NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:44.6k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Siang itu matahari bersinar cukup terik menyengat kulit.

Arif berjalan santai keluar dari gerbang mewah kediaman Keluarga Liem.

Dia sengaja keluar rumah untuk menghindari amukan lanjutan dari Shinta.

Setelah kejadian pelukan paksa di sofa tadi, gadis itu mengurung diri di kamar karena terlalu malu.

Meski pelukan tadi membuat Racun Apinya sangat stabil, Arif tahu dia tidak bisa terus-terusan mengandalkan sentuhan mendadak.

"Aku harus mencari beberapa ramuan penekan hawa panas, jaga-jaga kalau aku harus jauh dari harimau betina itu," batinnya.

Berdasarkan petunjuk dari Nana, ada sebuah apotek tradisional Tiongkok yang sangat besar di daerah Glodok.

Apotek itu bernama Toko Obat Panjang Umur, konon katanya mereka menjual berbagai herbal langka.

Arif menyetop sebuah taksi dan menyebutkan tujuannya kepada sang sopir.

Sekitar empat puluh menit perjalanan membelah kemacetan Jakarta, taksi itu akhirnya berhenti.

"Sudah sampai, Mas," ucap sopir taksi. Arif menyerahkan selembar uang seratus ribu tanpa meminta kembalian lalu turun.

Gedung apotek itu memang terlihat sangat tua dan bernuansa klasik, dengan ukiran naga di pintu kayunya.

Aroma tajam dari berbagai campuran daun dan akar obat langsung menusuk hidung begitu Arif melangkah masuk.

Banyak pengunjung yang sedang mengantre di depan meja kasir yang panjang.

Arif mengabaikan antrean itu dan berjalan menuju rak kaca yang memajang berbagai akar ginseng dan jamur langka.

Mata Arif dengan cepat memindai jejeran obat-obatan tersebut.

"Kualitasnya lumayan, tapi harganya terlalu konyol," gumam Arif pelan saat melihat label harga.

Satu ons jamur lingzhi kualitas sedang saja dihargai sepuluh juta rupiah.

Arif menggeser langkahnya menuju sudut ruangan yang memajang obat-obatan kering.

"Tolong bungkuskan akar teratai dingin, daun mint gunung, dan serbuk cula badak putih, masing-masing setengah ons," ucap Arif kepada seorang pelayan yang lewat.

Pelayan bertubuh kurus itu berhenti dan memandang Arif dari atas ke bawah.

Meski pakaian Arif sekarang terlihat sangat mahal, nada suaranya yang memerintah membuat pelayan itu kurang suka.

"Maaf Tuan, serbuk cula badak putih harganya sangat mahal, lima puluh juta per setengah ons," ucap pelayan itu meremehkan.

"Apa Anda yakin mau membelinya? Barang kami tidak bisa dibatalkan kalau sudah ditimbang."

Arif mengerutkan kening mendengar nada bicara pelayan yang sombong itu.

"Kau pikir aku tidak sanggup bayar? Bungkus saja, aku bayar tunai," balas Arif datar.

Pelayan itu mendengus sinis dan berjalan menuju laci obat di belakang meja kasir.

Saat pelayan itu sedang menimbang pesanan Arif, pintu apotek tiba-tiba didobrak dari luar.

Brak!

Tiga orang pria berbadan besar dengan tato naga di lengan mereka masuk dengan langkah arogan.

Pengunjung apotek yang tadinya ramai langsung menyingkir ketakutan melihat kedatangan preman-preman itu.

"Mana bos kalian?! Panggil dia keluar sekarang!" teriak salah satu preman yang kepalanya botak.

Seorang pria tua berkacamata tebal yang sepertinya adalah pemilik apotek bergegas keluar dari ruangan dalam.

"A-ada apa ini Tuan-tuan? Tolong jangan membuat keributan di toko saya," ucap pemilik toko dengan suara gemetar.

Preman botak itu langsung mencengkeram kerah baju si pemilik toko.

"Kami disuruh Bos Rizki untuk mencari informasi!" bentak preman itu kasar.

