Di perjalanan pulang,
Malam itu Medina berjalan seorang diri. Tanpa sadar matanya melihat seekor kucing tertabrak ditengah jalan. Kucing itu tak berdaya sambil mengerang matanya yang melihat kearah medina seakan meminta pertolongan.
Dari arah kanan tampak Medina melihat mobil yang melaju kencang. Sebentar lagi kalau mobilnya tidak diberhentikan mobilnya akan menabrak kucing itu. Tak berpikir lama lagi medina langsung menyetop mobil di depannya dengan merentangkan kedua tangannya agar berhenti.
Ciiiiiiiiitttttttt...
Sebuah mobil mengerem mendadak tepat di depannya, Beruntung tak mengenainya.
Mobil itu hampir saja menabrak Medina yang saat itu berada di tengah jalan.
Terlihat tatapan seorang laki laki di dalam mobil begitu kesal.
Dengan gerak cepat Medina Membuka switer yang dipakainya untuk membungkus tubuh kucing yang berdarah itu.
Lelaki di dalam mobil itu memperhatikan pemandangan di depannya. Dia melihat wanita di depannya tanpa berkedip. Seakan melihat bidadari turun dari langit. Wajahnya mengingatkannya kepada seseorang.
"Kenapa dengan kucing itu nona?"
Lelaki di dalam mobil itu keluar menghampiri Medina.
Medina menoleh, Terkesima! Pandanganya terhenti matanya berbinar seakan terkagum dengan sosok di depannya.
Wajahnya sangat tampan seperti bule. Perawakannya sempurna dengan mata tajam dan senyumannya yang begitu membuat candu.
"Nona kenapa dengan kucing itu?" lelaki itu bertanya sambil melambaikan tangan kanannya di depan wajah Medina yang melongo.
"Ku-kucingnya...tertabrak! Sepertinya kucing ini harus cepat di tolong," Medina menjawab pertanyaan laki laki itu dengan gagap karena takjub.
Lelaki itu mendekatinya,
"Bisa aku bantu nona," lelaki itu tersenyum ke arah Medina sambil ikut membantu mengangkat kucing itu.
"Sebentar aku mengambil kotak P3K dulu di dalam mobil," ucap lelaki itu kemudian berlari kecil mengambil kotak yang berwarna putih di mobilnya.
Tak begitu lama lelaki itu menghampirinya lagi sambil membawa kotak obat berwarna putih. Medina lalu meraih kotak di tangannya.
Medina dengan sigap membersihkan luka di tubuh kucing itu. Membalut lukanya dengan perban. Membersihkan bekas darahnya dan menyelimutinya kembali. Tubuh kucing itu tampak lemas tak berdaya.
Tanpa Medina sadari laki laki itu diam diam memandangi wajahnya yang sedang fokus merawat kucing.
"Sepertinya kaki kucing ini patah," ucap lelaki itu, "Maaf aku tidak tahu kalau di depan ada kucing. Hampir saja mobil ku menabraknya," lelaki itu meminta maaf sambil tersenyum.
"Tidak apa-apa, Terima kasih atas bantuannya. Aku akan membawa kucing ini ke shelter milik temanku," Medina membalas senyumannya.
"Bagaimana kalau aku yang antar?
Perkenalkan nama aku, Shaka" lelaki itu mengulurkan tangannya.
"Nama aku, Medina. Terima kasih atas tawarannya, sepertinya tidak perlu karena lokasi shelternya sangat dekat. Aku bisa berjalan kaki ke sana," Medina menyalami tangan shaka, "Aku permisi dulu ya. Kasian kucingnya takut kenapa napa,"
Medina tak kuat berlama lama disitu. jantungnya berdenyut begitu cepat. Medina takut lama lama bisa salah tingkah.
"Baiklah nona, Hati hati dijalan!" seru Shaka.
Medina mempercepat langkahnya, Baru kali ini dia berkenalan dengan laki laki membuatnya salah tingkah.
