Akhirnya Mengerti

" batalkan pernikahan kita "

" tidak aku tidak mau melakukannya, jika memang kau mau membatalkannya maka bicaralah dengan ayahmu tapi ayahmu sudah menerima lamaran ku " tolak bagaskara.

" kenapa kau memilihku ? apa karena aku terlihat sangat kasihan dimatamu ?" tegas shandrianna.

" shandrianna ! "

shandrianna terlonjak kaget mendengar teriakan bagas , begitu pun dengan tomi dia mendengarkan semua pembicaraan mereka.

" lakukan apapun yang kau suka. membatalkannya ? itu hanya dalam mimpimu , jika terus begini aku bisa menikahimu sekarang juga ! " tegas bagaskara yang memelotokan matanya.

" aku memilihmu bukan karena kasihan terhadapmu. kau tau kenapa ? karena aku mencintaimu ! kau mungkin tidak tau apa-apa tentang perasaanku suka atau tidak kita akan tetap menikah minggu depan "

" kau tidak mencintaiku " ucap pelan shandrianna.

" lalu seperti apa cinta itu ?"

" seperti ini ?"

bagaskara mencium bibir shandrianna lagi, namun kali ini hanya menempel saja. tomi yang melihat itu terkejut lalu memfotonyo dari jauh.

shandrianna kembali terpaku. bagaskara memang tidak bisa dia lawan. batinnya.

" bagaimana ? apa akhirnya kau mengerti ?" tanya bagaskara yang sudah melepaskan ciumannya.

drrtt...drrttt

" Ayah "

drrtt...drrtt

" ayah , ada apa ?" dia mengangkat telponnya dengan masih shock.

" ... "

" baik ayah "

" aku ... aku harus pulang "

" aku antar "

shandrianna tak mengatakan apapun mereka berdua langsung pergi begitu saja. hingga dalam perjalanan pun shandrianna masih diam.

dia tidak tau kenapa ayahnya menyuruhnya untuk pulang, tidak biasanya pikirnya.

sesampainya dirumah mereka berjalan bersama , saat masuk kedalam ayah dan ibunya sudah menunggunya di ruang tamu.

" eh ada nak bagaskara juga " ujar dini.

" iya " jawabnya tersenyum tipis.

" duduklah " kata ayahnya yang langsung diikuti oleh shandrianna perintah ayahnya.

" Apa kalian dari keluar bersama ?" tanya ayahnya.

" tidak Ayah "

" iya paman "

jawaban mereka yang bertolak belakang membuat ayah dan ibu merasa bingung. wajah shandrianna juga terlihat sedikit kesal.

" ayah ada apa menyuruhku pulang ?" tanyanya.

" apa ayah tidak boleh menyuruh anak ayah pulang ?"

" tidak "

" ha ?"

" hmm maksudku tidak bukan begitu ayah. hanya ... penasaran saja. "

ibunya hanya tersenyum mendengat tutur kata shandrianna, " sayang ayah sudah mengatur tanggal penikahanmu. nak bagaskara juga sudah tau apa nak bagas sudah memberitahumu ?"

shandrianna masih diam saja apa benar pikirnya yang dikatakan bagas beberapa hari yang lalu mereka akan menikah diakhir bulan.

" Entahlah ibu " jawabnya.

" kalian berdua akan menikah dua pekan lagi, jadi persiapkanlah ayah sudah menyiapkan undangannya. "

" pekan depan itu tanggal berapa ?"

" tanggal 31 aku sudah memberitahumu bukan , apa kau lupa " saut bagaskara.

" iya sayang " saut ibunya juga.

" bisa kita bicara berdua ayah ?" tanya shandrianna yang berharap ayahnya bisa.

" baiklah "

shandrianna mengikuti ayahnya sampai ke ruangan kerjanya. sedangkan disana masih ada ibunya dan bagas saja.

" maaf nak shandrianna memang begitu dia orang yang sangat tidak ingin setengah - setengah. tapi dia anak yang baik " kata dini takut jika bagaskara akan beranggapan berbeda.

" iya bibi aku tau dia " jawab bagaskara.

didalam ruangan kerja itu shandrianna berdiri dihadapan ayahnya yang terduduk di sofa.

" duduklah apa kau akan terus berdiri " kata ayahnya dengan lembut.

" ayah , kenapa ayah tidak mengerti. aku tidak ingin menikah dengannya , aku tidak mau ayah. tidak masalah jika kakak tidak ingin aku tinggal disini aku bisa pergi aku sudah besar ayah. " dia tidak mau mendengarkan ayahnya malah mengutarakan perasaannya.

