...Terlahir Kembali...
...------------------------------------------...
Ketika ku membuka mata, cahaya yang menyilaukan langsung menerangi Dunia Gelap ku, cahayanya terlalu menyilaukan, Aku membuka mataku perlahan.
Pandanganku masih kabur, Aku mencoba menggerakan tanganku yang masih lemah, Aku hanya berpikir mungkin Aku sekarang ada di Rumah Sakit?
Aku melihat tanganku sendiri dengan penglihatan yang perlahan menjadi jelas.
"Ehh! Apa ini? kenapa tanganku jadi kecil begini?"
Aku sungguh terkejut melihat tanganku yang berubah menjadi kecil dan imut seperti tangan bayi, mungkin Aku salah lihat karena mataku yang belum jelas, Aku ingin bicara tapi mulutku seperti terkunci tidak bisa untuk bicara.
"Anak ketiga ku telah lahir cepat periksa apakah putriku itu manusia atau Vampir?"
Aku mendengar suara pria paruh baya, mungkin usianya sekitar 40 tahunan sedang menyuruh orang untuk memeriksaku.
Aku melihat pria tua berjenggot putih panjang memakai topi putih, bajunya berwarna putih dan bergaris biru ditengah, sedang menatapku.
"Yang mulia, bayi ini adalah manusia setengah Vampir, kalau dibiarkan hidup akan menimbulkan Aib dan Malapetaka bagi Kerajaan ini!" kata pria tua itu.
Ehh! Apa maksudnya itu, vampir? mereka akan membunuh bayi setengah vampir Aku benar-benar tidak mengeri pembicaraan mereka itu, apakah Vampir benar-benar ada.
"Sayang tolong pikirkan lagi apakah kamu tega membunuh anakmu sendiri, Bayi ini tidak berdosa, Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya karena dia anak ku!"
Kali ini aku mendengar suara wanita paruh baya, mungkin usianya masih 30 tahunan sedang berbicara dengan suaminya yang akan membunuh anaknya sendiri.
"Aku akan tetap membunuh anak ini, karena Vampir yang pernah Aku bunuh telah mengutuk ku, dia mengatakan kalau bayi kita akan menjadi Vampir dan akan membunuhku kalau sudah dewasa nanti!"
Aku melihat wanita cantik berambut panjang berwarna hitam, matanya berwarna biru di Rambutnya terdapat mahkota, sedang menangis di hadapanku, dia menyentuh pipiku dan berkata.
"Anakku sayang, maafkan ibumu nak, Ibu tidak bisa melindungimu."
Ehhhh! apa-apaan itu? kenapa wanita itu berkata seperti itu kepadaku, mungkinkah? Aku terlahir kembali dan bereinkarnasi menjadi seorang Bayi perempuan setengah Vampir? serius! Ehhh apa-apaan ini? apakah ini nyata, apa Aku sedang bermimpi?
Aku baru saja menyadari kalau, Aku bereinkarnasi di Dunia lain menjadi Bayi perempuan setengah Vampir, Aku pun merasa sangat bingung dan ketakutan.
Aku takut Aku baru saja bereinkarnasi apakah akan mati lagi, Aku sangat takut
Tanpa sadar Aku pun menangis.
"Owa.. owa. .owa. .!"
Aku merasa Ibuku memeluk erat diriku, Aku pun langsung dibawa lari oleh Ibuku, dia berusaha kabur untuk menyelamatkanku, tapi para penjaga menghadangnya, Ayahku dengan cepat merebutku dari Ibuku.
Aku baru melihat wajah Ayahku dengan jelas, pria berjenggot hitam tipis rambutnya berwarna Hitam, matanya yang berwarna Hitam sedang menatap tajam diriku.
Ini menakutkan tamatlah riwayatku.
"Kembalikan Anaku yang Mulia kumohon! jangan bunuh dia!" kata ibuku sembari menangis.
"Plakkk,"
Aku melihat Ayahku menampar Ibuku.
"Cepat bunuh anak ini dan buang ditengah hutan!"
