Mentari Shaqueena Lashira
Mentari gadis lulusan SMA yang harus berurusan dengan seorang Billionaire yang tengah mencari istri. Berbagai kelakuan nakalnya membuat Rafandra pusing tujuh keliling menghadapinya.
Rafandra Maxwell Romanov
Billionaire kaya raya yang didesak orang tuanya untuk segera menikah dan memberikan pewaris pada orang tuanya.
Akankah mereka berakhir bahagia atau malah sebaliknya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Epson 10 - Bertemu lagi
Note Julukan :
Sandra : Belut Genit
Mentari : Ubur ubur liar / Landak jelek
Rafandra : si Tampan Sexy and Hottie
Zayn : Duren tampan
🤣🤣 (ノ*>∀<)ノ♡
Di apartemen
Sandra melempar tasnya dengan kasar ke sofa setelah itu duduk sambil menetralkan emosinya.Kini Dia memiliki saingan merebut cinta dan perhatian Rafandra.
"Dasar Ubur ubur liar itu sungguh menantangku rupanya dan lihat saja aku akan membalas perbuatanmu Mentari. " desis Sandra dengan raut jengkelnya.
Sandra membuang nafas berat setelah itu bangkit dan langsung pergi ke dapur mengambil minuman dingin.
🍁🍁🌙❇
Di lain sisi
Seorang pria melempar jasnya ke arah pelayan. Para pelayan mengerutkan dahinya melihat majikannya dalam mood yang buruk.
Dia adalah Zayn Barack O'Neil, pembisnis dalam bidang fashion terutama pakaian dalam. Zayn melonggarkan dasi yang ada di lehernya mengingat hari ini baginya hari yang sial.
"Sial gara gara landak jelek itu membuat moodku down. " gumam Zayn dengan raut wajah masamnya.
"Aku harap tidak akan bertemu sama si landak jelek itu. " gumam Zayn.
ohoo.. tidak semudah itu fergusso (っ´▽`)っ
Drt drt drt
Merasakan getaran dalam saku celananya, Zayn langsung mengambil ponselnya.
"Halo ada apa Harry? " tanya Zayn tanpa basa basi.
"Nanti malam datanglah ke pesta reunian Zayn dijamin akan sangat menyenangkan. " seru Harry membujuk sahabatnya.
"Hm oke aku akan datang!
Zayn langsung memutus sambungan teleponnya.Diapun bangkit dan pergi dari ruang tamu menuju ke kamarnya yang ada di lantai atas.
Skip Di kamar Zayn
Selesai mandi dan berganti pakaian, perhatian Zayn tertuju pada bingkai foto yang ada di laci mejanya.Dia mengambilnya lalu menatapnya lekat terhadap sosok wanita dalam foto.
"Vania, Aku merindukanmu sayang! Sudah dari lima tahun kepergianmu namun aku masih sangat merindukan kamu. " gumam Zayn dengan lirih.
Zayn mengembalikan foto mendiang istrinya ke tempatnya semula setelah itu memutuskan berbaring sebentar di atas ranjang.
Skip
Malam harinya di pesta reuni
Rafandra turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk Mentari.Keduanya tampak serasi dengan pakaian senada yaitu merah maroon gaun mentari sedangkan Rafa pada bagian dasi dan pinggangnya.
Mereka berdua langsung masuk ke dalam mansion tempat diadakan pesta reuni.Tampak beberapa tamu yang lain menatap intens kearah keduanya.
"Em Darling apa enggak papa kalau aku ikut kamu diacara pesta reuni sayang. " bisik Mentari pada sang pujaan hati.
"Enggak papa sayang ayo ikut aku kita temui teman temanku. " ajak Rafandra sambil merengkuh pinggang sang kekasih hati.
Mereka berdua langsung menghampiri sekumpulan para pria yang tengah mengobrol bersama.
"Halo bro akhirnya kamu datang juga. " sapa salah satu diantara mereka.
"Felix dan oh ya kenalkan ini calon istriku. " ujar Rafandra.
Tanpa malu Mentari menghampiri Felix dan memperkenalkan dirinya sambil tersenyum manis.
"Halo tampan aku Mentari. " godanya sambil mengedipkan matanya.
"Hai juga nona manis aku Felix. " balas Felix sambil mengenggam tangan Tari lalu mengecupnya sekilas.
Rafandra melotot dan langsung menarik Mentari lalu memeluknya.Para sahabat Rafandra tertawa melihat kelakuan Rafandra barusan.
"Sayang aku enggak nyesel ikut kamu ke pesta soalnya bisa cuci mata lihat para pria tampan, seksi dan hot. " celetuk Mentari sambil tersenyum cerah.
"Tari. " geram Rafa dengan wajah frustrasinya.
"Benar sekali nona manis dan kamu bisa menjadikanku pacar keduamu kalau Rafa selingkuh. " sahut Alex terkekeh sambil meneguk wine.