" boleh ayah tau kenapa kau tidak ingin menikah dengannya ?" tanya handika menatap penasaran.

" itu... "

tidak mungkin jika aku bilang dia pernah mencium paksaku. batinnya.

" tidak bisa menjawabnya ?"

" ayah ! "

" cukup shandrianna ayah tua kau tidak suka padanya tapi cobalah untuk mengerti dan jalani saja dulu "

" bagaimana bisa begitu ayah , pernikahan itu bukan untuk main-main apa jika aku merasa tidak cocok aku bisa bercerai dengannya begitu tidak kan ayah ? ibu bilang pernikahan itu suci tidak bisa berpisah begitu saja hanya karena salah satu orang merasa tidak cocok. "

" benar sekali , hmm yang dikatakan ibumu benar. itu artinya kau sudah mengertikan sekarang. "

" Ayah " rengeknya.

" anna " ayahnya mendekati anna dan berdiri dihadapannya.

" anna pikir ayah tidak mencintai anna bukan ? anna pikir ayah tidak pernah memikirkan anna bukan ? itu semua salah , semua nya salah. ayah sangat memikirkanmu , saat kau ingin berkuliah di luar ayah mengizinkannya padahal hati ayah tidak memberikan izin. itu semua ayah lakukan karena ayah berpikir memberikan kebahagiaan padamu lewat keputusanmu. "

manik mata mereka bertemu antara ayah dan anak sedang meluruskan masalahnya.

" ayah tidak ingin kau pergi lagi , diluar sana bukan hanya ada orang baik , warna rambut setiap orang sama tapi hati orang berbeda. ayah ingin kau berada di dalam pengawasan ayah jika ada masalah ayah yang akan membantumu menyelesaikannya. "

" selain itu jika dengan bagaskara ayah percaya dia adalah pria sempurna untuk anak ayah yang paling ceria dan cantik ini. mengertilah sayang , ayah sangat menyayangimu ayah tidak ingin kau diluar merasakan kesulitan hidup seorang diri tanpa keluarga dan pengawasan ayah. "

anna langsung memeluk ayahnya , dia sangat senang mendengar semua rasa cinta dari ayahnya. tapi disisi lain dia tetap tidak ingin menikah.

" maaf ayah aku sudah salah sangka padamu dan juga ibu , tapi shandrianna juga ingin menikah dengan pria yang shandrianna cintai. seperti ibu yang mencintai ayah. "

" ibu mencintai ayah ? anna apa kau tau nak ?" ayahnya tersenyum mendengar perkataan anna.

" apa ?"

" dulu ibu tidak mencintai ayah , hanya karena kakakmu tara dia mau menikah dengan ayah. padahal ayah dulu juga jatuh cinta pada ibumu tapi lama kelamaan ibu akhirnya jatuh cinta pada ayah. "

" benarkah ?".

" benar " handika mengangukkan kepalanya seraya tersenyum.

" semuanya sudah selesai kan ? ayo kita keluar bagaskara menunggu kita " ajak ayahnya.

mereka pun keluar dan dini melihatnya juga bagaskara menoleh kepada mereka berdua, handika hanya tersenyum melihat nya.

" bagaimana ? tanya ibunya lewat bibir tanpa bicara. ayah langsung mengangukkan kepalanya dan dini juga langsung tersenyum.

" hmm anna , ayah haus bisa ambilkan ayah minum ?"

anna mengangukkan kepalanya " ambilkan untuk nak bagas juga " sambungnya lagi.

anna tidak menjawabnya " anna " ujar ibunya.

" iya bu aku dengar " teriaknya sambil berjalan.

ibu dan ayahnya hanya tersenyum mendengarnya, kembali mereka mengobrol di kursi itu.

" tenang saja , shandrianna tidak akan menolak lagi. " kata handika

bagaskara termangu diam saja , dia tau shandrianna akan mendengarkan ayahnya tak lama shandrianna datang dengan 3 gelas air di nampan. dia berikan kepada ayahnya , ibunya dan terkahir bagaskara.

namun sebelum ditaruh bagaskara mengambil langsung dari tangan shandrianna , shandrianna masih menahannya dan membuat wajah lucu.

bagaskara melotokan matanya namun tidak bisa dilihat oleh handika maupun.

" tua !" kata shandrianna tanpa mengeluarkan kata.

" kau ! " begitupun dengan bagaskara.

" anna lama sekali ?" tanya ibunya.

" iya bu aku perhatikan wajahnya tadi ada lalat " jawabnya yang kembali.

