NovelToon NovelToon
Petualangan Bintang ( Han Le)

Petualangan Bintang ( Han Le)

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Ilmu Kanuragan
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: bang deni

karena Ayahnya tewas di tangan Arya saat melakukan Pemberontakan Nirmala pergi ke negeri Bharat, guna belajar ilmu kanuragan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuk Jurang

Setelah bersusah payah menuruni tebing itu Han Le berjalan mendekat ke arah orang yang tadi terlihat dari atas tebing, saat ia mendekat kini terlihat beberapa kelompok yang terbagi , melihat pakaian dan lambang bendera mereka Han le tahu beberapa kelompok itu dari perguruan besar,

Yang mencolok rombongan dari Kuil Shaolin, dengan ciri khas jubah orange dan kepala plontos dengan enam titik di kepala, mereka duduk dengan tenang, salah satu biksu duduk di depan wajahnya tenang ia melantunkan pepujian sambil memutar tasbihnya

Di sisi lain rombongan orang dengan memegang tongkat berwarna hijau, baju mereka penuh tambalan tetapi bersih

Di sudut lain , sekelompok wanita dengan pakaian serempak berwarna merah marun , terlihat tipis tetapi berlapis, di tangan mereka semua memegang senjata , ada yang memegang Cambuk, Pedang dan Kipas baja, mereka berdiri dengan angkuh sambil menatap ke arah tebing di atas goa yang ada di lembah itu

Di satu sisi lain sekelompok pria dengan jubah berwarna Putih kebiruan dengan senjata pedang di tangan , dari penampilan mereka Han Le menduga mereka dari perguruan Kunlun

Han Le berjalan ke arah sebuah batu yang jjauh dari mereka

" Amitaba"

Biksu pemimpin dari kuil shaolin tiba tiba berseru

" anak muda tak baik kau ada di sini, pergilah sebelum kau mederita" ucap Biksu itu sambil menoleh ke arah han Le

" maaf totiang, aku sedang mencari obat untuk kedua orang tuaku" jawab Han le sopan

" Amitaba, darma yang baik, Kalau begitu duduklah di sini, aku bisa melindungimu jika ada apa apa" ucap Biksu itu setelah mendengar Han Le mencari obat untuk orang tuanya

" Terima kasih Totiang" ucap Han le senang, ia mendekat dan duduk di dekat biksu itu

kedatangan Han Le duduk d sisi Biksu mendatangkan berbagai reaksi

" Hmm, Guru Kong Hui mengapa sibuk mengurusi anak kecil" dengus seorang wanita yang berasal dari perguruan Gobi

" Amitaba, semua ada sebeb dan akibat" jawab biksu pemimpin itu yang ternyata kepala Kuil Shaolin di gunung Songshan

Saat melihat Han le hanya berbekal senjata pisau pendek ia bertanya

" anak muda apa kau bisa menggunakan tongkat?" tanya Biksu Kong hui

" Guru panggil saja Han Le, bisa guru walau tak mahir" jawab Han le , ia tak tahu jika ilmu tongkat yang di milikinya adalah salah satu ilmu tongkat sakti milik Kaypang, itu di dapat saat ia menolong Kakek Han An

" kau gunakan ini untuk berjaga jaga " ucap Biksu Kong Hui sambil memberikan tongkat yang baru saja ia pinta dari salah satu muridnya

" Terima kasih guru" Han Le mengambil tongkat itu, sedikit berat namun masih bisa han le gunakan untuk senjata

Tiba tiba seorang wanita dari perguruan Gobi mendekat,

" adik kecil, apa kau tersesat " ucap wanita itu dengan nada yang di buat manja" ini bukan tempat bermain, kalau kau tersesat mari aku antar" godanya lagi

" Hi hi hi"

Beberapa wanita dari perguruan Gobi tertawa dan mengamati wajah Han Le,

" Tampan juga, sayang masih bocah, kalau lima tahun lagi mungkin bisa ku jadikan mainanku" salah satu wanita gobi itu berkata tanpa malu

Han Le mengangkat wajahnya

" lima tahun lagi aku dewasa sedangkan kau akan menjadi tua cici" balas Han le tak takut

" Ha ha ha, kena batunya dia" para pria dari perguruan Kunlun tertawa mendengar balasan Han Le, sedangkan wanitayang berkata tadi , membantingkan kaki dengan kesal

