Alexander berganti pakaian terlebih dahulu lalu pergi ke kamar Olivia.
Tok...tok...tok...
"Masuk" ucap Olivia
Ceklek...Alexander membuka pintu nya.
"Ada apa?" tanya Olivia
"Ayo kita jalan" jawab Alexander
"Jalan ke mana?" tanya Olivia
"Udah, kamu ganti pakaian gih. Aku tunggu" jawab Alexander lalu keluar dari kamar Olivia
Olivia pun setelah berganti dia keluar dari kamar nya.
"Yuk" ucap Alexander lalu menautkan tangan nya di tangan Olivia
"Kamu apa-apaan sih. Lepasin" ucap Olivia
"Nurut aja, ini termasuk permintaan ku loh." ucap Alexander
"Tapi tetap aja." ucap Olivia
"Kamu pilih mana? Mau aku suruh mencium ku atau menggenggam tangan ku? Hm?" tanya Alexander
"Ya ya ya gini aja. Nggak usah mikir yang aneh-aneh" ucap Olivia
"Gitu dong" ucap Alexander
Mereka sudah berada di mobil, tak lupa 5 orang bodyguard mengikuti mereka. Alexander tidak mau kejadian dulu terulang lagi.
Setelah 10 menit mobil Alexander berhenti.
"Ayo turun kita jalan kaki aja" ucap Alexander
"Ha?" Olivia kaget
"Iya, ayo..." ucap Alexander
Olivia turun lalu mereka menikmati jalan berdua dengan canda tawa diselingi dengan debat.
"Ayo kita foto" ucap Alexander
"Nggak" Olivia menolak
"Ayo...cepat senyum...1....2....3..." Ucap Alexander
"Perfect." ucap Alexander
"Coba lihat" ucap Olivia
Alexander memberikan ponsel nya pada Olivia.
"Hmm lumayan" ucap Olivia
"Apa yang lumayan? Bukankah aku sangat tampan?" tanya Alexander
"Narsis." jawab Olivia
Hmm dia sangat tampan tersenyum seperti itu. Batin Olivia
"Tapi benar kan" ucap Alexander
"Hmm, kamu sangat tampan dan akan sangat menakutkan jika sedang...." Olivia tidak melanjutkan ucapan nya.
"Sedang apa?" tanya Alexander.
"Mmm tau ah" jawab Olivia lalu berjalan meninggalkan Alexander
"Heii tunggu aku" ucap Alexander
🤍🤍🤍🤍🤍🤍
Siang hari nya Olivia dan Alexander makan siang di restoran.
"Kita makan di ruang VIP aja ya, aku nggak nyaman banyak orang begini" ucap Alexander
"Kamu aja, aku suka di sini" ucap Olivia
"Ya udah" ucap Alexander lalu menelpon Jack.
5 menit kemudian semua pelanggan yang ada di restoran tersebut pergi kecuali orang yang berada di ruang VIP. Olivia heran semua pelanggan pergi.
"Ke kenapa mereka semua pergi? Apa kamu yang mengusir mereka?" tanya Olivia
Jack menghampiri Alexander.
"Semuanya sesuai perintah, tersisa satu ruangan VIP" ucap Jack
Olivia menganga mendengar ucapan Jack.
Alexander hanya mengangguk lalu Jack pergi juga.
"Kamu menyewa restoran ini?" tanya Olivia
"Hmm" Alexander mengangguk
"Waah kamu sangat membuang-buang uang" ucap Olivia
"Aku kan sudah bilang, aku tidak nyaman makan di tempat ramai." ucap Alexander
"Tapi kan kamu bisa pergi di ruang VIP, atau mencari restoran lain. Kamu juga kan punya restoran" ucap Olivia
"Tapi kamu suka tempat ini dan.....aku ingin makan bersamamu" ucap Alexander.
Tap tap tap tap langkah kaki mendekati meja Alexander dan Olivia.
"Ternyata Bos Alexander yang menyewa tempat ini. Sangat mengesankan" ucap Lily
Ternyata mereka yang menggunakan ruang VIP. Batin Olivia
Thomas menatap Olivia.
"Kalau masih ingin melihat, jangan gunakan matamu untuk melihat wanita ku Pak Thomas John" ucap Alexander
Thomas langsung mengalihkan pandangannya dari Olivia.
"Maaf Bos. Thomas hanya menatap mantan istri nya sebentar" ucap Lily
Olivia menatap Lily.
"Oh ya, apa tubuh mu baik-baik saja? Karena kan kamu dipakai anak buah ku secara bergantian. Thomas pasti tidak puas pada mu sehingga menatap mantan istri nya yang suci" sindir Alexander
Lily mengepalkan tangan nya.
"Kami pergi dulu" ucap Thomas lalu menarik Lily
Ceklek.....
Lily dan Thomas sudah berada di dalam mobil.
"Aaaaaahhh Alexander mempermalukan ku di depan Olivia. Sial...." ucap Lily
"Aku yakin Olivia hanya memanfaatkan dia saja. Karena pasti Olivia masih mencintai ku" ucap Thomas lalu pergi meninggalkan restoran.
Alexander mendekati Olivia.
"Kita makan siang di Vila aja ya" ucap Alexander
"Kita makan di sini saja" ucap Olivia
"Baiklah" ucap Alexander
20 menit kemudian Alexander dan Olivia sudah berada di Vila.
Ceklek.....
Olivia masuk ke kamar nya diikuti Alexander.
"Kamu ngapain masuk ke dalam kamar ku?" tanya Olivia
"Mmm kamu baik-baik saja kan?" tanya Alexander
"Hmm." Olivia mengangguk.
"Oh ya, kamu menyuruh anak buah mu memperkosa Lily?" tanya Olivia
"Perkosa?? Hahahah nggak lah. Dia yang menawarkan tubuh nya" jawab Alexander
"Kamu tidak bohong kan?" tanya Olivia
"Apa aku kelihatan berbohong?" tanya balik Alexander
"Ya udah keluar dari kamar ku" ucap Olivia
"Hmm" Alexander mengangguk
"Oh ya, satu lagi" ucap Olivia membuat langkah Alexander berhenti.
"Aku bukan wanita mu" ucap Olivia
Alexander tersenyum lalu berbalik mendekati Olivia.
"Ka kamu mau ngapain?" tanya Olivia
"Aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku Olivia Tanlar" ucap Alexander lalu pergi keluar kamar.
"Jatuh cinta? Ngapain aku jatuh cinta sama seorang mafia? Geer" ucap Olivia
Olivia merebahkan tubuh nya di ranjang.
"Sampai kapan aku terjebak di vila ini? Aaaahh aku tidak sabar saat aku bebas seperti dulu." ucap Olivia
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Nani kusmiati
Tetap semangat author up date lagi 👍👍👍
2021-12-14
0
Doraemon
next thor
2021-12-10
0