" benarkah ? lalat apa yang masuk kerumah ini ? " tanya dini padahal dia tau apa maksud shandrianna.

" hmm paman bibi ini sudah larut aku permisi pulang dulu. besok aku akan jemput shandrianna untuk ke perusahaan bareng. "

" hei ! "

" anna " ucap ibunya.

" itu , bu ... besok aku tidak kekantor aku sudah izin pada manager "

" kenapa ?" tanya bagaskara menatap.

" Aku sudah satu bulan bekerja diperusahaanmu tapi tidak pernah libur "

" oh baiklah paman , bibi kalah begitu besok malam aku ingin mengajak shandrianna makan malam diluar boleh kan ?" tanyanya pada ayah dan ibu shandrianna

" tentu saja " jawab cepat ayahnya.

" sudahlah kau pulang saja sana " usir shandrianna.

" antar aku sampai depan " kata bagaskara.

" apa kau anak kecil ? aku bukan ibumu yang akan mengantarmu sampai kegerbang " tolak shandrianna.

" memang bukan tapi sebentar lagi kau akan jadi ibu dari anak-anakku kelak " ucap bagaskara tanpa rasa malu.

" hei ! apa kau tidak malu pada ayah dan ibuku ?"

" paman ? bibi ? apa aku buat kesalahan ? "

" cepatlah aku antar sampai halaman saja " shandrianna bergegas terlebih dahulu , tapi ternyata diluar mobil daniel dan kak tara datang mereka turun bersamaan sepertinya dari makan malam.

tara memandangnya dengan tak suka sedangkan daniel hanya bersikap biasa tidak ingin membuat shandrianna dalam masalah.

" kakak kalian dari luar ?" tanyanya yang berbasa-basi.

shandrianna berdiri disampingnya dan matanya menoleh kearah kanannya menatap lekat shandrianna.

" Apa kau tidak suka melihat kami berkencan ?"

