Semua mata tertuju pada Joni yang saat ini benar-benar melawan ketidakadilan sebagai seorang menantu. Membuat ipar-iparnya merasa geram. Bily yang sejak awal tidak menyukai Joni pun melangkahkan kakinya menghampiri Joni yang masih berdiri di tengah-tengah ruangan.
Satu tinjunya melayang tepat di wajah Joni, membuat Joni tersungkur sampai hidungnya mengeluarkan darah. Bily kembali mencengkeram kerah baju Joni.
“Malam ini kamu benar-benar sudah merusak acara pesta mama, sikapmu yang bodoh ini memang layak dikatakan menantu sampah, yang bisanya mengotori dan mencemarkan nama baik keluarga. Jika kamu punya otak, gunakan otakmu untuk berfikir bagaimana cara menjadi orang yang bisa di hargai oleh keluarga. Lebih baik kamu pergi dari sini dan jangan pernah kembali, dan jangan kacaukan pesta mama.” Bily pun melepaskan kerah baju Joni dengan kasar dan kembali di tempatnya.
Joni hanya tersenyum sinis dan membersihkan darah yang mengalir menggunakan tangannya. Dalam ruangan menjadi riuh, dengan suara-suara yang menghinakan Joni, namun Joni sudah tak peduli, saat ia sedang menatap Arumi yang tak jauh darinya.
Tak ada pembelaan dari Arumi, membuat keputusan Joni bulat. Joni menghampiri Arumi yang saat ini terlihat sangat kecewa pada Joni.
“Kenapa mas, kamu mempermalukan keluarga dan juga mempermalukan aku. Dengan mengenakan pakaian ini sama saja kamu menunjukkan identitas menantu dalam keluarga, kau sama saja sudah mempermalukan kami semua di tambah lagi membawa hadiah imitasi seperti itu. Jika kamu tak mampu membeli barang mewah setidaknya jangan yang palsu, aku malu dengan sikapmu. Kamu memang laki-laki bodoh yang selama ini masih aku pertahanankan semata-mata demi Ayana, tapi sepertinya ini semua sudah cukup aku lelah hidup miskin bersamamu, aku ingin hidupku kembali seperti dulu.” Ucapan Arumi di sertai Isak tangisnya memberikan kekuatan untuk keluarganya untuk mengusir Joni
Santoso sejak awal hanya berdiam diri, kini ia pun buka suara, “Lebih baik kamu pergi Joni, jangan pernah lagi memperlihatkan wajahmu dalam keluarga ini. Kamu tak pantas menjadi menantu di dalam keluarga ini, sikap dan tata caramu menunjukkan derajatmu. Lebih baik pergi sekarang atau anak-anakku akan mengusir dan melemparkan kamu kejalan.” Santoso nampak begitu marah dengan kekacauan yang di buat Joni.
Saat Joni ingin membalas perkataan Santoso, tiba-tiba tamu spesial datang dan ternyata itu adalah Mahendra, Sofianndan juga Marcel.
Sebuah kehormatan bagi keluarga Santoso, pemilik CS Company bisa memenuhi undangan.
“Sepertinya aku melewatkan sesuatu? Ada kegaduhan apa ini? Bukanya ini acara pesta ulang tahun.” Ucap Mahendra tiba-tiba dan langsung membuyarkan ketegangan.
Semua keluarga menyambut kedatangan Mahendra, dan langsung memberikan tempat yang spesial untuknya. Dan menghiraukan Joni yang masih tegang dengan Arumi.
“Sepertinya hubungan kita akan berakhir, Arumi kamu akan bebas dan tak akan hidup lagi dalam penderitaan yang selama ini kau rasakan. Aku sadar aku bukan laki-laki kaya raya yang bisa di dambakan, tapi aku juga bukan sampah yang bisa selalu di injak-injak dengan seenaknya saja. Aku masih punya harga diri yang masih harus aku junjung. Mungkin malam ini adalah malam terakhir kita bisa bicara, maaf jika aku tak bisa membahagiakan kamu dan membuat kamu menderita.” Joni mengeluarkan selembar cek dan ia serahkan pada Arumi.” Ini ini uang simpananku, gunakan untuk biaya hidupmu dan juga Ayana, akan aku siapkan dokumen perceraian kita aku harap kamu segera menandatanganinya agar kamu bisa segera bebas.
Joni ingin melangkahkan kakinya keluar meninggalkan ruangan namun Mahendra tiba-tiba saja menghentikan langkah Joni. “ Tunggu!!”
Joni pun menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap laki-laki yang sangat ia kenal. Mahendra datang mendekati Joni, saat itu juga jantung Joni langsung berdetak tak karuan. Joni takut identitasnya di ketahui papanya dan merusak semuanya.
_TBC
✔️ jangan lupa tinggalkan jejak
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
On fire
Cghu
2024-05-25
0
On fire
Qww
2024-05-25
0
puput
yah si bapak ngapain ikut2an ngomong disini. keluarga ini ga pantes dihargai apalagi dihormati
2022-10-01
0