Bayu merangkul Nana, lalu menjitak jidatnya.
Tukkk! "Udah, nanti Mas maliq marah. Tau sendiri Mas gimana."
"Iya, ayok..." Nana, dengan penuh kepuasan diri.
Mereka kembali berjalan pulang, dan mandi ketika telah sampai dirumah mereka.
Bayu yang masih lapar setelah memakan sisa steak Nana, kembali mencari makanan dibelakang.
"Mas cari apa?" Nana menghampiri
"Cari makanan, Mas belum kenyang. Bibik ngga masak siang ini, anaknya sakit katanya."
"Mau Nana masakin?"
"Emang bisa?" tanya Bayu.
"Jangan menghina. Nana bisa masak kok. Yang lain juga bentar lagi pulang kan? Sekalian aja masak nasi goreng aja mumpung ada nasinya." ujar Nana.
Bayu membantu Nana menyiapkan semua bahan, dan ternyata satu persatu punggawa pulang dari kantor masing-masing.
"Assalamualaikum... Nana ngapain?" tanya Maliq.
"Masak, Mas. Mas bayu laper soalnya. Mas maliq mau? Biar Nana sekalian masak banyak." tawar Nana.
"Mau... Penasaran sama masakan Nana. Mas ganti pakaian dulu, setelah itu, Mas bantu." jawab Maliq.
"Mas adi sama Mas bram juga mau. Laper ini." Bram teriak, yang berlari kencang menuju kamar untuk mengganti bajunya, disusul Adi yang juga masuk kekamarnya.
Makan bersama, bercanda bersama hingga tidur bersama mereka lakukan. Kini si bungsu sedang tertidur lelap dipangku Si sulung yang sedang asyik memainkan Hpnya untuk bekerja. Sedang yang lain, duduk berjejer disamping mereka dengan laptop masing-masing, yaitu Bayu dan Bram.
Adi datang, sudah rapi dan bersiap pergi keluar.
"Mas, pamit pergi sebentar, ya?" ucap Adi, yang sontak dijawab dengan menutupkan jarinya dimulut.
"Pssssstttt.... Nana tidur, jangan berisik. Adi mau kemana?" tanya Maliq.
"Mau ketemu temen, Mas. Ada janji disebuah cafe, ngga jauh dari kantor." ujar Adi.
"Jangan terlalu malam pulangnya, sekarang lagi rawan begal." sahut Bram.
"Iya, Adi pergi dulu. Assalamualaikum."
"Waalaikum salam." jawab Para punggawa dengan kompaknya.
Maliq perlahan membawa Nana kekamarnya, dan menidurkanya diranjang. Sedangkan Bram membantu Bayu menyusun proposal magangnya dikantor Bram yang akan dilaksanakan sebentar lagi.
"Bayu, jadi dikantor Bram aja magangnya?" tanya Maliq dengan menuruni tangga.
"Jadi Mas, mereka belum terlalu faham sama Bayu. Jadi bisa sembunyikan identitas dengan baik." jawab Bayu.
"Baiklah... Kalau ada apa-apa, hubungi Mas. Mas mau istirahat dulu." jawab Maliq, lalu memasuki kamarnya.
"Mas... Menurutmu, Mas maliq itu terlalu prosesif ngga?" bisik Bayu pada Bram.
"Engga... Semua sesuai dengan pengorbananya. Sulit bagi Dia menjaga Empat orang adik. Mas maliq bahkan dulu terkesan menjadi dewasa sebelum waktunya. Mas inget, ketika Nana kritis waktu baru lahir. Mas maliq yang rajin ke Rumah Sakit, bahkan berdo'a sampai nangis."
"Bayu, ngga inget karena Bayu masih kecil."
"Iya, terus lagi kamu dan Adi yang ngga mau diasuh orang lain. Maunya sama Ibu, kalau engga Nek inah. Ibu kerepotan, untung ad Mas maliq yang telaten mengasuh Nana, bahkan menggendong Nana sambil belajar." jawab Bram, diselingi beberapa ketikan dilaptopnya.
"Iya... Bayu memang nakal ya, sama Adi juga. Terus, yang katanya ngompol waktu disuruh nungguin Nana, itu siapa? Mas maliq kah?" tanya Bayu, yang langsung dijawab dengan melotot oleh Bram.
"Bisa ngga, kalau ngga nanya itu?" ucap Bram.
"Bayu kan, nanya. Kenapa musti marah. Kan, Bayu ngga tahu." ucap Bayu dengan kesal.
Bram hanya meliriknya, memberi isyarat agar tak bicara lagi. Tapi, terlihat pipinya memerah, dan matanya menyimpan rasa malu yang teramat dalam.
"Jangan-jangan.... Mas Bram ya, yang ngompol. Sangking nurutnya sama Ibu. Iya, kan.... Huahahahahahahhaha!"
Tawa Bayu terbahak-bahak, hingga membuat Bram kesal, dan mencubit paha Bayu. Dan Bayu pun kesakitan karenanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 210 Episodes
Comments
LJ19
iya wkwkwk saking polos nya bram waktu itu, di suruh diam aja sama ibunya buat jagain adeknya sampai ngompol di celana 😆😆😆
2022-06-15
0
Dwi Hartati08
hahahaha.... itu kan Bram pas suruh jagain nana gak boleh kemana² suruh diam aja waktu ruby mandi
2022-05-30
0
Yani
Betul di suruh nunggu nana sampai ngompol Bram 😄😄😄😄😄
2021-09-12
0