Ayahku menyuruh orang untuk membunuhku, Aku hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa, karena Aku adalah seorang Bayi yang cuma mempunyai ingatan kehidupan masa lalu.
Ayahku memberikan ku kepada Prajurit untuk dibunuh, Aku hanya bisa melihat ibuku yang menangis dan terasa semakin jauh dan tak terlihat lagi.
Hari sudah malam Aku pun dibawa ke Hutan, suasana disini sangat sepi dan gelap, Prajurit itu meletakan ku di Tanah, dia langsung bersiap menusuku dengan pedangnya.
Ahhh, teryata Aku akan mati lagi ya, sungguh menyedihkan.
"Jlebbbb," prajurit itu menusuku dengan pedangnya.
Sakit, ini sakit sekali, rasanya perutku dicabik-cabik oleh logam itu, sialan!
Setelah menusuku, prajurit itu segera pergi meninggalkanku di Hutan yang gelap ini sendirian dan mungkin Aku mati kehabisan darah lalu di makan Hewan buas.
Ahhh, mereka sudah pergi, selamat tinggal biarkan Aku beristirahat dengan tenang kali ini.
Lukaku tiba-tiba berlahan sembuh, rasa sakitnya pun sudah tidak terasa lagi.
Aku terkejut kenapa aku belum mati? Apa yang sebenarnya terjadi? lukaku sembuh sendiri, apa-apaan ini, apa karena Aku ini manusia setengah Vampir, ini tidak mungkin kan?
[Setatus Lv 1]
[Skill Penilaian Lv 1]
[Skill Regenerasi Lv 1]
[HP 500]
[MP 800]
[SP 900]
Tiba-tiba tulisan itu muncul di kepalaku.
Ehhhh, apa ini? Kenapa Aku bisa melihat ini di kepalaku, jadi begitu, apakah system dunia ini mirip dengan sebuah game? Aku masih belum mengerti?
Walau tidak jadi mati tapi aku tidak bisa kemana-mana, di Hutan ini Aku cuma seorang Bayi yang sendirian.
Ahh dinginya!
Kenapa tiba-tiba Aku jadi merasa sangat ngantuk.
"Fuaaa!!! Aku ngantuk, apa ini waktu tidur untuk seorang bayi, tapi bagaimana kalau ada monster? biarlah! tidur dulu deh!"
Keesokan harinya.
"Hangatnya,"
Tunggu, tunggu, tunggu, bukanya tadi Aku berada didalam hutan?"
"Ehhhhhhhh, dimana ini?"
Saat aku terbangun, tiba-tiba aku sudah berada didalam kamar, di Rumah yang tidak terlalu bagus terbuat dari kayu.
Aku mendengar langkah kaki seseorang menuju kesini, dia melihatku dan tersenyum, seorang wanita sekitar umur 25 tahun dengan rambut coklat panjang, mata yang berwarna hijau dia terlihat begitu cantik.
"Sayang, lihatlah ini, Bayinya sudah bangun dia sangat cantik dan imut,"
"Ahh benarkah? aku akan melihatnya," jawab pria itu.
Pria itu pun datang melihatku, pria berambut kuning, dengan mata berwarna biru, dengan memakai kaos putih dia terlihat cukup tampan.
"Lucunya, untung saja kamu tidak dimakan monster, apa yang terjadi? kenapa bayi manis sepertimu bisa berada di Hutan itu sendirian?"
Aku mendengar pria itu berbicara padaku, tapi mulutku masih tidak bisa untuk berbicara, aku mengerti teryata pria itu yang telah menolongku dan membawaku kerumahnya.
"Dart! beri nama anak ini?"
Kali ini Aku mendengar wanita itu berbicara pada pria itu, mungkin mereka pasangan suami istri.
"Anak ini memiliki Rambut Hitam ada juga rambutnya yang berwarna biru, matanya berwarna biru dia sangat imut, kalau begitu, emmmm namamu adalah Avrora."
Pria itu memberikan nama Avrora kepadaku.
