Shinta

Rumah Tuan Bram sangat luas. Di belakang rumah itu terdapat taman dan kolam renang. Kamar Firo letaknya terpisah jauh dengan rumah Utama bahkan jaraknya saja bisa 50M. Sampai saat ini Medina masih belum paham seisi rumah itu.

Setiap hari pekerjaannya selain menemani Firo, Medina merawat berbagai tanaman, Dia juga menanam berbagai jenis bunga untuk menghilangkan rasa bosannya.

Siang itu setelah selesai menemani Firo makan dia kembali ke aktifitas barunya menyirami dan merawat bunga-bunga di Taman.

Tiba tiba Ada seekor kucing berwarna putih mendekatinya. Bulunya sangat lebat dan halus. tampak kucing itu terurus dengan badannya yang gembul.

Kucing itu mengusap usap kakinya. Karena dia sudah terbiasa dengan kucing Medina sudah mengerti kalau itu tanda kucing ingin bermanja-manja dengannya.

"Kucing yang lucu," Medina menggendong dan mengelus bulu kucing itu.

Medina mulai bermain- main dengan teman berbulunya.

Tak begitu lama,

"Sinta.. Sinta.. ah.. ternyata kau disini rupanya,"

Seorang pria datang menghampirinya. Medina terkejut dengan pria itu. Dia kembali bertemu dengan pria malam itu.

"Kau! Bukanya kau yang waktu itu malam malam," Medina berkata pada pria itu.

"Hai Nona kucing, Senang bertemu lagi" Sapa pria itu yang ternyata Shaka.

"Kenapa anda di sini?" Medina bertanya matanya tak berkedip.

Shaka mengambil kucing di tangan Medina. Kucing itu ternyata milik Shaka yang di beri nama Shinta.

"Kucing bandel rupanya kamu ada disini! Terima kasih ya Nona Kucing kamu sudah menemani Shintaku," ucap Shaka.

"Oh ya ini rumahku jadi apa salahnya kalau aku berada di sini," ucapnya lagi sambil tersenyum manis.

"Apa? Memangnya apa hubungan anda dengan Tuan Bram? Tunggu! tunggu Namaku Medina bukan Nona kucing lagian kucingmu saja kau beri nama, Shinta!" Medina mengerucutkan bibirnya.

"Aish! kau lucu sekali, Pantas saja Shintaku mau mendekatimu," ucap Shaka.

"Sepertinya baru sekarang aku melihatmu, Apakah kamu pegawai baru di rumah ini?" Tanya Medina.

Medina berpikir Shaka adalah pegawai Tuan Bram pasalnya ia belum sekalipun bertemu dengannya di rumah itu.

Shaka hanya menjawabnya dengan tersenyum.

"Oh ya kucing kamu lucu sekali. Siapa nama kucing kamu tadi?" Tanya Medina berbasa-basi.

"Namanya, Shinta. Sepertinya kucingku menyukaimu," jawab Shaka, "Nona sedang apa anda di sini" Tanya Shaka.

"Seperti yang kamu lihat aku sedang menyirami bunga bunga di sini," jawab Medina.

"Bolehkah aku membantumu?" ucap Shaka.

"Baiklah kalau begitu bantulah aku menyiraminya,"

Sambil memberikan Teko siram kepada Shaka.

Beberapa menit kemudian mereka asyik menyirami sambil sesekali mengerjai shinta yang asik bermain bola. Tingkahnya sangat menggemaskan sehingga membuat mereka tertawa.

Selesai menyirami, mereka berdua akhirnya duduk untuk beristirahat.

"Nona, kamu sangat pandai merawat bunga-bunga disini sehingga terlihat sangat cantik taman ini, apakah kamu merawatnya sendiri? "

"Ah tidak, Dulu bapak aku yang merawat taman ini, tapi bapak sudah tidak bekerja disini. Lagian aku merasa bosan disini, Aku hanya ingin mencari kesibukan di sini," ucap Medina.

