NovelToon NovelToon
Cinta Rasa COVID-19

Cinta Rasa COVID-19

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ruby kejora

Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.

Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.

Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.10 Keputusan Cyara

Rianti berjalan ke gedung Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Tampak Cyara yang berdiri dengan Elias di depan kelas B.

"Aku harus cepat ke sana, sebelum ada keributan besar dan semua orang tahu, apa lagi jika sampai Kepala Jurusan tahu, bisa gawat." kata Rianti berlari.

"Rianti, akhirnya kau datang. Aku ingin kau jadi saksi."

"Saksi untuk apa..." kata Elias bingung.

"Elias, aku sudah lihat video itu, kau tak sepantas nya melakukan itu pada Cyara. Aku akan bantu beberkan semua di sini biar semua tahu." kata Rianti memancing Cyara.

"Jangan di teruskan Rianti, ini masalah pribadiku, jangan sampai menjadi konsumsi publik lagi. Aku tidak akan membalas api dengan api, aku akan memadamkannya dengan air.

Kakak...maksudku Elias...aku sudah tahu motifmu menjadikanku sebagai kekasih mu, semua ini hanya settinganmu. Kita bicara di tempat lain saja, agar tidak mengundang perhatian, aku tidak ingin mempermalukan mu di hadapan banyak orang, seperti yang kau lakukan padaku."

Rianti melihat Cyara yang bisa menahan amarahnya dan merasa lega, karena tidak akan meluapkan amarahnya di tempat umum.

"Lima menit lagi kelas akan di mulai, bagai mana jika nanti siang saja, pas jam istirahat." kata Elias

"Tidak bisa, aku sudah memberi mu kelonggaran, kita masuk telat saja. Tiga puluh menit saja sudah cukup bagiku." kata Cyara menggandeng tangan Elias.

"Kau mau membawaku ke mana ?"

"Kita ke hall sekarang. Aku tahu hari ini hall kosong, jadi kita bisa leluasa bicara di sana."

Elias tidak mengelak, akhirnya mengikuti Cyara berjalan ke hall sambil memikirkan kata untuk pembelaan dirinya nanti.

Mereka bertiga sampai di hall. Cyara dan Elias bejalan masuk.

"Rianti, kenapa masih berdiri di situ, ayo masuk." kata Cyara melihat Rianti tidak mau masuk.

"Kalian masuk saja, selesaikan masalah kalian, aku akan menunggu kalian di sini dan berjaga jika ada seseorang yang masuk aku akan segera memberi tahu kalian."

Cyara memulai membuka pembicaraan, Elias bersiap menghadapi amarahnya, dan Rianti mulai merekam mereka dari luar jendela tanpa sepengetahuan mereka.

"Elias...aku tak menyangka kau tega berbuat demikian padaku. Sekarang terkuak kenapa kau tak pernah mau memberi tahuku soal ke sembilan puluh sembilan mantanmu."

"Dari mana kau tahu jumlah mantanku ?"

"Itu tidak penting dari mana aku mengetahuinya. Apakah aku lelucon bagi mu, kalian orang kaya memang tidak waras. Apakah dengan menyaingi pacar Kakakmu yang berjumlah delapan puluh itu akan membuatmu mendapatkan world record ?"

"Tidak, aku bisa menjelaskannya pada mu..."

"Penjelasan apa yang kau maksud. Apakah aku mainanmu yang bisa kau koleksi dengan mudah. Betapa bodohnya aku, selama ini aku percaya padamu walaupun banyak yang bilang kau playboy, namun aku tulus menyukaimu."

"Cyara dengarkan aku, beri aku kesempatan bicara. Aku mencintaimu dengan cara berbeda." kata Elias mulai mengeluarkan rayuan dan memegang pipi Cyara.

"Sudah cukup kau merendahkan harga diriku, aku tidak akan membiarkan mu berbuat lebih jauh lagi." kata Cyara menurunkan tangan Elias dari pipinya dan menampar pipi Elias keras.

"Kau menampar pipiku..." kata Elias sambil memegang pipinya.

"Tamparan itu untuk mengingatkanmu, berhentilah mempermainkan hati wanita. Aku harap, setelah ini tidak ada korban lagi." Kata Cyara mulai berkaca-kaca dan membalikkan badan memunggungi Elias agar tidak melihatnya saat menangis.

"Aku minta kita putus sekarang. Mulai hari ini dan seterusnya jangan pernah mengusik kehidupanku lagi, jangan muncul di hadapan ku. Aku tidak akan membalas perbuatan mu padaku. Kau lihat saja Hukum Law of Attraction akan berlaku. Jika kau menebar kesusahan, maka kau juga akan mendapatkan kesusahan." kata Cyara berlari keluar dari hall meninggalkan Elias sendiri.

"Rianti, ayo kita pergi dari sini." kata Cyara meneteskan air mata.

Rianti memeluk Cyara sambil memasukkan ponsel setelah berhasil merekam video.

"Bagaimana jika kita bicara di taman kampus sekarang, kita tidak usah ikut satu mata kuliah dulu, nanti mata kuliah kedua, baru kita ikut." kata Rianti menarik tangan Cyara berjalan menuju taman.

Cyara dan Rianti duduk di taman. Rianti menenangkannya sampai berhenti menangis.

