James tak terlalu memperhatikan wanita yang sedang terluka itu. Bahkan James tahu nama wanita itu dari perawat yang merawatnya.
James lebih memilih ke kota dan bersenang senang dengan wanita cantik di night club.
James memiliki tubuh jangkung dengan tinggi 190cm. Badannya yang sedikit kekar dengan hiasan tato hampir diseluruh tubuhnya membuat dirinya digilai oleh banyak wanita.
Rambut James yang panjangnya sebahu selalu dia ikat dan menambah kesan badboy yang melekat pada dirinya.
Keesokan paginya James bersantai di pinggir pantai. Dia memang menbutuhkan refreshing seperti ini karena perjalanan bisnisnya cukup menguras otaknya.
Setelah beberapa lama dipantai, James kembali ke resort. Disana pelayan sudah menyiapkan makan siang untuknya.
"Suster...bagaimana kabar wanita itu?", tanya James ketika sang perawat terlihat keluar dari kamar Fayina.
"Nona Fayina sudah lumayan baik Tuan..hanya saja masih ada beberapa bekas luka di tubuhnya...dan hanya sedikit pusing dikepalanya saja", jawab perawat.
James hanya mengangguk menanggapinya.
Tiga hari sudah James berada di resort. Dia terpaksa memperpanjang masa refreshingnya yang awalnya hanya 1 hari saja.
Malam harinya, Sera dan Alex datang ke resort dan Sera ingin berbicara dengan wanita itu.
Sera dan Alex datang ke resort yang ditempati James sekitar jam 8 malam setelah mereka makan malam.
"Dimana gadis itu James?", tanya Sera.
"Dia didalam kamar", James menunjuk kamar itu.
Lalu Sera masuk dan menutup pintu kamarnya.
Sera hanya ingin berbicara berdua dengan gadis itu.
Sera melihat gadis yang bernama Fayina itu tampak duduk termenung diranjang.
"Hai..bagaimana kabarmu?", kata Sera sembari menghampirinya dan duduk di tepi ranjang.
Gadis itu menoleh dan melihat Sera. Dia masih terdiam. Mata abu abunya terlihat menatap Sera.
"Aku Sera...teman James..orang yang menabrakmu kemarin", kata Sera pelan.
"Terima kasih sudah menolongku", kata gadis itu sedikit tersenyum.
Senyum gadis itu sangat manis dengan lesung di kedua pipinya.
"Namamu Fayina bukan?aku akan memanggilmu Fay...boleh aku tahu darimana asalmu?", tanya Sera.
"Aku dari Georgia", kata Fay singkat.
"Apa kau punya keluarga?".
Fay mengangguk.
"Aku punya kakak".
"Apa aku bisa menguhubunginya?mungkin dia akan khawatir karena kehilanganmu", kata Sera.
Fay menggeleng.
Sera memegang punggung tangan Fay dan mengusapnya.
"Kau bisa percaya padaku..aku tidak akan menyakitimu", Sera tahu bahwa Fay menyembunyikan sesuatu.
Fay membuka selimut yang menutupi kakinya. Kakinya yang putih tampak kontras dengan banyaknya goresan dan luka yang sudah mulai kering.
Dia menunjukkan pahanya bagian atas dengan gambar tato nomer 890091. Sera melihatnya dan tak mengerti dengan maksud Fay.
"Aku dijual oleh kakakku di pasar gelap perdagangan manusia..dan ini adalah tanda nomer penjualanku", kata Fay pelan.
Sera terkejut mendengar penjelasan Fay yang hidupnya setragis itu.
"Oh my God..", Sera masih belum bisa berkata kata.
"Aku berhasil melarikan diri setelah sebulan berada di kamp...dan sengaja menabrakkan diri ke mobil tuan James agar ada yang menolongku pergi", kata Fay.
"Aku akan pergi setelah lukaku sembuh..terima kasih sudah menolongku", katanya lembut.
"Berapa usiamu?".
"20 tahun".
Sera tertegun melihat Fay. Di usianya yang masih sangat muda dia sudah mengalami hal menakutkan seperti ini.
"Tidak..kau tidak boleh pergi..kau masih sangat muda..aku tidak akan membiarkan kau pergi", kata Sera kekeh.
"Tapi kau tidak mengenalku nona", kata Fay.
"James akan tetap menjagamu..kau akan bekerja padanya..aku akan menjaminmu", tegas Sera.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Susan Dewi Susanti
baru mampir lg Ka Zarin.. ❤❤/CoolGuy/
2024-10-23
0
Firanty Ranty
ya ampun umur yg sangat muda ibarat bunga baru mekar dr kuncup nya
2024-07-26
0
Ney Maniez
kasiannn
2024-07-06
0