Ruang Bawah Tanah

Sore itu Medina terbangun, Baru kali ini dia tidur sangat nyenyak di rumah itu. Perutnya yang keroncongan membuat dia hendak bergegas ke dapur.

Namun ketika hendak keluar kamar matanya teralihkan pada sebuah pintu lemari yang terlihat terbuka. Seperti ada ruangan di balik pintu itu. Medina perlahan mendekat, Akses pintu itu hanya bisa terhubung dengan kamar Firo.

Rasa penasarannya kembali muncul, Medina mendekati lemari itu dan membukanya. Benar saja di balik lemari itu ada sebuah ruangan khusus. Medina mendapati anak tangga di depannya, Dia berjalan menurun menuju ruang bawah tanah.

Medina kembali takjub dilihatnya di sana tertata apik terdapat banyak deretan buku persis sebuah perpustakaan. Di sebelahnya lagi ada ruangan yang bisa disebut dapur kecil, Ada TV dan ada ruangan bermain seperti game dan ring basket, Bahkan ada tempat tidur juga. Tempat itu sangat luas meski hanya satu ruangan.

Medina mengintip di balik celah rak buku, Pandangannya terhenti ketika melihat Firo sedang duduk sambil memainkan laptopnya. Pertama kali melihat, Medina tidak mempercayai kalau di depannya itu Firo, Sikapnya berbeda 180 derajat dari biasanya. Terlihat dia sangat fokus dengan sesuatu di depannya. Medina merapatkan tubuhnya di belakang rak agar tak terlihat Firo yang berada persis di depannya.

Sebuah dering di handphone terdengar, tampaknya ada telepon masuk di HP Firo. Medina menguping pembicaraan Firo,

"Bagaimana hasilnya apa sudah keluar?" ucap Firo berbicara kepada orang di telepon.

"Untuk selanjutnya kamu atur saja. Jangan sampai dia mengetahui rahasia kita," sambungnya lagi.

"Kalau bisa kamu jebak agar dia memberi tahu yang sebenarnya dan Habisi saja orang-orang yang menghalangiku," bentak Firo di telepon.

Medina tercengang dengan apa yang dia dengar, meskipun dia yakin suaminya tidak gila beneran tapi dia sulit mempercayai bahwa itu suaminya.

Firo terlihat memarahi orang yang di teleponnya. Sifatnya bukan seperti Firo yang dia kenal biasanya.

Hampir setengah jam Medina memperhatikannya, Dia melihat Firo membaca buku, Menulis bahkan Firo asik dengan headset di telinganya, Dia tidak mendengar dan menyadari seseorang sedang mengamati gerak geriknya dari dekat.

Medina mendapat kepastian bahwa Firo hanya berpura-pura gila selama ini.

Karena takut ketahuan medina memutuskan cepat-cepat keluar ruangan itu, Banyak pertanyaan muncul di kepalanya tetapi karena perutnya lapar akhirnya dia kembali ke niat awal menuju dapur, kebetulan dapur itu terletak di belakang rumah utama.

Di dapur rumah utama,

Walaupun dia menantu di rumah itu tetapi Medina enggan makan di ruang makan, baginya dia di rumah itu hanya dianggap sebagai pembantu.

Medina menghampiri seorang pembantu yang sedang makan.

"Hai bolehkah aku duduk di sini?" tanya Medina kepada pembantu bernama Mita.

"Boleh Nona, silahkan!" Mita menggeser tubuhnya minggir.

"Mita kalau boleh tahu sudah berapa lama kamu bekerja di sini?" tanya Medina.

"Aku sudah bekerja dua tahun Nona," Mita hanya menjawab singkat.

"Kalau begitu kamu tau Tuan Muda Firo" Medina bertanya sambil memakan makanannya, "Bagaimana keseharian dia di rumah ini? " Tanya Medina lagi.

"Saya tidak mengetahui pasti keseharian tuan Muda, yang saya tahu tuan Muda selalu seharian menyendiri di kamarnya, Bahkan untuk makan pun di kamarnya," jawab Mita takut salah ngomong.