"Sepertinya kamu cari mati ya Lex. " sembur Rafa dengan sorot mata tajamnya.
Alex terkekeh melihat raut kesal di wajah temannya itu.Felix itu tertawa sambil menepuk pundak Rafandra dengan keras dan Rafa menepisnya kasar.Mentari tersenyum tipis melihat kedekatan Rafa dengan para sahabatnya.
"Sudahlah Rafa jangan khawatir aku sudah memiliki gadis impianku sendiri. " balas Alex.
Rafa mendengus lalu mengangguk setelah itu kembali mengobrol bersama para sahabatnya. Mentari membisikkan sesuatu pada Rafa setelah itu pergi ke ujung ruangan mengambil makanan dan minuman.Sesekali dia melirik kearah kanan dan kiri setelah itu hendak mengambil gelas namun teetahan tangan seseorang.
Mentari menoleh dan berbinar melihat pria yang ditabraknya di Mall. Zayn menarik tangannya dan berdecak kesal karena bertemu Mentari lagi.
"Halo tampan kita bertemu lagi. " sapanya dengan senyum miringnya.
"Sial terus aku bertemu denganmu landak
jelek. " geram Zayn kesal.
"Ck aku bukan landak jelek tapi landak seksi. " sahut Mentari meralat ucapan Zayn.
Zayn menatapnya datar dan acuh tidak peduli dengan ucapan Mentari barusan. Sementara Rafa mencari Mentari hingga tatapan tertuju ke sudut ruangan sontak membuatnya berdecak kesal menahan api cemburu di dadanya.
Tap tap tap
Grep tangan Kekar Rafa sudah melingkar manis di pinggang Mentari membuat Mentari menoleh dan terkejut.
"Sayang kamu lama banget sih baliknya aku dari tadi nyariin kamu lho. " ucap Rafa sambil melirik Zayn sekilas.
"Ayo kita pergi dari sini. " Rafa membawa gadisnya pergi dari hadapan Zayn.
Zayn menghela nafas lega melihat kepergian Mentari dan Rafandra.Mentari dan Rafa menuju ke tempat makanan berada jauh dari Zayn berada.
"Sepertinya kamu perlu dihukum sayang. " seringai terbit disudut bibi Rafa.
"Baiklah hukum aku dengan kenikmatan ya. " goda Mentari dengan senyum mesumnya.
"Dasar gadis nakalku yang mesum. " balas Rafa sambil tersenyum geli.
Mentari langsung mengambil minuman lalu meneguknya setelah selesai menaruhnya kembali ke meja.Setelah itu mereka kembali mengobrol bersama teman teman Rafandra.
Dua jam berlalu Mentari dan Rafandra memutuskan keluar.Keduanya masuk ke dalam mobil dan melesat dengan kencang meninggalkan mansion tempat di mana reuni diadakan.
30 menit kemudian
Di halaman mansion Rafa,setelah turun dari mobil keduanya tak langsung masuk ke dalam mansion.
Mereka memilih duduk di sofa dekat perapian agar tubuh keduanya menjadi hangat.Mentari menyandarkan tubuhnya di dada bidang Rafa dan jemari mereka saling mengenggam satu sama lain.
"Darling apa kamu tidak akan menyesal menikah dengan aku nanti? " tanya Mentari tiba tiba.
"Kenapa kamu bertanya seperti itu Honey. " ujar Rafa mengerutkan dahinya bingung.
"Aku gadis urakan yang tidak tahu sopan santun takutnya akan membuat keluargamu malu. " gumam Mentari.
Rafa melepaskan gengamannya setelah itu menoleh dan menatap wajah cantik Mentari, calon istrinya.
"Kata siapa kamu urakan sayang hemm! Aku mencintaimu apa adanya meskipun kita baru saling mengenal.Meskipun kamu sering menggoda para pria hingga membuatku pusing tetap saja kamu yang aku inginkan menjadi istriku. " ujar Rafa panjang lebar.
Mentari mencari kebohongan di kedua manik kelam Rafa namun tak menemukannya.Diapun kembali berhambur kedalam pelukan Rafa dengan perasaan tak terjabarkan.
"Hanya kamu Rafa hanya kamu yang membuatku nyaman dan aman meskipun banyak pria yang lebih dari kamu. " batin Mentari.
"Terimakasih telah hadir dalam hidupku Darling! Aku sangat bahagia. " ucapnya.
Cup Rafa mendaratkan kecupan lembut dikening Mentari lalu mendekapnya dari samping.
TBC
sbnrnya asistenya gak salah mendatangkan wanita yg sdh menikah, soalnya pak bos kan nyuruhnya carikan wanita yg baik bkn wanita yg single ato virgin... jadi gak salah kan si Sam sangat asisten mengajukan Anasthasia jdi istri kontrak bosnya, Anasthasia kan emang wanita baik2 yg sdh pny gelar sbgai istri org😁😁😁😁😁😁