"Semua sudah berakhir sekarang, bagaimana nanti orang-orang melihatku ya..."

"Kamu tidak bersalah, kamu adalah korban. Sudah jangan dengarkan omongan orang. Apa yang kamu pikirkan akan jadi kenyataan, berpikir positif saja."

"Terima kasih Rianti, sudah menghiburku. Kau memang sahabatku."

"Cyara, wajahmu kelihatan masih sembab, coba lihat di cermin ini." kata Rianti menyerahkan cermin.

"Lalu bagaimana aku menutupi nya..."

"Aku akan sedikit memoles wajahmu." kata Rianti mengambil bedak, eye linier, dan blush on dari dalam tas nya.

Rianti memakaikan eye linier pada mata Cyara, lalu memoleskan bedak, dan menyapukan blush on tipis pada pipinya.

"Sekarang coba lihat di cermin, sudah berkurang kan ?" tanya Rianti menyerahkan cermin lagi ke Cyara.

Cyara melihat wajah nya di cermin, dia tersenyum melihat wajahnya sendiri yang menurutnya sendiri kelihatan lebih manis dari hari biasanya.

Rianti mengeluarkan ponselnya, lalu mencari nomor Aldi. Dia mencari video yang di rekamnya tadi, kemudian dia tekan tombol kirim. Videonya telah terkirim.

"Beres, sudah terkirim..." kata Rianti dengan tersenyum.

"Apa yang kau kirim, coba ku lihat." kata Cyara mengambil ponsel dari tangan Rianti dan memutarnya.

"Tidak... Cyara, kau jangan salah paham."

"Kau ini sama saja dengan Elias." kata Cyara agak marah.

"Aku tidak mengunggah nya ke Sosial Media seperti yang dilakukan Elias, aku hanya mengirim nya ke Aldi. Sekarang aku akan kirim ke ponsel mu."

Aldi keluar dari ruang dosen pembimbing skripsi. Dia mendengar ponselnya berdering, nada pesan masuk.

"Ah, aku lihat dulu, siapa tahu pesan penting." kata Aldi mengambil ponsel dari saku dan membukanya.

"Rianti....ada apa dia mengirim video."

Aldi membuka video dan memutarnya, dia menonton nya sampai selesai.

"Ini akibatnya kamu main-main dengan cewek, Elias. Aku akan mengirimnya ke Kakakmu." gumam Aldi, kemudian mencari nomor Kakak El dan mengirim videonya, lalu berjalan menuju ke perpustakaan.

Cyara dan Rianti kembali berjalan ke kelas. Di tengah jalan, bertemu dengan Elias.

"Cyara...tunggu...tunggu...dengarkan aku dulu." kata Elias memegang tangan Cyara.

"Lepaskan tangan ku, sudah kubilang jangan pernah menemui ku lagi. Apa masih belum cukup bagi mu menyakiti ku ?" kata Cyara melepaskan tangannya dan berjalan cepat, pergi meninggalkan Elias dan masuk ke kelas mengikuti mata kuliah selanjutnya.

El sedang bersantai mendengar kan lagu dengan headset di telinga nya, tiba-tiba lagu terjeda, karena ada pesan masuk.

"Siapa sih mengirim pesan." kata El membuka pesan.

"Video dari Aldi, video apa ini..." gumam El kemudian membuka dan melihatnya sampai akhir.

"Akhirnya, kau bisa di kalahkan juga Elias oleh gadis itu. Aku akan mengunggahnya ke Media Sosial sekarang, biar kamu jera." kata El tertawa lebar.

El memposting video tadi di akun nya, yang mempunyai banyak followers, karena memang dia selebgram, dan kembali mendengarkan musik dan melantunkan menirukan liriknya.

1
©heezyyy ®ich
/Heart/
©heezyyy ®ich
Go!go!🔥
©heezyyy ®ich
semangat!
©heezyyy ®ich
/Good/
©heezyyy ®ich
/Drool/
©heezyyy ®ich
/Heart//Heart/
Mat Grobak
👍👍👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gak Rela Tamat neh cerita.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
🌻Ruby Kejora: Siap kk... Terima kasih dukungannya kak😘😘
total 5 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
wah kyak,y Author nulis sambil nyanyi neh🤓🤭
🌻Ruby Kejora: Tahu z kk.... Klo sambil nyanyi🤭
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Tasya perusak cerita Novel🤭eh salah
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
🌻Ruby Kejora: Makasii kaka saf...❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Banyak kata tertulis d sini
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
🌻Ruby Kejora: Makasii banyak kk... ❤️❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.

maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢: entar nunggu yg satu ini kelar dulu.✌️😉
total 2 replies
mialika
mampir thor
🌻Ruby Kejora: Makasii kk❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
ciuuu cweeet bingit seh
gemessss😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
kyak,y ak udah kena virus covid 19 neh, dan terisolasi tepat pd Novel ini.
👍
Lilis Afrini
kakak aku mampir...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
waktuku habis, tepat pd titik rasa penasaran yg tinggi.
_ _ _
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Semoga hilang penasaran nya tar

.
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Author, kau membawa
pikiran ku terhantut.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Fandy bkn cinta hanya ter'Obsesi semata.😔
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
penasaran buatku tk sabar nunggu Pimoy Up d Ab.
🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!