shandrianna terpaku diam disana

Episodes
1 Mencintai Pria Yang Sama
2 Berkenalan lagi
3 visual
4 Harus Menemukan
5 Wanita Dibalik Tirai
6 Belum Menciummu
7 Tentangmu Yang Kuketahui
8 Mau jadi Istri saya ?
9 Suami Juga boleh
10 Menemaniku
11 First Kiss
12 Berpisah Dengan baik
13 Aku akan Menikahinya
14 Lamaran Ku sudah Diterima
15 Pelangi Hidupku
16 Modus ke Apartemen
17 Shandrianna Marah
18 Akhirnya Mengerti
19 Makan Malam
20 Pernikahan
21 Bangun pagi bersamamu
22 Hampir saja
23 Pria Yang suka belanja
24 Foto Pertama
25 Kakak Ipar Bukan Kekasih
26 Tidak Mengekang Tapi Harus ada aku
27 Lagi-lagi
28 Bertengkar Lagi
29 Cara Meminta Maaf Dengan Tulus
30 Mulut Seperti Bebek
31 Dia Istri Saya
32 Truth or dare
33 Genggaman Tangan
34 Quality Time dengan Ayah
35 Jangan Menggodaku
36 Yakin dan Tidak Yakin
37 Suamiku
38 Laura sakit hati
39 Prakteknya Kapan
40 Kau beruntung Mendapatkan aku
41 Tabungan Untuk Malam Pertama
42 Istri Yang Disembunyikan
43 Nenek Sihir
44 Shandrianna vs Laura
45 kutunjukkan Siapa Kekasihku !
46 Kembali Melakukan
47 Ingatan Yang kembali
48 Aku Mau anak !
49 Aku Lelah Sekarang
50 Calon Rumah Baru
51 Tidak Mau kalah
52 kanan dan kiri
53 DIA PUTRIKU!
54 Semuanya ada pada dirinya
55 Seperti BIN
56 Terlihat Serasi
57 Senyuman Palsu Shandrianna
58 Kakak Tiri Bagas
59 Dinner
60 Boneka Pengingat
61 sebenarnya Dia Tahu
62 Tidak Pernah Terpikirkan Olehku
63 Sangat Menyakitiku
64 Biarkan Aku Sendiri
65 Pura-pura Lupa ?
66 Rencana Laura
67 Bantu aku
68 Salah Menuduhnya
69 Moto Hidup Shandrianna
70 Congratulation Shandrianna !
71 Honeymoon !
72 apa yang kau sembunyikan ?
73 Pesan Andrew
74 Pertemuan Terkahir ?
75 Spekulasi Miring
76 Sepuluh Anak
77 Jika Bisa Lebih Kenapa Harus Pas!
78 Sebaiknya Kita Intropeksi
79 Apa Artiku ?
80 Jika Kita Punya Dua Putri
81 Hak Atas Shandrianna
82 warna-warni rumah
83 Membuat Semua Percaya
84 Rindu Yang Menyedihkan
85 Kejutan Bagas
86 Mantan Pacar
87 Bantal Guling
88 Mengantuk
89 Program Hamil
90 Tidak Ada yang percaya
91 Cinta Untuk Persahabatan
92 Semakin Jauh
93 Aku mencintaimu
94 Shandrianna Kau dimana
95 6 Tahun Kemudian
96 Kebenaran Sesungguhnya
97 Akhirnya Aku Menemukanmu
98 Aku memiliki Seorang Putra
99 i'am your daddy
100 Kamu Tetap Istriku!
101 Anaku Masih hidup
102 Istriku Penurut
103 Shandrianna Kembali
104 Memutuskan Hal Baru
105 Tidur Bersama
106 Rencana Pernikahan Ulang Bagaskara
107 Sahabat Tidak Akan Pergi
108 Ancaman Bagaskara
109 Bukti Aku Mencintaimu
110 wedding day
111 Mana Adikku
112 Kamu
113 Permintaan Ailleen
114 Shandrianna Menyetujui
115 Aileen mulai sekolah
116 Aku, Kau dan Anak Kita
117 Ingin Merasakan
118 Dorayaki Ala Bagas dan Aillen
119 Mau saya pecat kamu ?
120 Kamu Aneh
121 Anniversary Ayah dan Ibu
122 Memeriksa Kandungan
123 Inikah Yang dinamakan Ngidam
124 Keluh Kesah Shandrianna
125 Cita-cita Aileen
126 Cinta Yang Terbalas
127 Kue buatan mommy
128 izin Bagaskara
129 Yang haus ?
130 Bagaskara Kecewa
131 Shandrianna Yang Manja
132 Daddy suka push up
133 Permasalahan Kak Septi
134 Persyaratan Bagaskara
135 Bagaimana Bayiku
136 Tebak-Tebakan Berujung Permintaan
137 Rambut Baru
138 Tingkah Daddy dan Anak
139 Tamu Dadakan
140 Putri Kecilku Telah Lahir
141 Namanya Busui
142 Arunika Annastasia Putri Bagaskara
143 Bagas Membentak Aileen
144 Parfum Mahal
145 Mendengarkan Suami
146 Dulu dan Sekarang Berbeda
147 I love you 3000
148 Aileen ketakutan
149 Melamar Tara
150 Sayang Kau kenapa ?
151 Kenapa Ingin Membunuhku ?
152 Pernikahan Tara dan Mahen
153 Apakah masih ada cinta ?
154 Jangan Berani Menyentuhnya !
155 Tolong !!
156 Disini Saja Mas
157 Beberapa Tahun Kemudian
158 Janggut Keren Yang Dicemburui
159 Mommy dan Arunika Nakal
160 Jepang
161 Benci Tapi Cinta
162 Harus Menuruti
163 Ingin Minta Maaf
164 AKu Maafkan
165 Terciduk
166 Akal Bulus
167 Harus Menghargai
168 Kami Pamit Anna
169 End ( Tamat )
Episodes

