PEMUDA Itu masih memeluk perempuan yang sedang terisak-isak dalam tangisnya. perempuan berjenis siluman itu menangis menyengguk sesekali tubuh nya berguncang seirama dengan tangisnya.
Ia tak kuasa mengingat duka yang amat menyakitkan didalam lubuk hatinya yang sebenarnya sudah sangat lama ia pendam luka lama itu. Ia teringat sesosok wajah yang hampir saja ia lupakan dalam hidupnya. sosok penuh wibawa dan sikapnya yang tegas dalam bertindak itu adalah ayah dari sang gadis siluman yang bergelar 'Putri Siluman Naga'. sebenarnya itu hanyalah sebuah nama gelar kebesarannya saja sebagai anak dari raja yang berkuasa di alam siluman. nama asli perempuan itu tak banyak yang tahu kecuali hanya sang ayah yang memberikan namanya ketika ia lahir ke alam dunia.
Pemuda yang tadi hanya memeluk dan mengusap punggung perempuan cantik jelita itu kini mulai berkata.
"sudahlah redakan tangismu itu putri. sebuah tangisan tidak akan menyelesaikan persoalanmu. sebaiknya kau ceritakan saja kepadaku apa yang sedang terjadi pada dirimu. jangan menutupi masalah pribadi mu jika dirimu tidak bisa menyelesaikan masalahmu itu sendiri. mungkin dengan bercerita dan berterus terang kepadaku, aku bisa membantumu memecahkan persoalanmu itu.." ucap pemuda itu kepada gadis yang sedang ditenangkan nya dengan dipeluk.
Lalu sedikit demi sedikit isak tangis itu mulai mereda. wajah yang sejak tadi terbenam didada seorang pemuda yang kekar itu, kini mulai menoleh ke arah wajah pemuda tampan itu. Kemudian pemuda itu tersenyum dan mengusap air mata yang membasahi pipi gadis yang sedang menatapnya.
Kemudian mereka mendengar suara ketukan pintu dari luar kamar dan suara seorang perempuan tua memanggil sepotong nama.
tok..tok..tok..!!
"nak riko..?! bangun nak..! hari sudah siang. sejak pagi hari sampai mau siang lagi, kenapa kau tidak keluar dari kamar mu nak..?! makanan yang nenek siapkan sejak pagi tidak kau makan kenapa..?! buka pintunya nak. kamu ada didalam apa sedang ada dipesantren..?! jika ada didalam buka pintu nya nak. nenek khawatir kamu sakit..!" kedua orang beda dimensi itu segera terperanjat ketika mendengar suara tua dari nenek-nenek memanggil riko.
Pemuda yang sedang memeluk perempuan itu segera melepaskan pelukan nya. lalu ia perdengarkan suaranya dengan tegang.
"bagaimana caranya keluar dari sini putri..?! aku tak tega jika nenek ku sampai khawatir padaku..!"
"tenang saja sayang. ikuti saranku jika ingin keluar dari sini.." ucap perempuan itu kepada riko.
"cepat lah..!! jangan sampai nenekku membuka pintunya dengan kunci serep..!!" ucap riko tidak sabaran.
"ia aku tahu. sudah ikuti saja saranku. pertama pejamkan matamu."
lalu perempuan itu membentak pemuda yang hanya memandanginya sejak tadi.
"ikuti jangan bengong saja kau..!!" hardik perempuan itu kepada riko.
"iya...iya.. aku ikuti." lalu ia memejamkan matanya.
Lalu perempuan itu melanjutkan bicaranya.
"kedua, hirup napas panjang dan tahan didada. ketiga buang napas secara perlahan-lahan lalu usap wajahmu dari atas sampai bawah dengan tangan kiri. dan buka matamu sekarang.." ujar perintah putri kepada riko.
Mata pemuda itu terbuka Setelah mengikuti saran dari perempuan itu. ia segera melihat sekeliling nya dengan perasaan sanksi dan tidak mempercayai saran tersebut.