"Apakah Firo pernah keluar dari rumah ini?" tanyanya lagi

"Nona, setahu aku terkadang setiap hari minggu Tuan Muda sering keluar bersama Bi Inah, Katanya sih mengantar Tuan muda menemui dokternya," jawab Mita

"Oh begitu, menurutmu apakah...Firo beneran gila..?" ucap Medina berbisik langsung bertanya intinya.

Pertanyaan Medina membuat Mita tersedak, dia terkaget mendengar pertanyaan istri majikannya.

"Semua orang disini Tahu Tuan Muda sering berteriak teriak di dalam kamar, kadang tertawa sendiri, aku pun sering mendengarnya ketika melewati kamar tuan Muda"

"Bahkan apabila perasaan tuan muda sedang kacau, Dia sering ngamuk dan melempar barang barang di dekatnya, aku sendiri tidak berani mendekati Tuan muda, Maaf Nona kalau jawaban saya lancang" jawab Mita sambil berbicara pelan.

"Tapi menurut aku Firo tidak beneran gila," sanggah Medina.

"Entahlah Nona, aku tidak berani menyimpulkannya," jawab Mita lagi.

Mereka berbincang sambil melahap makanannya. Mita adalah pegawai di rumah itu yang dekat dengan Medina selain Bi inah. Karena keramahan Medina, Mita tidak canggung berbicara kepadanya.

Seluruh pegawai di rumah itu bawaan dari Nyonya Stella, semua peraturan Nyonya Stella yang buat, pegawai yang tidak tunduk kepada Nyonya Stella pasti akan berakhir di pecat. Sehingga banyak pegawai di rumah itu harus berhati-hati berbicara dan bersikap. Nyonya Stella pandai mencari perhatian Tuan Bram karena itu Tuan Bram sangat mempercayainya.

Terpopuler

Comments

Kenyang

Kenyang

Medina jngn sampai kmu mmbongkar semua nya😱

2022-12-25

2

febriani

febriani

ayo Medina bantu firo ...

