NovelToon NovelToon
Apocalyps Girl

Apocalyps Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Zombie / Ruang Ajaib
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arju na

Sinopsis

Selama delapan tahun bertahan hidup di dunia yang telah hancur akibat kiamat zombie, Lily Mahendra berjuang menghadapi kelaparan, monster, dan pengkhianatan. Namun, pada saat ia hampir mencapai harapan terakhirnya, sahabat yang paling ia percayai justru mendorongnya ke tengah gelombang zombie yang mengamuk.

Saat kematian tampak tak terhindarkan, Lily membuka mata dan mendapati dirinya kembali ke masa lalu—tepat satu minggu sebelum kiamat melanda.

Kali ini, ia tidak sendirian. Sebuah Sistem Bertahan Hidup misterius dan Ruang Dimensi yang penuh sumber daya hadir untuk membantunya. Dengan pengetahuan tentang masa depan dan kesempatan kedua yang tak ternilai, Lily bertekad mengubah takdirnya, membalas pengkhianatan yang pernah ia alami, serta melindungi orang-orang yang benar-benar layak dipercaya.

Akankah Lily mampu bertahan dan membangun kehidupan yang lebih baik di tengah kehancuran dunia? Atau akankah takdir kembali menyeretnya menuju akhir yang sama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arju na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 10 – BOCAH KEMBAR

Saat ini Lily, Alex, dan Lea sudah berada di mall kota. Selama perjalanan menuju tempat itu, mereka telah membantai cukup banyak zombie yang berkeliaran di jalanan. Setelah sampai, mereka segera memasuki bangunan mall yang tampak sunyi dan menyeramkan.

"Kita bagi tugas, ya. Lo sama Kak Lea pergi ke arah sana, gue ke arah sini. Satu jam lagi kita ketemu di depan pintu masuk. Ambil barang-barang yang penting aja," ujar Lily sambil menunjuk arah masing-masing.

"Ihh, kalau ketemu zombie gimana? Lo juga tahu Alex penakut, sama kayak gue," keluh Lea dengan wajah cemas. Sebenarnya dia bukan hanya takut zombie, tetapi juga takut merepotkan adiknya.

"Ya tinggal lo sengat pakai listrik, kan kemampuan lo udah bangkit. Udah ah, gue duluan. Bye!" kata Lily santai sebelum langsung berjalan ke arah yang berlawanan.

Saat sedang menyusuri lorong mall, energi mental Lily tiba-tiba menangkap dua aura kehidupan. Ia langsung berhenti dan memusatkan konsentrasinya untuk mencari sumber aura tersebut.

Setelah mengikuti jejak aura itu, Lily akhirnya sampai di depan sebuah gudang kecil.

Ia mencoba membuka pintunya, tetapi tidak berhasil.

Dengan suara pelan, Lily berkata, "Halo? Apa ada orang di dalam?"

Terdengar suara kecil yang penuh kewaspadaan dari balik pintu.

"Itu siapa? Bukan zombie, kan?"

"Bukan. Aku manusia kok," jawab Lily berusaha meyakinkan.

Beberapa detik kemudian, pintu perlahan terbuka.

Di balik pintu tampak dua anak kecil kembar, seorang laki-laki dan seorang perempuan. Wajah mereka terlihat pucat dan ketakutan.

Melihat kondisi mereka, hati Lily langsung terasa iba.

"Hei, adik kecil. Di mana orang tua kalian?" tanyanya lembut.

Kedua anak itu saling berpandangan sebelum menggeleng pelan.

"Kemarin aku sama adikku pergi sama Mama dan Papa. Terus tiba-tiba ada orang yang menggigit Papa. Mama langsung nyembunyiin aku sama adik di sini," jelas anak laki-laki itu dengan suara bergetar.

Lily hanya bisa memandang mereka dengan rasa kasihan.

"Kalau boleh tahu, nama kalian siapa?"

"Nama aku Kenzo, dan ini adik aku, Luna," jawab anak laki-laki itu.

"Oh, jadi yang ganteng ini Kenzo, dan yang cantik ini Luna?"

Kedua bocah itu tersipu malu.

"Kalau begitu kenalan dulu. Nama kakak Lily. Kalian bisa panggil Kak Lily."

Mereka berdua mengangguk kecil.

"Kalian mau ikut kakak?" tanya Lily.

Menurutnya, mustahil kedua anak itu bisa bertahan hidup sendirian di dunia yang sudah berubah seperti ini.

Kenzo dan Luna saling menatap cukup lama sebelum akhirnya Kenzo bertanya,

"Kalau ikut Kak Lily... di sana ada makanan?"

Lily tersenyum.

"Oh, tentu ada."

Mata kedua bocah itu langsung berbinar.

"Tapi sekarang kalian tunggu dulu di sini, ya. Kunci pintunya dan jangan buka untuk siapa pun. Nanti kakak balik lagi menjemput kalian."

"Baik, Kak."

Mereka segera masuk kembali ke dalam gudang dan mengunci pintunya.

Setelah memastikan keduanya aman, Lily melanjutkan perjalanan menuju gudang persediaan mall.

Tak lama kemudian ia tiba di depan gudang besar tersebut.

Saat memeriksa area sekitar menggunakan energi mentalnya, Lily melihat banyak titik merah bergerak di dalam.

Ia langsung bertanya pada sistem.

"Sistem, titik-titik merah yang ada di energi mentalku itu apa?"

DING!

(Analisis sistem: Di dalam terdapat segerombolan tikus mutan. Diharapkan tuan rumah berhati-hati. -_-)

Lily langsung memasang ekspresi serius.

Ia mengeluarkan katananya dan perlahan membuka pintu gudang.

Begitu masuk, berbagai macam persediaan makanan dan kebutuhan sehari-hari terlihat memenuhi rak-rak besar. Namun Lily mengabaikannya untuk sementara.

Perhatiannya tertuju pada titik-titik merah yang semakin mendekat.

Saat ia mencapai bagian terdalam gudang, terdengar suara-suara aneh.

Cit!

Cit!

Cit!

Puluhan pasang mata merah darah tiba-tiba muncul dari balik kegelapan.

Tikus-tikus mutan itu juga menyadari keberadaan Lily.

Dalam sekejap, mereka berlari dan menerjang ke arahnya.

Pertempuran pun dimulai.

Lily mengayunkan katananya dengan lincah.

Srat!

Seekor tikus mutan langsung terbelah menjadi dua.

Srat!

Srat!

Srat!

Satu demi satu tikus mutan tumbang di bawah tebasan pedangnya.

Beberapa menit kemudian, seluruh gerombolan tikus mutan berhasil dibantai tanpa sisa.

Saat itulah notifikasi sistem kembali terdengar.

DING!

(Terdeteksi 43 kristal mutan. Kegunaan inti kristal mutan adalah untuk meningkatkan stamina tuan rumah serta meningkatkan level hewan kontrak di masa depan.)

Lily mengangguk pelan.

"Jadi begitu..."

Setelah beristirahat sejenak, ia mulai mengumpulkan semua kristal mutan tersebut.

Kemudian, Lily melambaikan tangannya.

Seluruh persediaan di dalam gudang langsung menghilang dan masuk ke dalam ruang penyimpanannya. Ia hanya menyisakan sedikit barang untuk dimasukkan ke dalam ransel agar tidak terlalu mencurigakan.

Setelah merasa cukup, Lily keluar dari gudang makanan dan berjalan menuju tempat persembunyian kedua bocah kembar itu.

Tok!

Tok!

Tok!

"Kenzo, Luna. Ini Kak Lily. Ayo kita pergi."

Beberapa detik kemudian terdengar suara kunci diputar.

Cklek!

Pintu akhirnya terbuka.

Kenzo dan Luna keluar dengan wajah yang jauh lebih tenang dibanding sebelumnya.

Mereka bertiga kemudian berjalan menuju tempat Lea dan Alex yang sudah menunggu.

Saat sampai di sana, Lea langsung bertanya,

"Anak siapa yang lo bawa, Ly?"

"Ini anak yang gue temuin di gudang staf. Kasihan, orang tua mereka udah jadi zombie. Jadi gue ajak pulang aja. Lo berdua nggak keberatan, kan?" tanya Lily.

"Gue sih nggak. Nggak tahu kalau Alex," jawab Lea sambil mengangkat bahu.

Lily lalu menoleh ke arah kakak laki-lakinya.

Alex melirik kedua bocah itu sebentar sebelum berkata,

"Hmm... gue oke juga."

Mendengar jawaban tersebut, Lily tersenyum lega.

"Kalau gitu, mulai sekarang kita pulang bareng."

Kenzo dan Luna langsung tersenyum bahagia.

Dengan tambahan dua anggota baru, mereka pun meninggalkan mall dan kembali menuju rumah dengan membawa banyak persediaan untuk menghadapi masa-masa sulit yang akan datang.

maaf ya sedikit soalnya aku masih nunggu ibu aku di rumah sakit see Next chapter guysss

1
Eva Akmal
smg sehat slalu n semangat
Cristina Billi
lanjut thor /Determined//Determined//Determined//Determined/
Eva Akmal
smg ibunya lekas sembuh n kita semua sehat aamiin..🤲🏻
Eva Akmal
seru
Cristina Billi
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Anonim
selalu ditunggu up nya.... semangat/Determined/
Wapik
baca dulu ya🤭
bulan sabit: semoga suka ya maaf jelek masih pemula soalnya maklum masih anak kelas 1 SMA
total 1 replies
Cristina Billi
semangat thor/Angry//Angry//Determined//Determined//Determined/
Dania
semangat tor'di tunggu up nya
Dania
I hope your mother gets well soon
Etty Rohaeti
lekas pulih kembali untuk ibu nya
Ardella Ardellaarcell
lanjut kak
bulan sabit: besok atau gak Jum'at ya kak soalnya aku lagi ujian maklum masih sekolah 🤭🤣
total 1 replies
Arju Na
😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!