...Pertemuan Iblis Dan Pesta Ulang tahun Liza...
...------------------------------------------...
Kerajaan Iblis Valded.
Para Iblis sedang berdiskusi menentukan pengganti Raja iblis sebelumnya, sudah 16th, tahta raja Iblis kosong karena mati dalam pertempuran besar 16th lalu, pertempuran itu mengakibatkan keseimbangan Dunia terganggu karena bocornya Energi melewati Ruang dan Waktu, Pertempuran Akhirnya dimenangkan oleh pahlawan.
Sosok Pemimpin Iblis berambut putih pendek dengan mata yang berwarna hitam dan bola matanya yang berwarna merah, memakai jubah Hitam berbulu, dia adalah Jendral iblis Azazil, ia menyeringai dan berbicara pada bawahanya.
"Bagaimana hasil penyelidikanmu Valac?"
Terlihat Sosok Iblis tidak terlalu tinggi, berambut Putih pajang dengan mata yang berwarna Hitam, bola matanya berwarna kuning, mata satunya tertutup dengan rambutnya yang panjang, wajah putihnya terlihat menyeramkan dia juga memiliki tanduk di kepala yang menusuk kerudung putihnya yang menyatu dengan jubah putih yang dipakainya, dia adalah Jendral Iblis Valac.
"Sesuai perintah anda Azazil-sama, saya sudah mengawasi bocah itu, sesuai yang Anda katakan kalau bocah itu memang memiliki kekuatan yang besar, mungkin nanti dia bisa menjadi calon raja Iblis selanjutnya, dia mampu mengalahkan Dragon yang ada di labirin lantai 50 dalam sekali tebasan!"
Azazil memegang dagunya.
"Teryata begitu, Jadi? Dragon itu adalah ulahmu ya Valac! tetap awasi Bocah itu dan laporkan kepadaku!"
"Baiklah Azazil-sama!"
Scene pun berganti.
Sekarang di Kerajaan Underland sedang mengadakan pesta ulang tahun Putri Liza yang ke 16th.
Ayah liza yang merupakan Raja di kerajaan Underland mengirimkan undangan ke lima kerajaan besar, untuk menghadiri pesta Putri tercintanya, para pangeran pun hadir dalam acara tersebut.
Putri liza dengan rambut Hitam panjangnya kali ini dibiarkan teruarai, matanya yang memiliki warna berbeda pink dan ungu terlihat cantik dengan gaunya yang brwarna Putih.
Sosok pangeran tampan, tinggi besar berambut Biru, dengan mata Biru, dari kerajaan Zoyaland menghapiri Putri Liza untuk mengucapkan Selamat ulang tahun.
"Selamat ulang tahun Kaede! Ehh maksudku Tuan Putri!"
Putri pun tersenyum.
"Tidak usah formal begitu kalau kita sedang bicara berdua Thoru, Pengeran Alden!"
"Pffttt, lama tidak berjumpa Liza, apakah kamu baik-baik saja?"
"Aku baik-baik saja. hey Alden, apakah kamu sudah tau keberadaan Yuu, kita semua sudah tau kalau kita semua mati dan dilahirkan disini di kerajaan yang berbeda, kita di diberi kemapuan untuk menilai orang dan itu sangat aneh, saat Aku bertemu denganmu pertama kali, informasinya mengatakan kalau kamu adalah Thoru, kita akhirnya mencari dan menemukan Haruto dan Kyosuke, tapi entah kenapa kita tidak menemukan Yuu di kerajaan manapun?"
Pangeran Alden terlihat berfikir sembari memegang dagunya.
"Kalau kita tidak bisa menemukan Yuu di sini, sudah dipastikan kalau Yuu masih hidup Bumi!"
"Aku juga berfikir begitu sih, mungkin saja, apakah Zen dan Cleve tau dimana Yuu, mungkin mereka tau sesuatu?"
"Jangan tanya mereka, mereka sama sekali tidak perduli tentang Yuu, mereka nampaknya menikmati kehidupan yang sekarang, bisa kamu lihat sendiri sejak Aku bertemu dengan mereka, sifat mereka mualai berubah, Zen nampak sibuk dengan Haremnya, sedangkan Cleve selalu terobsesi dengan kekuatan!"
Putri Liza memasang wajah sedih.
"Jangan sedih begitu, kita memang sekarang hidup disini, di Dunia ini! nikmatilah hidupmu disini Liza!"
"Memang benar apa yang kamu katakan, kamu juga selalu sibuk memberantas kejahatan ya pangeran Alden?"
Pangeran Alden pun tertawa.
"Hahaha, Aku hanya tidak suka saja melihat dunia ini yang masih banyak dipenuhi ketidak Adilan, itu saja sih!"
"Itu memang kamu banget, Kamu memang tidak berubah dari dulu,l."
Sosok pangeran tinggi berambut merah pajang, dengan mata merah menghampiri putri Liza dan pangeran Alden.
"Selamat ulang tahun Tuan Putri! hey Alden kebetulan sekali, bagaimana kalau nanti kita latih tanding sehabis ini, sihir Bumi milikmu pasti akan ku kalahkan dengan sihir Api ku!"
Pangeran Alden menjawabnya dengan penuh percaya diri.
"Baiklah pangeran Cleve, bersiaplah untuk kalah!"
"Jangan lupakan Aku, akan Aku terbangkan kalian dengan sihir Anginku!"
Sosok pangeran tampan, tinggi, berambut Hitam pendek, dengan mata yang berwarna Kuning, memotong pembicaraan mereka.
"Rupanya kau Zen, bukanya kamu selalu sibuk dengan wanita-wanitamu?" tanya Alden
"Sayang sekali Aku tidak membawa wanita-wanitaku kesini."
Kalau kalian ingin bertarung jangan ditempatku carilah tempat sendiri untuk bertarung nanti dasar Bodoh!" geram Liza.
"Seperti biasa Ratu Es memang menakutkan!" uangkap Zen.
"Hahaha," mereka semua pun tertawa bersama.
Cleve tiba-tiba berbicara dengan sombong.
"Kita semua sudah 16th kan, berati besok kita semua akan masuk Akademi yang sama, Aku akan menjadi yang terkuat di Akademi lihat saja nanti, Hahahaha!"
"Haaa!" Alden menghela nafas melihat tingkah Cleve.
Bersambung. . .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Luminaeru
tunggu ini Azazil sama Valac sama-sama jendral, tapi kok Valac manggilnya tuan?
2024-02-01
1
samdal emak
lanjut
2021-12-21
1
Bluue
sejauh ini menurutku bagus Thor jelas jadi pembacanya enak
2021-11-12
5