NovelToon NovelToon
Menikahi Pewaris Gila (Spin Off MBPB)

Menikahi Pewaris Gila (Spin Off MBPB)

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:432
Nilai: 5
Nama Author: Jeju Oranye

Menikahi pewaris gila (spin off MBPB) Ini adalah spin off dari novel sebelumnya (Mengandung benih pria beristri) silakan baca novel itu dulu untuk mengerti alurnya. Menceritakan kisah Sagara davitra Fernandez, buah hati dari Citra dan David dan seorang gadis bernama Azalea kirana, disini akan banyak diceritakan bagaimana cerita setelah ending pernikahan David dan citra di novel sebelumnya, Sagara yang di cap sebagai “pewaris gila” harus di hadapkan dengan intrik dan konspirasi yang kejam demi kekuasaan di dalam keluarganya sendiri setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya yang ia anggap pengkhianat dan meninggalkan nya sendirian saat kecil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeju Oranye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Semua orang kembali berbisik kaget pada laki-laki gempal yang mengaku ayah dari calon mempelai wanita itu.

Banyak yang heran karena mereka tampak tak mirip seperti anak dan ayah bahkan beberapa dari mereka terdengar menyeruakan pendapat itu secara terang- terangan.

“Bagaimana mungkin gadis secantik dia punya ayah yang seperti ini?”

“Iya, gak percaya deh. Masa putrinya secantik timun mas, bapaknya kaya buto ijo?”

Bahkan ada yang berseloroh tanpa tedeng perasaan malu ataupun tak enak pada Darto, yang membuat pria gempal itu melirik sebal sambil mendengus kecil.

Di sisi lain, Aleah sudah menegang di tempat nya, matanya terpejam sesaat, sudah membayangkan tangan ayahnya akan menyeret nya paksa keluar dari altar, lalu dikembalikan pada juragan Barnas seperti barang yang gagal terjual.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Darto tiba-tiba menyengir kuda, lalu menghampiri Sagara dengan wajah sumringah luar biasa, seperti habis memenangkan undian berhadiah.

“Maksudnya, pernikahan ini tidak akan berjalan tanpa saya yang menjadi walinya, karena bagaimanapun saya ini ayah kandung Aleah yang masih hidup.”

Sagara terdiam sejenak, melirik sesaat lalu berpikir, jadi Aleah nama gadis yang akan dinikahinya ini? Saking ricuh dan mendadak nya semua yang terjadi ini, Sagara sampai lupa menanyakan kabarnya.

Darto sendiri mulai bersilat lidah, bakatnya sebagai penjilat kini ia tunjukkan di hadapan calon besan yang akan membawa perubahan besar dalam hidupnya.

“Tuan Sagara,” Darto berkata, suaranya kini benar-benar berubah drastis dari yang ia ucapkan pertama kali, lembut dan penuh hormat yang dibuat- buat. “Sebagai ayah kandung nya, ijinkan saya yang menjadi wali dalam pernikahan ini. Hanya itu yang saya minta.”

Semua orang termasuk Sagara sendiri, sedikit terkejut dengan perubahan sikap itu. Namun penghulu,yang hanya melihat ini sebagai hal yang wajar dari sudut pandangnya, segera mengangguk sopan.

“Kalau begitu, mari pak. Kita langsungkan ijab kabul ini dengan wali yang sah. Saya akan menuntun bapak jiks grogi.”

Darto mengangguk dengan penuh antusias mengikuti penghulu dengan senyum kegembiraan yang tak bisa lagi ia sembunyikan.

Aleah menatap ayahnya dengan tatapan tak percaya,namun tak berani bersuara di tengah aula yang masih dipenuhi tamu. Ia hanya bisa berdiri kaku, menyaksikan Darto di tuntun penghulu, mengucapkan kalimat ijab dengan lancar seolah sudah menghafal nya berhari- hari sebelum nya.

“Baik, sekarang ini ijab kabul yang benar.” Suara penghulu terdengar dengan intonasi yang otoriter membuat semua orang seketika menahan nafas.

Karena pernikahan ini terjadi secara mendadak, hanya bermodalkan nama Aleah saja beserta bin nya sedangkan untuk berkas- berkasnya akan menyusul nanti, begitu alibi yang Sagara ucapkan agar semua orang tak semakin curiga bahwa sebenarnya ia pun tak menduga sama sekali ini akN terjadi.

“Saudara Sagara davitra Fernandez bin Davidson Fernandez, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya Aleah kirana dengan maskawin berupa emas 50 gram, 1 set perhiasan berlian, uang 1 miliar dan seperangkat alat sholat dibayar tunai!”

Semua orang melongo dengan mahar yang disebutkan, benar- benar fantastis, bahkan Darto yang menyebutkannya sendiri tak bisa berkata- kata dan menenggak ludahnya bahkan jika terlihat air liurnya hampir menetes, membayangkan semua mahar itu bakal ada di genggamannya.

Sagara dengan tatapan elangnya yang begitu percaya diri, mengucapkan ijab kabul itu dengan hanya sekali tarikan napas.

“Saya terima nikah dan kawinnya Aleah kirana binti Darto sudarso dengan maskawin tersebut dibayar tunai!”

“Bagaimana para saksi?” Tanya pak penghulu. “Sah?”

“Sah!” Semua orang menjawab serentak. Aleah yang sejak tadi duduk di samping Sagara, mengembuskan napas nya pelan, tak sadar setitik air matanya.