2022-12-25

0

Venny

Venny

Medina mending kalo mo curhat sama BI Inah takut ad yg nguping trs trs ketahuan

2022-11-18

1

lihat semua
Episodes
1 Disuruh Menikahi Pria Gila
2 Menerima Nasib
3 Perjanjian Sebelum Menikah
4 Menikah.
5 Dikerjai Firo
6 Pertemuan Pertama Firo
7 Rahasia Firo
8 Niki
9 Kucing yang Tertabrak
10 Kedatangan Nyonya Stella
11 Sarapan Pagi
12 Dikerjai Lagi
13 Terjatuh di Kolam Renang
14 Ruang Bawah Tanah
15 Shinta
16 Jebakan Lagi
17 Ruang Bawah Tanah 2
18 Kena Batunya.
19 Tidur Bareng.
20 Nyamuk Nakal.
21 Cemburu
22 Firo Kecil
23 Minggu yang Bebas.
24 Roller Coaster.
25 Tersadar
26 Disekap
27 Firo Demam
28 Sakit
29 Aku Sayang Kamu
30 Mendatangi Tuan Bram
31 Ketemu Shaka Lagi.
32 Ungkapan Shaka
33 Dinner.
34 Ajakan Makan Malam.
35 Makan Malam
36 Makan Malam 2
37 Niky dan Sony
38 Jalan Berdua
39 Jalan Bareng 2
40 Taman Samping
41 Shaka
42 Shaka 2
43 Bunga
44 Siang Pertama
45 Menemui Tuan Bram 2
46 Bertemu Shaka
47 Curhatan Firo
48 Mimpi Firo
49 Pernyataan Tuan Bram.
50 Perubahan Firo
51 Kepergian Bi Inah
52 Rindu yang Terobati
53 Kedatangan Tamu
54 Shaka dan Geya Berdebat
55 Kekecewaan Sony.
56 Ajakan Medina
57 Hujan Deras.
58 Godaan Baru
59 Berkunjung ke Rumah Medina.
60 Niki Ketahuan Hamil
61 Kehamilan Niki
62 Memberi Pelajaran Kepada Sony.
63 Di Rumah Sakit
64 Peresmian Hotel
65 Masalah Di Hotel
66 Menunggu Niko
67 Cemburu
68 Menghadiri Pesta.
69 Obat Pencahar.
70 Malam yang Panas.
71 Bertemu Bi Inah.
72 Rumah Sakit.
73 Lelaki Bayaran.
74 Tuan Bram.
75 Teringat Kembali.
76 Menghampiri Sony.
77 Berkumpul.
78 Merawat Bunga.
79 Mendatangi Firo.
80 Aturan Pernikahan Sony.
81 Sony yang Angkuh.
82 Pernikahan Niki.
83 Tidur Sendirian.
84 Mengetuk Pintu.
85 Menghakimi Sony 1
86 Menghakimi Sony 2.
87 Kabur.
88 Menunggu Kabar.
89 Terbakarnya Mobil Sony.
90 Kesedihan Firo.
91 Hampa
92 Menuju Rumah Sony.
93 Medina Hamil.
94 20 Tahun yang Lalu.
95 Mencari Medina.
96 Restoran Cepat Saji.
97 Malam Mencekam.
98 Mencari Jalan.
99 Bersembunyi.
100 Agung yang Malang.
101 Menyuapi Medina.
102 Makan Sepiring Berdua
103 Meysa Jovanka Alister.
104 Pertemuan yang Mengharukan.
105 Sebuah Kenyataan.
106 Visual Menikahi Pria Gila
107 Apa Salahku?
108 Satu Gelas Minuman
109 Firo yang Khawatir
110 Meminta Maaf
111 Kabar Buruk
112 Negosiasi
113 Menjenguk Bayi Niki
114 Berbelanja
115 Pembunuh Jovan
116 Hancurkan!
117 Ruangan yang Mencekam
118 Terowongan
119 Bunuh Aku!
120 Jangan Bunuh!
121 Melahirkan
122 Orion Drago
123 Sidang Dakwaan 1
124 Shaka 1
125 Shaka 2
126 Shaka 3
127 Shaka/ Sony
128 Pernikahan Agung
129 Shaka 4
130 Shaka 5
131 Sony 1
132 Seperti Sampah
133 Kunjungan Shaka
134 Menjelang Pernikahan Shaka
135 Janji Nikah
136 Malam Pertama Shaka
137 Ayah Untuk Elard
138 Tertangkap Basah
139 Ketahuan
140 Geya dan Shaka
141 Berkumpul
142 Malam di Rumah Firo
143 Curhatan Shaka
144 Sidang Putusan
145 Mimpi Firo
146 Pagi Pertama
147 Kelahiran Seorang Putri
148 El dan Drago
149 Maaf dari Firo.
150 Menjelang Eksekusi Mati.
151 Eksekusi Mati (Tamat)
152 Promosi Novel (Spin-off Menikahi Pria Gila)
