Olivia diculik

Sesampai nya di kantor seperti biasa banyak orang yang menunduk hormat pada Alexander membuat Olivia bingung.

"Ini perusahaan teman mu kan?" tanya Olivia

"Hmm" Alex mengangguk

"Tapi kenapa mereka menghormati mu?" tanya Olivia

"Karena aku teman atasan mereka." jawab Alexander

Alexander dan Olivia masuk ke dalam lift.

"Apa kita melanjutkan yang di mobil tadi?" tanya Alexander mendekati Olivia

"Hm?? A a apa?" Olivia mundur mundur mundur sampai tubuh nya tersandar.

"Sekarang kita punya waktu untuk melakukan nya" ucap Alexander

"Ja jangan berbuat mesum, ka..." Olivia tidak melanjutkan ucapan nya karena wajah Alexander sangat dekat wajah nya.

"Ka ka kamu mau ngapain? Kal...."

Ting....lift terbuka Olivia langsung mendorong Alex dan keluar dari lift.

Alexander menyunggingkan senyum nya.

Aku pasti akan mendapatkan ciuman itu dari mu. Batin Alexander

Jack menghampiri Olivia dan Alexander.

"Walter sudah menunggu" ucap Jack

Ceklek.....

Jack membuka pintu ruangan Walter.

Walter melihat kedatangan Alexander hampir saja menunduk hormat tapi Jack langsung mengingatkan nya dengan sebuah kode.

Padahal aku baru saja mengingatkan nya. Batin Jack

"Hai...." sapa Walter.

"Hmm, ini Olivia yang akan bergabung dengan perusahaan mu" ucap Alexander

"Ya, aku sudah membaca biodatanya. Pernah bekerja di perusahaan Ardengales John. Ya kan?" ucap Walter menatap Olivia

"Ya benar" ucap Olivia

"Oke, kalau begitu interview nya dilanjutkan dan aku pergi dulu" ucap Alexander

"Ya, terimakasih sudah merekomendasikan karyawan yang punya pengalaman seperti ini" ucap Walter

Alexander mendekati Walter dan memeluk nya.

"Jangan berani menyentuh nya" bisik Alexander

"I..i..i..i..iya bos bisik Walter

Alex mendekati Olivia setelah membuat Walter gugup mendengar ucapan nya.

"Aku pergi dulu sayang, ingat jangan macam-macam. CUP...." bisik Alexander lalu mengecup telinga Olivia

Alexander pergi sekaligus dengan umpatan Olivia dalam hati nya terhadap Alexander.

"Boleh aku tanya-tanya sedikit sebelum kamu bekerja?" tanya Walter

"Boleh pak"jawab Olivia

Ting

Ting

Ting

Ting

Ting

Pesan masuk di semua grup perusahaan foto Olivia serta kata-kata Alexander yang membuat semua karyawan sangat takut.

"Jangan berani menyentuh wanita ini jika masih ingin hidup" kata Alexander

"Apakah dia pacar nya?"

"Apa dia keluarga Bos?"

"Dia sangat cantik"

Banyak tanda tanya soal hubungan Olivia dengan bos mereka dan mereka hanya bisa menebak saja.

Tap tap tap tap Olivia berjalan menuju ruangan nya di antar salah karyawan di bidang desain. Setiap mata memandang Olivia dengan bertanya-tanya dalam hati mereka siapa Olivia sebenarnya? Kenapa dia menjadi spesial dan harus diperlukan khusus oleh bos mereka.

"Ini tempat duduk mu" ucap Sophia

"Terima kasih" ucap Olivia

Dia bingung kenapa semua orang memandang nya.

Olivia berdiri lalu memperkenalkan diri.

"Hai....aku Olivia senang bisa bekerja sama dengan kalian mohon bantuan nya" ucap Olivia

"Hmm, kamu pasti akan nyaman bekerja di sini" ucap Sophia diikuti anggukan karyawan lain

🤍❤🤍❤🤍❤

Olivia sudah pulang kerja dan mobil berhenti di depan nya.

"Bos Alexander meminta agar bu bos ikut dengan kami" ucap supir

"Bu bos?? Astagaa" ucap Olivia.

"Silahkan" ucap supir membuka kan pintu untuk Olivia

Saat Olivia sudah masuk, mobil pun langsung pergi dan mobil jack baru sampai.

"Apa dia belum pulang?" ucap Jack lalu turun dari mobil

"Mohon maaf, Ibu Olivia baru saja di jemput sama seseorang" ucap Security saat melihat Jack

"Siapa?" tanya Jack

"Maaf pak saya tidak melihat wajah nya karena dia memakai masker" jawab security

"Bodoh, kenapa kalian biarkan dia masuk di mobil yang kalian tidak tahu? Ha? Siaaaall" ucap Jack.

