" bagaskaraaaaa !!! "
segera dia matikan lagi ponselnya " mesum sekali dia , dia pikir siapa ? menyentuhku ha ... jangan harap bahkan jika hanya ada dia pria didunia ini lebih baik perawan seumur hidup. "
drrt...drrrttt
dia langsung tolak panggilan itu , membuka pengaturan dan memblokirnya.
" selesai "
***
dengan pakaian berwarna coklar dan rok pendek berwarna cream dia keluar dari hotel.
tadinya dia akan pulang sore akan tetapi tara menelponnya menyuruhnya pulang.
" haa panas sekali hari ini "
menatap kejalan raya yang sedang lancar itu dan taksi menghampirinya.
tak butuh waktu lama dia telah sampai dirumah nya , dia segera masuk kedalam sana karena ini hari minggu semuanya ada dirumah.
" sayang kau dari mana saja ha ? ibu mencemaskanmu telpon tidak diangkat sms tidak dibalas ?" dini menghampirinya dengan cepat dan meraba - raba tangan shandrianna.
" aku baik bu, semalam aku tidur di hotel. setelah mandi aku langsung tertidur. maaf sudah membuat ibu cemas " katanya dengan penuh penyesalan.
" kukira kau tidak pulang. kenapa kau tidak pulang ? sibuk dengan pekerjaan murahanmu ?" tara datang dengan segala kesempurnaannya menurutnya , berlagak jika dia paling sempurna.
" kakak "
" shandrianna kau darimana saja ?" tanya ayahnya.
" ayo masuk dulu ini diluar kita bicarakan didalam saja "
ibunya membawa shandrianna kedalam dan diruangan itu semuanya berdiri menatap shandrianna.
" kalian sudah tau kan apa pekerjaan yang dia banggakan itu ?" ujar tara.
shandrianna hanya menunduk mendengarnya , ibunya mengelus tangannya dengan lembut.
" anna " kata ayahnya.
" aku ... aku menyukai pekerjaanku, lagipula ... itu bukan pekerjaan yang tidak baik. " belanya pada kakaknya.
" lalu apa pekerjaan yang baik menurutmu ?" tanya Tara.
" Kau seperti perempuan yang menjual tubuhmu kesana - kemari "
" kakak ! "
" jangan berteriak kepadaku anna ! "
" tara " ayah dan ibunya langsung mendekati tara dengan khawatirnya sedangkan anna hanya sendirian.
" kakak sudah menyakiti hatiku. " ucap pelan shandrianna.
" ya aku tau , aku juga sadar saat mengatakannya "
" kau mempermalukan aku ! kau tau , kau juga merebut daniel dariku ! "
Shandrianna , Daniel , dini dan Handika terkejut mendengarnya.
" kau pikir aku tidak tau apa yang terjadi diantara kalian berdua ? "
" shandrianna kau masih menemuinya walau kau tau dia suami ku , dia milikkuuu "
Tara mendorong shandrianna sampai dia terjatuh ke lantai
" Tara " kata handika dan dini serempak.
" anna " daniel membantunya berdiri .
" Tara kau sudah salah paham " ujar daniel.
" salah paham apa mas ? dia masih mencintaimu padahal dia tau kalau aku istrimu , dia merebut kebahagiaanku tidak dulu maupun sekarang ! kau tau itu shandrianna ! " tegas Tara yang terlihat sangat marah.
" semua orang memujiku dulu , saat dia tidak ada semua orang memihakku dan mengatakan aku anak yang paling pintar , cerdas dan cantik. namun setelah dia ada dan tumbuh bersamaku , semua orang menganggapnya juga sama sepertiku aku tidak suka hal itu. ayah tau ? ibu juga tau kan ? aku tidak ingin seorang adik aku hanya ingin menjadi satu - satunya putri untuk kalian. "
hati anna benar - benar sakit saat ini , dia mulai meneteskan air matanya sekarang. dini membuka mulutnya seakan tak percaya apa yang dikatakan tara.
" karena dia ! " tara mendorong dan terus mendorongnya sedangkan shandrianna terus diam masih menangis dalam hatinya.
" Aku benci dia ibu ! ayah ! aku tidak pernah menganggapnya sebagai adikku. "
" tapi sekarang untuk apa aku merasa kalah darinya , cara hidupnya dan kesukaannya sangat jatuh dibanding diriku kecuali hanya satu ... mencintai satu pria yang sama ! "
" hidupnya tak beraturan dan suka bermain dengan orang-orang tak punya masa depan. pekerjaan nya sama dengan menjual diri kepada pria - pria sama seperti pelacur ! "
" hentikan kakkak ! " dia mendorong Tara dengan kuat sampai tara juga terjatuh.
" Anna ! " kata ayahnya.
" selama ini aku terus diam mendengarmu. setiap kali kau bicara kau selalu menyakiti hatiku. aku ! tidak pernah sama sekali bicara dengan nada tinggi sedikitpun kepadamu ! "
" Kau merasa setelah ada aku rasa cinta untukmu terbagi ? apa aku tidak salah dengar ? coba kakak ingat - ingat kembali. Setiap kita bertengkar waktu kecil karena kau merebut boneka ku aku lah yang disalahkan ayah ibu ! "
bagaskara muncul tiba - tiba dari arah pintu utama dari luar dia bisa mendengar semuanya tadi tapi sekarang tidak menyangka shandrianna bisa berkata seperti ini.