"Siapa dokter yang merawat Tuan Surya Liem semalam?! Bos kami butuh dia sekarang juga!"

Pemilik toko itu terlihat kebingungan dan menggelengkan kepalanya ketakutan.

"S-saya tidak tahu Tuan! Sumpah saya tidak tahu!"

"Toko ini cuma menjual obat, kami bukan rumah sakit!" rintih pemilik toko.

Bruk!

Preman botak itu melempar tubuh pria tua itu hingga menabrak rak obat di belakangnya.

Ratusan botol obat langsung berjatuhan dan pecah berserakan di lantai.

Prang! Prang!

Para pelayan dan pengunjung apotek menjerit panik namun tidak berani maju membantu.

"Jangan bohong kau tua bangka! Seluruh orang di dunia medis pasti kenal siapa Dokter Dewa itu!" teriak preman kedua yang memegang tongkat besi.

"Kalau kau tidak mau bicara, kami akan menghancurkan tokomu ini!" ancamnya sambil memukul etalase kaca.

Cras!

Kaca etalase itu langsung pecah berkeping-keping membuat suasana semakin mencekam.

Arif yang sejak tadi berdiri diam menghela nafas panjang karena merasa terganggu.

Dia hanya ingin membeli obat penekan racun, kenapa harus ada acara sinetron murahan seperti ini.

Arif melirik ke arah preman-preman yang sedang mengamuk itu dengan tatapan bosan.

"Rizki ya... ternyata menantu Baskoro lumayan bergerak cepat juga," batin Arif santai.

"Hei kalian, bisa tidak jangan berisik? Kepalaku pusing mendengar teriakan kalian," ucap Arif tiba-tiba memecah keheningan.

Suara Arif tidak keras, tapi terdengar sangat jelas di telinga semua orang di apotek itu.

Tiga preman itu langsung menoleh ke arah Arif dengan wajah garang.

"Siapa kau berani ikut campur urusan kami?! Mau mati ya?!" bentak preman botak sambil berjalan menghampiri Arif.

Pelayan kurus yang tadi melayani Arif langsung mundur ketakutan dan bersembunyi di balik meja kasir.

Arif sama sekali tidak bergeser dari posisinya, dia tetap berdiri santai dengan tangan di dalam saku celana.

"Aku cuma pelanggan yang sedang menunggu pesanan obatku," jawab Arif tenang.

"Kalian merusak suasana tokonya, pelayan ini jadi lama menimbang obatku."

Preman botak itu merasa terhina karena pemuda di depannya ini sama sekali tidak takut padanya.

"Wah, berani juga mulutmu anak muda! Biar kuhancurkan kepalamu!" raung preman itu.

Wusss!

Kepalan tangan sebesar batu bata itu melesat cepat mengincar wajah Arif.

Para pengunjung wanita langsung menutup mata tidak berani melihat adegan sadis yang akan terjadi.

Plak!

Suara tamparan keras bergema memenuhi ruangan, namun bukan wajah Arif yang hancur.

Tangan Arif dengan sangat santai menahan pukulan preman botak itu hanya dengan satu tangan!

Mata preman botak itu langsung terbelalak lebar seolah melihat hantu.

Dia berusaha menarik tangannya kembali, tapi cengkeraman jari Arif terasa seperti jepitan besi panas.

"Tenagamu cuma segini? Kurang makan daging ya?" ejek Arif menyeringai sinis.

Krek!

Arif sedikit memutar pergelangan tangan preman itu hingga terdengar suara tulang yang patah.

"Arghhh!" jerit preman botak itu kesakitan hingga berlutut di lantai.

Dua preman lainnya langsung panik dan marah melihat bos mereka dihabisi dalam satu detik.

"Bunuh dia!" teriak preman yang membawa tongkat besi.

Mereka berdua menerjang Arif secara bersamaan dari arah kiri dan kanan.

Arif mendecak pelan dan melepaskan tangan preman botak itu lalu melangkah maju.

Duagh! Duagh!

Hanya butuh dua tendangan kilat, tubuh kedua preman itu langsung terpental ke udara dan menabrak rak obat yang terbuat dari kayu jati.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!