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Disuruh Menikahi Pria Gila
2
Menerima Nasib
3
Perjanjian Sebelum Menikah
4
Menikah.
5
Dikerjai Firo
6
Pertemuan Pertama Firo
7
Rahasia Firo
8
Niki
9
Kucing yang Tertabrak
10
Kedatangan Nyonya Stella
11
Sarapan Pagi
12
Dikerjai Lagi
13
Terjatuh di Kolam Renang
14
Ruang Bawah Tanah
15
Shinta
16
Jebakan Lagi
17
Ruang Bawah Tanah 2
18
Kena Batunya.
19
Tidur Bareng.
20
Nyamuk Nakal.
21
Cemburu
22
Firo Kecil
23
Minggu yang Bebas.
24
Roller Coaster.
25
Tersadar
26
Disekap
27
Firo Demam
28
Sakit
29
Aku Sayang Kamu
30
Mendatangi Tuan Bram
31
Ketemu Shaka Lagi.
32
Ungkapan Shaka
33
Dinner.
34
Ajakan Makan Malam.
35
Makan Malam
36
Makan Malam 2
37
Niky dan Sony
38
Jalan Berdua
39
Jalan Bareng 2
40
Taman Samping
41
Shaka
42
Shaka 2
43
Bunga
44
Siang Pertama
45
Menemui Tuan Bram 2
46
Bertemu Shaka
47
Curhatan Firo
48
Mimpi Firo
49
Pernyataan Tuan Bram.
50
Perubahan Firo
51
Kepergian Bi Inah
52
Rindu yang Terobati
53
Kedatangan Tamu
54
Shaka dan Geya Berdebat
55
Kekecewaan Sony.
56
Ajakan Medina
57
Hujan Deras.
58
Godaan Baru
59
Berkunjung ke Rumah Medina.
60
Niki Ketahuan Hamil
61
Kehamilan Niki
62
Memberi Pelajaran Kepada Sony.
63
Di Rumah Sakit
64
Peresmian Hotel
65
Masalah Di Hotel
66
Menunggu Niko
67
Cemburu
68
Menghadiri Pesta.
69
Obat Pencahar.
70
Malam yang Panas.
71
Bertemu Bi Inah.
72
Rumah Sakit.
73
Lelaki Bayaran.
74
Tuan Bram.
75
Teringat Kembali.
76
Menghampiri Sony.
77
Berkumpul.
78
Merawat Bunga.
79
Mendatangi Firo.
80
Aturan Pernikahan Sony.
81
Sony yang Angkuh.
82
Pernikahan Niki.
83
Tidur Sendirian.
84
Mengetuk Pintu.
85
Menghakimi Sony 1
86
Menghakimi Sony 2.
87
Kabur.
88
Menunggu Kabar.
89
Terbakarnya Mobil Sony.
90
Kesedihan Firo.
91
Hampa
92
Menuju Rumah Sony.
93
Medina Hamil.
94
20 Tahun yang Lalu.
95
Mencari Medina.
96
Restoran Cepat Saji.
97
Malam Mencekam.
98
Mencari Jalan.
99
Bersembunyi.
100
Agung yang Malang.
101
Menyuapi Medina.
102
Makan Sepiring Berdua
103
Meysa Jovanka Alister.
104
Pertemuan yang Mengharukan.
105
Sebuah Kenyataan.
106
Visual Menikahi Pria Gila
107
Apa Salahku?
108
Satu Gelas Minuman
109
Firo yang Khawatir
110
Meminta Maaf
111
Kabar Buruk
112
Negosiasi
113
Menjenguk Bayi Niki
114
Berbelanja
115
Pembunuh Jovan
116
Hancurkan!
117
Ruangan yang Mencekam
118
Terowongan
119
Bunuh Aku!
120
Jangan Bunuh!
121
Melahirkan
122
Orion Drago
123
Sidang Dakwaan 1
124
Shaka 1
125
Shaka 2
126
Shaka 3
127
Shaka/ Sony
128
Pernikahan Agung
129
Shaka 4
130
Shaka 5
131
Sony 1
132
Seperti Sampah
133
Kunjungan Shaka
134
Menjelang Pernikahan Shaka
135
Janji Nikah
136
Malam Pertama Shaka
137
Ayah Untuk Elard
138
Tertangkap Basah
139
Ketahuan
140
Geya dan Shaka
141
Berkumpul
142
Malam di Rumah Firo
143
Curhatan Shaka
144
Sidang Putusan
145
Mimpi Firo
146
Pagi Pertama
147
Kelahiran Seorang Putri
148
El dan Drago
149
Maaf dari Firo.
150
Menjelang Eksekusi Mati.
151
Eksekusi Mati (Tamat)
152
Promosi Novel (Spin-off Menikahi Pria Gila)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!