"Oh ya kamu tahu aku siapa kan?" Medina memastikan orang yang di sebelahnya mengetahui kalau dia istri tuannya.

"Eum...aku tahu anda istrinya, Firo. Maaf nona aku tidak bermaksud macam macam dengan anda" ucap Shaka.

"Aku cuma memastikan kamu mengetahuinya," sahut Medina.

"Nona bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Shaka.

"Tentu saja," ucap Medina sambil menyirami tanaman.

"Kenapa anda mau menikahi Firo? ah maaf seharusnya aku tidak bertanya seperti itu," Shaka bertanya langsung ke intinya.

Semenjak ibunya melarang Shaka bermain dengan Firo, Nyonya Stella mengirim Shaka ke luar negri. Sebetulnya sudah beberapa tahun ini Shaka sudah mengetahui seperti apa Firo yang sebenarnya. Semenjak itu banyak yang ingin Shaka ketahui kenapa Firo harus berpura pura gila.

"Ha.. ha.. maaf aku tidak bisa menjawab pertanyaan anda," ucap Medina.

"Maaf nona, lupakan saja! Mungkin pertanyaan ku terlalu pribadi, "

"Nona, Bolehkah aku menjadi temanmu?" ucap Shaka.

"ohh tentu saja boleh," jawab Medina.

Dari jauh Medina melihat Bi inah memanggilnya. Medina langsung bergegas pergi.

"Maaf aku harus pergi Shaka,"

"Nona Kalau ada apa apa aku siap menjadi teman curhatmu," ucap Shaka kepada Medina yang meninggalkannya.

"Ok!" Medina tersenyum menjawabnya sambil berlalu.

Shaka hanya ingin dekat lagi dengan Firo lewat Medina.

Terpopuler

Comments

Merry Dara santika

Merry Dara santika

semoga Saja tulus ingin dekat Sama firo nya.

2023-01-06

1

febriani

febriani

aduh si saka tu naksir dr awal ketemu tapi kecewa karena tau dia istri firo heee

2022-12-25

0

Tatiastarie

Tatiastarie

sebenarnya shaka tu baik yang cuma ibunya... yg tidak mengijinkan

2022-10-27

1

lihat semua
Episodes
1 Disuruh Menikahi Pria Gila
2 Menerima Nasib
3 Perjanjian Sebelum Menikah
4 Menikah.
5 Dikerjai Firo
6 Pertemuan Pertama Firo
7 Rahasia Firo
8 Niki
9 Kucing yang Tertabrak
10 Kedatangan Nyonya Stella
11 Sarapan Pagi
12 Dikerjai Lagi
13 Terjatuh di Kolam Renang
14 Ruang Bawah Tanah
15 Shinta
16 Jebakan Lagi
17 Ruang Bawah Tanah 2
18 Kena Batunya.
19 Tidur Bareng.
20 Nyamuk Nakal.
21 Cemburu
22 Firo Kecil
23 Minggu yang Bebas.
24 Roller Coaster.
25 Tersadar
26 Disekap
27 Firo Demam
28 Sakit
29 Aku Sayang Kamu
30 Mendatangi Tuan Bram
31 Ketemu Shaka Lagi.
32 Ungkapan Shaka
33 Dinner.
34 Ajakan Makan Malam.
35 Makan Malam
36 Makan Malam 2
37 Niky dan Sony
38 Jalan Berdua
39 Jalan Bareng 2
40 Taman Samping
41 Shaka
42 Shaka 2
43 Bunga
44 Siang Pertama
45 Menemui Tuan Bram 2
46 Bertemu Shaka
47 Curhatan Firo
48 Mimpi Firo
49 Pernyataan Tuan Bram.
50 Perubahan Firo
51 Kepergian Bi Inah
52 Rindu yang Terobati
53 Kedatangan Tamu
54 Shaka dan Geya Berdebat
55 Kekecewaan Sony.
56 Ajakan Medina
57 Hujan Deras.
58 Godaan Baru
59 Berkunjung ke Rumah Medina.
60 Niki Ketahuan Hamil
61 Kehamilan Niki
62 Memberi Pelajaran Kepada Sony.
63 Di Rumah Sakit
64 Peresmian Hotel
65 Masalah Di Hotel
66 Menunggu Niko
67 Cemburu
68 Menghadiri Pesta.
69 Obat Pencahar.
70 Malam yang Panas.
71 Bertemu Bi Inah.
72 Rumah Sakit.
73 Lelaki Bayaran.
74 Tuan Bram.
75 Teringat Kembali.
76 Menghampiri Sony.
77 Berkumpul.
78 Merawat Bunga.
79 Mendatangi Firo.
80 Aturan Pernikahan Sony.
81 Sony yang Angkuh.
82 Pernikahan Niki.
83 Tidur Sendirian.
84 Mengetuk Pintu.
85 Menghakimi Sony 1
86 Menghakimi Sony 2.
87 Kabur.
88 Menunggu Kabar.
89 Terbakarnya Mobil Sony.
90 Kesedihan Firo.
91 Hampa
92 Menuju Rumah Sony.
93 Medina Hamil.
94 20 Tahun yang Lalu.
95 Mencari Medina.
96 Restoran Cepat Saji.
97 Malam Mencekam.
98 Mencari Jalan.
99 Bersembunyi.
100 Agung yang Malang.
101 Menyuapi Medina.
102 Makan Sepiring Berdua
103 Meysa Jovanka Alister.
104 Pertemuan yang Mengharukan.
105 Sebuah Kenyataan.
106 Visual Menikahi Pria Gila
107 Apa Salahku?
108 Satu Gelas Minuman
109 Firo yang Khawatir
110 Meminta Maaf
111 Kabar Buruk
112 Negosiasi
113 Menjenguk Bayi Niki
114 Berbelanja
115 Pembunuh Jovan
116 Hancurkan!
117 Ruangan yang Mencekam
118 Terowongan
119 Bunuh Aku!
120 Jangan Bunuh!
121 Melahirkan
122 Orion Drago
123 Sidang Dakwaan 1
124 Shaka 1
125 Shaka 2
126 Shaka 3
127 Shaka/ Sony
128 Pernikahan Agung
129 Shaka 4
130 Shaka 5
131 Sony 1
132 Seperti Sampah
133 Kunjungan Shaka
134 Menjelang Pernikahan Shaka
135 Janji Nikah
136 Malam Pertama Shaka
137 Ayah Untuk Elard
138 Tertangkap Basah
139 Ketahuan
140 Geya dan Shaka
141 Berkumpul
142 Malam di Rumah Firo
143 Curhatan Shaka
144 Sidang Putusan
145 Mimpi Firo
146 Pagi Pertama
147 Kelahiran Seorang Putri
148 El dan Drago
149 Maaf dari Firo.
150 Menjelang Eksekusi Mati.