Ternyata apa yang ia lihat benar-benar terjadi. ia sudah berada di alam manusia kembali. cahaya matahari terlihat membayang dibalik tirai jendela yang tertutup dikamarnya. lalu ia membuka jendela itu dan benar apa yang ia lihat itu adalah terik matahari.
Setelah itu ia berjalan menghampiri pintu dan membuka pintu yang terkunci. sebelum ia keluar dari kamar, ia teringat dengan seraut wajah cantik milik putri yang tadi sedang bersama nya didalam kamar.
"lalu kemana si putri tadi..??" ucap batinnya bertanya-tanya.
Lalu ia menepis pikiran itu dan segera berjalan menemui neneknya yang sedang berada didapur rumahnya.
"nenek sudah makan..??" tanya riko. lalu ia menghampiri neneknya yang sudah selesai makan dan minum dimeja makan didapur rumah nya.
"kamu kemana saja nak..?? nenek panggil-panggil kamu daritadi tidak menyahut. nenek pikir kamu sedang ada dipesantren ustad roni ." tanya sang nenek berbicara kepada cucunya.
"anu nek..sebenarnya riko ada didalam kamar dan..hmm..nanti riko akan ceritakan kepada nenek jika sudah selesai makan. soal nya riko sudah lapar nek." ucap riko sambil mengambil piring untuk makan.
"yasudah kamu makan. nenek mau ke ladang dulu sebentar nak.." ucap sang nenek lalu ia bergegas pergi keluar rumah lewat pintu dapur rumah nya.
Setelah sang nenek pergi ke ladang, Pemuda itu dengan lahapnya memakan-makanan yang ada dimeja dan menghiraukan sosok gaib yang daritadi sedang berada disampingnya.
makhluk gaib itu hanya memperhatikan pemuda itu makan dengan asyik nya.
Merasa dirinya sebagai mahkluk gaib tidak dianggap, lalu makhluk gaib itu mulai menampakan dirinya dengan lemparan sebuah centong nasi ke arah wajah pemuda yang sedang asyik makan dengan lahap nya.
wusss...!!
ekor mata pemuda itu melihat centong nasi terbang ingin mengantam wajahnya. dengan sigap, kepala pemuda itu langsung menghindar kesamping kirinya. panci yang menempel didinding dibelakang tempat duduk pemuda itu, terkena imbas lemparan salah sasaran centong nasi itu.
trong..trang...!! suara centong nasi beradu dengan pantat panci. lalu keduanya jatuh berbarengan dilantai semen.
Pemuda yang tadi menengok kebelakang melihat centong nasi menabrak pantat panci itu, kini menoleh ke arah depan nya lagi untuk meneruskan makan nya.
ketika ia menatap ke arah meja didepan nya, ia tersentak kaget melihat seraut wajah cantik yang ia kenali sejak mereka masih berada di alam perbatasan alam gaib dan alam nyata yang berada didalam kamarnya.
Setelah ia menenangkan dirinya dari rasa kagetnya, lalu ia berkata kepada mahkluk gaib yang sudah nampak jelas didepan nya itu.
"be..benar..kah, kau putri..??" tanya riko karena sanksi dengan pengelihatan nya itu.
Perempuan itu hanya menatap dengan mata tajam dan kedua tangan nya bertolak dipinggang. lalu ia berkata dengan nada ketus.
"kau pikir aku ini topeng monyet hah..?!"
"ja..jadi kamu ini nyata..??" tanya riko dengan dahi berkerut. tanpa pikir panjang ia langsung melempar sendok yang ia pakai tadi ke arah wanita yang sedang berdiri mengahadap ke arah nya.
Sendok yang terlempar lumayan cepat itu seperti menembus bayangan tanpa raga. padahal jelas sekali pemuda itu melihat sendok yang ia lempar mengenai dada perempuan itu dengan telak. semakin heran lagi ketika perempuan itu mendekatinya dengan tubuh dan kaki yang menapak lantai seperti manusia biasa.
"kka..kau..bisa menapakan kaki dilantai..?! ohh, apakah aku sedang bermimpi lagii..?!" ucap pemuda itu menepuk pipinya sambil memperhatikan langkah kaki perempuan itu yang mulai mendekat ke arahnya.
