Pangeran Bodoh
Setelah selesai membuat strategi, kami semua langsung menyerang Dragon yang sudah ada didepan mata.
"Graaaaaaa,"
Dragon kembali mengaung.
Aku langsung menyuruh pangeran Alden, untuk mengeluarkan sihirnya.
"Baiklah Ground Attack," pangeran Alden dengan cepat mengeluararkan Sihir Buminya, Bumi langsung bergetar, tanah bergerak membentuk jalur Air dan mengikat kaki Dragon.
"Nice! Sekarang giliranku, Water Strom!" Air dalam jumlah besar langsung keluar dan mengalir kejalur Air yang dibuat pangeran Alden, Aku langsung melompat kebelakang dan menyuruh pangran Leon untuk mengeluarkan sihir petir miliknya.
Pangeran Leon langsung mengeluarkan Sihirnya, "Thunder Strike!" Petir langsung menyambar Air yang mengalir cepat dijalur Air, Dragon itu akhirnya terkena Air yang bercampur listrik dan membuat lumpuh selama beberapa detik.
"Liza! Zen! Sekarang!" Aku menyuruh mereka berdua untuk mengeluarkan sihirnya.
Liza langsung tanggap dan mengeluarkan sihir Es dengan cepat."Frezee!"
"Hurricane strom!" Pangeran Zen juga langsung mengeluarkan sihirnya bersamaan dengan Liza, Angin membuat proses pembukuan menyebar lebih cepat, kerjanya seperti Frezer didalam kulkas.
Air langsung membeku dengan cepat, Dragon itu akhirnya tidak bisa bergerak untuk sementara waktu karena membeku.
"Yaaatta!" kami semua berteriak senang karena berhasil membekukan Dragon.
"Hooooooo," teman-teman pun semuanya ikut bersorak melihat keberhasilan kami.
Aku senang akhirnya rencanaku berjalan dengan sukses.
"Kerja bagus teman-teman, sekarang ayo kita semua tinggalkan tempat ini, kita tidak tau sampai kapan Es ini akan menahanya,"
Aku mendengar langkah kaki berlari dari arah kanan.
"Sekarang tinggal bagianku, lihatlah, aku akan mengahirinya sekarang, Gun Flame! Ikee terbakarlah," tiba-tiba pangeran Cleve mucul dan langsung menyerang Dragon dengan Gun Flame.
"Gawat! hentikan! itu Dasar bodoh!" Aku Langsung berteriak untuk menghentikanya tapi sudah terlambat.
"Bammmmmmm," terjadi ledakan.
"Sial si bodoh itu!" Aku sangat kesal melihat kelakuan Cleve,dia menyerang tanpa pikir panjang.
"Graaaaaaaaaaaaa,"
Pangeran Cleve terkejut melihat Dragon itu belum mati, "Apa! ini tidak mungkin, kenapa Dragon itu masih hidup?"
Dragon kembali terbangun karena Es yang membeku meleleh oleh sihir Api Pangeran Cleve.
"Cihh dasar! pangeran bodoh itu, apa yang dia lakukan,"
Aku tidak habis pikir, gara-gara pangran bodoh itu usaha kami semua jadi sia-sia.
Liza, Alden, Zen dan Leon langsung menghapiriku mereka semua terlihat panik.
"Avrora! kenapa Dragon itu bisa lepas," tanya Liza.
"Itu kareka Cleve menyerang dengan Api membuat Esnya mencair, cih padalah kita sudah berhasil membekukanya!"
"Dasar Cleve bodoh!" geram Alden.
Pangeran Leon sangat kesal dia memukul pohon yang ada didepanya "Sialan!"
"Apa yang harus kita lakukan?" Zen sangat putus Asa, dia terlihat frustasi.
"Graaaaaaaaaa,"
Aku melihat Dragon itu akan menyerang pangeran Cleve dengan ekornya, Aku langsung memperingatkanya, "Pergi dari sana cepat dasar bodoh!"
"Plakkkk,"
"Uahhhhhhkkkkkkk,"
Pangeran Cleve langsung terlempar membentur pohon terkena ekor naga.
"Cih, pergerakan dragon itu lebih cepat dari yang aku duga, cleve pasti tidak bisa menyadarinya," Aku baru menyadarinya kalau Dragon itu mempunyai kecepatan menyerang yang luar biasa.
"Graaaaaaaaa,"
Dragon itu mulai bersiap menyemburkan apinya, Aku langsung menyadarinya dan menyuruh semua untuk mundur.
"Semuanya cepat mundur!"