" Ayah akan selalu memperingatkan aku untuk menjaga perasaanmu, berkata lembut ! mengalah dan lakukan apapun untukmu. sedangkan aku ? aku tidak pernah membicarakan perbandingan antara kita sebelumnya. tapi kau sendirilah yang memulainya kakaak ! "
" itu juga karena dirimu yang selalu memiliki apapun lebih dahulu dibanding aku ! "
" anna cukup nak kakakmu hanya emosi sesaat " bela ayahnya.
" lihat kakak ! lihatlah ... bahkan setelah kau mendorongku yang tetap ayah dekati adalah dirimu sedangkan aku ? aku harus bangun sendirian , begitu juga dengan ibu.. dia ibu kandungku tapi dia lebih sayang kepadamu ! "
" kau terus memperkenalkan aku sebagai adik tirimu , aku tidak pernah mempermasalahkannya sedikitpun. aku menyayangimu dan menganggapmu sebagai kakak kandungku , tapi ... tidak tau dengan mu "
" shandrianna " tomi berlarian dengan tergesa - gesa dan masuk kedalam sana.
semua nya memperhatikan tomi sekarang.
" dia , satu - satunya sahabatku yang tau setiap masalahku dan apa keluhanku setiap hari. aku mengatakan semuanya kepadanya tapi tidak pernah dengan kalian. "
" aku tidak peduli ceritamu tapi menjauhlah dari hidupku dan hidup daniel " bentak tara.
" kak tara " gumam tomi.
" aku sudah berpisah dengannya ! tidak ada hubungan apapun lagi , hiks !... karena kakak juga ... aku harus mengalah dengan cintaku ...hiks ! hikss ! .. "
" anna " tomi memeluk anna mengelus punggunya.
" benar tara , shandrianna lah yang meminta untuk mengakhiri semuanya. dia bilang dia sangat menyayangimu dan kita harus hidup bersama. "
" bohong ! aku tidak percaya padanya ! "
" kau " kembali tara menyentuh anna dan memegang dua pundaknya dengan menghentakkannya.
" tara hentikan nak " ujar ayah.
" iya sayang hentikan , dia adikkmu"
" dia bukan adikku , dia selalu mengalahkan aku. "
" hiks ! " anna menangis ,bagaskara dan tomu berusaha untuk melepaskan cekalan tangan tara namun begitu kuat.
" aku mengalahkanmu ? aku tidak pernah mengalahkanmu sedikitpun. kakak harus ingat posisiku selalu lebih rendah darimu ! hiks !... hiks ! "
" hentikan tara ! " bagaskara mendorong tara begitu kuat lalu memeluk shandrianna.
" kau menyakitinya ! " tegas bagaskara
yang memisahkan sepasang saudara itu.
" hiks ... hiks " shandrianna masih menangis dipelukan bagaskara , bagaskara mengelus rambutnya dengan lembut.
" Tara sayang hentikan nak , pikirkan kesehatanmu " ujar dini.
" iya sayang " saut ayahnya.
kenapa orang tua shandrianna menjadi seperti ini, setelah yang dilakukan kak tara masih membelanya. batin tomi.
shandrianna melepaskan pelukannya dia menatap kakaknya dengan sendu dan berlari menaiki anak tangga.
" shand tunggu. " tomi mengejarnya takut jika shandriannna akan mengunci diri didalam kamar.
" tara " ujar daniel
" kau membuakut kecewa hari ini , kau menyakiti adikmu sendiri. tidakkah kau tau saat bersama ku dia akan selalu menyebut namamu dan membanggakanmu , dia sangat menyayangimu. hubungan kami sudah diakhirinya setelah dia tau kita menikah. " daniel menjelaskannya dengan nada lembut supaya tara mengerti.
" bagaimana bisa aku yakin padanya bahwa dia sudah merelakanmu ? sebelum dia menikah aku tidak akan mempercayainya " tara masih tegas dengan pendiriannya
" sayang ... yang kau katakan pada adikmu , juga telah melukai hati ibu. ibu sangat mencintaimu dan juga mencintai shandrianna. bagi ibu tidak ada anak tiri dalam hidupku semuannya adalah anak yang dititipkan tuhan untuk ibu. ibu sadar selama ini sering mengabaikannya dan lebih memperhatikanmu. "
" aku tau ibu mencintaiku , tapi ibu ... aku hanya ingin ibu menjadi ibuku bukan ibunya juga , dan ... aku tidak ingin melihat wajahnya lagi dirumah ini. "
" Tara dia adikmu , walau kalian bukan saudara se-ibu tapi kalian dua anak ayah " kata handika.
" terserah kalian ! kalian tetap membelanya. jika kalian semua ingin melihatku dengannyya damai , maka carikan pasangan untuk dia dan nikahkan dia barulah aku percaya dia telah mengakhiri hubungannya dengan suamiku ! "
" Aku yang akan menikah dengannya " ucap bagaskara
hal itu membuat semua orang menatapnya " ya , kau jangan khawatir tentangnya. aku akan menikahinya secepat mungkin " sambung bagaskara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments