sebuah kisah dua orang asing yang ditakdirkan menjadi keluarga. tanpa tau bahwa pertemuan mereka akan mengubah segalanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zean amora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 10
"ayah." sapa Zean pada ayahnya.
"Kau sudah pulang nak? kemarilah. masuk dan ganti pakaianmu. " ucap sang ayah.
Zean berjalan sambil meletakkan tasnya.
"ayah. Apa yang mama lakukan disini? " tanya Zean sambil berjalan mendekat.
"A arr haa. tidak ada Zean. dia hanya ingin berkunjung dan ingin melihatmu. Mungkin dia lupa kalau sekarang hari masuk sekolah. " jawabnya
Zean tau ada sesuatu yang mamanya lakukan disini. tapi, dia tidak ingin memaksa ayahnya menceritakan itu. dia memilih untuk diam, dan masuk ke dalam kamarnya.
Di dalam kamar,..
Zean kembali membaca buku yang ia pinjam dari perpustakaan waktu itu. Saat membuka lembar berikutnya, Zean teringat akan mamanya tadi sore.
Dia kemudian menyentuh rambut yang sudah mulai panjang menusuk matanya. Sambil menatap cermin di depannya. Tanpa sadar, dia kemudian menangis.
"A-ap yang aku lakukan. " Dia mencoba mengusap air mata yang akan jatuh itu. tapi, aktivitas nya berhenti saat melihat sebuah figuran. figuran foto dirinya dan Clara waktu mereka masih bersama.
Ujung jarinya menyentuh permukaan kaca, mengikuti wajah Clara yang tersenyum di dalam foto.
Dia jadi teringat dengan satu kenangan dari masa kecilnya .
saat mamanya memeluknya erat...
"boom. kena. " ucap Clara mengagetkan Zean.
"Aaa, mama... hihi" Zean langsung memeluk ibunya.
"Sayang.. " teriak Clara.
"ya.?" ayah Zean menjawab.
"Sayang, berapa lama lagi ikan bakarnya selesai? Zean sudah lapar. " canda Clara.
Zean yang mendapat tuduhan langsung saja tantrum di pelukan mamanya.
mereka melihat Zean yang seperti itu hanya tertawa gemas.
"sebentar lagi. sabar. " balas ayah Zean.
dan langsung saja mendapat kan 👌🏻 dari anak dan ibu itu sambil tertawa.
"Zean, lihat. kamu nanti harus pintar memasak supaya anak dan istri kamu nanti seperti kita. " ucap Clara.
kemudian mereka kembali tertawa.
karena masih lama, Zean kemudian bermain dengan bola plastik nya.
"jangan jauh-jauh Zean. " ucap Clara pelan.
Clara melihat senang melihat anaknya bermain dengan bahagia. Lalu, dia tidak sengaja melihat bunga bunga kecil dibalik rumput yang hijau nan panjang. dia berjalan dan senyumnya merekah, itu bunga matahari kecil.
"aduh." lirih Zean jatuh, tapi dia bangkit dan mengejar bolanya kembali.
Clara yang menyaksikan itu tertawa geli, berapa manisnya anaknya itu.
dia kemudian mengumpulkan bunga bunga kecil itu. Dan merangkai nya menjadi sebuah mahkota kecil yang indah.
"Zean. Sudah mainnya. ayo kemari. " teriak Clara. Zean pun menghentikan permainannya dan menghampiri sang ibu.
"ada apa."
Dan detik kemudian ibunya mengeluarkan hasil buatannya tadi.
"tadaaaa... 😁. "
Zean terkejut kagum. itu benar-benar kerajinan yang hebat, bunga bunga itu terangkai sempurna dan indah. waahhhh, kagum Zean.
tanpa lama-lama Clara langsung memasangkan di kepala Zean.
"Zean. Kamu sangat tampan, dan bunga itu cocok untukmu. " senang Clara.
hehe😁 balas Zean.
"Ayo, kita abadikan moment ini. kemari kita mengambil foto. " ucapnya.
"ayah? " tanya Zean.
tapi ayah Zean sibuk, dan 🤷🏻♀️ mereka hanya mengambil gambar berdua....
end..
Zean tersenyum mengingat kenangan waktu itu. Ia masih ingat jelas bagaimana mamanya memandangnya saat itu,
seolah tidak ada satu pun hal di dunia ini yang lebih berharga daripada dirinya. seolah, hanya Zean dunianya.
Tapi sekarang? sudah tidak ada lagi.
Zean kembali menatap foto di tangannya.
Senyumnya hilang..
"Andai saja waktu diputar kembali, aku tak akan membiarkan mama pergi. "
Masa lalu memang selalu membawa luka lama yang sulit di sembuhkan.
tapi, jangan hanya melihat dari segi luka nya saja. tapi lihat juga dari kenangan yang ada di dalamnya_