PERCAKAPAN Kedua orang beda dimensi itu masih berlanjut. mereka masih berada di alam gaib yang berhutan cemara merah dan hari yang selalu senja temaram.
karena masih banyaknya misteri yang belum terpecahkan, mbah rajak masih bertanya-tanya lebih dalam tentang perempuan yang bergelar ratu putri siluman naga itu.
Perempuan yang bernama putri itu dulu nya seorang ratu yang sakti dan kini sudah kehilangan seluruh ilmu nya untuk sementara karena ia sedang menjalani hukuman dari yang maha kuasa atas tindakan nya yang sesat. namanya sudah mengikat kontrak dengan pangeran jalak putih atau mbah rajak karena kekalahan nya ketika melawan pangeran itu dialam gaib. mbah rajak yang menjadi raja sekaligus pengeran di alam gaib adalah orang yang sekarang sudah menjadi tuan nya. perempuan itu hanya bisa menurut dan hanya bisa mengikuti saran dari tuan nya dengan patuh tanpa harus mengelak.
Terdengar suara perempuan cantik itu bernada sedih dan wajah penuh duka.
"ternyata kesaktianku tetap tidak bisa menemukan pusaka yang hilang itu. yang kulakukan atas saran dari syarat nenek itu hanyalah kesia-siaan belaka. aku telah banyak menjebak sukma manusia untuk melakukan kontrak tumbal pesugihan dengan harapan agar bisa menemukan pusaka itu kembali. dan ternyata yang kulakukan ini hanyalah perbuatan hina yang bertentangan dengan ajaran yang ayahandaku ajarkan kepadaku." ucap perempuan itu tertunduk sedih.
Sebenarnya itu adalah karma bagi ratu pesugihan yang dulunya sering mengikat kontrak tumbal nyawa manusia dengan nya ketika masih menjadi penguasa yang kejam dan sesat. Ilmu dahsyat yang diturunkan oleh ayahanda nya lalu ditambah Ilmu sihir yang diturunkan oleh nenek yang masih misterius, membuat seorang putri raja yang tadinya berjiwa baik dan penolong kini berganti menjadi putri yang kejam dan penuh dengan angkara murka.
Karena kesaktian ilmu itu, dirinya menjadi semakin brutal dan tanpa belas kasihan kepada siapa saja yang membangkang perintahnya. musuhnya yang nekat mencari gara-gara kepadanya tidak ada yang hidup nya sampai hitungan detik. semua nya mati dengan raga menggunduk menjadi abu tak berguna.
Lalu terdengar suara mbah rajak ditujukan kepada perempuan yang sedari tadi bersandar dibatang pohon cemara merah sambil tertunduk didepan nya yang masih menahan duka mendalam.
"penyesalan itu datang nya selalu terlambat nak. diatas langit masih ada langit. jangan pernah merasa diri kita ini paling sakti dan paling tinggi ilmunya. sebab tiada yang bisa menandingi ilmu tuhan yang maha kuasa yang menciptakan langit, bumi dan alam gaib ini beserta isinya. jadikan pelajaran hidupmu yang dulu sesat menjadi bekalmu kelak dikemudian hari jika kau sudah menjadi seseorang yang paham dengan ilmu makrifat agama yang diridhoi tuhan semesta alam." ujar wejangan mbah rajak kepada putri.
"baik tuan tabib terimakasih atas wejangan yang sangat bermanfaat ini.." ucap perempuan itu menengadahkan wajahnya, lalu ia memberi hormat kepada mabah rajak.
Setelah Itu mereka memikirkan jalan terbaik yang akan dilakukan dalam penyelamatan remaja yang bernama riko dan sebuah pusaka yang maha dahsyat yang sangat berbahaya jika gunakan oleh orang yang sesat.
Setelah mereka berpikir agak lama, terdengar suara putri menggerutu.
"ahh..! sial..! andai kesaktian ku masih ada, sudah kurebut pusaka ayahku ketika mereka masih berada pondok pesantren itu..!!"
"tenanglah nak, aku juga sebenarnya sanggup menghadapi orang yang membawa pusaka leluhurmu. akan tetapi, pikirlah dulu resiko yang akan terjadi jika kita melabrak nya tanpa perhitungan. hanya pusaka itu penghalang kita untuk merebut kembali bocah yang ia culik oleh mereka." ujar mbah rajak kepada gadis itu.
"Iya Tuan aku paham akan soal itu. andaikan dia tidak memegang pusaka itu, aku pasti sudah turun tangan sendiri menghadang niat busuk orang itu tanpa harus meminta bantuan mu tuan tabib." ucap perempuan itu.
"sudahlah jangan berdebat. coba kau ceritakan kelebihan dan kekurangan pusaka itu, agar kita bisa menghindar jika sewaktu-waktu serangan pusaka itu menyerang kita.." ucap mbah rajak bertanya kepada putri.
Setelah berpikir dan menghembuskan napas panjang, anak seorang raja naga itu mulai menceritakan Kesaktian yang berada didalam 'Tongkat Trisula Tanduk Naga'.