"Avrora ya! nama yang bagus, baiklah aku sekarang adalah ibumu, Avrora chan,"
Wanita itu menyebutku sebagai anaknya, entah kenapa aku merasa sangat senang.
"Terimakasih telah menjadi ibuku,"
"Aku juga sekarang ayahmu loh, avrora chan,"
Aku mendengar suara pria itu dan dia ingin menciumku.
"Hey dasar! menjauhlah dariku itu sangat menjijikan tau!"
Pria itu mencium ku, ya mungkin terasa aneh, rasanya Aku seperti dicium Pria dewasa, tapi dia sekarang adalah Ayahku, entah kenapa aku merasa senang.
Wanita itu pun langsung menggendongku, dia adalah ibuku sekarang, dia juga ingin menciumku.
"Cantiknya, Mendekatlah dan ciumlah aku, ibuku,"
Aku sangat bahagia dicium wanita cantik, dadanya juga besar, aku bisa merasakanya karena tanganku menyentuhnya, walaupun dia cantik dan punya dada besar, Aku merasa biasa saja sih, mungkin karena dia ibuku, apa karena aku sekarang adalah perempuan, mungkin saja?
Tiap malam aku melihat mereka berdua selalu melakukan hubungan mantap-mantap, dan membuat pikiranku menjadi kacau karena suara-suara desahanya.
"Dasar mereka itu, selalu saja melakukan itu setiap malam, berisik tau, itu menggangguku,"
Yah, sekarang Aku pun sudah terbiasa dengan mereka, wajar saja sih, mereka kan suami istri.
Tiga tahun telah berlalu.
Umurku sekarang sudah Tiga tahun, Aku sudah bisa berbicara dengan lancar. Statusku masih Lv1, karena Aku masih belum melakukan apapun hanya bermain di Rumah dan kandang bermain disekitar rumah, Aku hidup di Perdesaan di Kerajaan Neverland, meskipun desa kecil, tapi desa ini sangatlah subur.
Mayoritas penduduk disini adakah petani, Aku beberapa kali berinteraksi dengan mereka, mereka sangat baik kepadaku dan sangat menyayangiku.
Kami sekeluarga hidup berkecukupan, Ayahku teryata adalah seorang petualang, dia selalu berburu monster di labirin, untuk mendapatkan material lalu dijual, Ibuku seorang ibu rumah tangga, dia hanya melakukan pekerjaan rumah tangga dan mengurusku.
Pagi ini Ayahku mengajaku ke pasar di pusat kota, untuk membeli kebutuhan, Aku pun di gendong duduk di pundak Ayah.
"Avrora chan, selamat pagi! kamu sudah tumbuh semakin besar ya, ini apel buatmu," sapa pedagang wanita tua itu sembari memberikan Apel untuk ku.
"Terimakasih Bibi ehehe!"
Aku membalasnya dengan senyum manis dan menerima Apelnya.
"Emmmm, Manis banget!"
Lagi-lagi Ada yang menyapaku.
"Avrora chan selamat pagi! Apa kamu sedang jalan-jalan bersama Ayahmu, ini manisan buatmu," sapa pedagang Pria itu.
"Terimakasih Paman, ehehe," Aku pun tersenyum manis kepadanya.
Paman itu mengusap-usap Rambutku.
"Lucunya, kamu sangat imut, Avrora-chan!"
Aku sering ke Pasar dengan Ayahku, pedagang-pedagang disini selalu baik kepadaku, mereka sangat menyayangiku.
"Avrora-chan, kamu jadi sangat terkenal ya," tanya Ayahku.
Aku melihat ke bawah, "Benarkah begitu? itu karena Ayah selalu membawaku kesini kan?"
"Benar juga sih, Apa kamu senang Avrora?"
"Aku sangat senang Ayah, terimakasih! ehehehe," Aku tersenyum manis pada Ayahku.
Next chapter 2
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Yukki~
apaan ya aku kan polos:v
2024-04-02
2
Iga Bakar
seperti MUSHOKU TENSEI
2024-02-14
0
Nadin Fitriana
gak tau aku polos
2023-11-07
2