Shaka masih memperhatikan Medina yang semakin menjauh. Didalam hatinya ada rasa yang berbeda.
Medina menengok ke belakang sekali lagi memastikan Shaka sudah meninggalkannya.
Ternyata shaka masih di tempat memperhatikannya dan tersenyum kepadanya dari jauh.
Ada perasaan berbeda di hatinya. Seakan baru menemukan lagi rasa yang selama ini hilang.
Shaka yang melihat Medina menengok lagi, Medina membalasnya dengan senyuman manisnya.
***
Sebelum pulang Medina mampir dulu ke shelter kucing. Kebetulan pemilik shelter itu adalah temannya bernama Ikbal.
Di sana banyak sekali berbagai kucing. Rata rata kucing di shelter itu bernasib buruk. Ada sebagian kucing yang cacat karena tertabrak bahkan di aniaya oleh manusia yang tidak punya hati.
Kebiasaan Medina setiap libur bekerja dia selalu menyempatkan diri untuk datang ketempat itu. Memberikan sebagian uangnya untuk disumbangkan. Bahkan membantu merawat dan memberikan makanan pada kucing.
"Hey Mey, udah lama gak kesini! Tumben kesini malam malam," tanya Ikbal ketika Medina baru datang. Ikbal sudah biasa memanggil Medina dengan panggilan, Mey.
Mereka berteman sejak di panti asuhan. Ikbal diangkat anak oleh keluarga kaya dan karena rasa empati nya yang tinggi Ikbal mendirikan sebuah shelter khusus kucing terlantar. Setiap ada waktu senggang Medina membantu Ikbal di shelter.
"Tolong kucing ini, Bal! dia baru saja tertabrak," Medina menyerahkan kucing itu pada Ikbal.
"Mey,ketemu dimana kucingnya? kasian sekali kucing ini," pelan pelan dan hati hati Ikbal mengobati luka si kucing.
Medina yang di tanya malah melamun sambil tersenyum sendiri.
"Kenapa kamu senyum senyum sendiri?" Ikbal menyenggol Medina yang sedang memberikan makan pada kucing kucingnya.
"Apaan sih!" Medina sedikit sewot.
"Mey, Akhir akhir ini kamu susah banget di hubungin kemana aja sih? Kamu ngga tau apa mereka semua pada kangen," ucap Ikbal sambil menunjuk kumpulan kucing yang mengerumuni Medina.
"Mau tau aja apa mau tau banget," ucap Medina dengan gaya centilnya.
" Mau tau banget, Emang kenapa?" Ikbal memajukan wajahnya tepat di depan wajah Medina sambil menatap mata Medina.
"Maaf akhir akhir ini aku sangat sibuk," ucap Medina enteng.
"Sok sibuk kamu, Mey" Ikbal menarik hidung Medina.
Ikbal memang suka dengan Medina sejak dari dulu tetapi Ikbal tak punya keberanian menyatakan cinta kepada Medina.
Medina sebenarnya ingin memberitahu kepada Ikbal kalau dia sudah menikah. tapi dia tidak mau Ikbal mengetahui kalau dia menikah hanya untuk membayar hutang keluarganya. Medina tidak mau membebani Ikbal apalagi hutang Medina kepada Ikbal sangat banyak. Meskipun Ikbal selalu mengikhlaskannya tetap saja Medina merasa malu kalau harus merepotkan Ikbal lagi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Kenyang
waduh knpa ada 3 hati yg menyukai Medina🥰🥰😂🤭
2022-12-25
1
Aliya Jazila
judul nya sich firoi fran utama koc malah dek2dekan sama jono
2022-12-18
0
☠༄༅⃟𝐐🧡 𝐌ɪ𝐌ɪᵇᵒʳⁿᵉᵒ㋛ᵗⓂ
Shaka... bukan kah itu kakak tirinya firo yaa
2022-12-14
0