"kesaktian pusaka Itu hanya lima dibagian tempat tertentu saja, pertama, bagian tongkat nya jika diputar diatas pengguna nya maka orang itu akan terselubungi angin berwarna keemasan bercampur berlian murni yang mengitari pengguna nya itu. serta bisa menyelubungi orang lain atau benda apa saja tergantung kehendak pikiran orang yang menggunakan pusaka itu. kemudian juga bisa menjadi perisai dari serangan apapun bagi pengguna nya. kedua, dibagian mata berlian ukiran naga digagang tongkat nya, jika pengguna nya akan mencari barang yang hilang atau orang yang akan dicari, nama yang akan dicari itu harus ditiupkan ke arah mata berlian itu dan kemudian tongkat itu akan menunjukan arah dimana benda yang hilang itu berada. sekalipun orang yang dicari bersembunyi dilubang semut sekalipun, tongkat itu akan menembus dan menemukan dimana tempatnya berada. seperti yang aku bicarakan padamu ketika aku berada dipondokmu, perisai gaib macam apapun akan tetap tertembus oleh pusaka itu. jadi wajar saja bocah yang selalu kita jaga memakai perisai gaib itu tertembus dan dapat diketahui oleh si garong codet dan begundalnya. lalu yang Ketiga adalah, ukiran naga bermata berlian itu bisa keluar dan menjelma menjadi sosok naga besar berkulit emas bertanduk tiga dari tongkat yang dibacakan mantra gaib, naga itu akan patuh dan menurut akan perintah tuannya, hanya aku dan ayahku yang tau mantra itu. yang ke empat, Jika ujung runcing trisula itu ditusukan ke raga manusia, hewan, benda atau mahkluk jenis apa saja. maka yang terkena tusukan itu akan menjadi gundukan abu dalam hitungan detik saja. serta jika disentakan ujung trisula itu akan mengeluarkan sinar berwarna Kuning ke emasan sebesar ukuran kepala manusia. siapa saja yang terkena sinar itu akan hancur raga nya. yang berada disekitarnya juga akan ikut terkena imbas sinar itu. karena sinar itu berkekuatan daya ledak dari inti tenaga dalam seorang pertapa sakti yang mati nya menjelma menjadi pusaka tersebut. dan yang kelima.." cerita itu terhenti sejenak, perempuan itu gelisah untuk melanjutkan ceritanya.
Mbah rajak hanya memandangi perempuan itu seakan sedang menunggu kelanjutan cerita nya. setelah beberapa helaan napas, perempuan itu mulai melanjutkan ceritanya.
"yang kelima itu adalah, jika pemegang pusaka itu melakukan puasa pati geni untuk menyatukan raga serta batin terhadap pusaka itu selama lima hari, maka orang itu akan kebal terhadap senjata setajam apapun. sinar tenaga dalam bentuk apapun juga tidak akan mampu menembus perisai 'Baja Sejati' yang menyatu dengan pengguna nya.." ujar perempuan itu sembari menatap Mbah Rajak.
Yang ditatap hanya manggut-manggut dan bergumam. lalu ia bertanya,
"hmm begitu. lalu tentang kelemahan pusaka itu apa..??"
"pusaka itu tidak mempunyai kelemahan. sebab mau dihancurkan bagaimana pun pusaka itu akan tetap utuh tanpa tergores sedikit pun. hmm seperti nya aku mengingat sesuatu..!" ucap putri dengan berseri-seri.
"coba jelaskan Nak..??" tanya mbah rajak Lagi.
Putri pun mulai bicara dengan nada girang.
"Satu-satunya cara untuk mengalahkan orang itu adalah menyerang nya dengan membokong nya dari belakang. ketika aku akan membinasakan musuhku, ada orang yang membokongku dari belakang. padahal kala itu aku sudah mempuasai pusaka itu. jadi kesaktian ilmu baja sejati dari pusaka itu tidak akan berlaku jika pemegangnya tidak tahu arah penyerangnya. maka perisai gaib itu tidak berguna untuk menghalau penyerang gelap. ketika orang itu telah memegang pusaka itu lagi, barulah kekuatan itu kembali seperti semula.."
"Jadi kita harus menyerang nya dari arah belakang ketika orang itu sedang lengah, begitu..??" tanya mbah rajak.
"memang harusnya begitu.." jawab putri Siluman itu meyakinkan.
"baiklah. tidak ada cara lain selain itu. nanti jika kita sudah menemukan tempat Perguruan Dukun Sakti itu, aku yang akan menyerang dan mengalihkan pemegang tongkat pusaka itu. jika ia sedang lengah barulah kau muncul dan menyerang orang itu."
"baiklah.. aku tidak keberatan tuan.." ucap putri kepada majikan nya itu.
"sebelum kita berangkat, bisa kau jelaskan dahulu asal-usul pusaka itu nak.??" tanya mbah rajak lagi karena masih penasaran dengan pusaka itu.
Putri hanya mengangguk setuju dan mulai berkata.