" amitaba," saat wanita itu akan mencaci Han Le, Biksu Kong Hui mengucap kata dengan pengerahan tenaga dalam, membuat wanita itu terdiam

Tanpa di sadari Han Le, Biksu Kong hui ternyata sedang memeriksa tulang tubuhnya dengan mata batinnya

" Tulang yang sangat baik untuk berlatih silat" gumam biksu Kong hui satelah memeriksa susunan tulang Han le

" han le, kau kemari ingin mencari obat, obat apa yang kau cari?" tanya Biksu kong hui

" saya mencari buah itu guru" jawab Han le sambil menunjuk buah ling ce yang tumbuh di atas mulut goa

" buah itu tergantung jodoh, jika buah itu berjodoh dengan mu maka kau akan mendapatkannya , teapi jika tak berjodoh maka kau tak perlu berkecil hati" nasehat Biksu kong Hui

" Ya guru " jawab Han Le , mereka diam sambil menunggu buah Ling ce matang

" Wush"

Satu bayangan merah terlihat melesat menuruni tebing, dan tak lama sosok pria tua dengan badan tinggi besar mendarat tak jauh dari tempat Han le duduk

" Ha ha ha, ramai juga ternyata" ucap pria itu tertawa

" Bayangan Darah!' seru beberapa orang yang mengenal siapa sosok pria tua itu

" kalian Pulang lah , buah ling ce hanya untukku!" seruanya keras

" Amitaba, semua tergantung jodoh" ucap Biksu kong hui

" Aku tak peduli aku akan membunuh siapapun yang menghalangi ku !" raung Bayangan Darah , dan tanpa terduga ia mengayunkan tangannya ke arah han le, karena mengira Han le murid Biksu Kong Hui

Wuuut

Plak

Han le yang di serang secara spontan menangkis dengan tongkat yang di pegangnya, lalu melompat berdiri dan balas menyerang Bayangan darah

Wuut

Wuut

Tanpa sadar Han le mengeluarkan jurus tongkat yang di pelajari dari kakek Han An

Plak

Plak

Bayangan darah mundur saat jurus tongkat menyerang ia tak menduga jika han le bisa melancarkan serangan balasan , dan lebih kagetnya ia mengenal jurus tongkat itu, jurus musuh bebuyutannya

Dari partay Kaypang juga yang melihat itu menjadi kaget

" Jurus Tongkat pemukul Anjing!" seru tetua Lu yang memimpin rombongan dari partai kaypang

" Lindungi dia!" perintah tetua Lu cepat, ia merasa perlu melindungi Han le, karena siapa yang memiliki ilmu tongkat pemukul anjing berarti ia mempunyai hubungan dengan partai Kaypang

para murid partai kaypang bergerak melindungi Han le

" ha ha ha ternyata berisi juga kau bocah, katakan apa hubungan mu dengan Pengemis Selatan!" bentak Bayangan Darah

" tak perlu kau tahu!" seru Han Le , mendengar jawaban Han le Bayangan Darah semakin marah

Hiaaaat

Dengan gerakan kilat ia menyerang Han le

" Buah Ling ce matang!" tiba tiba terdengar teriakan dari perguruan Kunlun, bayangan darah yang mendengar itu berhenti menyerang ia menengok sejenak pada buah ling ce yang matang

Han le juga menengok ke arah buah Ling ce , Namun Dendam Bayangan Darah pada kakek han an ternyata lebih besar dari pada daya tarik buah ling ce, ia sudah beberapa kali di kalahkan kakek Han an dengan jurus tongkat pemukul anjing, jadi ia memutuskan menghabisi Han le dulu sebagai pewaris Ilmu tongkat pemukul anjing, ia segera mengumpulkan tenaga dalam ke telapak tangannya dan melesat dengan gerakan kilat

" bocah awas!" tetua lu yang melihat itu berteriak , ia ingin membantu namun jaraknya cukup jauh

Duuuuuar

Aaaaargh

Serangan Bayangan darah mengenai Han le dengan telak, han le menjerit kesakitan dan tubuhnya terpental ke udara seperti layang layang putus, dan naas bagi han le, arah terpentalnya menuju bibir jurang

Tubuh Han le melewati bibir jurang itu, dan terus meluncur ke bawah , ia hanya merasakan angin semakin dingin menusuk kulitnya menembus sampai ke tulang, ia tak bisa mengerahkan tenaga dalamnya, pukulan Bayangan Darah merusak otot dan organ dalam tubuhnya

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!