Setelah perempuan itu berhenti didepan pemuda yang ketakutan dan sudah berkeringat dingin sejak tadi, ia mulai perdengarkan suaranya yang lembut menyejukan hati siapa saja yang mendengarnya.
"mengapa kau tidak mengajak ku makan bersama..?! aku juga ingin makan tahuu..!! memang nya kau saja yang punya perut..?! aku juga punya..! lihat perutku yang keroncongan ini..?! menyedihkan bukan..?! parah sekali tuanku tidak mengajakku untuk ikut makan bersama. ya tuhan, mengapa nasibku seperti ini..?!" omel perempuan itu dengan raut muka yang cemberut dan menghiba-iba walau terlihat lucu dan menggemaskan.
Tak seberapa lama, perempuan itu langsung membuang muka ketika mata mereka saling tatap. pemuda itu tersenyum dengan kumis tipis nya yang menggetarkan hati perempuan itu.
"mau keadaan sedang bagaimana pun wajahmu tetap cantik dan enak di pandang putri.." sanjung pemuda itu yang sudah tidak takut seperti tadi dan mulai memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi kepada dirinya.
Perempuan yang disanjung itu menjadi salah tingkah dan membentak kasar.
"jangan memujiku berlebihan kau..!!. nanti kuperlihatkan lagi rupa asliku yang buruk rupa itu jika kau terus saja menyanjungku secara berlebihan..!!" ucap suara keras dari perempuan itu dan memasang muka garang.
Mata indah gadis itu melototi pemuda yang duduk didepan nya dengan sorot mata nya yang sangat tajam. kemudian perempuan itu segera membuang muka kembali kesamping kirinya dengan menahan kedongkolan karena pemuda itu terus saja tersenyum kepadanya dengan penuh goda. merasa ancaman nya itu tidak mempan kepada pemuda itu.
Perempuan yang bernama Putri itu hanya mendengus kesal dan semakin cemberut ditertawakan seorang pemuda dihadapan nya. pemuda yang bernama riko itu hanya terkekeh geli karena dirinya sedang dimarahi oleh perempuan yang terbilang angker-angker cantik itu.
Selang beberapa helaan napas, pemuda itu mulai meredakan tawanya lalu perdengarkan suaranya dengan pelan. ia berkata kepada perempuan yang sedang marah kepada nya.
"maaf putri. aku pikir dirimu itu tidak nyata. aku kira dirimu itu hanya mimpi dan tidak mungkin hadir dalam kenyataan ini."
"buktinya aku ada sekarang dan jelas berada dihadapanmu..!!" jawab putri masih ketus dan jengkel.
"iya..maaf, aku sudah percaya dan mengerti sekarang. sudahlah mari ikut makan dengan ku. kau bilang tadi sedang lapar kan..??" kata pemuda itu mengajak perempuan itu untuk ikut makan bersamanya.
Perempuan itu segera meredakan kemarahan dan kedongkolan hatinya kepada pemuda itu. lalu ia pun berjalan mendekati dan ikut duduk dikursi meja makan yang kosong berada disebelah kanan pemuda itu.
lalu riko mengambil piring yang sudah berisi nasi dan lauk untuk perempuan itu dan akhirnya mereka pun makan bersama-sama.
Kejadian yang sangat Aneh Tapi Nyata itu hanya disimpan di dalam hati dan pikiran pemuda yang bernama riko. keanehan itu hanya ia saja yang merasakan semua nya dan ia sudah tak pusing-pusing lagi untuk memikirkan kejanggalan ketika diri nya sedang sendirian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Mario Cahya Ferdi
pemuda, apa perempuan Thor,???jgan bikin bingung lahh
2024-12-27
0
cacanut
nyata gk sih ini emang manusia bisa jadi raja di alam ghoib yah??? tp seru ini
2022-02-28
2
Edi yuzzardy
cerita bagus...bahasa veritq bagus...cuma kemewahan untuk sebuah nama "riko" utk ukuran di kampung,apalgi ini cerita nya di kampung...riko tu kesannya kota,modern,org kaya bagusnya sih samsul atw apa..jdi keliatan janggal
2021-10-28
2