"Baiklah tuan tabib. menurut cerita ayahku, tongkat itu sebenarnya adalah perwujudan tubuh dari tokoh pertapa sakti yang bernama nagawira yang kala itu menjelma menjadi siluman naga bertanduk tiga yang telah terbunuh oleh ayahku memakai pedang keramat milik leluhurku. ketika sedang bertarung dipuncak gunung lawu, petapa sakti yang mati itu tidak kembali ke wujud aslinya seperti sedia kala. ketika ayahku akan mendekati mayat siluman naga itu tiba-tiba petir menyambar tubuh itu dengan cepat dan menggelegar.
Seketika tubuh yang sudah menjadi mayat itu berubah menjadi sebilah tongkat emas berukir seekor naga sedang membelit gagang tongkat itu dan mata ukiran naga itu terbuat dari berlian murni. trisula mata tiga yang runcing adalah wujud dari tanduk paman nagawira yang terkena kutuk karena sumpahnya."
"Paman..??, sumpah apa maksudnya..??" tanya mbah rajak mulai penasaran dan bingung dengan kalimat akhir perempuan tersebut.
"paman nagawira adalah saudara kembar ayahku yang bernama nagageni. mereka berdua adalah anak dari penguasa gerbang siluman yang dijaga oleh nenekku." lanjutnya lagi.
"pedang keramat milik Kakekku yang sudah meninggal itu sebenarnya adalah warisan yang akan diberikan kepada cucu nya yang terlahir tunggal tanpa kakak dan adik. ketika ayah ku menikah dengan Ibuku, lahirlah aku yang sampai sekarang hanya anak tunggal. berbeda dengan paman nagawira yang mandul. Ia sudah beberapa kali menikah dan terus berganti-ganti istri. dari semua istri yang ia nikahi tidak ada satupun yang menghasilkan keturunan. karena paman nagawira sangat menginginkan pedang keramat itu, ia nekat ingin merampas pedang yang kala itu akan diserahkan kepadaku oleh kakek yang kala itu masih hidup.
kedatangan paman nagawira bersama pengikutnya itu seakan ingin mengadakan lerang permusuhan kepada saudara Kembarnya yaitu ayahku. kala itu kakekku masih hidup, semua keluarga istana yang ikut menyaksikan penyerahan pedang pusaka dialun-alun kerajaan tersebut segera menjauh agar tidak terkena serangan salah sasaran. setelah paman nagawira mengatakan maksud kedatangan nya, barulah kakek turun dari singgasana nya seraya melontarkan kata, karena pedang keramat itu hanya akan diwariskan kepada cucunya. mendengar Hal itu, paman Nagawira hendak menyerang dan membunuh kakekku sekaligus ayahnya sendiri dengan peedang terhunus. melihat gelagat seperti itu, ayahku sekaligus kakaknya menahan serangan itu memakai pedang keramat yang akan diberikan kepadaku.
semua orang yang berkumpul dialun-alun kerajaan itu hanya melihat ketika Kakekku melontarkan kutukan kepada paman nagawira yang telah mengganggu penyerahan pusaka yang sangat sakral itu. bunyi Kutukan itu adalah jika nanti paman nagawira mati terbunuh dengan cara apapun khususnya oleh jenis senjata biasa atau berbentuk pusaka, maka raga nya tidak akan diterima didunia dan akan berubah menjadi sebuah pusaka. setelah kakekku mengutuk begitu, paman nagawira segera pergi bersama anak buahnya dan meninggalkan ancaman kepada keluarga ayahku. entah sudah berapa tahun lamanya, ayah menerima tantangan pertarungan hidup dan mati dari paman nagawira. lalu ayah meminjam pedang Keramat yang sudah menjadi milikku untuk melawan tantangan dari adiknya yang sudah menjadi petapa sakti dipuncak gunung lawu. setelah ayah pergi menerima tantangan itu, ia pulang dengan membawa tongkat emas berujung trisula yang sekarang telah terbukti kesaktian nya dan aku pernah memakai pusaka itu untuk keperluan lain.." cerita panjang lebar itu terhenti sampai disitu.
Mbah Rajak yang mendengarkan cerita panjang dan jelas itu segera menimpali,
"itu berarti sebuah kutukan karma bagi siapa saja yang merebut pusaka yang bukan hak nya, mati nya pun menjadi sebuah pusaka juga. sungguh kutukan yang maha dahsyat, ternyata Misteri Pusaka Sakti itu baru saja ku ketahui." ucap mbah rajak merasa takjub dengan kutukan misteri pusaka tongkat trisula tanduk naga yang kini berada di tangan garong codet.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
nath_e
pernah lihat sendiri kah🤔keren niii🥰
2021-11-12
1
Edi yuzzardy
nemu lagi bacaan yg bermutu,seru,bahasanya enak di baca.....bintang 10 deh....
2021-10-28
2
LANANG MBELING
sajauh ini gua baca, buatlah alinea baru menggunakan spasi ataw bawah.... agar kalo baca tidak menumpuk...
2021-10-06
1