Keesokan harinya, Kelvin datang ketempat dimana Herlambang di sekap oleh Akas dan anak buahnya.
Saat masuk kedalam ruangan, Kelvin melihat seorang lelaki yang di ikat di pilar dengan wajah lebam dan tak ada tenaga.
Kelvin menjambak rambutnya hingga Herlambang mendongakkan wajahnya sambil meringis kesakitan.
"Dokter Herlambang, dengan pangkat dokter spesialis saraf, Harus berakhir di sini dengan mengenaskan."
"Apa maumu Kelvin, aku sudah menyelamatkan hidupmu, tapi apa balasannya kau malah menyiksaku di sini." dengan suara bergetar Herlambang membela diri.
Sebuah tinjuan tepat mengenai perutnya membuat Herlambang terbatuk-batuk karena tak siap menerima pukulan dari Kelvin.
"Kamu tahu kan ini apa?" Kelvin mengeluarkan botol yang berisi pil, "Selama bertahun-tahun aku mengonsumsi ini, dengan harapan agar bisa sembuh, tapi ternyata membuat ingatanku lumpuh. Sebenarnya apa yang kau inginkan dariku, kau ingin harta atau kedudukan, katakan aku akan memberikannya secara cuma-cuma." bentak Kelvin dengan nada meninggi.
Herlambang tertawa, "Kau benar-benar bodoh sama seperti papamu, Sedikit saja mendapat ancaman sudah ketakutan."
"Apa kamu bilang, katakan sekali lagi, agar aku bisa segera merusak ginjalmu dan mencongkel kedua bola matamu. Kau sudah membuatku berhalusinasi. Kamu mengatakan Joni menjual ginjalnya untukku dan kamu juga bilang dia mendonorkan matanya untukku, tapi semua itu bohong, Joni tidak pernah ada, ginjal dan bola mata itu semua bohong, bahkan kamu menyewa makam agar seolah-olah Joni memang ada. Tapi nyatanya Joni itu adalah aku, aku sendiri yang menjadi Joni." Kelvin meninju wajah Herlambang hingga darah segar kembali keluar melalui hidung dan bibir.
"Gara-gara kamu, aku terpaksa menikah dengan seorang wanita yang tak ku kenal sebelumnya, dan gara-gara kamu juga bertahun-tahun aku mendapatkan penghinaan dari seorang mertua bahkan aku bercerai pun dengan terpaksa."
"Ya. Memang aku sengaja memberikan obat itu agar kamu menjadi gila dan tidak bisa lagi menjadi pewaris CS company dan Mahendra menyerahkan posisi itu pada putraku dan setelah itu aku bisa menyingkirkan Mahendra. Tapi bukan aku yang merencanakan pernikahan mu itu, kau sendiri yang membuat masalah hingga terjebak di pernikahan itu." jelas Herlambang dengan sekuat tenaga. Kelvin mengepalkan tangannya lagi dan ingin segera menghabisi Herlambang namun secepat kilat di tahan Akas.
"Lepaskan aku Akas, aku ingin segera membinasakannya." Kelvin memberontak namun sekuat tenaga di tahan Akas.
"Jangan gegabah Kelvin. Aku tidak ingin kamu jadi seorang pembunuh. Tanganmu jangan sampai ternodai dengan membunuh si brengsek ini. lebih baik kamu fokus dengan keluarga Arumi. Apa kamu ingat malam ini adalah malam pertunangan Arumi dengan Jonathan."
Kelvin berhenti memberontak, "Malam ini?"
"Ya malam ini, kau harus datang ke sana dan buat semua orang yang pernah menghinamu menyesal dengan semua perbuatannya."
"Kau benar, aku harus ke sana dan buat mereka menyesal. Untuk laki-laki ini, biarkan dia tetap hidup, Kirim dia ke rumah sakit, dan ambil sebelah ginjalnya dan congkel sebelah matanya, biar matanya yang sebelah bisa menyaksikan bagaimana putranya akan menjadi gila di depan matanya." Perintah Kelvin lalu meninggalkan gudang.
Kelvin segera masuk ke mobil dan mengambil ponselnya.
[Kau dimana?]
[Aku akan menjemputmu, tiga puluh menit lagi.]
Kelvin pun meninggalkan gudang bersama akas menuju rumah Sonia, Namun di perjalanan Maya menghubungi dirinya.
[Kau dimana Kelvin?]