Kini ia sudah sah menjadi istri orang, yang bahkan tak pernah terbayangkan sama sekali dalam hidup nya. Memang benar kata pepatah, manusia hanya bisa berencana namun Tuhan yang menentukan alurnya.

Tak menyangka sama sekali, dalam rencana pelariannya dari perjodohan sang ayah dengan juragan tua, membawanya pada laki-laki yang bahkan hanya ia temui sekali dan kini telah sah dan halal menjadi suaminya.

Takdir rumit apa yang sedang dijalani nya ini? Aleah benar-benar tak mengerti.

----------------

Disisi lain, begitu selesai ijab kabul yang terasa mencekam itu, Darto justru berbalik menghadap para tamu dengan wajah berbinar, lalu tangannya terangkat seolah sedang memberi pidato kemenangan.

“Alhamdulillah.” Serunya lantang,”sungguh saya tidak menyangka putri saya yang sederhana ini akan mendapat kehormatan menjadi menantu keluarga Fernandez yang terpandang! Saya benar-benar bersyukur, benar-benar bangga!”

Beberapa tamu tersenyum kikuk, sebagian lagi bertepuk tangan sopan meski jelas kebingungan dengan sikap Darto yang bgitu drastis dari sebelumnya.

Sementara Aleah hanya menunduk, menahan mual melihat kemunafikan ayahnya yang begitu mahir berganti topeng.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Di deretan kursi para tamu, Barnas mencengkeram kepalan tangannya keras, wajahnya memerah menahan amarah.

“Sialan si Darto, ku pikir dia akan membawa putrinya kembali untuk ku, eh malah menjilat seperti orang yang tak punya harga diri!” gumamnya menghardik, memandang drama yang sedang dimainkan Darto dengan tatapan serasa di khianati.

Merasa rugi dengan uang yang sudah ia gelontorkan kepada Darto dengan Aleah sebagai imbalan nya, namun Darto justru mengkhianati nya seperti ini.

Umpatan yang di lontarkan nya itu tak di sengaja di dengar oleh orang disampingnya yang ternyata adalah bawahan nya Robert.

Melirik sebentar ke arah Barnas dengan tatapan penuh selidik, pria itu lantas mendekati tuannya yang masih berdiri setia di dekat nyonya Gracia.

Mendapati informasi tersebut, Robert mengangguk- ngangguk lalu menatap ke arah Mayang dengan penuh perhitungan yang kemudian di artikan Mayang sebagai kode untuk membuka siasat baru.

Setelah akad, acara selanjutnya di gelar yaitu menyalami pengantin sambil acara makan- makan. Banyak meja prasmanan yang sudah digerubungi oleh para tamu yang mulai menyendok nasi dan lauk ke piring mereka, beberapa masih sibuj berfoto- foto dan memberi selamat kepada pengantin baru.

Di tengah acara, Aleah pergi sebentar dengan dalih ijin ke toilet, Sagara tak mempermasalahkan juga sebenarnya sudah muak dengan acara formalitas ini lantas mengizinkan nya.

Tanpa mereka ketahui, Aleah membawa Darto pergi ke sudut ruangan yang tak di lewati orang untuk menginterogasi ayahnya tersebut.

“Heh, kau apa- apaan sih? Bukannya temani suami mu bersalaman malah menarikku kesini!” Darto menyentak dengan kesal karena merasa di ganggu padahal dia sedang pencitraan setelah menyandang status besan keluarga Fernandez.

Sorot mata Aleah seolah menguliti ayahnya, entah bagaimana keberanian itu sekarang timbul setelah selama ini ia hanya bisa diam.

“Apa maksud ayah dengan semua ini? Kenapa ayah setuju dengan pernikahan ini? Apa yang ayah rencanakan?!”

Melihat keberanian putrinya yang tak pernah ia lihat sebelumnya bukannya membuat ia kesal, Darto justru tertawa.

“Aleah, Aleah, harusnya kau bilang kalau tujuan mu kabur itu untuk menikahi pria kaya, ayahmu ini pasti akan sangat bangga,” ucap Darto di penuhi dengan tawa kebahagiaan.

Aleah mengepalkan tangan nya erat. “Aku tak ingin menikah ayah! Aku ingin menemui ibu!”

Seketika tangan Aleah ditahan oleh Darto ketika ia mencoba untuk melangkah.

“Apa yang ayah lakukan? Lepaskan?!”

“Jangan bilang kau akan kabur lagi setelah ini?!” Tuding Darto dengan matanya yang sudah melotot geram.

“Kalau iya memang kenapa? Aku ingin menemui ibu dan Rania!”

Darto dibuat semakin meradang mendengar hal itu, lantas semakin mengecangkan jeratan tangannya yang membuat Aleah seketika meringis.

“Berani kau mencoba melangkah lagi, maka kau tak pernah melihat ibu dan adikmu lagi untuk selamanya!”

Mata Aleab seketika membelalak. “Apa maksud ayah?!”

Darto kemudian mengeluarkan ponselnya dari saku celana, membuka aplikasi video lalu memperlihatkannya pada Aleah.

Yang membuat darah Aleah seketika membeku kala melihat ibu dan adiknya yang duduk di kursi dengan kaki dan tangan yang diikat serta mulut yang di sumpal dengan lakban.

“Nyawa mereka tergantung dari cara kau bertindak. Turuti perintah ayah atau mereka yang akan ku buat bungkam untuk selamanya.” Ancam Darto membuat Aleah menggeleng tak percaya.

Apakah di depannya ini beneran ayahnya atau iblis yang sedang menyamar?

…….

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!