan senyum hangat pria itu mempersilahkan Aluna untuk duduk sembari ia menyiapkan makan malam untuknya.

Karena sudah terlanjur duduk dimeja makan Aluna akhirnya makan dengan perasaan tak menentu. Rasanya berlebihan untuk seorang pekerja biasa mendapat semua keistimewaan itu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!