[Bisakah kau menemaniku, menghadiri pesta pertunangan salah satu anak klien papa]
Kelvin melirik Akas, [Baiklah, nanti Akas akan menjemputmu kita bertemu di pesta]
"Kenapa kau menyuruhku menjemputnya? bukankah dia mengajakmu?" protes Akas.
"Kau suka dengannya kan, aku beri kesempatan kenapa kau tolak. Baiklah kalau begitu tak usah sekalian memberi kesempatan buat kamu."
"Jangan begitu, maksudku kan, bagaimana kalau sampai papamu tahu kalau aku bersama wanita yang dijodohkan denganmu, kan bisa kacau jadinya."
"Aku yang akan bicara, jika itu yang terjadi, aku gak mau melibatkan Maya dengan balas dendam ini. Maya terlalu polos dan baik hati, aku takut dia tidak bisa."
Setelah perjalanan, akhirnya mereka sampai di depan sebuah gang. Sonia sudah berdiri menunggu.
"Masuklah, kita akan segera pergi." Perintah Akas saat mengeluarkan kepalanya dari pintu mobil.
Sonia duduk di kursi depan. Karena hari Minggu dirinya hanya mengenakan pakaian baju kaos dan celana jeans.
"Pergi ke butik lalu ke salon kecantikan."
Mobil segera melaju, dan pergi kesalah satu butik terkenal yang ada di kota, bahkan Sonia belum pernah sama sekali menginjakan kaki di butik tersebut.
"Turun, Kau bukan seorang putri, jadi tidak perlu pelayan spesial mengerti." ucap Kalvin yang mendapati Sonia masih terpaku di dalam mobil.
"I-ya pak, maaf saya hanya, eeemmm." Kelvin menarik tangan Sonia dan membawanya masuk kedalam butik. Beberapa penjaga butik langsung datang menyambut kedatangan Kelvin.
"Pilihkan gaun yang cocok untuk acara pesta, tidak terkesan mewah tapi tetap elegan." perintah Kelvin lalu ia duduk di kursi untuk menunggu, sedangkan Sonia mengikuti penjaga butik untuk melihat-lihat gaun yang dipulihkannya.
Beberapa kali, Sonia mencoba gaun dengan berbagai model, namu tak ada yang cocok dimata Kelvin, dan setelah gaun kesekian kalinya Kelvin baru mengiyakan. Gaun dengan warna gray yang sedikit terbuka di bagian dada dan juga belahan di paha.
Setelah itu Sonia di bawah ke salon kecantikan untuk memoles wajahnya yang terlalu polos.
"Sebenarnya kita mau datang ke acara apa sih pak?" tanya Sonia yang sedari tadi ingin sekali terucap.
"Aku sudah bilang, kalau kau akan jadi partner ku untuk balas dendam, Jadi malam ini kau karya menemani aku datang ke pasta pertunangan Arumi sebagai pasanganku, gak mungkin akau membawa kamu dengan wajah yang polos seperti itu." jelas Kelvin, lalu meninggalkannya pergi untuk mempersiapkan diri.
"Akas, kau bawa mobil ini bersama dengan Maya, biar aku bawa mobil satunya bersama Sonia. Ingat jaga baik-baik Maya, jika kenapa-kenapa, kamu tahu apa yang bisa aku lakukan."
"Jangan kuatir, aku ini bukan orang seperti itu, berangkat dan pulang akan dalam kondisi baik-baik saja."
Setelah bersiap, mereka pun pergi dengan mobil masing-masing dan membawa pandangannya masing-masing.
Kelvin melihat Sonia dari atas sampai bawah, membuat Sonia malu dan membuat wajahnya memerah, "Apa aku cantik?" Sonia ingin mendengarkan kata-kata pujian untuk dirinya yang sudah berubah.
"Ya, lumayan lebih baik dari sebelumnya." Kelvin membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Sonia masuk." Mereka pun segera berangkat dan menuju kediaman Santoso, tempat pesta pertunangan itu di adakan.
"Apa bapak baik-baik saja?" tanya Sonia yang memperhatikan Kelvin begitu tegang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
On fire
Qq
2024-05-25
1
Ranny
bukan pandangan tapi pasangan yg benar author 🤭
2024-03-11
0
Sulaiman Efendy
LBH BAIK KELVIN SAMA SONIA DRIPADA SAMA ARUMI, CERAIKN SAJA TU ARUMI, LGIPULA TU ARUMI LGI HAMIL, ENTAH BENIH SIAPA DLM RAHIM ARUMI, LO TUAN MUDA KAYA RAYA, MASAK HRS SAMA WANITA YG LGI HAMIL BENIH PRIA LAIN..
2023-11-12
2