"Alden," Aku berteriak pada Alden, dia langsung mengerti dan membuat dinding batu.
Aku dengan cepat membawa sensei yang sedang pingsan.
"Wushhhh,"
"Bammmmmmm," terjadi ledakan, dinding yang dibuat Alden pun hancur.
"Kyaaaaaaaaaa,"
"Waaaaaaaaaa,"
Semua orang berteriak, walau tidak terkena semburan Api, tapi kami semua terlempar terkena efek ledakan.
"Cihh, Dragon ini benar-benar berbahaya,"
Aku langsung melihat Liza, Alden, Zen dan Leon mereka sudah kelelahan, mereka semua terengah-engah Mp mereka juga hapir habis, apa lagi Alden dia sudah beberapa kali menggunakan sihir.
"Kalau dibiarkan, mereka semua pasti akan mati, apa aku harus memakai kekuatanku lagi?"
"Graaaaaaaaaaaa," Dragon itu kembali mengaung dan membuat telinga kami semua sakit.
"Sialan," Aku langsung melihat disekelilingku, Aku melihat wajah anak-anak yang ketakutan dan mulai putus asa, Frea sensei yang tergeletak tak sadarkan diri, Cleve yang sedang kesakitan dia terluka parah, Liza, Zen, Alden dan Leon yang sudah mencapai batas mereka.
"Cihh, ini bukan saatnya untuk ragu-ragu,"
Aku segera berdiri setelah terlempar terkena efek ledakan dan tersenyum pada mereka, "Teman-teman, terimakasih, sekarang serahkan saja ini padaku!"
Liza terlihat begitu khawatir, "Apa yang ingin kamu lakukan Avrora?"
"Tenang saja Liza, Aku akan menyelamatkan semuanya,"
Aku langsung memejamkan mataku. "Kekuatanku, apa kamu mendengarku, hoe bangun dasar pemalaz,"
"Hihihi,hihihi, hai, hai, aku sudah siap kapan saja kok,"
"Dasar! Dari tadi kemana saja! Cepat berikan sedikit kekuatan untuk bisa membunuh Dragon yang ada didepanku, aku akan berubah kemode Arc Vampir,"
"Hihihi,hihihi, Ryokai!
Aku langsung membuka mataku.
Cahaya putih bersinar menyelimuti tubuhku, aku pun berubah ke mode Arc Vampir, pakaianku pun berubah, mataku memerah.
"Keluarlah Path to Acheron,"
Potrtal dimensi ruang dan waktu pun terbuka aku langsung mengambil senjata terkuatku, senjata sabit besar yang berwarna biru.
Anak-anak yang melihat sosok Avrora langsung heran terdiam terpaku.
Liza, Alden ,zen dan Leon mereka tidak berkedip menatap Avrora.
"Avrora kamu? kenapa kamu mempunyai kekuatan seperti itu," Liza sangat terkejut setelah melihat sosok Avrora.
Pangeran Alden langsug melebarkan matanya,"Apa yang terjadi? apa itu kekuatanmu yang sesungunya Avrora?"
Pangeran Leon menatap Avrora sembari tersenyum, "Avrora Chan, kamu memang gadis yang penuh kejutan."
Pangeran Zen tercengang melihat perubahan Avrora, "Apa itu! Kenapa Avrora mempunyai senjata menakutkan seperti itu, Sosok itu terlihat begitu berbeda, apa yang terjadi padumu Avrora?"
Pangeran Cleve yang tergeletak tidak berdaya langsung mengkrucutkan mulutnya, "Cih, kenapa dia mempunyai kekuatan seperti itu, sungguh tidak adil,"
Setelah berubah kemode Arc Vampire, aku langsung bersiap untuk menyerang Dragon itu.
"Baiklah akan kuledakan kau dasar makluk rendahan,"
"Cylone Water explosion!"
Aku menggabungankan Sihir Angin dan Air untuk membuat pusaran Air seperti Angin Tornado, dan kutambahkan sihir Api dengan unsur Ammonium nitrate, supaya bisa meledak, kubalut dengan tanah liat dan aku padatkan dengan sihir Bumi agar bisa dimasukan kedalam Air, kubentuk membentuk bola-bola kecil berukuran nano dengan jumlah banyak, kapan aku belajar membuat itu? aku barusaja memikirkanya dan langsung mempraktikanya, jangan remehkan Yuu si jenius disekolah!
"Bammmmm,"
"Graaaaaaaaaaaa," dragon langsung mengaung kesakitan setelah terkena ledakan, Sisik Dragon langsung rontok.
