"Bos kenapa bos menginginkan gadis itu? Ini pertama kali bos melakukan hal seperti ini" tanya Jack
"Aku juga tidak tahu kenapa aku menginginkan gadis itu." jawab Alexander
"Bukankah mereka baru saja menikah? Apa dia mau?" tanya Jack
"Kita lihat saja nanti. Kamu tahu kan kalau Lily adalah wanita simpanan nya tidak mungkin dia akan mempertahankan Olivia apalagi uang ada di depan mata nya sekarang" jawab Alexander
Alexander dan Jack kembali ke ruangan dan melihat cek sudah terisi.
Alexander tersenyum mengambil cek itu.
"Keputusan yang tepat Thomas John. Aku anggap ini kesepakatan di antara kita berdua" ucap Alexander
"Terimakasih" ucap Thomas
"Untuk uang nya silahkan bicarakan dengan Jack" ucap Alexander lalu ia keluar dari ruangan menuju rumah Thomas untuk menemui Olivia
Sementara Olivia sampai ketiduran menunggu Thomas yang tak kunjung pulang.
Mobil Alexander berhenti di depan rumah Thomas. Alexander masuk dan menuju kamar Olivia.
Alexander tersenyum melihat Olivia yang sedang tidur dan perlahan mendekati nya.
Cantik. Batin Alexander menatap dalam wajah Olivia.
Alexander perlahan mendekati wajah Olivia dan ingin mencium nya tapi Olivia membuka mata nya.
"Ka ka kamu...." ucap Olivia kaget melihat Alexander di depan nya. Dia langsung bangun dan menjauh.
"Hai..." sapa Alexander
"Kamu kenapa bisa ada di sini? Ha?? Kamu jangan macam-macam dengan ku." ucap Olivia
"Kamu tenang aja, aku tidak akan macam-macam dengan mu" ucap Alexander
Mata Alexander tertuju di jari manis Olivia yang ada cincin.
"Lepaskan cincin itu" ucap Alexander
"A apa?? Keluar dari kamar ku, Thomas sebentar lagi akan pulang" ucap Olivia
"Aku rasa kamu salah sangka dengan suami mu yang belum sampai 1 hari itu" ucap Alexander
"Apa maksud mu? Jangan menjelekan dia itu tidak mempan padaku" ucap Olivia
"Oh ya? Tapi sayang keyakinan mu itu tidaklah benar. Kamu lihat" ucap Alexander memberikan cek yang ditulis Thomas.
"Apa ini?" tanya Olivia
"Ini jumlah dari dirimu yang diberikan Thomas pada ku" jawab Alexander
"Ka ka kamu jangan berbohong, tidak mungkin Thomas melakukan itu pada ku" ucap Olivia
Ting....pesan masuk di ponsel Alexander.
Foto Thomas dan Lily beserta sejumlah uang berada di sekitar mereka di kirim Jack.
"Lihatlah" ucap Alexander
Olivia melihat foto itu dan dengan cepat air matanya lolos di pipinya.
"Ti ti tidak mungkin. Ini pasti editan" ucap Olivia
"Tapi sayang nya ini fakta yang harus kamu terima. Apa kamu tidak curiga dengan Thomas bersama sekrertaris nya itu? Jadi wanita jangan jadi bodoh" ucap Alexander
"Aku harus tanyakan pada Thomas" ucap Olivia yang mengambil ponsel nya dan menelpon Thomas
Sementara Alexander mengirim pesan pada Jack agar mengirim foto vu*gar antara Thomas dan Lily.
Ting.....Jack mengirim foto sesuai dengan apa yang diminta Alexander.
"Kenapa nomor nya tidak aktif sih" ucap Olivia kesal
"Pastilah karena dia sedang sibuk sekarang" ucap Alexander kembali memperlihatkan foto mesra Thomas dan Lily
"Thomas.....kamu...." ucap Olivia
"Dia sekarang berada di rumah ku, kamu tahu kan dia sangat membutuhkan uang sekarang untuk mempertahankan perusahaan nya? Jadi, dia menjual mu pada ku" ucap Alexander
Olivia hendak menampar Alexander tapi dengan cepat Alexander menahan nya bahkan Alexander menindih Olivia.
"Wawwww ternyata kamu sudah menyiapkan pakaian ini untuk Thomas? Tapi sayang nya dia sedang menikmati kebahagiaan nya sekarang" ucap Alexander
"Tutup mulut mu. Lepaskan aku" ucap Olivia
"Kalau tidak?" tanya Alexander
Cih....Olivia meludahi Alexander.
Alexander mengusap saliva Olivia di wajah nya lalu menindih Olivia kembali.
"Berani nya kamu melakukan itu padaku" ucap Alexander emosi
"Itu karena ka...." Olivia tidak melanjutkan ucapannya karena bibir nya di bungkan Alexander
"Mmmmm apa yang kamu lakukan ha?" ucap Olivia
"Aku bisa melakukan hal yang lebih dari ini jika kamu mengulangi nya" ucap Alexander
"Siapa kamu sebenarnya? Ha? Kenapa kamu melakukan ini padaku? Apa karena hutang ku pada mu? Hiks...hiks...hiks..." tanya Olivia
"Hutang itu salah satu alasan nya" jawab Alexander
"Kamu jahat....hiks...hiks...aku pasti akan membayar hutang itu dasar pria brengsek" ucap Olivia
Alexander mengusap air mata Olivia.