151 Eksekusi Mati (Tamat)
152 Promosi Novel (Spin-off Menikahi Pria Gila)
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Disuruh Menikahi Pria Gila
2
Menerima Nasib
3
Perjanjian Sebelum Menikah
4
Menikah.
5
Dikerjai Firo
6
Pertemuan Pertama Firo
7
Rahasia Firo
8
Niki
9
Kucing yang Tertabrak
10
Kedatangan Nyonya Stella
11
Sarapan Pagi
12
Dikerjai Lagi
13
Terjatuh di Kolam Renang
14
Ruang Bawah Tanah
15
Shinta
16
Jebakan Lagi
17
Ruang Bawah Tanah 2
18
Kena Batunya.
19
Tidur Bareng.
20
Nyamuk Nakal.
21
Cemburu
22
Firo Kecil
23
Minggu yang Bebas.
24
Roller Coaster.
25
Tersadar
26
Disekap
27
Firo Demam
28
Sakit
29
Aku Sayang Kamu
30
Mendatangi Tuan Bram
31
Ketemu Shaka Lagi.
32
Ungkapan Shaka
33
Dinner.
34
Ajakan Makan Malam.
35
Makan Malam
36
Makan Malam 2
37
Niky dan Sony
38
Jalan Berdua
39
Jalan Bareng 2
40
Taman Samping
41
Shaka
42
Shaka 2
43
Bunga
44
Siang Pertama
45
Menemui Tuan Bram 2
46
Bertemu Shaka
47
Curhatan Firo
48
Mimpi Firo
49
Pernyataan Tuan Bram.
50
Perubahan Firo
51
Kepergian Bi Inah
52
Rindu yang Terobati
53
Kedatangan Tamu
54
Shaka dan Geya Berdebat
55
Kekecewaan Sony.
56
Ajakan Medina
57
Hujan Deras.
58
Godaan Baru
59
Berkunjung ke Rumah Medina.
60
Niki Ketahuan Hamil
61
Kehamilan Niki
62
Memberi Pelajaran Kepada Sony.
63
Di Rumah Sakit
64
Peresmian Hotel
65
Masalah Di Hotel
66
Menunggu Niko
67
Cemburu
68
Menghadiri Pesta.
69
Obat Pencahar.
70
Malam yang Panas.
71
Bertemu Bi Inah.
72
Rumah Sakit.
73
Lelaki Bayaran.
74
Tuan Bram.
75
Teringat Kembali.
76
Menghampiri Sony.
77
Berkumpul.
78
Merawat Bunga.
79
Mendatangi Firo.
80
Aturan Pernikahan Sony.
81
Sony yang Angkuh.
82
Pernikahan Niki.
83
Tidur Sendirian.
84
Mengetuk Pintu.
85
Menghakimi Sony 1
86
Menghakimi Sony 2.
87
Kabur.
88
Menunggu Kabar.
89
Terbakarnya Mobil Sony.
90
Kesedihan Firo.
91
Hampa
92
Menuju Rumah Sony.
93
Medina Hamil.
94
20 Tahun yang Lalu.
95
Mencari Medina.
96
Restoran Cepat Saji.
97
Malam Mencekam.
98
Mencari Jalan.
99
Bersembunyi.
100
Agung yang Malang.
101
Menyuapi Medina.
102
Makan Sepiring Berdua
103
Meysa Jovanka Alister.
104
Pertemuan yang Mengharukan.
105
Sebuah Kenyataan.
106
Visual Menikahi Pria Gila
107
Apa Salahku?
108
Satu Gelas Minuman
109
Firo yang Khawatir
110
Meminta Maaf
111
Kabar Buruk
112
Negosiasi
113
Menjenguk Bayi Niki
114
Berbelanja
115
Pembunuh Jovan
116
Hancurkan!
117
Ruangan yang Mencekam
118
Terowongan
119
Bunuh Aku!
120
Jangan Bunuh!
121
Melahirkan
122
Orion Drago
123
Sidang Dakwaan 1
124
Shaka 1
125
Shaka 2
126
Shaka 3
127
Shaka/ Sony
128
Pernikahan Agung
129
Shaka 4
130
Shaka 5
131
Sony 1
132
Seperti Sampah
133
Kunjungan Shaka
134
Menjelang Pernikahan Shaka
135
Janji Nikah
136
Malam Pertama Shaka
137
Ayah Untuk Elard
138
Tertangkap Basah
139
Ketahuan
140
Geya dan Shaka
141
Berkumpul
142
Malam di Rumah Firo
143
Curhatan Shaka
144
Sidang Putusan
145
Mimpi Firo
146
Pagi Pertama
147
Kelahiran Seorang Putri
148
El dan Drago
149
Maaf dari Firo.
150
Menjelang Eksekusi Mati.
151
Eksekusi Mati (Tamat)
152
Promosi Novel (Spin-off Menikahi Pria Gila)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!