"Saaaa, akhirnya kamu sudah terkuliti juga yaa! aku akan menyayat-nyayatmu sampai habis loh!
"Multiple incisions stream,"
"Slahhhhh," "Slahhhhh," "Slahhhhh," "Slahhhhh,"
Dengan kecepatan super cepat sampai tidak terlihat, aku membuat 2656 ribu sayatan ditubuh dragon itu.
"Graaaaaaaa," Dragon mengaung kesakitan dan tewas seketika.
Aku langsung kembali kemode biasaku.
[Lv up Lv100]
[Mendapatkan Bonus skil Healing dari membunuh Dragon]
"Ehhh, Apa ini! skill healing, bukanya skilku jadi kebanyakan ya? biarlah!"
"Hoooooo," Anak-anak langsung bersorak melihat keberhasilanku.
Semua orang langsung menghampiriku, mereka memunjiku dan berterima kasih karena Aku sudah menyelamatkan mereka, padahal sebelumnya tidak ada yang mau mendekatiku, dasar merepotkan!
Liza langsung mendekapku dari belakang, "Avrora chan, tadi itu apa, kenapa kamu bisa sangat kuat begitu,"
Aku bingung harus beralasan apa lagi, "Ba~bagaimana ini!"
Alden menatapku dengan serius, "Kamu pasti menyebunyikan sesuatu kan Avrora?"
Pangeran Leon dan Zen cuma menatapku curiga.
"E~eto," Aku langsung salting sembari garuk-garuk disekitar mulutku, "Ahaha,ahaha,ahaha,"
Mereka dengan kompak berkata, "Avrora channn!" sembari memadangku.
"Menakutkan," Aku langsung merinding, "Baiklah, baiklah, Aku mengerti, akan kujelaskan, tapi nanti, yang terpenting kita selamatkan orang-orang yang terluka dulu oke!"
Liza langsung memasang muka cemberut, "Hmph, baiklah tapi awas kalau kamu bohong!"
Aku langsung menjawab dengan nada datar, "Aku tidak akan bohong kok!"
Mereka Akhirnya mau mendengarkanku, untuk saat ini aku bisa selamat.
Aku langsung melihat keadaan sensei yang terluka, dia masih belum sadar, aku teringat telah mendapatkan skil Heal, aku langsung mencoba skil Heal yang baru kudapatkan untuk mengobati sensei.
"Healll,"
"Apa-apaan itu! Apa yang sedang kau lakukan, Avrora?" tanya Alden yang melihat Avrora menggunakan skill Heal.
"Aku sedang mencoba skill Heal yang baru kudapatkan dari membunuh Dragon tadi untuk mengobati sensei,"
"Ehhhh Serius!" Alden sangat terkejut.
"Ahahha, begitulah,"
Lukanya langsung sembuh dengan cepat dan sensei mulai membuka matanya.
"Hebat! itu keren Avrora, dan sangat berguna," Alden pun tersenyum.
Sensei Akhirnya bagun dia terkejut melihat luka-luka ditubuhnya sembuh.
"Ehhhhh, apa yang terjadi padaku, kenapa lukaku sembuh? Naganya bagaimana dengan Naganya?" Sensei terlihat bingung.
"Ahahaha," aku cuma bisa tersenyum kaku bingung mau bilang apa pada Frea sensei.
Pangeran Alden langsung menjelaskanya, "Naganya sudah mati, Avrora yang telah membunuhnya!"
"Ehhhhh, benar kah? Ibu memang tidak salah, kamu memang luar biasa Avrora chan, terimakasih, kamu sudah menyelamatkan semuanya loh!"
"Iee, ini semua juga karena pangeran Alden dan yang lainya juga yang ikut membatu.
Tiba-tiba ada anak yang berteriak, "Tolong selamatkan pangeran Cleve dia terluka parah,"
Aku langsung melihat kondisi pangeran Cleve, dia sedang kesakitan, aku masih kesal denganya jadi aku langsung menceramahinya.
"Dasar Bodoh! ini karena ulahmu sendiri, Kamu ini terlalalu percaya diri dan sombong Cleve!" Aku mengeleng-gelengkan kepalaku, "Dasar! Apa boleh buat, Heall,"
"Woooooo," Semua orang melihatnya, mereka semua langsung terkejut melihat ku menyembuhkan Pangeran Cleve.
Aku menengok kebelakang, "Are! Ini akan merepotkan,"
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
SweetiePancake
itu... TOLOL!
2024-03-15
0
Iga Bakar
IRI YA
2024-02-17
0
Cleydra
thats so stupid 🗿
2023-06-18
0