"Maafkan aku" ucap Alexander
"Hiks...hiks...hiks...pergi dari hadapan ku, aku tidak mau melihat mu" ucap Olivia
"Ikutlah dengan ku" ucap Alexander
"Apa kamu gila? Aku tidak mau" ucap Olivia
"Ikutlah saja" ucap Alexander lalu menggendong Olivia dan membawa nya di dalam mobil.
Ceklek...Olivia sudah berada di dalam mobil dan Alexander memasang sabuk pengaman pada Olivia lalu menyalakan mobil dan pergi dari rumah Thomas.
"Kamu mau bawa aku ke mana ha?" tanya Olivia
"Menurut lah" jawab Alexander
"Aku mau pulang." ucap Olivia membuka pintu mobil tapi karena terkunci dia tidak bisa membuka nya
"Kamu mencoba membuka pintu nya lagi aku akan melakukan hal yang tidak bisa kamu bayang kan" ancam Alexander
Olivia terdiam dan tidak mau jika Alexander akan melakukan hal yang lebih dari ciuman.
"Kamu pakai pakaian dalam kan?" tanya Alexander
"Apa itu pertanyaan yang harus kamu tanyakan?" tanya balik Olivia
"Yaa kamu kan sedang menunggu suami kamu untuk melakukan malam pertama." jawab Alexander
"Dasar pria mesum. Kamu mau bawa aku ke mana?" tanya Olivia
"Melakukan malam pertama dengan ku" jawab Alexander
"Apa kamu gila? Turun kan aku" ucap Olivia
"Hmm aku gila karena mu" ucap Alexander
"Aku mohon turun kan aku" ucap Olivia
"Kamu tenang aja, ak......Dor......" Alexander tidak melanjutkan ucapannya karena ada suara peluru yang mengenai kaca spion mobil nya.
****.....umpat Alexander
"Ke kenapa selalu ada....dor.....aaaaaaaa" Olivia pun tidak bisa melanjutkan ucapan nya karena suara peluru
"Kamu tenang aja ya, sekarang lakukan apa yang aku suruh. Ambil ponsel ku dan lakukan panggilan cepat, tekan nomor 1" ucap Alexander yang menambahn kecepatan mobil nya dan menuju jalan yang sepi
Kali ini bukan satu mobil saja yang mengikuti mereka tapi 3 mobil sekaligus sambil mengarahkan pistol di mobil Alexander.
"Di mana ponsel mu?" tanya Olivia
"Di saku celana ku." jawab Alexander
"A a apa?? Kamu mau aku mengambil nya? Aku tidak mau, ka...."
"Cepat, kamu mau mati? Ha? Cepat" potong Alexander
Olivia pun mengambil ponsel Alexander di saku celana lalu menekan tombol 1, nama Jack muncul dan telepon nya pun tersambung.
"Tempelkan di telingaku" pinta Alexander
"Aku speaker aja" tolak Olivia
"Hallo Bos" ucap Jack
"Segera ke sini ada 3 mobil yang mengakuti ku. Aku di jalan XXX sekarang" ucap Alexander
"Baik Bos" ucap Jack lalu mematikan sambungan telepon
"Bos?? Siapa kamu sebenarnya? Kenapa ada yang selalu ingin menembak mu?" tanya Olivia
"Ini bukan saat nya aku memperkenalkan diri pada mu." jawab Alexander
Dor...dor....dor...dor....
Suara tembakan mengarah ke mobil Alexander lagi.
"Kamu menunduklah. Cepat" ucap Alexander
Akhirnya bantuan tiba, terjadi baku tembak di antara mereka. Sedangkan Alexander langsung menepikan mobil nya.
"Kamu tidak apa-apa?" tanya Alexander memegang bahu Olivia
"Siapa kamu sebenar nya?" tanya balik Olivia dengan air mata membasahi pipi nya.
Tap tap tap tap suara langkah kaki menghampiri mobil Alexander.
Alexander membuka kaca mobil nya.
"Bos tidak kenapa-napa?" tanya Jack
"Hmm." Alexander mengangguk
"Bos ada yang ingin saya katakan" ucap Jack
Alexander keluar dari mobil dan menjauh sedikit dari mobil nya.
"Mereka seperti nya akan mengincar Olivia Bos, tapi itu hanya perkiraan saya saja kare.." Jack tidak melanjutkan ucapan nya karena melihat Olivia yang turun dari mobil dan akan melarikan diri.
Alexander langsung berlari mengejar Olivia.
"Kamu mau ke mana? Ha?" tanya Alexander menahan tangan Olivia
"Aku mau pergi, kamu orang jahat" jawab Olivia
"Kamu mau orang-orang tadi akan membunuh mu? Hmm?" tanya Alexander
"Mereka pasti sudah mati, aku melihat banyak darah di sana" jawab Olivia sambil menangis karena ada cahaya dari mobil menyinari darah yang ada di jalan.
"Tolong lepasin aku. Hiks...hiks..." ucap Olivia
"Oke, kita pulang sekarang ya. Kamu mau ada orang yang akan macam-macam dengan mu karena pakaian mu? Sekarang ayo kita pergi dari sini" ucap Alexander lalu perlahan memapah Olivia
Setelah Olivia sudah di dalam mobil, Alexander menghampiri Jack.
"Aku antar Olivia dulu, kamu ikut aku dan suruh orang untuk membawa mobil ku" ucap Alexander
"Baik bos. Saya akan membawa mobil saya ke sini" ucap Jack
Olivia turun dari mobil Alexander dan naik mobil Jack. Olivia dan Alexander duduk di belakang sementara Jack yang menyetir mobil nya.
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
U2N NAYAH
❤️❤️❤️
2022-12-10
0