"Mo...mo.."

"Diam..." potong Jack lalu mengambil ponsel nya dan menelpon Alexander

Tut...tut....

"Apa Olivia tidak mau?" tanya Alexander

"Maaf bos, security melihat Olivia sudah ada yang menjemput" jawab Jack

"Apa?? ****....cepat cari dia" ucap Alexander dan memutuskan sambungan telepon

Alexander langsung keluar dari markas dan menyuruh anak buah nya mencari Olivia.

"Cari Olivia. Keselamatan nyawa kalian tergantung keselamatan Olivia. Ngerti" ucap Alexander

Anak buah nya pun langsung bergegas mencari Olivia.

"Siapa yang berani menculik Olivia?? ****..." ucap Alexander

Sementara Olivia mulai merasa curiga melihat jalan yang dil lewati nya tidak ke arah vila Alexander.

"Maaf pak, ini bukan jalan menuju Vila" ucap Olivia

"Ohh iya bi, Bos menyuruh saya untuk membawa bu bos ke tempat lain" jawab supir

"Ke mana?" tanya Olivia

"Maaf bu, saya tidak bisa memberitahu" jawab supir

"Ohh" ucap Olivia

Lagi-lagi dia merasa aneh dengan supir nya yang selalu menatap nya dari kaca spion.

Kenapa wajah nya sangat mencurigakan sih. Apa aku telepon Alexander saja ya. Batin Olivia

Kring....kring....ponsel Olivia berdering, saat Olivia hendak mengambil nya dari dalam tas supir itu melarang nya.

"Mohon maaf bu, bos tidak ingin anda menerima telepon dari siapa pun. Jadi, saya harap anda mendengar nya" ucap Supir

"Hmm" Olivia mengangguk

Menerima telepon? Bukankah Alexander tahu kalau di ponsel ku hanya ada kontak nya? Lagian kartu di ponsel ini juga baru. Tunggu jalan ini.....Olivia menyadari jalan yang supir lewati adalah jalan sepi waktu mereka di kejar banyak mobil.

Olivi dengan cepat mengambil ponsel nya untuk menelpon Alexander tapi supir itu berhenti dan memukul Olivia. Olivia pingsan telepon tersambung pada Alexander dan langsung di matikan supir.

"Cepat lacak ponsel Olivia" ucap Alexander

"Bos, terakhir lokasi Olivia ada di jalan xxx dan sekarang sudah tidak bisa dilacak. Ponselnya pasti sudah dimatikan" ucap Jack

"****..." ucap Alexander

Alexander dan Jack langsung menuju lokasi itu dan menghubungi anak buah nya untuk segera datang ke alamat itu.

"Siapa yang mencari masalah dengan ku?? Kurang ajar, Olivia tergores sedikit saja dia akan tahu akibat nya" ucap Alexander

Sementara mobil yang dinaiki Olivia berhenti di sebuah gedung yang menakutkan.

Seseorang menghampiri mereka.

Supir turun dari mobil.

"Dia ada di dalam bos" ucap supir

Yang dipanggil Bos itu membuka pintu Olivia lalu menatap Olivia.

"Kamu adalah kelemahan Roberto Alexander. Hahahahahaha"

Olivia membuka mata nya perlahan dan melihat sosok menakutkan di depan nya.

"Siapa kamu? Ha? Apa maumu?" tanya Olivia

"Aku sama seperti Alexander" jawab nya

"Ma ma maksud kamu apa? Apa kamu pembunuh?" tanya Olivia

"Waaaaawwww kamu tahu Alexander seorang pembunuh? Tapi kamu menyukai nya? Waaaahh cinta memang seperti ini" ucap nya

"Aku tidak menyukai nya. Jadi, aku mohon lepaskan aku" ucap Olivia

"Waahh kamu juga pandai berbohong ya. Kamu pikir aku akan percaya?" ucap nya lalu menarik paksa Olivia keluar dari dalam mobil

❤🤍❤🤍❤🤍

Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.

jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:

Hamil di Luar Nikah

Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)