Updated 169 Episodes

1
Mencintai Pria Yang Sama
2
Berkenalan lagi
3
visual
4
Harus Menemukan
5
Wanita Dibalik Tirai
6
Belum Menciummu
7
Tentangmu Yang Kuketahui
8
Mau jadi Istri saya ?
9
Suami Juga boleh
10
Menemaniku
11
First Kiss
12
Berpisah Dengan baik
13
Aku akan Menikahinya
14
Lamaran Ku sudah Diterima
15
Pelangi Hidupku
16
Modus ke Apartemen
17
Shandrianna Marah
18
Akhirnya Mengerti
19
Makan Malam
20
Pernikahan
21
Bangun pagi bersamamu
22
Hampir saja
23
Pria Yang suka belanja
24
Foto Pertama
25
Kakak Ipar Bukan Kekasih
26
Tidak Mengekang Tapi Harus ada aku
27
Lagi-lagi
28
Bertengkar Lagi
29
Cara Meminta Maaf Dengan Tulus
30
Mulut Seperti Bebek
31
Dia Istri Saya
32
Truth or dare
33
Genggaman Tangan
34
Quality Time dengan Ayah
35
Jangan Menggodaku
36
Yakin dan Tidak Yakin
37
Suamiku
38
Laura sakit hati
39
Prakteknya Kapan
40
Kau beruntung Mendapatkan aku
41
Tabungan Untuk Malam Pertama
42
Istri Yang Disembunyikan
43
Nenek Sihir
44
Shandrianna vs Laura
45
kutunjukkan Siapa Kekasihku !
46
Kembali Melakukan
47
Ingatan Yang kembali
48
Aku Mau anak !
49
Aku Lelah Sekarang
50
Calon Rumah Baru
51
Tidak Mau kalah
52
kanan dan kiri
53
DIA PUTRIKU!
54
Semuanya ada pada dirinya
55
Seperti BIN
56
Terlihat Serasi
57
Senyuman Palsu Shandrianna
58
Kakak Tiri Bagas
59
Dinner
60
Boneka Pengingat
61
sebenarnya Dia Tahu
62
Tidak Pernah Terpikirkan Olehku
63
Sangat Menyakitiku
64
Biarkan Aku Sendiri
65
Pura-pura Lupa ?
66
Rencana Laura
67
Bantu aku
68
Salah Menuduhnya
69
Moto Hidup Shandrianna
70
Congratulation Shandrianna !
71
Honeymoon !
72
apa yang kau sembunyikan ?
73
Pesan Andrew
74
Pertemuan Terkahir ?
75
Spekulasi Miring
76
Sepuluh Anak
77
Jika Bisa Lebih Kenapa Harus Pas!
78
Sebaiknya Kita Intropeksi
79
Apa Artiku ?
80
Jika Kita Punya Dua Putri
81
Hak Atas Shandrianna
82
warna-warni rumah
83
Membuat Semua Percaya
84
Rindu Yang Menyedihkan
85
Kejutan Bagas
86
Mantan Pacar
87
Bantal Guling
88
Mengantuk
89
Program Hamil
90
Tidak Ada yang percaya
91
Cinta Untuk Persahabatan
92
Semakin Jauh
93
Aku mencintaimu
94
Shandrianna Kau dimana
95
6 Tahun Kemudian
96
Kebenaran Sesungguhnya
97
Akhirnya Aku Menemukanmu
98
Aku memiliki Seorang Putra
99
i'am your daddy
100
Kamu Tetap Istriku!
101
Anaku Masih hidup
102
Istriku Penurut
103
Shandrianna Kembali
104
Memutuskan Hal Baru
105
Tidur Bersama
106
Rencana Pernikahan Ulang Bagaskara
107
Sahabat Tidak Akan Pergi
108
Ancaman Bagaskara
109
Bukti Aku Mencintaimu
110
wedding day
111
Mana Adikku
112
Kamu
113
Permintaan Ailleen
114
Shandrianna Menyetujui
115
Aileen mulai sekolah
116
Aku, Kau dan Anak Kita
117
Ingin Merasakan
118
Dorayaki Ala Bagas dan Aillen
119
Mau saya pecat kamu ?
120
Kamu Aneh
121
Anniversary Ayah dan Ibu
122
Memeriksa Kandungan
123
Inikah Yang dinamakan Ngidam
124
Keluh Kesah Shandrianna
125
Cita-cita Aileen
126
Cinta Yang Terbalas
127
Kue buatan mommy
128
izin Bagaskara
129
Yang haus ?
130
Bagaskara Kecewa
131
Shandrianna Yang Manja
132
Daddy suka push up
133
Permasalahan Kak Septi
134
Persyaratan Bagaskara
135
Bagaimana Bayiku
136
Tebak-Tebakan Berujung Permintaan
137
Rambut Baru
138
Tingkah Daddy dan Anak
139
Tamu Dadakan
140
Putri Kecilku Telah Lahir
141
Namanya Busui
142
Arunika Annastasia Putri Bagaskara
143
Bagas Membentak Aileen
144
Parfum Mahal
145
Mendengarkan Suami
146
Dulu dan Sekarang Berbeda
147
I love you 3000
148
Aileen ketakutan
149
Melamar Tara
150
Sayang Kau kenapa ?
151
Kenapa Ingin Membunuhku ?
152
Pernikahan Tara dan Mahen
153
Apakah masih ada cinta ?
154
Jangan Berani Menyentuhnya !
155
Tolong !!
156
Disini Saja Mas
157
Beberapa Tahun Kemudian
158
Janggut Keren Yang Dicemburui
159
Mommy dan Arunika Nakal
160
Jepang
161
Benci Tapi Cinta
162
Harus Menuruti
163
Ingin Minta Maaf
164
AKu Maafkan
165
Terciduk
166
Akal Bulus
167
Harus Menghargai
168
Kami Pamit Anna
169
End ( Tamat )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!