Aku bukan Pelacur

Cinta Segi Tiga

Episodes
1 Awal dari Petaka
2 Awal dari Petaka #2
3 Ketemu
4 Menikah
5 Kesepakatan
6 Ketahuan
7 Deal
8 Wanita Ku
9 Olivia diculik
10 Menyelamatkan
11 Identitas Alexander
12 Jalan-jalan
13 Pelaku Pembunuhan
14 Berkenalan dengan Pelaku
15 Identitas Pelaku
16 Jadian
17 Kencan Pertama
18 Marah
19 Minta Maaf
20 Dunia Milik Berdua
21 Makan Malam
22 Tidak Mungkin
23 Mimpi
24 Surprise
25 Gak Mau Jadi Obat Nyamuk
26 Surprise #2
27 Jawaban Petter
28 Hampir Saja
29 Petter bertemu dengan Thomas
30 Waktu Untuk Olivia
31 Waktu Untuk Olivia
32 Waktu Untuk Olivia
33 Waktu Untuk Olivia
34 Senjata Makan Tuan
35 Pintu dikunci
36 Informan
37 Jam 9 Malam
38 Peringatan untuk George!
39 Permintaan Alyne
40 Lamaran
41 Kabar Bahagia untuk Mom
42 Tunangan Dulu
43 Hamili Aku
44 Takut
45 Mom Alyne tahu Alexander Mafia
46 Hari tak terlupakan
47 Terlambat
48 Singapura
49 Membuat Rencana
50 Menikah
51 Olivia Hamil
52 Marah dan Bahagia
53 Bertemu
54 Kebenaran Terungkap
55 Minta Maaf
56 Melamar kedua kali
57 Persiapan Pernikahan
58 Hari Pernikahan
59 Honeymoon
60 Keputusan Tepat
61 Rencana Thomas
62 Undangan
63 Tawaran Alexander
64 Party George dan Aghata
65 Cari Tahu
66 Kecurigaan Alexander
67 Jack Tahu
68 Ajakan Makan Malam
69 Takut
70 Rencana Baru
71 Kesempatan
72 Olivia di Rumah Sakit
73 Satu kesempatan untuk Rain
74 Diterima
75 tidak terpengaruh
76 Nomor tak dikenal
77 Tugas Walter
78 Suruhan Thomas
79 Peringatan
80 Weekend
81 Teman sekolah
82 Datang ke Vila
83 Tidak Sesuai Rencana
84 Belum Move On
85 CLBK
86 Wekeend
87 Lahiran
88 Bahagia dan Kecewa
89 End
90 Ucapan Terimakasih
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Awal dari Petaka
2
Awal dari Petaka #2
3
Ketemu
4
Menikah
5
Kesepakatan
6
Ketahuan
7
Deal
8
Wanita Ku
9
Olivia diculik
10
Menyelamatkan
11
Identitas Alexander
12
Jalan-jalan
13
Pelaku Pembunuhan
14
Berkenalan dengan Pelaku
15
Identitas Pelaku
16
Jadian
17
Kencan Pertama
18
Marah
19
Minta Maaf
20
Dunia Milik Berdua
21
Makan Malam
22
Tidak Mungkin
23
Mimpi
24
Surprise
25
Gak Mau Jadi Obat Nyamuk
26
Surprise #2
27
Jawaban Petter
28
Hampir Saja
29
Petter bertemu dengan Thomas
30
Waktu Untuk Olivia
31
Waktu Untuk Olivia
32
Waktu Untuk Olivia
33
Waktu Untuk Olivia
34
Senjata Makan Tuan
35
Pintu dikunci
36
Informan
37
Jam 9 Malam
38
Peringatan untuk George!
39
Permintaan Alyne
40
Lamaran
41
Kabar Bahagia untuk Mom
42
Tunangan Dulu
43
Hamili Aku
44
Takut
45
Mom Alyne tahu Alexander Mafia
46
Hari tak terlupakan
47
Terlambat
48
Singapura
49
Membuat Rencana
50
Menikah
51
Olivia Hamil
52
Marah dan Bahagia
53
Bertemu
54
Kebenaran Terungkap
55
Minta Maaf
56
Melamar kedua kali
57
Persiapan Pernikahan
58
Hari Pernikahan
59
Honeymoon
60
Keputusan Tepat
61
Rencana Thomas
62
Undangan
63
Tawaran Alexander
64
Party George dan Aghata
65
Cari Tahu
66
Kecurigaan Alexander
67
Jack Tahu
68
Ajakan Makan Malam
69
Takut
70
Rencana Baru
71
Kesempatan
72
Olivia di Rumah Sakit
73
Satu kesempatan untuk Rain
74
Diterima
75
tidak terpengaruh
76
Nomor tak dikenal
77
Tugas Walter
78
Suruhan Thomas
79
Peringatan
80
Weekend
81
Teman sekolah
82
Datang ke Vila
83
Tidak Sesuai Rencana
84
Belum Move On
85
CLBK
86
Wekeend
87
Lahiran
88
Bahagia dan Kecewa
89
End
90
Ucapan Terimakasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!